February 19, 2015

Masa-Masa Sulit Pada Umur 20-an

Setiap kali kita memasuki satu fase baru dalam kehidupan atau menapaki usia baru, pastilah ada satu atau dua tantangan baru yang harus kita hadapi. Jika saat ini Anda berada di usia 20-an, belum terlambat untuk kembali memulai segalanya lebih baik lagi. Kalau saat ini Anda baru akan memasuki usia 20-an,



mempersiapkan diri sebaik mungkin akan membuat Anda melewati fase tersebut dengan lebih mudah.
Dilansir dari lifehack.org, ada sejumlah alasan kenapa usia 20-an bisa jadi fase hidup terburuk dan terparah dalam kehidupan Anda. Without further do, let's begin! It's time to find out what obstacles we have to face in order to become a better one.


Dimanfaatkan oleh Generasi Sebelumnya



Baru lulus kuliah, baru saja menyandang gelar sarjana. Kalau Anda memutuskan untuk bekerja di sebuah perusahaan sebagai karyawan, Anda akan memulai segala sesuatunya dari nol lagi. Sebagai junior, Anda seringkali dianggap belum mumpuni untuk mengerjakan tugas-tugas berat. Sehingga para senior akan berusaha untuk memanfaatkan Anda. Dalam artian, bisa jadi Anda adalah orang yang akan dibebani tanggung jawab lembur lebih lama dibandingkan yang lainnya.

Di usia 20-an, kita memang tak bisa disebut sebagai remaja tapi belum tentu sudah siap jadi orang dewasa. Kedewasaan itu akan muncul saat kita mulai bisa menata dan mengontrol hidup di usia 20-an. Misalnya, apakah kita akan langsung menggerutu dan marah saat ada kesalahan yang dikoreksi oleh senior kita di tempat kerja? Apakah kita akan jadi orang paling egois karena merasa paling tahu segalanya dibandingkan rekan kerja yang lain?

But, wait! Meskipun masih muda, belum tentu kemampuan kita selalu di bawah kemampuan generasi yang lebih tua. Siapa tahu kita justru punya kekuatan atau kelebihan yang tak dimiliki oleh generasi sebelumnya. Semangat kita yang masih muda dan membara pun terkadang jauh lebih besar dan kuat dibandingkan generasi sebelumnya.



Terlalu Banyak yang Menaruh Harapan pada Anda

Orang tua ingin Anda bekerja di tempat ini. Kakak Anda ingin agar Anda bisa segera mandiri dan hidup tanpa membeBani orang lain. Belum lagi jika atasan Anda di tempat kerja ingin Anda bisa menguasai ini dan itu dalam waktu singkat. Semua orang serasa membuat Anda jadi orang yang kerdil karena begitu banyak harapan dan tuntutan yang diberikan pada Anda.

Memenuhi harapan orang lain bisa jadi sangat membebani dan memberatkan Anda. Tapi coba lihat dari sisi yang berbeda. Bagaimana kalau kita jadikan harapAn itu sebagai suntikan semangat untuk jadi orang yang lebih baik dan dapat diandalkan? Ketika Anda sudah memilih sesuatu, Anda harus berani mempertanggung jawabkannya. Kalau memang Anda memilih pekerjaan ini selepas kuliah, maka Anda harus benar-benar total menjalani semua tugas yang diberikan.

Saat orang berharap pada Anda, sebenarnya ia ingin Anda menjadi orang yang lebih baik. Ia mengandalkan Anda, jadi ia percaya Anda bisa memenuhi harapannya.


Merasa Stres Setiap Waktu


Bagaimana masa depanku nantinya? Apakah aku bisa bertahan hidup dengan cara seperti ini hingga akhir hayat nanti? Benarkah aku sudah memilih jalan yang tepat? Apakah pekerjaan ini adalah pekerjaan yang benar-benar kuinginkan? Bagaimana caraku menghidupi keluargaku nantinya? Bagaimana aku bisa menuntaskan pekerjaan ini sendirian?

saat Anda sudah mulai untuk memilih jalan hidup Anda sendiri di usia 20-an, Anda akan dihampiri banyak keraguan dan kekhawatiran. Hal tersebut pun bisa membuat Anda merasa tertekan dan stres setiap waktu. Satu masalah selesai, eh muncul masalah baru lagi. Begitu seterusnya.

Kalau dulu di bangku sekolah atau kuliah, Anda hanya disibukkan dengan usaha untuk mendapatkan nilai yang bagus. Ketika sudah mulai bekerja dan hidup mandiri, hidup Anda terasa lebih berat karena waktu bisa berjalan begitu cepat sementara kita belum melakukan apa-apa untuk mengimbanginya. Tapi asalkan Anda percaya pada diri Anda sendiri, Anda pasti bisa mengatasi rasa stres tersebut dan jadi orang yang lebih baik dari waktu ke waktu.


Kondisi Fisik Semakin Menurun


 Mungkin saat remaja, Anda bisa memiliki tubuh yang kurus dan langsing dengan mudahnya. Tapi ketika sudah semakin dewasa, metabolisme bisa menurun dan tubuh jadi lebih mudah gemuk. Belum lagi dengan stamina yang juga bisa ikut kendur kalau tidak dijaga dengan baik. Kesibukan seperti lembur kerja juga bisa melemahkan fisik jika tak dijaga dengan baik. Kegiatan tertentu jadi terasa lebih berat dilakukan karena kondisi Anda yang tidak se-fit dulu.

Jika dulu Anda cuek saja dengan asupan minuman dan makanan Anda, kini Anda perlu lebih berhati-hati lagi. Demi kesehatan Anda di masa tua nantinya, saatnya untuk mulai memilih gaya hidup sehat. Bisa dimulai dengan olahraga 20 menit setiap harinya dan mengurangi konsumsi makanan instan. Kalau tubuh Anda sehat, Anda juga kan nantinya yang akan diuntungkan.



Waktu Terasa Berputar Lebih Cepat dari Biasa


Sepertinya baru kemarin Anda sibuk mengerjakan tugas-tugas kuliah. Rasanya baru beberapa hari yang lalu Anda menghabiskan waktu Anda jalan-jalan dengan teman-teman sekolah Anda. Dan kini, Anda melihat beberapa teman Anda sudah menikah, punya anak, hingga memiliki karier yang cemerlang. Waktu jadi terasa berputar lebih cepat dari biasa.

Tapi jangan terlalu terfokus pada berputarnya waktu yang terasa lebih cepat. Meskipun yang Anda perjuangkan saat ini lebih besar dan sulit dari sebelumnya, Anda tahu bahwa ada sesuatu yang luar biasa menunggu Anda di depan sana. Yang terpenting adalah menikmati proses yang Anda jalani hari ini. Sebagai contoh, jika saat ini Anda masih berada di anak tangga terbawah dalam perjalanan karier Anda, tetaplah lakukan yang terbaik. Apa yang akan terjadi dalam hidup ini, siapa yang tahu?

Ada banyak hal yang terasa lebih sulit di usia 20-an. Tapi kita semua pasti bisa melewatinya dengan baik asal tetap yakin dan percaya segala sesuatunya ada solusinya. Do the best and grow yourself to be a dependable one!


Ingin menambahkan hal lainnya?
Tambahkan dikolom komentar dibawah.. ^_^









references by vemale

 
Like us on Facebook