October 27, 2013

Alasan Harus Makan Pelan Pelan

Orang tua biasanya selalu menasehatkan anak-anaknya untuk makan tidak terburu-buru dan mengunyah pelan-pelan agar tidak tersedak. Ternyata nasehat tersebut memang benar, dan terbukti bahwa makan perlahan bisa bermanfaat bagi kesehatan tubuh.


http://memeshare.net/memes/9/8421.png



Apa saja manfaat makan pelan-pelan bagi tubuh Anda? berikut seperti dilansir oleh Magforwomen:

    Kontrol berat badan

Otak butuh waktu 20 menit untuk merespon sinyal kenyang atau sinyal bahwa perut Anda telah penuh. Bila Anda makan dengan perlahan, maka otak punya waktu untuk mengirim sinyal kenyang sebelum Anda terlanjur memasukkan banyak kalori dalam perut. Namun bila Anda makan dengan cepat, maka perut akan kemasukkan banyak kalori sebelum otak memerintah untuk berhenti. Itu mengakibatkan berat badan Anda melonjak naik.

    Merubah gaya hidup

Makan perlahan akan membuat Anda menghargai makanan yang dikonsumsi. Ini bisa merubah gaya hidup Anda secara keseluruhan, untuk menghargai apa yang Anda miliki. Berbeda dengan makan terburu-buru, ini bisa menunjukkan bahwa gaya hidup Anda cenderung terburu-buru dan rawan stres. Makan perlahan juga bisa melatih kesabaran dalam diri Anda, serta mengendalikan nafsu.

    Melatih fokus

Makan perlahan akan membantu Anda untuk fokus dengan makanan tersebut. Kebiasaan ini positif untuk melatih pikiran dan konsentrasi agar tak banyak memikirkan hal lain yang mengganggu konsentrasi.

    Menikmati

Makan perlahan akan membantu Anda menikmati kelezatan makanan lebih lama. Kelezatan memang hanya terbatas pada lidah, jadi nikmati lebih lama sebelum menelannya. Rasakan hasil kerja keras Anda itu dengan menikmatinya.

    Pencernaan sehat

Mengunyah dengan sempurna akan membantu tugas sistem pencernaan. Jadi, proses pencernaan akan lebih cepat dan makanan dapat terserap sempurna ke dalam tubuh.


http://grumpycatpics.com/pics/24/How-I-Eat-Fries-In-Reality-Funny-Comic-Picture-.jpg


Sebutin dong temen kamu yang makannya cepet kayak kereta api ^_^









references by sidomi

 
Like us on Facebook