December 14, 2013

Info SNMPTN 2014

Jadwal SNMPTN 2014 dibuka mulai 17 Februari hingga 31 Maret 2014 sedangkan cara pendaftaran SNMPTN undangan bisa dilakukan di situsSnmptn.ac.id. Berikut sekilas informasinya.




140 Sekolah Dicoret dari SNMPTN 2014


Sebanyak 140 sekolah dilarang mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2014, karena mereka melakukan pelanggaran pada SNMPTN 2013.

"Pelanggaran tersebut antara lain manipulasi data di PDSS dan melakukan pungutan liar kepada siswa yang mendaftar SNMPTN," kata Kepala Humas Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Dr MG Ani Bagus Putra di Surabaya, Jumat (13/12).

Sejak tahun ini juga, nilai ujian nasional (UN) akan menjadi pertimbangan dalam SNMPTN 2014. "Mulai tahun 2014, SNMPTN tidak hanya memperhatikan nilai rapor dan prestasi yang diraih siswa, namun nilai UN juga akan menjadi pertimbangan," katanya.

Hanya saja, katanya, hingga kini masih belum ada penjelasan lebih rinci mengenai berapa besar persentase hasil UN. Ia menjelaskan perbedaan penting lainnya adalah kepala sekolah tidak lagi melakukan verifikasi data PDSS. Data PDSS akan diverifikasi sendiri oleh siswa.

"Panitia Pusat SNMPTN akan memberi otonomi kepada siswa untuk melakukan verifikasi data tersebut, sedangkan kepala sekolah akan mendapatkan password dari Panitia Pusat SNMPTN, kemudian memberikan password tersebut kepada siswa," katanya.

Selain itu, jumlah maksimum prodi yang bisa dipilih dalam SNMPTN tahun ini, siswa hanya bisa memilih maksimal tiga prodi. "Jadi, bukan lagi empat prodi seperti tahun lalu," katanya.

Alasannya, ketika siswa memilih empat prodi, maka prodi keempat merupakan yang paling tidak difavoritkan, sehingga ketika siswa gagal masuk ke pilihan pertama, kedua, dan ketiga, tapi diterima di pilihan keempat, maka siswa umumnya enggan mengambil dan melakukan daftar ulang, sehingga menciptakan kursi kosong.

"Itu banyak terjadi pada SNMPTN 2013, padahal masih banyak siswa yang tidak bisa masuk PTN. Panitia Pusat SNMPTN tidak ingin hal itu terjadi lagi, sehingga mengurangi jumlah prodi yang bisa dipilih siswa," katanya. Mengenai banyaknya kasus siswa yang lupa password PDSS, Panitia Pusat SNMPTN menambahkan fitur Lupa Password di laman PDSS untuk kepala sekolah. 

"Siswa yang lupa passwordnya bisa meminta password baru kepada kepala sekolah," katanya.

Untuk mencegah adanya pemalsuan nama sekolah di PDSS, tahun ini Panitia Pusat SNMPTN menerapkan aturan kepada sekolah untuk menyertakan hasil scan SK sekolah.

"Untuk siswa di pelosok Indonesia, Panitia Pusat SNMPTN bekerja sama dengan PT Telkom dan PT Pos Indonesia, sehingga mereka bisa mengakses laman PDSS, mencetak dokumen, melakukan verifikasi, dan lain-lain di Plasa Telkom dan Kantor Pos di seluruh kecamatan se Indonesia," katanya. 

Pendaftaran SNMPTN Bisa di Kantor Pos

 Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014 dilakukan dengan basis teknologi Internet. Demi mempermudah pendaftaran dan pengisian formulir SNMPTN 2014, para calon mahasiswa bisa menggunakan fasilitas internet gratis di kantor pos yang tersebar di setiap kecamatan di Indonesia.

Informasi itu, sebagaimana dipantau Solopos.com di laman resmi pemerintah, Setkab.go,id, Minggu (15/12/2013), disampaikan Desk Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), akhir pekan lalu. Kemendikbud melalui Panitia Penyelenggara SNMPTN 2014, menurut laman itu, telah menggandeng PT Pos Indonesia untuk membantu menyediakan fasilitas perangkat komputer lengkap dengan jaringan internet bagi pada calon pendaftaran SNMPTN 2014.

Dengan cara itu, calon peserta yang di rumahnya tidak memiliki koneksi internet tinggal datang ke Kantor Pos terdekat. “Untuk pendaftaran, kami basisnya online. Berdasarkan catatan, PT Pos punya kantor di setiap kecamatan dan setiap kantor pos ada jaringan internetnya. Jadi [calon peserta] diberi [fasilitas] cuma-cuma untuk mendaftar,” kata Ketua SNMPTN 2014, Ganjar Kurnia, usai peluncuran SNMPTN 2014 di Hotel Grand Preanger, Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/12/2013).

Sementara itu, Direktur Utama PT Pos Indonesia, Budi Setiawan mengatakan, PT Pos Indonesia memiliki Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK) yang ditempatkan di kantor pos. Setiap kantor pos memiliki 4-5 unit komputer. “Itu free. Bisa dimanfaatkan bebas, tanpa ada pungutan apapun, dan bisa dipakai para siswa maupun sekolah,” ujarnya pada kesempatan yang sama.

Budi mengatakan, Kantor Pos memiliki PLIK di 430 kecamatan di Indonesia bagian barat, dengan jumlah mencapai 4.000 kantor pos. Namun PLIK belum terdapat di Indonesia bagian timur sehingga PT Pos Indonesia membuka akses khusus di sana. “Sebenarnya itu close system di PT Pos.

Tapi karena ada permintaan, ada salah satu loket yang akan kita dedikasikan, manfaatkan untuk pendaftaran ini (SNMPTN 2014). Karena di Indonesia timur nggak ada PLIK. Jadi ada satu PC (personal computer) yang dimanfaatkan. Sehingga nanti dari sistem akan kita buka, hanya bisa mengakses website SNMPTN 2014,” jelas Budi.

Menurut Budi, ada sekitar 3.400 Kantor Pos di Indonesia bagian timur. Setiap Kantor Pos tersebut nantinya akan meminjamkan satu buah PCnya untuk digunakan siswa maupun sekolah dalam pendaftaran SNMPTN 2014.


Jadwal SNMPTN 2014
Sebelum mendaftar, siswa wajib terdata terlebih dahulu lewat PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa) yang diisikan oleh pihak sekolah. Kemudian siswa lakukan verifikasi sebelum pendaftaran ke universitas yang dituju.

Pengisian PDSS dilakukan mulai 6 Januari hingga 6 Maret 2014. Sedangkan pendaftaran ke perguruan tinggi serta jurusan terpilih dimulai 17 Februari hingga 31 Maret 2014.
Untuk proses seleksi SNMPTN akan dilakukan tanggal 1 April 2014 hingga 26 Mei 2014.

Hasil seleksi diumumkan pada 27 mei 2014 dan pendaftaran ulang bagi yang lolos seleksi pada 17 Juni 2014 di PTN masing-masing yang dituju. Siswa bisa memilih maksimal dua PTN dengan satu PTN di provinsi yang sama dengan SMA atau provinsi asal.

Cara Pendaftaran SNMPTN Undangan
Seperti tahun sebelumnya, SNMPTN tahun ini juga menerima jalur undangan. Seperti tertulis di awal, siswa wajib melalui tahapan PDSS. Berikut langkah-langkahnya:
  1. Pengisian PDSS dilakukan pihak sekolah di laman Pdss.snmptn.ac.id.
  2. Pihak Kepala Sekolah yang lakukan pengisian ini kemudian akan mendapat password yang dipergunakan siswa untuk verifikasi data.
  3. Siswa lakukan verifikasi data dengan gunakan NISN dan password yang telah diberikan.
  4. Lalu, siswa lakukan pendaftaran di Snmptn.ac.id dengan login gunakan NISN dan password saat verifikasi PDSS.
  5. Isi form pendaftaran mulai data diri, dokumen yang dibutuhkan, unggah foto resmi terbaru, dan lainnya.
  6. Setelah mengisi formulir SNMPTN, Kepala Sekolah berikan rekomendasi pada siswanya.
  7. Untuk jurusan seni dan olahraga, siswa bisa mengunggah bukti portofolio atau dokumen ketrampilan pendukung.
  8. Terakhir, cetak Kartu Bukti pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.



Kalau ada info baru nanti kan diupdate...



























refernces by kompas, solopos


 
Like us on Facebook