September 23, 2016

Varian Virus Ransomware Akan Incar Perangkat Pintar di Masa Depan

Ransomware merupakan salah satu ancaman keamanan siber yang sempat menghebohkan. Pun demikian, malware pengambil uang ini hanya menyasar perangkat tertentu seperti komputer, tablet, atau smartphone.


Namun hasil penelitian terbaru menemukan ancaman malware dapat berdampak lebih luas. Apalagi kemungkinan di masa depan banyak perangkat pintar yang saling terhubung.

Dikutip dari laman ZDNet, Kamis (22/9/2016), peneliti Intel Security baru saja menemukan kerentanan di sistem hiburan dari mobil pintar sebuah pabrikan. Hal itu memungkinkan kriminal memasang malware di sistem kendaraan tersebut.


Dalam demonstrasi yang diperlihatkan peneliti, malware ini bisa menginfeksi sistem suara untuk memainkan musik terus menerus. Karenanya, ada kemungkinan celah ini dapat digunakan untuk menyusupkan file berbahaya.

Tak sekadar sistem audio, bahkan ada kemungkinan sistem kendaraan dan keamanan juga berhasil dibobol oleh malware ini. Pun demikian, bukan berarti sistem tersebut tak bisa diatasi.

Salah satu yang dapat diantisipasi adalah pemisahan antara sistem mesin dan sistem lainnya. Kondisi itu memungkinkan sistem yang terjangkit malware tak akan berpengaruh pada sistem lain.

Selain kendaraan pintar, para peneliti juga menemukan router internet di rumah dapat terjangkit file berbahaya ini. Biasanya perangkat itu dibekali sistem masuk yang standar, dan mudah dibobol oleh malware berbahaya.

Ciri-ciri PC/Komputer/Laptop terinfeksi ransomware


Gejala awal yang timbul sebuah komputer atau laptop terinfeksi sebuah ransomware adalah, kinerja yang tidak maksimal alias melambat mirip saat terkena virus atau malware. Lalu yang paling nampak adalah, semua data penting seperti dokumen, lagu, video atau foto berubah ekstensi file-nya menjadi ekstensi yang tidak lazim, Misal data dokumen foto yang biasanya memiliki ekstensi JPEG, JPG atau PNG berubah menjadi cerber3 atau lainnya.

Lalu saat hendak membuka file tersebut, muncul sebuah pesan yang berisikan informasi (bisa melalui sebuah file TXT atau melalui wallpaper) bahwa data pada perangkat komputer atau laptop telah dikunci dan meminta tebusan bila ingin mengakses file tersebut. Nominalnya pun bervariatif, mulai dari 1 Bitcoin yang bila dikonversikan sekitar 8 juta Rupiah, hingga puluhan juta. Alamat yang ditujukan pun memiliki domain yang bermacam-macam, salah satunya dengan domain .onion yang mana hanya dapat diakses dengan menggunakan browser TOR.

Penyebaran ransomware ini sangat banyak sekali, mulai disisipkan pada sebuah program, melalui spam email atau bisa juga melalui sebuah iklan di sebuah situs yang sudah disisipi dengan kode-kode ransomware tersebut.

Untuk langkah mengantisipasi terkena ransomware sendiri antara lain:


  • Selalu perbarui sistem operasi dan anti virus yang digunakan dengan versi terbaru. Penggunaan sistem operasi yang selalu di-update memungkinkan menutup celah perederan ransomware. Begitu juga dengan anti virus, apalah gunanya anti virus bila tidak pernah di perbarui, sama saja anti virus tersebut tidak dapat berbuat banyak karena tidak dapat mengidentifikasi virus, malware dan ransomware jenis baru. 
  • Jangan download dan install sendiri program, game sembarangan 
  • Hindari situs yang kurang meyakinkan dan tidak jelas asal-usulnya. Kebanyakan situs sekarang memiliki sebuah iklan yang digunakan untuk menarik pengunjung untuk melakukan klik pada iklan tersebut, Padahal ransomware juga bisa disisipkan melalui sebuah kode-kode dalam tampilan berbentuk layaknya sebuah iklan. 
  • Jadi kami sarankan jangan kunjungi situs seperti situs yang berisi game atau software, situs porno . 
  • Bila Anda mendapatkan sebuah email dengan pesan yang tidak jelas dan terdapat sebuah lampiran file yang mencurigakan jangan Anda unduh lampiran tersebut. Cukup abaikan saja dan hapus email tersebut karena lampiran yang dikirimkan terdapat malware yang dapat merusak sistem perangkat komputer atau laptop Anda. 
Computer Stress image courtesy of Shutterstock

Nah itulah informasi mengenai ransomware yang sedang ramai menginfeksi PC/Laptop dan komputer..
Tetap berhati-hati..jangan sampai semua data penting mu hilang begitu saja atau bahkan PC/Laptop mu menjaid rusak...





references by liputan6, beritateknologi,


 
Like us on Facebook