May 4, 2013

Pengguna Path ? Hati-Hati Data Pribadi Anda Disalahgunakan

Aplikasi jejaring sosial Path kembali menjadi sorotan negatif terkait data privasi pengguna. Seorang pemasar digital bernama Stephen Kenwright mengeluhkan Path karena layanan itu "menggali" data melalui kontaknya untuk mendorong adopsi pengguna.







Dilansir dari Apple Insider, Rabu (1/5/2013), Kenwright menjajal Path dan menulis pengalamannya menggunakan aplikasi itu di blog-nya. Tanpa disadari, ternyata Path menghubungi seluruh daftar kontak Kenwright dan mendorong mereka untuk mengunduh aplikasi itu dan menggunakannya.

Menyadari hal tersebut, KenWright segera menghapus aplikasi Path. Ia pun mengeluhkan sistem Path di dalam blog-nya.

Insiden yang terjadi pada Selasa (30/4), itu menandai kedua kalinya komentar negatif terhadap Path dalam beberapa bulan ini. Pada Februari lalu, aplikasi iOS Path mencantumkan penandaan geografis foto pengguna tanpa meminta izin. Meski pada akhirnya, Path menghapus dan memperbarui fitur tersebut.

Chief Executive Offcer (CEO) Apple Tim Cook dilaporkan menegur salah satu pendiri Path, Dave Morin, terkait isu privasi. Apple juga menerapkan kebijakan yang mengharuskan aplikasi mendapatkan persetujuan secara jelas dari pengguna sebelum mengakses data kontak pengguna.

Namun demikian, Path akhirnya meminta maaf atas pelanggan privasi yang terjadi dan mengatakan hanya ingin menyederhanakan fitur "Add Friends". Perusahaan itu juga menghapus semua informasi kontak pengguna yang telah diunggah.



Langgar Privasi Pengguna, Path Kembali Dikritik


 Path adalah situs jejaring sosial yang hadir sejak 2010 dan mendapatkan sambutan yang sangat baik dari para penggunanya. Sedikit berbeda dari jejaring sosial lainnya, Path memiliki keunggulan untuk dapat digunakan untuk saling bertukar foto atau komentar dengan teman atau kerabat dekat saja.
Aplikasi jejaring sosial yang telah memiliki lebih dari 10 juta pengguna ini pada Februari lalu sempat mendapat komentar negatif ketika aplikasi Path untuk perangkat iOS mencantumkan penandaan geografis foto pengguna tanpa meminta izin. Meski pada akhirnya, Path menghapus dan memperbarui fitur tersebut.

Dilansir laman Apple Insider, Rabu (1/5/2013), Path kembali mendapat sorotan negatif terkait masalah kerahasian data privasi pengguna. Seorang pemasar digital asal California, Amerika Serikat bernama Stephen Kenwright mengkritik Path karena layanan itu dianggap 'menggali' data melalui daftar kontaknya untuk mendorong orang lain mengunduh aplikasi Path.

Ceritanya dimulai ketika Kenwright mencoba Path dan menulis pengalamannya menggunakan aplikasi itu yang terintegrasi dengan blog-nya. Tanpa disadari, ternyata Path menghubungi seluruh daftar kontak di blog Kenwright dan mempromosikan aplikasi Path kepada mereka. Menyadari hal tersebut, Kenwright segera menghapus aplikasi Path. Ia pun mengeluhkan sistem integrasi Path ke dalam blog-nya.

Kabar ini ternyata mendapat perhatian dari para petinggi perusahaan teknologi dunia. Salah satunya adalah Chief Executive Offcer (CEO) Apple Tim Cook yang dikabarkan telah menegur salah satu pendiri Path, Dave Morin, terkait isu privasi ini.

Atas kejadian ini pihak Path akhirnya meminta maaf atas pelanggaran privasi yang terjadi dan mengatakan mereka sebenarnya hanya ingin menyederhanakan fitur "Add Friends". Dan kini, perusahaan startup asal San Fransisco, Amerika Serikat itu juga berjanji akan menghapus semua informasi kontak pengguna yang telah mereka unggah.










refernces by http://adf.ly/ONXYC , http://adf.ly/ONXcn

 
Like us on Facebook