April 30, 2013

Kerja Dirumah Mulai Menjadi Tren


MenjadiI bagian dari kota besar, berarti mesti akrab dengan kemacetan dan jadwal yang padat. Seiring dengan perkembangan zaman, hadir tren telecommuting yang memungkinkan Anda untuk bekerja dari mana saja.


Macet. Kata ini sepertinya sudah akrab dengan penduduk kota besar. Kemana pun Anda pergi, kemacetan lalu lintas seakan mengikuti. Padahal, sejumlah agenda sudah menanti untuk dikerjakan.

Tak hanya menyita waktu, macet juga bisa membuat orang menjadi dilanda stres. Akibatnya, produktivitas kerja pun jadi terhambat.




"Saat ini hadir tren telecommuting, di mana para pekerja tak harus datang ke kantor dan bisa bekerja di mana saja," tutur Dhyoti Rororasmi Basuki, Head of Public Relation Intel Indonesia pada Okezone di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (29/4/2013).

Tren ini sudah tersebar di berbagai dunia. Di Indonesia sendiri, beberapa kota besar mulai mengadopsi tren ini. "Beberapa kota yang akrab dengan kemacetan, seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung juga mulai mengikuti tren ini," sambungnya.

Tempat kerja yang lebih fleksibel membuat Anda harus menyiapkan peralatan kerja yang sesuai. Biasanya, individu yang mobile cenderung mencari gadget yang ringan dan lengkap.





"Tahun 2011, Intel mulai memperkenalkan ultrabook yang ringan, tipis, dan powerfull karena baterai yang tahan lama," imbuh Dyoti.

Berbeda dengan laptop yang cenderung berat, ultrabook memudahkan Anda untuk bekerja sesuai dengan kebutuhan.

"Sesuai dengan tagline, tablet when you want it, laptop when you need it. Anda bisa melakukan pekerjaan yang biasanya ada di PC atau laptop, namun dengan beban yang lebih ringan," tutupnya.










references by http://adf.ly/O4SzF

 
Like us on Facebook