November 19, 2015

Jenis - Jenis Fobia Makanan

Ada orang yang takut terhadap laba-laba atau ular. Namun, ternyata ada pula orang yang takut terhadap ikan, sayuran dan makanan-makanan lain.


ACEROPHOBIA: TAKUT TERHADAP RASA ASAM
Seseorang dengan fobia ini sangat menghindari beberapa makanan yang memiliki rasa yang asam seperti lemon, jeruk dan limau. Jika seseorang dengan aerophobia, mereka akan merasa cemas dan panik bahkan ketika minum ini

ALEKTOROPHOBIA: TAKUT TERHADAP AYAM
Penderita alektorofobia takut dengan ayam dan berbagai hal yang berkaitan dengannya, seperti: telur, bulu, bahkan ayam mati sekalipun. Dalam beberapa kasus khusus, sekedar ujaran atau ucapan yang mengandung kata “ayam” dapat membuat penderita fobia ini ketakutan luar biasa.


MYCOPHOBIA: TAKUT TERHADAP JAMUR
Jamur memang memiliki tampilan yang kurang menarik akan tetapi bahan makanan ini sangat lezat ketika sudah diolah menjadi saus atau topping. Orang dengan mycophobia akan merasa takut bahkan sesak nafas saat mengonsumsinya.


ALLIUMPHOBIA: TAKUT TERHADAP BAWANG PUTIH
Alliumphobia: ketakutan terhadap bawang putih. Penderita biasanya mengalami reaksi eksentrik setiap kali mereka melihat atau mencium bau bawang putih. Banyak orang yang 'memplesetkan' penderita alliumphobia sebagai jelmaan vampir.


ARACHIBUTYROPHOBIA: TAKUT SELAI KACANG MENEMPEL DI LANGIT-LANGIT MULUT
Arachibutyrophobia: ketakutan yang berlebihan pada selai kacang yang menempel di langit-langit mulut. Orang yang memiliki fobia ini akan sangat merasa terganggu atau malu untuk mengeluarkan selai yang terjebak di bagian atas mulutnya, terutama di tempat umum. Akibatnya, penderita fobia ini tidak akan makan selai kacang seumur hidup mereka.


ICHTHYOPHOBIA: TAKUT TERHADAP IKAN
Sangat disayangkan, makanan yang kaya akan vitamin seperti ikan baik dalam keadaan hidup atau mati sangat dihindari oleh penderita ichthyophobia. Pemicu timbulnya ketakutan adalah ketika penderita melihat tampilan ikan. Ketakutan itu muncul saat ia melihat mata ikan yang dianggapnya sangat besar dan tubuh ikan yang berlendir. Oleh karena itu, ia akan selalu mencoba menghindari laut yang terdapat banyak ikan atau ikan yang sudah matang dan siap untuk disantap.


LACHANOPHOBIA: TAKUT TERHADAP SAYURAN
Banyak anak yang diklaim memiliki fobia pada sayuran. Padahal sayuran memiliki nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Menurut beberapa ahli fobia sayuran dapat terjadi mungkin karena mereka pernah diceritakan atau mengetahui apa saja makhluk yang hidup dalam tanah, sesuatu yang menjijikan sehingga mereka takut.


MAGEIROCOPHOBIA: TAKUT TERHADAP KEGIATAN MEMASAK
Mageirocophobia sangat menghindari memasak, hal ini dapat menimbulkan kecemasan bagi mereka. Ada beberapa jenis ketakutan mageirocophobia yaitu beberapa orang hanya takut memasak dalam jumlah besar. Sementara beberapa orang lain takut untuk terkena percikan minyak panas saat menggoreng.


GEUMOPHOBIA: TAKUT TERHADAP CITA RASA/SELERA
Kita suka terhadap makanan yang mengeluarkan aroma, namun penderita geumophia benar-benar membencinya. Mereka bukan membenci makanan, tapi cita rasa dan selera terhadap makanan itulah yang mereka benci.

CIBOPHOBIA (SITOPHOBIA): TAKUT TERHADAP MAKANAN/MAKAN
Cibophobia atau rasa takut akan makanan adalah jenis phobia yang sangat kompleks dan dapat dengan cepat berkembang menjadi sebuah bentuk obsesi. Cibophobia seringkali disalahpahami dan dicampuradukkan dengan anorexia, sebuah gangguan dalam kebiasaan makan. Perbedaan utamanya adalah pada anorexia, penderitanya memiliki rasa takut dan kecemasan akan akibat dari makanan yang ia makan terhadap tubuhnya. Sedangkan cibophobia adalah rasa takut akan makanan itu sendiri.
Gejala cibophobia termasuk yang paling sulit dikenali.

Menghindari makanan adalah salah satu yang paling umum. Makanan-makanan yang terlihat agak menjijikkan seperti mayonaise dan susu adalah jenis makanan yang biasa ditakuti. Kebanyakan penderita cibophobia memiliki perhatian yang berlebihan akantanggal kadaluarsa suatu makanan, seringkali dijumpai penderita cibophobia mengendus makanan dengan berlebihan walaupun makanan tersebut memiliki tanggal kadaluarsa yang masih jauh. Saat memasak, penderita cibophobia seringkali menunjukkan perilaku yang berlebihan seperti memasak makanan hingga gosong atau hangus. Gejala yang lain adalah menghindari restoran karena makanan di restoran diolah di luar kontrol mereka, menghindari makanan seafood jika sedang berada jauh dari laut karena takut tidak segar, atau membuang makanan yang masih bagus karena berpikiran makanan tersebut telah basi.
Penyebab cibophobia belum dapat diketahui dengan pasti, namun beberapa ilmuwan memperkiran pengalaman traumatis di masa lalu dapat menyebabkan orang menderita cibophobia.


Ada yang ingin mnambahkan ? tinggalkan komentar dibawah ini..


references by msn


 
Like us on Facebook