June 21, 2015

Masa Depan Twitter Diprediksi Akan Sama Dengan Blackberry

Seorang profesor dari Harvard Business School memandang mundurnya CEO Twitter Dick Costollo sebagai pertanda nasib buruk yang menanti perusahaan itu.

"Twitter dengan cepat berubah menjadi BlackBerry-nya media sosial," kata sang profesor, Bill George, sebagaimana dirangkum Kompas Tekno dari Business Insider, Senin (15/6/2015).


Tentu, George mengacu pada peruntungan BlackBerry yang terbalik dari awalnya memimpin pasar hingga kini menjadi anak bawang di ranah industri gadget.

Kalau tidak cepat bertindak, kata George, bukan tidak mungkin nasib Twitter bakal tak jauh berbeda dari BlackBerry.

"Mereka bahkan belum membentuk komite pencari (untuk menemukan pengganti Costollo) hingga sekarang," kata George yang juga pernah menjadi CEP Medtronics dan kini duduk di dewan direksi Goldman Sachs dan Exxon Mobile. "Apa yang mereka lakukan? Seluruh dunia sedang bergerak melewati mereka."

Lebih jauh, George menganjurkan agar Twitter melihat cara Google dan Facebook dalam mencari pimpinan inovatif dari luar lingkup perusahaan. Cara ini dipandangnya bisa mendorong perusahaan tumbuh ke arah baru.

Posisi yang ditinggalkan Costollo kini diisi oleh CEO sementara yang juga merupakan pendiri Twitter, Jack Dorsey. Beberapa pihak berpendapat bahwa Twitter memang tidak sedang mencari pengganti Costollo karena Dorsey berniat menjadi CEO permanen.

Kondisi perusaaan Twitter sendiri belum membaik semenjak harga sahamnya terjun bebas dari 50 dollar AS per lembar menjadi hanya 35 dollar AS, menyusul publikasi laporan keuangan yang mengecewakan pada Maret lalu.

Pada 2014, Twitter masih mencatat kerugian sebesar 578 juta dollar AS.






references by kompas

 
Like us on Facebook