February 17, 2016

Microsoft Lumia 650 Versi Alumunium Amoled dan Windows 10 Rilis

Sejak mengakuisisi Nokia, Microsoft baru mengeluarkan tiga varian perangkat Windows 10. Mereka adalah Lumia 950/950 XL dan Lumia 550. Pekan ini, raksasa software komputer itu menambah jajaran handsetnya dengan mengumumkan kehadiran Lumia 650.

Pada lembar spesifikasi, smartphone mengusung layar 5.0 inci 720p, dimensi yang sama dengan Lumia 550, tapi sangat berbeda, karena Lumia 650 kali ini mengusung teknologi panel AMOLED. Microsoft mengklaim bahwa layarnya adalah yang paling indah yang pernah dimiliki untuk range harga ini.


Chipset Snapdragon 212 bertanggung jawab mengoperasikan Windows 10 (tapi tidak ada fitur Continuum) dan CPU quad-core Cortex-A7 dengan kecepatan 1.3GHz. Dipadu 1GB RAM dan penyimpanan internal 16GB yang bisa diekspan melalui microSD. Departemen pencitraan menghadirkan kamera utama 8MP (sensor tipe 1/4 inch, 28mm equiv. focal length, dan bukaan f/2.2), sementara di bagian depan terdapat sensor 5MP di belakang lensa f/2.2.

Pengguna akan mendapat set lengkap pilihan konektivitas dengan multi-band 2G/3G/4G, dan LTE Cat 4 (150Mbps bawah, 50Mbps up). Juga ada Bluetooth v4.1, NFC Wi-Fi, 802.11b/g/n, dan GPS dengan A-GPS, GLONASS, dan Beidou. Smartphone versi dual-SIM juga tersedia.



Lumia 650 menawarkan bingkai aluminium padat, dengan back cover yang bisa diganti. Usai peluncuran, akan tersedia dalam skema warna hitam dan putih. Smartphone memiliki bobot 122g dengan dimensi cukup ramping 142×70.9×6.9mm. Di dalamnya, ada baterai kapasitas 2.000mAh yang bisa dicopot-pasang.

Belum dipastikan tersedia di Indonesia, namun sepertinya Lumai 650 akan beredar di Tanah Air. Kendati belum ada keterangan resmi, Irwan Hermawan, Marketing Manager Microsoft Devices, Indonesia, menanggapi “Sementara belum ada konfirmasi. Mohon tunggu update berikutnya,”

Di Inggris, Lumia 650 dibanderol £160 atau setara dengan Rp3,08 juta. Sementara di Jerman, Itali, dan Perancis, handset dilego €230 atau Rp3,43 juta, dan baru tersedia mulai lusa (18/2/2016).


Lumia 650 merupakan smartphone segmen kelas menengah dari Microsoft.  Perusahaan asal Redmond, Amerika Serikat ini juga merilis ponsel Lumia 650 untuk mendukung kebutuhan bisnis pengguna.
Sayangnya, Microsoft tidak membekali Lumia 650 dengan otentikasi biometrik dan fitur Continuum dari Windows 10 Mobile. Jadi, smartphone ini tidak bisa diubah menjadi PC layaknya kemampuan milik Lumia 950 dan 950 XL.

Beberapa analisis memperkirakan langkah ini dilakukan untuk mengurangi biaya produksi. Sebab, dukungan sensor biometrik dan prosesor untuk dual layar membutuhkan dana yang tak sedikit. Microsoft diperkirakan memilih langkah tersebut agar tetap dapat memproduksi smartphone terjangkau.








references by selularid, gsmarena

 
Like us on Facebook