April 20, 2017

Tarif Harga Listrik April Mei Juni Juli 2017

Pada semester awal 2017, akan terjadi transisi golongan 900VA akan dipecah menjadi 900VA subsidi dan 900VA non-subsidi.  dan hingga Juli 2017 listrik subsidi akan dicabut. PLN hanya sebagai ujung tombakoperator pelayanan listrik ke masyarakat. Semua kebijakan ada pada pemerintahan yang sedang berkuasa saat ini



Seperti diketahui sebelumnya, TTL terdiri dari 37 golongan tarif. 12 golongan tarif yang diberlakukan mekanisme TA adalah tarif yang tidak disubsidi pemerintah. 12 golongan tarif tersebut adalah sebagai berikut:
  1. R1 Rumah Tangga kecil di tegangan rendah, daya 1.300 VA
  2. R1 Rumah Tangga kecil di tegangan rendah, daya 2.200 VA
  3. R1 Rumah Tangga menengah di tegangan rendah, daya 3.500 sd 5.500 VA
  4. R3 Rumah Tangga besar di tegangan rendah, daya 6.600 VA ke atas
  5. B2 Bisnis menengah di tegangan rendah, daya 6.600 VA sd 200 kVA
  6. B3 Bisnis besar di tegangan rendah, daya di atas 200 kVA
  7. P1 Kantor Pemerintah di tegangan rendah, daya 6.600 VA sd 200 kVA
  8. I3 Industri menengah di tegangan menengah, daya di atas 200 kVA
  9. I4 Industri besar di tegangan tinggi, daya 30 MVA ke atas, dan
  10. P2 Kantor Pemerintah di tegangan menengah, daya di atas 200 kVA
  11. P3 Penerangan Jalan Umum di tegangan rendah, dan
  12. L Layanan Khusus

Selain 12 golongan tarif tersebut, mulai 1 Januari 2017 terdapat penambahan 1 golongan tarif baru, yaitu rumah tangga mampu dengan daya 900 VA (R-1/900 VA-RTM).

Golongan tarif ini dahulu merupakan golongan tarif R-1/900 VA. Dengan adanya kebijakan pemerintah dalam memberikan subsidi tepat sasaran, maka golongan tarif R-1/900 VA khusus masyarakat mampu akan diberlakukan kenaikan bertahap setiap 2 bulan.

Kenaikan dimulai 1 Januari 2017. Kemudian, 1 Maret 2017, 1 Mei 2017 dan 1 Juli 2017 akan disesuaikan bersamaan dengan 12 golongan tarif lainnya yang mengalami penyesuaian tiap bulannya.



Tarif April-Juni 2017 (klik gambar untuk memperbesar)

Tarif Dasar Listrik Subsidi

GolonganKondisiTarif (Rp /kWh)
R1 450VAsubsidi415
R1 900VA subsidi khusus bagi rakyat miskinsubsidi605
R1 900VA penyesuaian Januari-Februari 2017Penyesuaian Naik 30%
Tahap 1
791
R1 900VA penyesuaian Maret-April 2017Penyesuaian Naik 30%
Tahap 2
1034
R1 900VA penyesuaian Mei-Juni 2017Penyesuaian Naik 30%
Tahap 3
1352
R1 900VA penyesuaian Juli 2017 dstnon-subsidisama dengan tarif 1300VA




Batas Pembayaran Tagihan Listrik Setiap Bulan

waktu pembayaran rekening listrik adalah dari tanggal 5 sampai dengan tanggal 20 setiap bulannya. Lewat dari tanggal tersebut akan dikenakan biaya DENDA keterlambatan.

Anda harus melunasi pembayaran tagihan listrik. Karena setelah lewat tanggal tersebut Anda akan mendapatkan surat listrik Anda akan diputus. Walaupun bulan-bulan sebelumnya Anda tidak pernah melakukan tunggakan, tidak ada dispensasi. Sejak awal pemasangan listrik, dalam surat perjanjian jual beli dituliskan mengenai persyratan dan waktu pembayaran rekening listrik setiap bulannya.

Selain dapat membayar di Payment Point Online Banking (loket PPOB), pelanggan memiliki alternatif lain dalam memilih tempat pembayaran rekening listrik diantaranya melalui
  • ATM 
  • Kantor Pos
  • Indomaret
  • Alfamart 
  • SMS Banking, Internet Banking atau Mobile Banking.
  • Atau Channel/Lokasi/Tempat lainnya

Kebijakan ini berlaku sejak 1 Januari 2015 sesuai dengan Permen ESDM No. 31 Tahun 2014. Tariff adjustment diberlakukan setiap bulan menyesuaikan 3 faktor, yaitu : perubahan nilai tukar rupiah, harga bahan bakar, dan inflasi bulanan.

PERATURAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL. REPUBLIK INDONESIA. NOMOR 28 TAHUN 2016
 http://www.djk.esdm.go.id/pdf/Coffee%20Morning/November%202016/6.%20Permen%20ESDM%20No.%2029%20Th%202016.pdf


Apabila dikalkulasi, maka tagihan rekening listrik pelanggan 900 VA non-subsidi akan meningkat dari angka saat ini Rp74 ribu menjadi Rp180 ribu pada Mei 2017 atau ketika subsidi sepenuhnya dicabut. Dengan kata lain, anggaran masyarakat untuk membayar tagihan listrik 900 VA akan melonjak 143 persen dalam enam bulan mendatang. Atau bisa 2 kali lipat atau 3 kali lipat dari tagihan listrik bulanan yang biasanya dibayarkan.


Dengan mekanisme tariff adjustment, harga listrik menyesuaikan kondisi pasar. Tarif dasar listrik non-subsidi per Maret 2017 adalah Rp 1467,28 / kWh. dan mungkin bakan bertambah lagi pada bulan Mei dan Juli 2017


Berapa Sebenarnya Daya Listrik Yang Kita Pakai Sehari-hari Di Rumah


 Berikut ini adalah jenis-jenis alat-alat listrik yang rata0rata sering digunakan dalam sebuah rumah tangga:
  1. Lampu listrik
  2. Alat setrika listrik
  3. Alat listrik untuk memasak
  4. Alat listrik untuk mencuci
  5. Alat pompa air listrik
  6. Alat listrik untuk mengatur suhu ruangan
  7. Alat listrik untuk hiburan
  8. Peralatan komunikasi
  9. Perangkat komputer
  10. Penyimpan dan pendingin makanan
Satu kWh itu berarti pemanfaatan energi listrik sebesar 1000 Watt dalam waktu 1 jam. Ilustrasi/perkiraan mudahnya begini:
  • Menyalakan setrika 250 Watt selama kisaran 2 jam (1kWh)
  • Masak/Menghangatkan nasi dengan rice cooker 100 Watt selama kisaran 1 jam (0,1kWh)
  • Menyalakan 40 lampu 25 Watt selama kisaran 1 jam (1kWh)
  • Nonton TV 21”, 50 Watt selama kisaran 19 jam (1kWh)
  • Menyalakan Kulkas 100 Watt selama kisaran10 Jam (1kWh)

CARA MENGHITUNG REKENING LISTRIK

Hal pertama yang perlu diketahui adalah harga per kwh dari instalasi listrik terpasang di rumah, karena setiap kapasitas listrik terpasang memiliki harga per kwh yang berbeda. Ada dua cara untuk mendapatkan nilai ini, yaitu menanyakan langsung kepada PLN atau menghitung sendiri.

Jika hendak menghitung sendiri, kita perlu mendapatkan rata-rata nilai per kwh dari pemakaian listrik selama sebulan di rumah.

Misalnya, instalasi listrik terpasang 1300 VA dengan pemakaian daya bulan kemarin sebesar 243 kWh 0 dan biaya yang harus dibayarkan kepada PLN adalah sebesar Rp. 210.000,-.

Maka harga listrik rata-rata per kwh-nya adalah :
= Rp. 210.000,- / 243 kWh
= Rp. 864,2,- per kWh
atau sama dengan :
= Rp. 864,2 / 1.000
= Rp. 0,8642,- per Watt.

Harga listrik per kwh sebesar Rp. 864,2,- ini merupakan nilai dasar untuk mendapatkan besar biaya pemakaian setiap perangkat elektronik di rumah. Walaupun (mungkin) tidak 100% sama dengan nilai per kwh yang disosialisasikan oleh PLN, nilai ini adalah nilai real (nyata) yang berlaku dan harus dibayarkan setiap bulannya oleh kita untuk memenuhi kebutuhan daya listrik di rumah.

Perhitungan harga per kWh listrik di atas adalah contoh. Anda harus menghitung berdasarkan biaya rekening bulanan dan pemakaian daya listrik di rumah terlebih dulu. Sehingga hasil perhitungan sesuai dengan nilai harga per kwh listrik yang berlaku di rumah anda.

Setelah mengetahui harga per kWh, kita tinggal menghitung besar pemakaian daya untuk pengoperasian sebuah / beberapa perangkat elektronik yang ada di rumah.

Berdasarkan metode pengoperasian-nya, konsumsi daya perangkat elektronik di bagi menjadi dua, yaitu statis (tetap) dan dinamis (berubah-ubah). Pengertian dari konsumsi daya statis adalah perangkat akan mengkonsumsi jumlah daya yang sama terus menerus dari awal pengoperasian hingga akhirnya dimatikan / mati dengan sendirinya (otomatis).

Sedangkan pengertian konsumsi daya dinamis adalah perangkat hanya mengkonsumsi daya berdasarkan kondisi / ukuran tertentu. Kondisi / ukuran tersebut ditentukan oleh sebuah suku cadang tambahan yang sudah ada di dalam perangkat tersebut. Suku cadang tambahan ini berfungsi sebagai penentu dan pemicu kapan mesin harus menyala atau mati secara otomatis dan berkesinambungan.


Rekening listrik, seperti diketahui, merupakan biaya yang wajib dibayar pelanggan setiap bulan. Ada beberapa komponen dalam menghitung rekening listrik:

1. Biaya Beban: Adalah biaya yang besarnya tetap, dihitung berdasarkan daya kontrak. Khususnya untuk golongan tarif H-3, I-4 untuk tanur busur dan I-5 Biaya Beban dihitung berdasarkan pembacaan kVA Max.

2. Biaya Pemakaian (kWH): Adalah biaya pemakaian energi, dihitung berdasarkan jumlah pemakaian energi yang diukur dalam kWh. Untuk golongan tarif tertentu, pemakaian energi ini dipilih menjadi dua bagian yaitu: Pemakaian WBP dan pemakaian LWBP Untuk golongan tarif R-2 Biaya Pemakaian dihitung berdasarkan sistem blok

3. Biaya Kelebihan kVARh: Adalah biaya yang dikenakan untuk pelanggan-pelanggan Golongan Tarif S-4, SS-4, U-3, H-2, H-3, I-3, I-4, I-5 dan G-2, jika faktor daya rata-rata bulanan pelanggan kurang dari 0,85 induktif.

4. Biaya Pemakaian Trafo/Sewa Trafo: Adalah biaya yang dikenakan untuk pelanggan tertentu, yang tidak dapat menyediakan trafo sendiri.

5. Pajak Penerangan Jalan (PPJ): Adalah pajak yang dipungut oleh Pemerintah Daerah (Pemda) berdasarkan Peraturan Daerah (Perda). Besarnya pajak juga ditentukan oleh Perda. Komponen ini disetorkan ke Kas Pemda, dan masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD).

6. Biaya Materai: Besarnya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Berikut ini adalah contoh rekening yang dikenakan sistem blok dan contoh rekening yang dikenakan tarif ganda. Contoh perhitungan Rekening Listrik:

7. Biaya Administrasi Biaya yang dibebankan kepada pelanggan saat membayar listrik

Contoh # 1 

Tuan Singgodimedjo pelanggan tarif R2 dengan daya tersambung 2200 VA. Stand kWh - Meter yang dicatat pada akhir Pebruari 93 adalah 070016, dan yang dicatat bulan sebelumnya adalah 069325. Berapa rekening listrik yang harus dibayar untuk periode tersebut?

Jawab: Pemakaian Kwh = Stand meter akhir - Stand meter yang lalu
= 70016 - 69325 = 691 kWh

1. Biaya Beban = 2200 VA x Rp. 4.020,-/kVA

 = 2,2 kVA x Rp. 4.020,-/kVA = Rp. 8.844, dibulatkan = Rp. 8.845,-

2. Biaya Pemakaian Blok I = 60 jam x 2,2 x Rp. 96,50 = 132 x Rp. 96,50 = Rp. 12.738,- dibulatkan = Rp. 12.740,-

3. Biaya Pemakaian Blok II = (Pemakaian Total - pemakaian Blok I) x Rp. 147,-
= (691 - 132) x Rp.147,- = Rp. 82.173,- dibulatkan = Rp. 82.175,- -

Biaya Beban = Biaya Pemakaian = Rp. 103.760,-

4. Pajak Penerangan Jalan = 3 % x Rp. 103.760,- = Rp. 3.115,-

5. Biaya Materai Rp. 500,- -

Total rekening yang harus dibayar = Rp. 107.375,-




Dengan tarif terbaru 2017, token/voucher listrik 50 ribu dapat berapa kWh? 

Silakan klik aplikasi online dibawah ini :




JADI NANTI JANGAN MEMARAHI PETUGAS LOKET & KAGET 
JIKA TAGIHAN LISTRIK BULANAN NAIK 2x LIPAT atau BAHKAN 3x LIPAT  DARI BULAN-BULAN SEBELUMNYA
ATAU TOKEN/VOUCHER LISTRIK DIRUMAH CEPAT HABIS/BUNYI MEMINTA DIISI .

 


references by berbagai sumber

 
Like us on Facebook