August 30, 2012

Tips Cara Mengingat Dan Menghapal Materi Pelajaran Di Sekolah / Kampus

Selama studi, Anda kerap dihadapkan berbagai macam materi kuliah yang harus diingat dan dihafal. Sebagai mahasiswa, Anda mungkin kerap mengalami kesulitan. Sekarang Anda cuma perlu memahami cara yang tepat untuk mengingat dan menghafal. Keduanya ternyata berbeda.

Mahasiswa kerap dihadapkan dengan dua tipe pekerjaan memori atau mengingat. Kerja memori yang pertama dan lebih umum adalah mengingat gagasan tanpa menggunakan kata-kata yang tepat dari buku atau dosen. Memori umum ini ada dalam semua mata pelajaran, tetapi lebih sering penggunaannya pada mata pelajaran seni, ilmu sosial, dan sastra.
http://www.wornthrough.com/blog/wp-content/uploads/2011/03/bigstockphoto_Girl_Studying_3506641.jpg

Tipe lainnya adalah menghafal secara verbatim atau mengingat kata-kata yang identik dengan sesuatu yang dinyatakan. Tipe menghafal ini terdapat juga dalam semua mata pelajaran, terutama di bidang hukum, drama, ilmu pengetahuan, teknik, matematika, dan bahasa asing. Kata-kata dari rumus, aturan, norma, hukum, garis dalam bermain, atau kosakata harus benar-benar dihafal secara tepat.

Masing-masing tipe mengingat memiliki perannya masing-masing pula sehingga mahasiswa harus tahu waktu yang tepat untuk meningkatkan kerja memorinya sesuai yang dibutuhkan.

Memahami secara menyeluruh materi yang harus dihafal, baik soal hafalan nama maupun rantai kimia itu penting. Pemahaman tersebut berguna untuk memperoleh gambaran tentang serangkaian peristiwa kompleks atau rantai penalaran. Proses pemahaman materi yang harus dihafal atau diingat baik untuk mencoba memperbaiki daya ingat untuk memfungsikan kerja nalar.

Pada saat harus menghafal kata demi kata, cara yang baik untuk dilakukan mahasiswa adalah dengan menggunakan simbol, menandai khusus dalam teks dan buku catatan untuk menunjukkan bahwa bagian tertentu, aturan, data, dan semua unsur-unsur lain yang perlu dihafal dan perlu untuk dipahami. Jika memori verbatim diperlukan, kembali ke materi tersebut atau coba untuk mengulangnya pada waktu senggang, misalnya dengan memanfaatkan waktu perjalanan pulang pergi ke sekolah.

Menemukan minat pada materi tertentu dapat membantu Anda lebih cepat menghafal dengan mudah. Yang pasti, menghafal juga terkait dengan waktu yang Anda gunakan untuk mengulang materi yang perlu dihafal.

Mengasosiasikan materi

Sementara itu, untuk mengingat ide-ide umum bisa mulai dilakukan dengan menutup mata Anda dan mendapatkan gambaran dari penjelasan dan ringkasan yang ada. Cobalah untuk membacanya terlebih dulu. Pilahlah kata-kata kunci yang penting dan digarisbawahi atau dengan model ilustrasi sendiri atau dengan grafis, seperti gambar, diagram warna, dan grafik.

Selain itu, perlu untuk membentuk asosiasi terkait hal-hal yang perlu Anda ingat. Makin kaya asosiasi yang Anda bentuk, makin baik pula Anda mengingat materi tersebut. Cobalah menyampaikan ide yang jelas untuk teman Anda tanpa mengacu pada buku atau catatan dahulu. Anda juga bisa melatih diri Anda dengan menuliskan pertanyaan mengenai materi yang Anda pelajari lalu jawab. Dengan demikian, Anda seakan berlatih mengingat beberapa kali. Namun, tetap cocokkan jawaban yang Anda tuliskan dengan buku pengantar agar jawaban Anda sendiri tak salah.

Memang tak ada cara instan untuk bisa mengingat dan menghafal materi pelajaran atau kuliah Anda. Waktu yang disisihkan hingga mengulang-ulang materi wajib Anda lakukan. Selamat mengingat! 

 
Agar Lancar di Ujian Lisan

Pengetahuan Anda tentang subjek dan keterampilan komunikasi yang Anda miliki akan diuji pada saat tersebut.

Tes oral ini pun dapat dilakukan di depan satu orang atau panel. Tes lisan formal biasanya akan mengikuti daftar pertanyaan. Yang perlu Anda persiapkan adalah mengetahui cara menjawab pertanyaan -pertanyaan itu.

Anda tidak perlu memberikan informasi tambahan kecuali yang ditanyakan. Berbeda dengan tes lisan informal, Anda dapat memberikan tanggapan lebih lama dengan informasi yang lebih lanjut.

Ketika Anda belajar untuk tes lisan, pastikan Anda siap. Mintalah guru Anda untuk menginformasikan mengenai harapan yang ingin diraih dalam tes tersebut. Pelajari apa yang disarankannya.

Pastikan Anda tahu waktu tanggal, benar dan lokasi ujian. Jika Anda menggunakan alat bantu visual, periksa untuk memastikan semua peralatan di tempat.

Dalam ujian lisan, Anda akan berhadapan dengan seorang atau lebih penilai, maka berdandan untuk tes dan bertindak secara profesional sangat dibutuhkan.

Anda juga diharapkan datang tepat waktu atau awal. Bertindak seolah-olah ujian dimulai ketika Anda berjalan ke dalam ruangan merupakan cara yang baik dalam menambah tingkat kesiapan anda mengikuti ujian tersebut.

Tetap fokus pada pertanyaan dan jangan memberikan terlalu banyak informasi seperti yang sudah disarankan. Jika Anda tidak tahu jawabannya, katakan dengan jujur tetapi tetap memberi kesan bahwa Anda sangat ingin tahu dan berniat untuk mempelajarinya.

Selama Anda fokus, tenang dan tidak mengakui kegugupan Anda, ini dapat membantu Anda memberikan garis besar proses untuk menemukan jawabannya, serta berkesan pemikir yang berhati-hati.

Ketika tes selesai, kembalikan pada diri sendiri penilaian tentang batas kelebihan dan kelemahan Anda. Pikirkan cara untuk dapat meningkatkan kinerja Anda pada ujian selanjutnya. Cara-cara ini setidaknya membuat Anda menjadi seorang yang bertindak di atas rata-rata. Orang sukses yang seperti itu biasanya yang banyak dibutuhkan orang lain. 









references by kompas

 
Like us on Facebook