November 13, 2014

Smartphone Blackberry Mulai Ditinggalkan Penggunanya Di Indoensia

 Indonesia sebagai pasar yang paling serius ditargetkan BlackBerry untuk digarap dan telah memiliki pangsa pasar yang cukup besar pada 2011 kini mengalami penurunan yang cukup drastis serta ditinggalkan penggunanya.

http://jakartacitylife.com/cms/includes/js/kcfinder/upload/images/im2.jpg

“Tiga tahun lalu, penjualan ponsel BlackBerry cukup baik. Sembilan dari sepuluh ponsel yang terjual adalah BlackBerry. Sekarang hal itu telah terbalik, salah satu dari 10 itu hampir tidak ada produk BlackBerry,” ujar Steven Chandra, penulis dan periset pasar di The Globe and Mail.

Pangsa pasar BlackBerry di Indonesia jauh di bawah merek global seperti Samsung, bahkan di bawah produk lokal seperti Advan, Evercoss, dan Smartfren. Penurunan pangsa pasar BlackBerry pun semakin drastis hingga 2014 dan tercatat oleh IDC hanya menempati sebanyak 3 persen pada kuartal I-2014.

Badan riset IDC mencatat pertumbuhan BlackBerry di Indonesia kian menurun drastis. Perusahaan asal Kanada ini hanya menoreh catatan hasil sebanyak 13,5 persen market share pada 2009 untuk pasar ponsel pintar.

Ada tiga hal utama penyebab pasar BlackBerry menjadi menurun. Seperti dikutip dari The Globe and Mail, Senin (10/11/2014), kesalahan dalam strategi perusahaan, kompetisi industri ponsel yang semakin ketat, serta gesekan-gesekan yang terjadi dalam manajemen perusahaan yang berpusat di Ontario, Kanada.

BlackBerry Ditinggalkan Penggemarnya di Indonesia














reference  by okezone

 
Like us on Facebook