October 16, 2013

Hati Hati Banyak Parfum Memakai Bahan Berbahaya

Diperkirakan banyak produk parfum yang beredar di pasaran memiliki zat yang berbahaya untuk kesehatan. Bahkan, zat ini juga dimungkinkan berada di parfum mahal dari merek-merek ternama. Zat berbahaya tersebut diduga menimbulkan masalah pada kesehatan secara uum dan mempengaruhi kerja hormon.

 http://fc00.deviantart.net/fs11/i/2006/223/d/0/Parfume_png_icons_by_amirajuli.jpg

Dikutip Genius Beauty, masalah yang membuat parfum sulit dikenali zat berbahayanya yaitu “lupa”-nya produsen untuk mencantumkan seluruh bahan yang dipakai pada label kemasan. Sehingga, pengujian menjadi tidak sempurna dengan mengandalkan informasi pada kemasan. Hal ini dianggap sebuah kewajaran ketika perwakilan dari berbagai organisasi kosmetik di Amerika Serikat  pada 1973 menetapkan, produsen parfum tidak perlu menyantumkan seluruh kandungan bahan pada produknya.

Tentu saja masalah demikian akan menyulitkan untuk melakukan uji komponen pada bahan yang dirahasiakan. Dan, menurut verifikasi independen yang dilakukan secara acak pada 17 jenis parfum memang ditemukan banyak bahan yang sengaja tidak ditulis pada kemasan.

Dari berbagai sampel uji, yang paling banyak menyembunyikan kandungan bahannya adalah Acqua Di Gio, parfum racikan Giorgio Armani. Di dalamnya ad 17 bahan yang dirahasiakan. Selanjutnya diikuti parfum Chanel Coco dengan 18 bahan, dan American Eagle Seventy Seven sebanyak 24 bahan.

Sebenarnya bahan-bahan rahasia ini tidak masalah apabila tidak menimbulkan gangguan kesehatan. Kenyataannya, menurut tim verifikasi, ditemukan 19 bahan dalam parfum Giorgio Armani Acqua Di Gio yang sebagian besarnya agen pencetus alergi. Sementara pada parfum JLo Glow yang dirilis artis Jennifer Lopez, ada tuhuh bahan berbahaya yang dapat mengganggu keseimbangan hormon. Enam dari komponen tersebut mempengaruhi kerja hormon estrogen, dan satu bahan sisanya mengganggu fungsi kelenjar tiroid.
Dari temuan itu juga terungkap, dari 91 bahan pada parfum dan wewangian hanya 46 bahan yang diketahui tidak berbahaya untuk tubuh.







reeferences by http://adf.ly/XcIbe

 
Like us on Facebook