October 10, 2012

Pendiri Twitter Mengundurkan Diri

Pendiri sekaligus Pemimpin Eksekutif media sosial Twitter mengungkapkan dia telah mengundurkan diri dari Twitter sejak beberapa bulan lalu dan telah memutuskan untuk mengabdikan dirinya pada Square, perusahaan baru yang dia dirikan.
Bahkan Twitter telah memindahkan bawahannya kepada Kepala Eksekutif Dick Castolo sejak Januari sebagai bagian dari proses transisi. Hal ini diungkapkan Dorsey di akun Tumblr miliknya.

"Kami memang belum membicarakan ini kepada publik, karena kami menganggap ini bukan hal yang akan dipedulikan banyak pengguna Twitter," tulis Dorsey.

Dorsey memang memilih untuk mengklarifikasi perannya di Twitter dalan blognya, setelah The New York Times melaporkan saat ini peran Dorsey dalam perusahaan yang didirikannya pada 2006 itu sudah berkurang. Para karyawan mengeluhkan Dorsey sebagai orang yang susah diajak bekerja sama.

Seperti dikutip dari Reuters, sebelumnya Dorsey adalah CEO Twitter hingga 2008, hingga dia dikeluarkan oleh rekan sesama pendiri Evan Williams. Pada tahun yang sama pula, Dorsey mendirikan Square.

Namun Dorsey akhirnya kembali ke Twitter pada Maret 2011. Dorsey sempat membuat gempar Sillicon Valley November lalu ketika dia mengungkapkan dirinya bekerja selama delapan jam di masing-masing perusahaan, dengan total 16 jam. Dorsey menyebutnya "sangat disiplin".

Kualitas Kerja Dikritik, Pendiri Twitter Angkat Bicara

Salah satu pendiri Twitter, Jack Dorsey, menanggapi laporan mengenai tanggungjawabnya di Twitter sejak ia kembali ke perusahaan tersebut pada Maret 2011.

Dilansir dari Mashable, Kamis (11/10/2012), laporan tersebut diterbitkan dalam profil CEO Twitter, Dick Costolo, di New York Times. Laporan itu mengatakan bahwa peran Dorsey telah berkurang setelah rekan kerjanya mengeluh kesulitan untuk bekerjasama dan karena ia juga sering mengubah pikirannya tentang arah produk. New York Times juga melaporkan, meski Dorsey masih terlibat dalam keputusan strategis sebagai ketua eksekutif, tapi tidak ada satu pun laporan langsung yang ditujukan kepadanya.

Menanggapi laporan yang memojokkannya, Dorsey pun memberikan penjelasan mengenai statusnya di Twitter. Dalam sebuah catatan yang dipublikasikan di Tumblr, Dorsey menjelaskan bahwa ketika kembali ke Twitter, dia hanya akan mengambil peran operasional sementara, itulah sebabnya tidak ada seorang pun yang memberikan laporan langsung kepadanya.

Dorsey juga mengatakan, dia kini menghabiskan sebagian waktunya di start-up-nya yang lain, yaitu sistem pembayaran mobile, Square, lalu datang ke Twitter hanya pada Selasa sore. “Ada sebuah profil di New York Times mengenai CEO Twitter, Dick Costolo, yang menyebutkan pekerjaan saya di perusahaan. Itu sebenarnya bukanlah sebuah aturan umum, jadi saya ingin mengklarifikasi beberapa poin," tulis Dorsey.

Dorsey menjelaskan, pada musim semi 2011, Costolo memintanya untuk mengambil peran operasional mengawasi produk, desain, dan merek. "Kami memindahkan semua laporan saya dibawahnya (Costolo) pada Januari tahun ini setelah kepemimpinannya kuat. Hal ini membuat saya bisa fokus memperbaiki merek dan logo kami, bekerja lebih banyak dengan Dick (Costolo) dan tim, sehingga saya memiliki waktu lebih banyak selaku CEO di Square. Sehingga saya bisa pergi ke Twitter pada Selasa sore untuk menjalankan peran operasional sementara," lanjutnya.

Menurutnya, Twitter memang belum membicarakan hal tersebut secara terbuka karena bukan merupakan informasi yang dipedulikan oleh pengguna Twitter setiap hari. Sayangnya, Dorsey tidak menanggapi klaim lain yang menyatakan kepergiannya dari Twitter pada 2008 terkait ketidakmampuannya untuk mencegah layanan tersebut dari gangguan yang kerap terjadi selama berjam-jam.



references by analisa daily, okezone

 
Like us on Facebook