December 27, 2014

Kapan Waktu Tidur Yang Optimal ?

Waktu tidur optimal untuk pria dan wanita ternyata berbeda.

melansir newser, Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan bulan lalu dalam jurnal Sleep, peneliti mengungkapkan bahwa waktu tidur optimal adalah 7,6 jam untuk perempuan dan 7,8 jam untuk laki-laki. Tidur optimal ini penting untuk mengurangi risiko berbagai macam penyakit.

Peneliti menganalisis 3.760 peserta Finlandia selama rentang tujuh tahun, sekaligus gangguan tidur yang mereka miliki.

Mereka kemudian diminta untuk mengimbangi jam kerja dengan istirahat. Hasilnya, gangguan tidur bisa menurun hingga 28%. - 

photo of breanna youn


Waktu Tidur Optimal Orang Dewasa


Berapakah waktu tidur optimal yang dubutuhkan orang dewasa setiap hari? Menurut para peneliti di Arizona State University, Phoniex, Amerika Serikat, waktu tidur optimal orang dewasa adalah 7 jam.
"Pola hidup sehat yang dibarengi waktu tidur cukup selama 7 jam setiap hari, bisa menurunkan angka kematian," kata Shawn Youngstedt, profesor Arizona State University, yang memelajari durasi tidur malam.

Lebih lanjut, Prof Youngstedt menyebutkan bahwa tidur terlalu lama ternyata sama buruknya bagi kesehatan dengan waktu tidur yang kurang.

"Tidur selama 8 jam justru berbahaya bagi kesehatan," tutur Youngstedt dilansir Wall Street Journal. 
Bulan lalu, Youngstedt menguji 9000 orang berusia antara 50-64 tahun yang punya kebiasaan tidur kurang dari 6 jam serta mereka yang tidur lebih dari 8 jam setiap hari, ternyata memiliki memori yang buruk. Selain itu, mereka juga kerap mengambil keputusan yang kurang baik. 
Selain itu, kemampuan otak akan semakin menurun pada orang tua berusia 65-89 tahun yang punya kebiassan tidur lama.

Studi yang dipublikasikan di Journal of Clinical Sleep Medicine tersebut kemudian menganjurkan sebaiknya orang dewasa memiliki waktu tidur malam sekitar 7 jam untuk mencapai kesehatan optimal.

"Tubuh kita beradaptasi dengan lingkungan dari hasil evolusi selama ratusan tahun. Jika disamakan, manusia di zaman batu juga rata-rata memiliki waktu tidur malam selama 7 jam," terang Youngstedt. 
Namun, bombardir informasi serta mobilitas tinggi, terutama di kawasan urban, membuat manusia justru tidur jauh lebih lama dari yang seharusnya. "Banyak yang selalu merasa kurang tidur, akhirnya membalas dendam dengan tidur lebih lama di hari berikutnya, padahal itu salah," papar ahli syaraf Professor Jim Horne dari Loughborough University.

"Tubuh kita punya cara mendapatkan waktu istirahat yang cukup," sambungnya.
Selain itu, kesimpulan lain yang didapatkan Youngstedt dan Horne adalah bahwa wanita memerlukan waktu tidur yang lebih banyak dari pria. "Wanita membutuhkan lebih banyak tidur karena otak mereka membutuhkan waktu pulih yang lebih lama dari aktivitas multiperan yang mereka lakukan setiap hari," jelasnya.

Lalu, apa yang terjadi jika wanita kurang tidur? Horne menyebutkan, wanita yang kekurangan waktu tidur berisiko terserang depresi dan ketidakstabilan emosi.

Berapa Lama Bayi Perlu Tidur?


Bayi memiliki kebiasaan lama tidur yang berbeda. Hal ini tergantung dari banyak faktor, termasuk salah satunya adalah berdasarkan usia dari bayi itu sendiri. Pada usia awal-awal kelahirannya, bayi tentunya memiliki jam tidur yang paling lama. Kemudia seiring usia bertambah, bayi mulai mengurangi jumlah jam tidurnya. Selain itu kebiasaan yang diterapkan oleh orang tuanya mengenai jam tidur, juga menjadi faktor penentu kebiasaan tidur anak. Oleh karena itu, orang tua diharapkan memiliki peran yang aktif dalam mebentukpola tidur bayiyang baik.

Berikut ini adalah gambaran umum (tidak serta merta setiap bayi sama) mengenai jumlah jam tidur bayi berdasar usia:

Usia Bayi 1-4 minggu: Waktu Tidur 15 - 16 jam perhari
Bayi baru lahir biasanya minimun tidur hingga 15 jam per hari, bahkan ada yang hingga 18 jam perhari. Sedangkan bayi yang terlahir prematur, biasanya memiliki waktu tidur yang lebih lama. Bayi yang baru lahir belum mengenal siklus waktu, dia belum mengenal siang atau malam, oleh karena itu, tidurnya belum berpola, bisa saja dia sering tidur di siang hari atau sebaliknya.

Usia Bayi 1 - 4 bulan: Waktu Tidur 14 - 15 Jam Perhari
Pada usia bayi satu bulan, bayi sudah sedikit menemukan pola tidurnya. Ketika sekali tidur, bayi bisa menghabiskan 4-5 jam dan itu biasanya akan sering terjadi pada malam hari. Pada masa ini bayi sudah mulai sedikit bisa merasakan mana malam dan siang hari.

Usia Bayi 4 - 12 Bulan: Waktu Tidur 14 - 15 Jam Perhari

Tidur dengan waktu selama 15 jam adalah ideal bagi bayi dengan usia tersebut, namun saat menginjak usia 11 bulan, bayi biasanya tidur dengan waktu sekitar 12 jam. Pada usia ini, memberi kebiasaan jam tidur bayi yang baik adalah hal yang utama, karena bayi sudah mulai beinteraksi dan pola tidurnya bisa mengikuti orang dewasa. Jika orang tua gagal menerapkan pola tidur yang baik pada masa ini, maka kebiasaan gagal tersebut akan terbawa hingga besar nanti.

Usia 1 - 3 Tahun : Waktu Tidur 12 - 14 Jam Perhari
Pada usia ini, anak anda sudah mulai kehilangan pola tidur di pagi hari. Mereka masih tidur hanya sekali pada siang hari, dan dilanjutkan pada malam harinya nanti. Anak-anak yang masih memerlukan tidur siang biasanya saat usia 21 hingga 36 bulan, dan biasanya membutuhkan 3 hingga 4 jam. Pada malam hari biasanya anak akan tertidur antara jam 7 hingga jam 9 malam (tergantung kebiasaan) dan akan terbangun pagi harinya antara jam 6 atau jam 8.

Usia 3 - 6 Tahun : Waktu Tidur 10 - 12 Jam Perhari
Anak-anak pada usia ini akan pergi tidur malam mulai jam 7 atau jam 9 dan bangun antara jam 6 hingga jam 8 pagi. Pada usia 3 tahun, masih ada anak yang memerlukan tidur siang, dan saat menginjak usia 5 tahun, kebiasaan tidur siang mulai ditinggalkan




Kurang Tidur Membuat Tubuh Mudah Sakit


Kurang tidur dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidak mendapatkan tidur malam yang baik atau tidak cukup, lebih mungkin menjadi sakit setelah terpapar virus, seperti flu.
Pada orang yang mendapatkan cukup tidur, sistem kekebalan tubuh akan mampu lebih optimal menangkis setiap serangan virus atau bakteri.
Kurang tidur juga mempengaruhi seberapa cepat seseorang pulih dari sakit.
Selama tidur, sistem kekebalan tubuh melepaskan protein yang disebut sitokin (cytokine).
Jumlah zat ini meningkat setelah tubuh mengalami peradangan, infeksi, dan stres. Peningkatan jumlah sitokin diperlukan untuk memerangi infeksi dan membuat tidur lebih nyenyak sehingga meningkatkan kualitas tidur.
Selain itu, sel-sel lain yang berperan melawan infeksi akan berkurang jumlahnya saat seseorang tidak mendapatkan tidur cukup.
Dari sisni jelas tergambar bahwa tubuh membutuhkan tidur cukup untuk melawan infeksi secara efektif.
Berapa banyak tidur yang Anda butuhkan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh?
Waktu optimal tidur untuk orang dewasa berkisar antara tujuh hingga delapan jam semalam.
Anak usia sekolah dan remaja membutuhkan sembilan jam atau lebih tidur malam.
Tapi hati-hati, tidur lebih banyak tidak selalu berarti lebih baik.
Pada orang dewasa, tidur lebih dari sembilan sampai 10 jam semalam berpotensi memicu kenaikan berat badan, masalah jantung, stroke, gangguan tidur, depresi, dan masalah kesehatan lainnya.














references by inilah, viva, amazine, bidanku

 
Like us on Facebook