May 5, 2015

Manfaat Berjalan Kaki

Sebagian besar masyarakat di Indonesia lebih memilih menggunakan mobil atau motor untuk beraktifitas, bahkan untuk pergi ke tempat yg jarakya dekat saja menggunakan motor..
Benar-benar manja..
entah alasan gengsi yang tinggi atau masalah lainnya, sehingga memandang orang yang bersepeda atau berjalan kaki adalah orang yang kurang mampu.


Tanpa disadari ia sebenarnya sedang menabung penyakit saat masa mudanya dan akan dibayar kontan saat usianya sudah mulai tua dengan berbagai penyakit yg akan menagihnya..

Agama Islam sendiri sudah memberitahunya sejak awal bangun tidur dan memulai aktifitasnya agar berkah,  untuk shalat berjammah di masjid dengan berjalan kaki..


Di Jepang, pejalan kaki, sepeda gayung, sepeda motor serta mobil dan lainnya memiliki peraturan sendiri-sendiri yang telah ditetapkan pemerintah, bebas dari orang berjualan diatas trotoar, motor yang tidak punya malu naik keatas trotoa pejalan kaki dan juga aktifitas lainnya yang dilakukan diatas trotoar 

Rata-rata warga Jepang kebanyakan memilih berjalan kaki untuk menuju MRT dari satu tempat ke tempat yang lain. jadi, jangan heran jika banyak pejalan kaki di Jepang. Meskipun Jepang sangat canggih dengan teknologi yang dimilikinya, namun kesehatan adalah hal yang tidak dapat dibeli dengan uang.

Walaupun kelihatannya sepele dan mudah, berjalan kaki pun dapat dianggap “kasar” oleh warga Jepang.


Berikut adalah hal-hal “sepele” di Indonesia yang dianggap “kasar” di Jepang saat seseorang berjalan kaki:

1. Merokok
Hal yang paling dianggap “kasar” bagi pejalan kaki di jepang adalah berjalan sambil merokok. Di Indonesia, hal ini dianggap biasa, bahkan pengendara motor/mobil pun membawa kendaraannnya sambil merokok. Lalu apa alasan Jepang melarang pejalan kakinya merokok?

Alasannya sangat praktis. Penduduk Jepang merupakan masyarakat perkotaan, jika Anda berjalan kaki sambil merokok maka secara tidak langsung Anda akan menghembuskan asap rokok tepat di wajah seseorang yg sedang berjalan, dan juga dapat membakar kulit seseorang saat rokok berada di tangan Anda saat berjalan. Sangat banyak pejalan kaki di Jepang. Jadi, hal itu kemungkinan besar akan terjadi.
Untuk mengatasi hal tersebut, terdapat area-area untuk perokok di Jepang.

2. Makan dan Minum
Berjalan kaki sambil makan dan minum juga dianggap kasar di Jepang. Anda akan dianggap rendah jika melakukan hal ini. Di Jepang banyak terdapat vending mechine, jika kalian membeli minuman dari sana, kalian harus meminumnya disamping mesin tersebut, tidak dengan sambil berjalan.


3. Berbicara
Sepertinya hal ini sangat sulit dilakukan di Indonesia. Orang Jepang terbiasa tidak berbicara/mengobrol saat mereka berjalan. Menyapa hanya dilakukan dengan menunduk ataupun tersenyum saja. Berbeda dengan orang Indonesia, yang harus cipika cipiki saat bertemu di jalan dan mengobrol panjang lebar. Menelepon saat berjalan juga dianggap kasar di Jepang. Jika kalian ingin menelepon/menerima telpon saat berjalan, silahkan minggir dan carilah tempat yang sedikit memojok. Begitu pula dengan mengetik sms saat berjalan.


Berjalan kaki adalah olahraga ringan yang bisa dilakukan oleh siapa saja. Selain tak membutuhkan keahlian khusus, berjalan kaki juga tak perlu memakai peralatan atau pakaian olahraga tertentu yang harganya selangit. Cukup hanya dengan bermodalkan sepatu olahraga ringan, plus celana training panjang dan bahkan tanpa harus mengenakan alas kakipun oke. Plus gratis tentunya.

Memperkuat jantung

Rajin berjalan telah terbukti mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Hal ini karena aktifitas ini dapat menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) sekaligus meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik), serta menjaga tekanan darah normal. Jadi Apa pun aktifitas yang meningkatkan denyut jantung dan memompa darah juga melatih jantung dan sistem peredaran darah kita. Menurut Asosiasi Stroke, berjalan cepat selama 30 menit bisa membantu mencegah dan mengontrol tekanan darah tinggi penyebab stroke – bisa mengurangi risiko stroke hingga 27 persen!.

Menurunkan risiko terkena penyakit

Selain penyakit jantung, kebiasaan berjalan kaki juga mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2, asma, dan bahkan beberapa jenis kanker. Sebuah studi yang dilakukan di British Medical Journal menunjukkan bahwa berjalan setiap hari dapat membantu mencegah diabetes. Dan menurut sebuah badan amal Walking for Health, olahraga teratur seperti berjalan kaki bisa mengurangi risiko diabetes hingga 60 persen. Orang-orang yang aktif juga memiliki risiko 20 persen lebih rendah terkena kanker usus besar, kanker pay*dara dan rahim, jika dibandingkan mereka yang kurang aktif.

Menjaga berat badan tetap normal

Jika Anda mencoba untuk menurunkan berat badan, maka Anda harus membakar sekitar 600 kalori per hari dan lebih dari yang Anda makan. Berjalan kaki adalah salah satu cara termudah untuk melakukan itu. Seseorang dengan berat badan 60kg bisa membakar sekitar 75 kalori hanya dengan berjalan kaki sedang(2mph) selama 30 menit. Meningkatkan lebih cepat lagi(4mph) akan membakar sekitar 99 kalori. Mempercepatnya lagi  (4mph) akan membakar kalori sebanyak 150 kalori. Berjalan juga meningkatkan massa otot sehingga semakin banyak otot yang Anda miliki, dan semakin cepat pula metabolisme tubuh Anda – Sehingga banyak kalori yang terbakar, bahkan saat Anda sudah beristirahat.

Membantu mencegah demensia

Demensia (pikun) telah mempengaruhi satu dari 14 orang di atas umur 65 dan satu dari enam orang yang berusia lebih dari 80 tahun. Aktif secara fisik memiliki efek melindungi fungsi otak, dan olahraga secara teratur mengurangi risiko demensia hingga 40 persen. Menurut Age UK, orang tua yang berjalan sepanjang enam mil atau lebih per minggu bisa menghindari penyusutan otak dan mengembalikan memori yang telah berlalu bertahun-tahun.

Mencegah osteoporosis

Berjalan dianggap sebagai kegiatan menahan beban, yang merangsang dan memperkuat tulang dengan meningkatkan kepadatannya sehingga mencegah osteoporosis. Hal ini benar-benar penting, terutama bagi wanita yang lebih rentan osteoporosis. Hal ini juga akan membantu menjaga kesehatan sendi, sehingga bisa mencegah kondisi seperti arthritis.

Membentuk dan memperkuat Kaki

Berjalan kaki juga akan membantu memperkuat dan membentuk kaki Anda, membentuk betis, paha, paha belakang, dan mengangkat glutes(otot p*ntat) <= jadi cocok jika Anda bertujuan untuk ini :D . Jika Anda juga memperhatikan postur tubuh Anda pada saat berjalan, hal ini juga dapat mengurangi ukuran lingkar pinggang Anda. Ingin memiliki bentuk tubuh yang pas dan ideal?, rutin berjalan kaki adalah solusi murah untuk Anda!

Membentuk bahu Anda

Kecepatan saat berjalan tergantung dari tangan Anda. Tahan tangan pada tingkat yang nyaman, menekuk siku, dan ayunkan kebelakang dan ke depan saat Anda berjalan. Semakin cepat ayunan, maka secara otomatis mempercepat jalan kaki Anda. Semua gerakan ini akan mengangkat lengan, bahu dan punggung bagian atas.

Meningkatkan kadar vitamin D

Jika Anda berjalan di luar ruangan pada pagi menjelang siang hari, makan Anda akan meningkatkan kadar vitamin D tubuh Anda. Tubuh memerlukan sinar matahari untuk memproduksi vitamin D dari nutrisi yang kita makan. Vitamin D adalah nutrisi penting yang berperan besar kepada kesehatan tulang dan kekebalan tubuh Kita. Para ahli sepakat bahwa mengekspos kulit kita terhadap sinar matahari akan membantu untuk menghasilkan vitamin D. Sebaiknya hal ini dilakukan pada saat pagi hari sebelum pukul 9 atau setelah pukul 15 sore, bisa dengan menggunakan krim pelindung UV.

Membuat Kita lebih berenergi

Jalan cepat adalah salah satu penghasil energi alami terbaik. Hal ini karena akan meningkatkan sirkulasi dan meningkatkan suplai oksigen ke setiap sel dalam tubuh Kita –  membantu kita merasa lebih waspada dan hidup. Berjalan akan menghilangkan sendi yang terasa kaku dan meredakan ketegangan otot sehingga membuat kita merasa lebih cepat. Merasa kurang energi pada saat ditempat kerja?, Keluarlah sebentar untuk berjalan kaki saat jam makan siang untuk mencari makanan diluar, bukannya selalu duduk di di meja Anda untuk menunggu kiriman.

Membuat Anda bahagia

Manfaat olahraga untuk meningkatkan suasana hati sudah tak terbantahkan lagi. Penelitian telah menunjukkan bahwa olahraga dengan intensitas sedang (seperti jalan cepat) secara teratur adalah seefektif dengan antidepresan dalam kasus depresi ringan sampai sedang. Hal ini karena olahraga sedang seperti berjalan kaki akan membuat tubuh melepaskan hormon endorfin(hormon bahagia) ke dalam aliran darah, sehingga mengurangi stres dan kecemasan. Dan sering kali mengikuti kegiatan sosial – bergabung dengan kelompok berjalan kaki atau bertemu teman-teman saat berjalan dan mengobrol adalah cara yang bagus untuk membuang perasaan terkungkung dan kesepian. Sebuah survei yang dilakukan oleh badan amal Mind  menemukan bahwa 83% orang dengan masalah kesehatan mental, latihan diketahui membantu mengangkat suasana hati mereka. Jika Anda ingin memperoleh manfaat terbesar berjalan kaki bagi kesehatan, berjalanlah diluar ruangan atau suatu tempat yang menghadirkan pemandangan hijau dan luas.

Maksimalkan Manfaat Jalan Kaki

Ikuti saran dr. Tanya Rotikan, Sp.OKmengenai pedoman ‘Baik-Benar-Terukur-Teratur (BBTT) dalam setiap aktivitas berolahraga, termasuk olahraga jalan kaki berikut :

Baik
Berjalan kaki juga merupakan latihan aerobik tipe -1 (aktivitas fisik ringan), namun tetap memerlukan tahap pemanasan berupa peregangan (5-10 menit),  lalu masuk ke latihan inti dengan berjalan agak cepat (10 menit), kemudian masuk ke tahap pendinginan dengan menurunkan tempo jalan kaki (5-10 menit).

Benar
Kenali kondisi tubuh Anda terlebih dahulu setiap kali akan berolahraga. Apakah ada penyakit tertentu seperti osteoporosis, diabetes, dan lain sebagainya? Jika tidak yakin, konsultasikan terlebih dahulu pada dokter untuk mendapatkan saran tentang jenis dan porsi olahraga yang paling tepat untuk kondisi kesehatan dan usia Anda.

Terukur
Berolahragalah sesuai kemampuan tubuh Anda. Lakukan olahraga dengan target tertentu. Anda bisa mengukur target denyut nadi latihan dengan rumus:  
(220-usia) x 60%. Contoh: 220- 35 (usia) = 185 x 60%. 

Hasilnya adalah target denyut nadi latihan yang bisa diukur sambil berjalan kaki (misalnya: 111pulse/menit). Jika belum mampu memenuhi target jangan dipaksakan, tapi boleh dicicil – misalnya dibagi pada pagi dan sore — hingga  lama-kelamaan Anda dapat mencapai target yang diinginkan.

Teratur
Lakukan 3-5 kali seminggu secara teratur selama 1 jam. Atau cukup melakukan jalan kaki 
santai setiap hari selama 30 menit atau sesuai kemampuan. 



Lancarkan Persalinan Dengan Jalan Kaki Pagi


Memasuki kehamilan pada usiatrimester akhirbanyak ibu yang khawatir pada proses persalinannya. Oleh karena itu anda memerlukan informasi yang dapat membantu anda dalam mengatasi kecemasan menanti persalinan. Sebaiknya informasi yang didapatkan oleh anda menjelang persalinan diberitahukan pada suami sebagai pendamping yang akan menemani anda saat persalinan. Selain anda mengetahui informasi menjelang persalinan, hal yang harus anda ketahui adalah beberapa cara persiapan menjelang persalinan. Tidak saja bagi pasangan suami istri yang baru, menyambut kehadiran bayi pertama akan tetapi bagi setiap ibu hamil akan mengalami kecemasan menjelang persalinannya. Salah satu persiapan yang dapat anda persiapkan adalah ketenangan, mengelola stres dan mengurangi ketakutan menghadapi persalinan.
Selain itu beberapa kegiatan kecil yang bermanfaat dapat anda lakukan salah satunya adalah dengan melakukan jalan kaki setiap pagi untuk melancarkan persalinan. Persalinan normal sangat diidamkan oleh seluruh wanita, bagi anda yang menginginkan persalinan secara normal anda dapat mendapatkan manfaat dari jalan kaki pagi. Jalan kaki setiap pagi  memberikan ketenangan dan kesegaran udara bagi kesehatan kehamilan anda, jalan kaki setiap pagi merupakan gerakan yang sehat, aman dan paling mudah yang dapat dilakukan oleh ibu hamil.

Berikut adalah manfaat jalan kaki setiap pagi bagi ibu hamil, diantaranya adalah sebagai berikut :

1.    Memperkuat Otot Menjelang Persalinan
Bagi anda yang melakukan jalan kaki setiap pagi dengan teratur apalagi di trimester ketiga akan membantu anda dalam mempersiapkan persalinan. Otot-otot yang dibutuhkan dalam membantu persalinan anda akan lebih kuat. Salah satu penelitian mengemukakan bahwa dengan gerakan ringan yang dilakukan oleh ibu hamil akan membantu menguatkan otot salah satunya otot panggul yang dapat mempermudah proses persalinan.
2.    Membuat Ibu hamil lebih bugar
Jalan kaki pada pagi hari dengan teratur akan membantu anda dalam menjaga kesehatan dan mengurangi keluhan yang sering kali terjadi selama kehamilan. Menurut penelitian yang dilakukan di california, ibu hamil yang bugar akan lebih mudah dapat melakukanproses mengejan. Bahkan ibu hamil yang sering melakukan senam hamil atau yoga akan lebih mungkin mengalami proses persalinan yang lebih cepat dibandingkan dengan ibu hamil yang jarang berolahraga selama kehamilan.
3.    Mengurangi resiko kehamilan bermasalah
Dengan melakukan gerakan yang teratur di pagi hari atau jalan kaki selama kehamilan anda, maka anda dapat mengurangi resiko mengalami kehamilan bermasalah. Beberapa diantaranya adalah resiko pre-eklamsia dan diabetes.
4.    Mengurangi stres fisik dan mental
Latihan fisik yang teratur pada ibu hamil akan memicu timbulnya hormon endorfin yang akan memberikan efek psikologis yaitu memberikan ketenangan secara mental. Selain melepaskan ketegangan mental, gerakan teratur akan membantu anda dalam mengurangi stres fisik dikarenakan jalan kaki pada pagi hari tidak membuat tubuh ibu hamil kelelahan berlebihan.
5.    Menjaga Kenaikan Berat badan dengan Wajar
Membiasakan hidup sehat dengan melakukan latihan sehat seperti jalan kaki di pagi hari akan membantu anda dalam menjaga kenaikan berat badan yang wajar selama kehamilan. Hal ini berhubungan dengan jalan kaki yang merupakan latihan fisik dalam menjaga pembuluh jantung ibu hamil dikarenakan tidak terlalu membebani persendian dan lutut. Dengan cara seperti ini akan menjaga berat badan anda selama kehamilan.
6.    Meningkatkan Kualitas tidur selama kehamilan
Keluhan yang sering kali dialami oleh ibu hamil adalah kesulitan tidur malam dengan baik. Dengan olahraga teratur seperti melakukan jalan kaki setiap pagi maka akan membantu anda dalam mengurangimasalah kesulitan tidur.


Berjalan kaki juga bisa membuat kita lebih peka dengan keadaan sekitar kita, dan juga saling menyapa dengan orang yang dikenal maupun yg tidak dikenal selama dalam perjalan
atau bisa juga ketemu jodohmu ^-^








references by 
carakhasiatmanfaat, bidanku, pesona, 2mata

 
Like us on Facebook