April 29, 2016

Kenapa Rata - Rata Orang Jepang Panjang Umur?


Orang-orang Jepang terkenal memiliki harapan hidup yang tinggi. Umumnya, masyarakat Jepang memiliki harapan hidup mencapai usia 80 hingga lebih dari 100 tahun.


Dari 10 daftar wanita berusia paling panjang, empat di antaranya berasal dari Jepang. Sementara, untuk pria berusia paling panjang di dunia, dipegang oleh pria asal Jepang yang berusia 111 dan 112 tahun.

Lantas apa rahasia mereka panjang umur? Berikut rahasia panjang umur masyarakat Jepang yang dilansir dari Boldsky.

1. Gabungan pengobatan modern dan alami

Selain memiliki pengobatan modern yang canggih, masyarakat Jepang juga terkenal masih mengandalkan pengobatan secara alami. Hal ini dinilai dapat membantu kesehatan masyarakat Jepang.

2. Konsumsi ikan segar

Jika dibandingkan mengonsumsi daging merah, masyarakat Jepang lebih gemar mengonsumsi ikan segar. Pasalnya, ikan kaya akan nutrisi serta vitamin dan memiliki lemak jenuh yang lebih sedikit dibandingkan daging merah.

3. Suka kebersihan

Jepang termasuk negara paling bersih di dunia. Bahkan, buku pinjaman di perpustakaan Jepang akan disterilisasi dengan teknik sinar UV untuk mematikan segala bentuk kuman yang menempel setelah dipinjam.

4. Gemar sayuran

Setiap makan, masyarakat Jepang selalu mengonsumsi sayuran. Sayuran memiliki antioksidan dan phytochemicals yang dapat mencegah kanker serta penyakit berbahaya lainnya.

5. Kerap Olahraga 

Kehidupan masyarakat Jepang, tak lepas dari olahraga. Bersepeda/berjalan kaki untuk setiap aktifitasnya Bahkan, budaya Jepang memiliki unsur gerakan olahraga, seperti karate dan sumo.

6. Makan secukupnya

Penelitian mengungkapkan, kebiasaan makan orang Jepang yang tak makan sampai perut penuh ternyata berpengaruh pada harapan hidupnya.

7. Menikmati hidup

Meski sibuk, masyarakat Jepang tetap dapat menikmati hidup. Mereka juga aktif dalam kegiatan komunitas dan melakukan banyak aktivitas sosial.

8. Sadar kesehatan 

Masyarakat Jepang sadar akan kesehatan. Mereka rutin memeriksakan kesehatan secara berkala. Menurut mereka, menunda ke dokter bisa membuat penyakit menjadi lebih parah.


references by sindonews
images by .burpple.com/

 
Like us on Facebook