December 26, 2012

Upload Foto Berbau Porno, Beberapa Akun Twitter Ditutup


http://www.cafeberita.com/wp-content/uploads/2012/07/Aplikasi-Twitter-iPhone.jpg

Sejumlah akun pribadi Twitter dinonaktifkan karena mengumbar foto-foto tidak senonoh anak di bawah umur. Penutupan ini dilakukan menyusul rentetan komplain dari para pengguna Twitter.
Juru bicara kepolisian dari unit Pusat Perlindungan Online dan Eksploitasi Anak (Child Exploitation and Online Protection Centre /CEOP) Inggris mengatakan, saat ini Twitter telah menonaktifkan akun-akun tersebut.

CEOP selaku unit kepolisian yang ditugaskan memberantas kekerasan seksual online pada anak saat ini sudah mengantongi sekitar 30 komplain terkait akun-akun tersebut.
 

Menurut CEOP, Twitter diwajibkan untuk mengirim rincian setiap akun tersebut ke National Centre for Missing and Exploited Children (NCMEC) di Amerika Serikat untuk ditindaklanjuti. NCMEC selanjutnya akan meneruskan informasi itu ke para penegak hukum di negara pelaku yang bersangkutan.
Belum diketahui apakah foto-foto tersebut diupload oleh pengguna Twitter di Inggris atau pengguna Twitter yang berbasis di luar negeri.

National Society for the Prevention of Cruelty to Children (NSPCC) selaku Komnas Perlindungan Anak di Inggris mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan seperti kejadian ini.

"Sejujurnya, ini bukan kejutan besar. Berdasarkan pengalaman kami, pelaku pelecehan seksual akan menggunakan segala cara agar bisa men-share foto seperti itu. Mereka biasanya cukup licik," kata juru bicara NSPCC seperti dikutip BBC, Rabu (26/12/2012).
Profesor Alan Woodward dari Departemen Komputasi University of Surrey tidak mau ketinggalan berkomentar. Menurutnya pelaku lebih senang menggunakan media sosial ketimbang komputer, karena dengan begitu mereka dapat mengklaim bahwa itu bukan mereka.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Twitter perihal kejadian ini (liputan 6)


 
Like us on Facebook