November 4, 2016

Saling Berpegangan Pundak, Rombongan Tunanetra Ikuti Aksi Bela Islam

Tujuh pria berjalan beriringan keluar dari Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (4/11/2016).Mereka saling berpegang di pundak teman yang berada di depannya. Pada barisan paling depan, seorang pria memegang tongkat menuntun jalan rombongan itu.


Mereka ternyata tergabung dalam Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia asal Jakarta.

"Kita ada 20 orang yang ikut aksi damai," kata Ajat Sudrajat (38) asal Jakarta Timur.

Kelompok mereka terpencar saat berhenti di halte Transjakarta Juanda pada pukul 10.30 WIB. Rombongan terdiri dari lima perempuan sedangkan sisanya laki-laki.

"Kita berpencar tapi tetap saling berhubungan karena satu ketua rombongan membawahi tujuh orang," kata Ajat sambil berjalan keluar Masjid Istiqlal.
Ajat menuturkan keterbatasan dirinya yang tidak dapat melihat merupakan tantangan dalam mengikuti aksi damai.

Ajat mengatakan dirinya harus menjaga ketujuh orang agar tetap dalam rombongan menuju Istana Negara.

"Ini ujian bagi kita. Kita mengharap ridho Allah SWT," kata Ajat tersenyum.

Walau mereka tak disambut Presiden di Istana, bahkan Presiden pergi entah untuk urusan apa dan tidak menerima langsung perwakilan massa aksi Umat Islam ini...

Tapi mereka-mereka ini insya Allah akan menjadi tamu Allah yang dimuliakan kelak di akhirat, berkumpul dengan para pembela-pembela Al-Quran.

Mereka memang buta matanya, tapi hati mereka hidup. Hidup oleh kecintaan pada Al-Quran.

Ya Allah, kami menjadi saksi perjuangan dan pengorbanan mereka di jalanMu. Ridloilah mereka dan kami semua, serta kumpulkan kami semua fii jannatin na'im.


references by

 
Like us on Facebook