June 22, 2015

Kisah Berry Saint Loco Menjadi Mualaf

Vocalis Rapper musik rock, Berry memutuskan masuk Islam pada 20 Maret 2015. Pertama kali hal itu diungkapkan Berry dalam akun Instagram pribadinya. “Alhamdulillah di lancarkan semuanya hari ini udh resmi jadi Muhammad Berry Al Fatah Subhanallah #AwalBaru #HatiBaru #LembaranBaru,” tulisnya.



“Sekarang Saint Loco juga lebih berasa Indonesianya, lebih berasa Bhinneka Tunggal lka. Bukan cuma indahnya seagama, sekarang kan ada agama ini (Islam) juga,” katanya, seperti dilansir detikHOT, Senin (6/4/2015).

Dalam talkshow Sudut Pandang di MetroTv, Minggu, (21/06/2015) Berry menuturkan, setelah menjadi muallaf, Berry al-Fatah mulai mendalami Islam. Selama seminggu ia mulai belajar Shalat ,dan merasakan perubahan dalam dirinya.

“Hidup saya berubah. Hidup saya menjadi teratur. Saya bisa tidur tepat waktu dan terbangun dengan senyum. Saya juga bebas narkoba, tanpa terapi apapun.” tuturnya.

Sebelumnya Berry sempat merasa berada di titik terendah. Masalah dalam hidup menghampirinya, mulai dari disiram air keras pada 2013 hingga kandasnya rumah tangga Berry yang telah dibina enam tahun. Berry mengaku sempat minder.

“Ngerasa minder, sendiri, ditinggalkan, kehilangan anak. Situasi ekonomi, kondisi mental, kesehatan juga lagi enggak baik,” ujar Berry, seperti dilansir Detik, Kamis (9/4).


Direstui Ibu Masuk Islam, Berry Terharu

 Berry bersyukur. Keputusan ini mendapat dukungan dari keluarga dekat. Terutama sang ibu. “Alhamdulillah punya ibu yang sangat luar biasa. Awalnya beliau kaget, tapi pada akhirnya bisa merestui,” kata dia.

“Itu yang membuat saya terharu banget,” tambah pria yang kini mengubah namanya menjadi Muhammad Berry Al Fatah itu.

Tidak hanya keluarga. Rupanya sejumlah teman karibnya memberi dukungan penuh atas keputusan ini. Meskipun sekarang mereka beda keyakinan.

“Nah ini saya punya saudara yang luar biasa walaupun beda keyakinan justru yang paling menerima dan mendukung mereka. Awalnya kaget juga tapi intinya mereka sangat mendukung, saya bersyukur dari situ alhamdulillah,” ucap Berry.

Berry Manoch telah menjadi mualaf. Vokalis grup `Saint Loco` itu mengaku mengenal Islam dari sahabat dekatnya Essa , yang juga seorang mualaf.

“Saya mengamati sosok Essa bagimana menikmati hidup dengan santai, dan tenang tidak seperti apa yang saya lakuin dulu,” tutur Berry saat berbincang dengan Dream.co.id di Jakarta.

Perubahan hidup Essa itulah yang membuat Berry tertarik mempelajari Islam. Semakin hari, Berry semakin penasaran dan tertarik untuk mengikuti ajaran Islam yang dijalankan Essa.
“Mulai belajar salat, mengenal ilmu Tauhid dan hadis,” ungkap pemuda yang kini mengubah namanya menjadi Muhammad Beery Al Fatah itu.

Awalnya, tambah Berry, sangat sulit mempelajari Islam. Namun karena tekad bulat, dia terus belajar. “Kurang lebih setengah bulan lancar salat dan surat pendek segala macam belum sampai sebulan,” kata dia.
“Saya jadi terharu dengan waktu lumayan singkat bisa menghafal doa dan surat-surat untuk salat, bersykur banget,” tambah Berry
Berry Manoch, mengalami pergolakan batin sebelum memutuskan masuk Islam. Berry sempat tak percaya dengan jalan yang dipilih. Namun, setelah belajar Islam, akhirnya hatinya mantap untuk mengucapkan dua kalimat Syahadat.

“Saya terharu dan pernah menangis di kamar lalu bertanya sama Essa [sahabat Berry], ada apa ini,” tutur Berry saat berbincang dengan Dream di Jakarta, Senin malam.

Berry mengaku sebelumnya sama sekali tak tahu soal Islam. Dia  mengenal Islam sebagaimana dicitrakan negatif oleh berbagai media di luar negeri. Namun setelah belajar Islam, dia mengakui bahwa pikiran itu ternyata salah.

“Ternyata Islam yang diajarkan oleh Rasul ajaran kedamaian sejati, tidak seperti apa yang saya pernah pikirkan. Belajar dari ajaran sosok Rasul juga akhirnya mantap dan tidak menduga akan seperti ini di kehidupan saya,” ucap Berry.

Tak butuh waktu lama bagi Berry untuk menemukan Islam. Setelah dua setengah bulan belajar, keinginan untuk bersyahadat pun diwujudkan.

“Saya berpikir mungkin ini hidayah dari Allah. Rasanya terasa masih seperti mimpi,” ujar pria yang kini menggunakan nama Muhammad Beery Al Fatah itu.

Teman dekat Barry, Essa Muhammad. Seperti diketahui Barry mulai memeluk Islam sejak Jumat, 20 Maret 2015.

Esa mengatakan, Berry mengucapkan dua kalimat syahadat di Yayasan Indahnya Sedekah milik Essa Muhammad Foundation kawasan Jakarta Selatan.

"Tubuhnya gemetar, Alhamdulillah sekarang sudah mualaf. Sebenarnya dia tertarik untuk masuk islam dua bulan lalu, saya bilang pelajari dulu dan yakinkah hati," kata Essa saat berbincang dengan Dream.co.id.
Esa menambahkan, keputusannya memilih pindah keyakinan berasal dari dirinya sendiri. "Dia sendiri yang bilang ingin masuk Islam. Saya tidak mengajak atau memaksanya. Setelah dia mempelajari, dia pun yakin," tutur Essa.

Sejak menjadi mualaf, nama Barry pun berubah menjadi Muhammad Beery Al Fatah. Ketertarikan Berry dengan Islam diawali ketika dirinya mempedalam tentang dzikir.

"Saat dia belajar dizikir, Barry mengaku hatinya terenyuh. Kemudian dia menangis, tubuhnya semakin gemetar. Dia lalu ingat dengan dosa-dosanya, ingat kalau ada yang lebih besar dari dia. Di sini mungkin hidayah yang diterima kemudian memutuskan menjadi mualaf," ungkap Essa.

Jalan Barry menjadi mualaf diakui Essa bukanlah hal yang mudah. Pro dan kontra mewarnai perjalanan berhijrah pria yang pernah terkena siraman air keras ini.

"Sebelum masuk Islam, dia mengaku merasa tidak tenang. Terlebih saat musibah air keras itu, dirinya semakin berpikir mencari kenyamanan dan ketenangan hidup. Di sini Barry mulai ingin mengenal islam. Ada saja yang tidak suka, tetapi banyak juga yang mendoakan," kata Essa.

Tak hanya Barry yang menerima imbas berhijrah, Essa pun mengaku sering diteror yang diduga berasal dari penggemar atau orang terdekatnya.
"Saya juga diteror, bahkan diancam dibunuh. Mereka mungkin penggemar atau orang dekat Barry yang tidak suka, karena dulu dia itu pemuda yang taat dengan agama terdahulunya. Saya dibilang memaksa Barry jadi mualaf, padahal tidak," katanya.

Essa berharap hal ini tidak terus terjadi, "Keluarganya sudah tahu, ibunya Barry wanita yang bijaksana. Kaget sudah pasti, tetapi ibunya bilang kalau ini membuatnya bahagia ya jalanilah. Semoga tidak ada lagi yang menyalahkan orang lain atas hijrahnya Barry," harap Essa.
Tetap berbuat baik kepada orangtua, dan berdoalah Allah SWT memberi petunjuk dan membuka mata hatinya sebelum ajal menjemput mereka..
“Dan kami wajibkan kepada manusia agar(berbuat) kebaikan kepada kedua orang tuanya.
Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau patuhi keduanya. Hanya kepada-Ku tempat kembalimu, dan akan Aku beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”.(QS. Al - Ankabuut ayat 8)

Barry sang vokalis band hip rock Saint Loco mengaku telah mempelajari Islam beberapa bulan lalu. Sementara itu ia sendiri baru bersyahadat pada Januari lalu.
Para penggemar Saint Locco pun menyambut gembira keputusan Berry dan mendoakan semoga ia istiqomah dalam mempelajari & mengamalkan Islam yang benar hingga malaikat maut menjemput.


Paska penyiraman air keras bahkan Berry sempat phobia pada orang tak dikenal. Hidupnya merasa tak tenang. Dan alhamdulillah hal itu berubah sejak hidayah Allah SWT membukakan pintu kelapangan untuknya. 

Pelantun 'Di Balik Pintu Istana' itu menambahkan, insiden penyiraman air keras ke wajahnya membuat ia memerhatikan kehidupan seorang rekannya yang begitu tenang menjalani hidup

"Dari pas kesiram air keras, dari sanalah mulai banyak cobaan. Sampai satu titik memperhatikan teman. Ternyata teman aku ini dalam agamanya. Aku perhatiin dia di antara morat-marit hidup aku. Dia tetap rock n roll, cuma di satu sisi dia punya kehidupan normal, punya keluarga bahagia, nggak ngejar sesuatu sampai ambisius atau apa, tapi tetap dengan keadaan seperti itu dia punya kenikmatan," papar Beery.

Dari sana, Beery kerap bertukar pikiran dengan rekannya yang bernama Esa itu. Beery semakin tertarik mendalami Islam.
Berry pindah agama dan memeluk agama Islam karena dorongan hatinya, bukan karena dorongan siapapun.

“Saya percaya kepada Allah karena ketulusan esensi bukan karena propaganda institusinya, bagi saya di dunia hanya ada 2 macam manusia, baik & jahat apapun latar belakangnya,” tandasnya.


Video Wawancara Di MetroTV 21 juni 2015

Jadi Mualaf, Beery 'Saint Loco' Merasa Dikasih Kesempatan Baru





Beery 'Saint Loco' Sempat Anggap Islam Agama Rasis


Sebelum menjadi mualaf, Beery 'Saint Loco' sempat menganggap Islam adalah agama yang mengajarkan kekerasan dan rasis. Namun setelah menelaah lebih jauh, ia menemukan sosok Nabi Muhammad yang dianggapnya luar biasa.

Beery 'Saint Loco' Ceritakan Hal Ajaib yang Dialami Setelah Mualaf


Vokalis band 'Saint Loco', Beery Manoch mengaku mengalami hal ajaib ketika memeluk agama Islam. Ia bisa total terbebas dari ketergantungan narkoba tanpa rehabilitasi setelah menjalani ibadah shalat lima waktu.




Semoga tetap haus & tidak bosan mempelajari ilmu dan mengerjakan amalan Islam dari mana saja (Radio, TV, internet, jejaring sosial, datang langsung ke Masjid) yang benar sesuai Al-Quran & Hadist..
atau silahkan bergabung/diskusi di Mualaf Center Indonesia untuk memperdalam Ilmu Islam

http://mualaf.com

www.facebook.com/MualafCenter

atau datangi Pondok Pesantren yg mengajarkan ilmu Tauhid yg benar,
datangi pemimpin pondok pesantren

utarakan maksud & apa yang kalian inginkan
Insya Allah mereka akan membantu dengan ikhlas..

Ketenangan hidup seorang Muslim akan berbagai masalah hari ini, esok, dan juga kehidupan setelah mati..
karena Seorang Muslim/Muslimah bagaimana menyikapinya & tau apa yg harus dipersiapkan setelah mati..
juga berbagai masalah lainnya




 Hatinya akan dibuat tenang &  ia akan dibuat mengerti, ikhlas apapun ujian (kesenangan & kesukaran hidup) yang datang silih berganti
juga ajan diberikan petunjuk oleh Allah Azza Wa Jalla

Jika ia menyertakan Allah dalam segala hal serta berbagai urusan dalam hatinya..



Apabila seseorang masuk Islam kemudian baik keIslamannya, maka ia tidak disiksa azab kubur, maupun hari akhirat kelak atas segala  perbuatannya pada waktu masa lalunya, dengan tidak mengulangi perbuatan tersebut kembali..


”Barangsiapa mengucapkan ”Aku bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah semata tidak ada sekutu bagi-Nya dan bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. Serta Isa adalah hamba Allah dan anak salah satu hamba-Nya. Kalimat-Nya disampaikan kepada Maryam dan ruhnya berasal dari Allah. [Ia juga bersaksi) bahwa surga adalah benar adanya, neraka juga benar adanya; niscaya Allah akan memasukkannya ke surga dari delapan pintunya manapun yang ia kehendaki”. 
[HR. Muslim)

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

“Jika baik keIslaman seseorang di antara kalian, maka setiap kebaikan yang dilakukannya akan ditulis sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali"
HR. Muslim



Melihat dan menimbang kalau hijrah takut jadi anak durhaka ke orang tua dan keluarga. ???

Tidak patuh pada orang tua demi Islam dan tetap menghormati mereka adalah sikap terbaik yang sesuai dengan Islam.

Berbakti dan berbuat baik pada orang tua non-muslim itu tetap ada batasnya. Termasuk dalam wujud berbakti adalah mendoakan orang tua agar mendapat hidayah Islam dan agar murah rejeki.

Dalam QS Al-Ankabut:8 Allah berfirman:

وَوَصَّيْنَاالْإِنسٰنَ بِوٰلِدَيْهِ حُسْنًا وَإِن جٰهَدَاكَ لِتُشْرِكَ بِى مَا لَيْسَ لَكَ بِهِۦ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَآ إِلَىَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Artinya: Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

Kalau Anda jadi memilih Islam sebagai pedoman hidup dunia dan akhirat maka itu akan menjadi keputusan terbaik yang pernah Anda ambil. Dan itu tidak membuat anda menjadi anak durhaka karena tidak patuh pada larangan ibu sebagaimana disebut dalam Quran Surah Al-Ankabut 29:8 di atas.

Perlu diingat bahwa setelah anda masuk Islam, hubungan silaturahmi dan hubungan kekerabatan dengan ayah dan ibu tetap harus dijaga..
Kecuali melakukan perayaan / ibadah bersama mereka, tidak diperbolehkan..
Doakan agar ALLAH SWT memberikan cahaya hidayah kedalam hati mereka..
Semoga hati mereka belum keras dan mau menerima kebenaran

Dan orang-orang beriman, berserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan. Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di dalam surga) dan kami tidak mengurangi sedkitpun pahala amal (kebajikan) mereka. (QS. Ath Thur: 21).

Peringatan bagi kalian yang sudah terlahir sebagai Islam oleh orangtua,
namun perilakunya sangat jauh dari ajaran Islam..


Hanya tau ilmu, pernah mendengar berbagai apa kewajiban dan apa yang dilarang seorang muslim tanpa mengamalkannya juga tau maknanya..


dan bahkan keluar dari agama Islam dan mengingkari Allah SWT adalah Tuhan yg ESA/SATU , tidak berkeluarga, tidak berwujud, tidak menyerupai sesuatu benda/roh, meminta/berdoa selai kepada-Nya
dan tergelncir bisikan Iblis untuk menyekutukan-Nya dengan sesuatu..

Sehingga keluar dari  Islam..
DUNIA MUNGKIN BISA DIDAPATKAN
NAMUN TIDAK DENGAN KEHIDUPAN SETELAH MATI..
SIA-SIALAH KEBAIKAN/AMAL YG DILAKUKAN DI DUNIA..

Apa lupa janji Iblis dan juga sekutunya ?


“Dan berkatalah setan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu." Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.” 
(QS. Ibrahim: ayat 22) .


Dan katakanlah, Kebenaran itu datangnya dari Rabbmu, maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarkanlah ia kafir …” (TQS. al-Kahfi: 29)

Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.” (TQS. al-Kahfi: 104).
Allah Ta’ala ialah dzat yang maha kaya dan suci dari segala kekurangan, sekalipun semua manusia di muka bumi kufur kepada kepada-Nya, hal ini sama sekali tidak menjadikan Allah Ta’ala menjadi miskin.
“Jika kamu kafir maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman)mu”. 
(QS : Az Zumar ayat 7).


Lihatlah perjalanan panjang para Mualaf yang tidak mudah mencari sebenarnya siapa Pencipta Alam semesta ini, harus terusir dari rumah, tidak dianggap anak oleh orangtua, dijauhi/diejek/dikucilkan teman,keluarga/kerabatnya
karena mempertahankan Tiada Tuhan Yang Berhak Disembah Kecuali ALLAH
dan ingin ketenangan hati juga hari dimana ajal menjemput..

 kalian yang terlahir Islam namun perilakunya jauh dari Al-Quran & Hadits
bahkan mencemarkan ajaran Islam
Silahkan perTanggung jawabkan kelak di Padang Mahsyar


Jika sudah memutuskan kembali ke islam (Mualaf)
sebaiknya diberitahukan kepada keluraga, sahabat terdekat
agar ketika menjelang ajal wafat, dibimbing agar kalimat terakhirnya adalah Laa Ilaha illallah
jenazah dimakamkan menurut syariat Islam yg sederhana..



Sebenarnya tidak ada yg namanya masuk Islam atau Pindah Agama ke Islam.
karena pada hakikatnya sejak berada di alam rahim kita meng ESA kan Tuhan yaitu 
Allah SWT. Seperti risalah yang dibawa oleh para Nabi dan Rasul
“Tidaklah seorang yang dilahirkan itu kecuali dilahirkan dalam keadaan fitrah, kemudian kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nashrani atau Majusi sebagaimana seekor hewan yang melahirkan dalam kondisi lengkap, adakah kamu dapati dalam kondisi cacat?” (Muttafaq ‘Alaih dengan lafazh riwayat Muslim). Kemudian Abu Hurairah berkata: Bacalah –bila anda suka- ayat: “(Tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.”(Q.S. Ar-Rum ayat 30). 
Perjanjian setiap manusia di alam rahim
Dari ubay bin Ka’ab ia mengatakan, “Mereka (ruh tersebut) dikumpulkan, lalu dijadikan berpasang-pasangan, baru kemudian mereka dibentuk. Setelah itu mereka pun diajak berbicara, lalu diambil dari mereka janji dan kesaksian, “Bukankah Aku Tuhanmu?”, mereka menjawab “Benar”. Sesungguhnya AKU akan mempersaksikan langit tujuh tingkat dan bumi tujuh tingkat untuk menjadi saksi terhadap kalian, serta menjadikan nenek moyang kalian Adam sebagai saksi, agar kalian tidak mengatakan pada hari kiamat kelak, “Kami tidak pernah berjanji mengenai hal itu”.
Ketahuilah bahwasanya tiada Tuhan selain Aku semata, tidak ada Rabb selain diriKU, dan janganlah sekali-kali kalian mempersekutukanKU. Sesungguhnya Aku akan mengutus kepada kalian para RasulKU yang akan mengingatkan kalian perjanjianKU itu. Selain itu Aku juga akan menurunkan kitab-kitabKU”. Maka merekapun berkata, “Kami bersaksi bahwa Engkau adalah Tuhan kami, tidak ada Tuhan bagi kami selain hanya Engkau semata”.
Dengan demikian mereka telah mengakui hal tersebut. Kemudian Adam diangkat dihadapan mereka dan ia (Adam) pun melihat kepada mereka, lalu ia melihat orang yang kaya dan orang yang miskin, ada yang bagus dan ada juga yang sebaliknya. Lalu Adam berkata, “Ya Tuhanku, seandainya Engkau menyamakan di antara hamba-hambaMU itu”. Allah menjawab, “Sesungguhnya Aku sangat suka untuk Aku disyukuri”. Dan Adam melihat para nabi di antara mereka seperti pelita yang memancarkan cahaya pada mereka”. (HR. Ahmad)

Inilah peristiwa yang terjadi di Alam ruh, dimana setiap jiwa dari kita manusia telah diambil kesaksian dan melakukan perjanjian dengan Allah SWT, dengan Nabi Adam dan penduduk langit sebagai saksi. Secara fitrah kita memang lupa akan perjanjian itu, karena itu Allah mengingatkan sesuai dengan hadits di atas ; “Sesungguhnya Aku (Allah) akan mengutus kepada kalian para RasulKU yang akan mengingatkan kalian perjanjian KU itu..”

Dan dinyatakan juga dalam Alquran sebagaimana ayat, 


“Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah padahal Rasul menyeru kamu supaya kamu beriman kepada Tuhanmu. Dan sesungguhnya Dia (Allah) telah mengambil perjanjianmu, jika kamu adalah orang-orang yang beriman”. (QS. Al Hadiid, 57 : 8)

Karena itu kenyataan yang harus dihadapi oleh setiap manusia adalah; sesungguhnya tidak ada satu jiwa pun yang lahir ke dunia ini, kecuali Allah telah mengambil perjanjian dan kesaksian mereka ketika di alam ruh bahwa, Allah adalah Rabb mereka, dan Allah melakukan hal ini agar mengujinya dalam kehidupan dunia agar pada hari akhirat nanti tidak ada satupun manusia yang akan mengingkari tentang keEsaan Allah, atau agar tidak ada alasan manusia untuk mengatakan bahwa mereka mengikuti agama dari bapak dan nenek moyang mereka, sehingga mereka hidup di dunia dengan menyekutukan Allah SWT yang ESA menjadi berbilang.



Allah Ta’ala berfirman,
أَأَرْبَابٌ مُتَفَرِّقُونَ خَيْرٌ أَمِ اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ (39) مَا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِهِ إِلَّا أَسْمَاءً سَمَّيْتُمُوهَا

Manakah yang baik, tuhan-tuhan yang bermacam-macam itu ataukah Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa?” Kamu tidak menyembah yang selain Allah kecuali hanya (menyembah) nama-nama yang kamu membuat-buatnya”. (QS. Yusuf [12] : 39-40).

Q.S. Al-An'am ayat 21-27

21. وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَى عَلَى اللَّهِ كَذِبًا أَوْ كَذَّبَ بِآيَاتِهِ إِنَّهُ لا يُفْلِحُ الظَّالِمُونَDan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang membuat-buat suatu kedustaan terhadap Allah, atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Sesungguhnya orang-orang yang aniaya itu tidak mendapat keberuntungan.

22. وَيَوْمَ نَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ نَقُولُ لِلَّذِينَ أَشْرَكُوا أَيْنَ شُرَكَاؤُكُمُ الَّذِينَ كُنْتُمْ تَزْعُمُونَ Dan (ingatlah), hari yang di waktu itu Kami menghimpun mereka semuanya kemudian Kami berkata kepada orang-orang musyrik: "Di manakah sembahan-sembahan kamu yang dahulu kamu katakan (sekutu-sekutu Kami)?"

23. ثُمَّ لَمْ تَكُنْ فِتْنَتُهُمْ إِلا أَنْ قَالُوا وَاللَّهِ رَبِّنَا مَا كُنَّا مُشْرِكِينَ Kemudian tiadalah fitnah mereka, kecuali mengatakan: "Demi Allah, Tuhan kami, tiadalah kami mempersekutukan Allah".

24. انْظُرْ كَيْفَ كَذَبُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَفْتَرُونَ Lihatlah, bagaimana mereka telah berdusta terhadap diri mereka sendiri dan hilanglah daripada mereka sembahan-sembahan yang dahulu mereka ada-adakan.

25. وَمِنْهُمْ مَنْ يَسْتَمِعُ إِلَيْكَ وَجَعَلْنَا عَلَى قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً أَنْ يَفْقَهُوهُ وَفِي آذَانِهِمْ وَقْرًا وَإِنْ يَرَوْا كُلَّ آيَةٍ لا يُؤْمِنُوا بِهَا حَتَّى إِذَا جَاءُوكَ يُجَادِلُونَكَ يَقُولُ الَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ هَذَا إِلا أَسَاطِيرُ الأوَّلِينَ Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkan (bacaan) mu, padahal Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka (sehingga mereka tidak) memahaminya dan (Kami letakkan) sumbatan di telinganya. Dan jika pun mereka melihat segala tanda (kebenaran), mereka tetap tidak mau beriman kepadanya. Sehingga apabila mereka datang kepadamu untuk membantahmu, orang-orang kafir itu berkata: "Al Qur'an ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang dahulu".

26. وَهُمْ يَنْهَوْنَ عَنْهُ وَيَنْأَوْنَ عَنْهُ وَإِنْ يُهْلِكُونَ إِلا أَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ Mereka melarang (orang lain) mendengarkan Al Qur'an dan mereka sendiri menjauhkan diri daripadanya, dan mereka hanyalah membinasakan diri mereka sendiri, sedang mereka tidak menyadari.

27. وَلَوْ تَرَى إِذْ وُقِفُوا عَلَى النَّارِ فَقَالُوا يَا لَيْتَنَا نُرَدُّ وَلا نُكَذِّبَ بِآيَاتِ رَبِّنَا وَنَكُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ Dan jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka berkata: "Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman", (tentulah kamu melihat suatu peristiwa yang mengharukan).

Menjadi Islam atau Mualaf saja tidak cukup... 
Karena bisa saja oleh bisikan Iblis seorang manusia bisa menjadi murtad
(sombong tidak mengakui Allah SWT)

Biasanya akan banyak keajaiban maupun ujian hiudp setelahnya...
Hanya hamba iklhas dan sabarlah yg akan LULUS ujian-Nya

Surga hanya bisa didapatkan dengan keikhlasan atas segala sesuatu ketentuan maupun ujian dari-Nya untukmu,,
Jadilah seorang mukmin atau mukminat
Gunakan waktu hidupmu, akal, dan hatimu untuk berfikir
akan tanda-tanda kebesaran ALLAH SWT..
Sebelum semuanya terlambat..

Karena Menyesal setelah jiwa & badanmu tiba di alam kubur dan alam akhirat

tidak akan berguna..



references by berbagai sumber

 
Like us on Facebook