April 25, 2015

Ratusan Paus Terdampar Di Pantai Jepang, Pertanda Akan Kembali Terjadi Tsunami Besar?

Jepang memang sering dilanda gempa. Namun tak berarti gempa bisa dianggap enteng. Sebuah kejadian aneh yang terjadi di pantai wilayah Okinawa memberikan semacam peringatan akan datangnya bencana yang lebih besar.

Pada 9 April lalu, lebih dari 100 paus kepala melon atau electra dolphin melakukan bunuh diri massal dengan membiarkan diri mereka terdampar di pantai perfektur Ibaraki. Empat tahun sebelumnya, kejadian yang sama juga menimpa 50 paus pada 11 Maret 2011.

Pada 11 Maret 2011, kejadian tersebut terjadi sebelum tsunami datang. Beberapa ahli percaya bahwa hewan mamalia laut tersebut merasakan gempa dari kedalaman laut dan ketakutan lalu memilih berenang ke daratan hingga mereka terdampar. Dengan kata lain, bukan tak mungkin jika terdamparnya banyak paus kali ini juga menandakan akan adanya tsunami.

Namun Toshiaki Kishiro, seorang peneliti dari Japan's National Research Institute of Far Seas Fisheries menjelaskan bahwa ada kemungkinan lain selain tsunami yang bisa membuat hewan-hewan laut tersebut mendamparkan diri mereka sendiri ke pantai.

"Wilayah Jepang mengalami banyak kasus paus terdampar atau sengaja bunuh diri secara massal, terutama untuk spesies ini," ungkapnya, seperti dilansir oleh Metro.Penjelasan lainnya menurut Kishiro, ratusan lumba-lumba yang terdampar itu juga bisa disebabkan karena secara alami merasakan keanehan di medan elektronik bumi. Selain itu bisa juga untuk menghindari spesies lainnya, seperti paus pembunuh.

"Fenomena ini juga bisa disebabkan karena lumba-lumba ini coba menghindari kapal-kapal nelayan atau kesehatan mereka yang terinfeksi parasit membuat mereka sedikit kebingungan," pungkasnya

Meski begitu, Kishiro juga belum bisa memastikan apa penyebab bunuh diri massal yang dilakukan paus-paus ini. Kishiro dan timnya mengatakan bahwa saat ini mereka tengah mencari penyebab pastinya.








Sebanyak 156 lumba-lumba terdampar di sepanjang pantai timur laut Jepang selama akhir pekan kemarin. Terdamparnya banyak lumba-lumba tersebut dinilai merupakan sinyal Jepang bakal diguncang gempa berkekuatan besar.
Kejadian serupa pernah menimpa Jepang pada tahun 2011 silam, di mana 50 paus terdampar di pesisir pantai enam hari sebelum gempa berkekuatan 9 skala richter menyebabkan tsunami besar yang menghancurkan ratusan mil pesisir pantai Jepang serta memakan 18 ribu lebih korban.

Akankah kembali terjadi di jepang dan mempengaruhi lempeng negara disekitarnya?



references by merdeka, metrotvnews
photos by AP

 
Like us on Facebook