July 25, 2017

Kenapa Pertandingan Perseru Serui vs Persib Bandung Tidak Live di TV?

Sebelumnya PT Liga Indonesia Baru (LIB) meminta Perseru bermarkas di Jayapura, karena Stadion Marora tak lolos verifikasi. Salah satu yang dianggap sebagai permasalahan adalah transportasi.
Edy mengungkapkan, selama ini sering ada keluhan yang disampaikan peserta Liga 1. Edy mencontohkan Sriwijaya FC yang harus mengeluarkan dana hingga Rp400 juta untuk melakoni laga tandang ke Serui.


Setelah sempat dinyatakan tidak lolos verifikasi, ketua umum PSSI Edy Rahmayadi akhirnya mempersilakan Perseru Serui tetap memakai Stadion Marora untuk menjamu lawan-lawannya di Liga 1 2017.

Namun setelah mendapat garansi dari pemerintah setempat terkait transportasi udara, akhirnya pria yang juga menjabat sebagai panglima komando strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) ini mengizinkan Perseru bermarkas di Marora.

“Mereka menyanggupi ada pesawat yang mampu menampung 50 orang. Sebelumnya pesawat reguler ke sana hanya bisa membawa 12 penumpang. Saya izinkan bermain di Serui. Bangsa ini bukan Indonesia tanpa Serui.”

Faktor jarak menjadi kendala utama bagi stasiun televisi untuk menyiarkan laga ini.

"Memang cukup kesulitan untuk live di Serui, karena tidak ada pesawat yang bisa langsung membawa muatan untuk alat produksi yang sampai 2 ton. Itu mencakup kamera yang sampai delapan hingga pendukung seperti switcher," ujar Direktur Kompetisi, Ratu Tisha Destria seperti dikutip dari Goal Indonesia.

"Sedangkan, pesawat ke sana hanya maksimal 400kg, tak mungkin melakukan pengangkutan berulang kali karena biayanya besar. Mungkin kita akan coba yang memungkinkan untuk pakai kamera tenteng biasa, kita akan coba alternatif lain," lanjutnya.


Persib Bandung menjadi klub yang paling digandrungi penonton layar kaca pada periode April-Mei 2017. Sejauh ini, tim berjulukan Maung Bandung tersebut mendominasi rating televisi buat urusan sepak bola. Hal itu diungkapkan Director of Tvone, David E Burke, saat peresmian kerja sama dengan layanan Subscription Video on Demand (SVoD), Iflix, untuk penayangan Liga 1 dan Liga 2 . Hal ini dikarenakan supporter Persib Bandung yang memiliki fans disetiap wilayah Indonesia

Untuk juml;ah penonton yang hadir di stadion, Laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta pada putaran pertama pekan ke-16 Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Bandung, Sabtu (22/07/17), memecahkan rekor sebagai pertandingan yang paling banyak menghadirkan penonton ke stadion. Total ada 36.545 penonton yang hadir di Stadion GBLA.

rekor penonton yang sebelumnya dipegang Persib kontra Arema FC, pada pembukaan Liga 1, 15 April lalu. Ketika itu, penonton yang hadir berjumlah 34.150 penonton.

Hal itu membuat Persib menjadi tim yang memegang rekor jumlah penonton laga kandang terbanyak di stadion dengan 185.135 penonton. Persija Jakarta membuntuti di posisi kedua dengan total 181.818 penonton.

PSM Makassar berada di posisi ketiga dengan jumlah 92.555 penonton. Persela Lamongan di luar dugaan ada di posisi keempat dengan jumlah  90.268 penonton. Arema FC menyusul di posisi kelima dengan 81.714 penonton.

Berdasarkan penelusuran Google Maps, Persib harus menempuh jarak 5354 kilometer untuk sampai ke Serui dari Kota Bandung. Lebih jauh dibandingkan perjalanan menuju Jayapura yang menempuh jarak 4981 kilometer.


Tim Maung Bandung harus menggunakan pesawat kecil dari Biak untuk sampai ke Serui. Belum lagi harus menggunakan kapal kecil menuju Pulau Yapen. Kepulauan Yapen merupakan daerah berdirinya markas Perseru, Stadion Marora.

Persib Bandung berangkat pada Rabu 26 Juli 2017. Perjalanan menuju kandang Perseru Serui bisa menghabiskan total waktu hampir seharian. Naik-turun dari pesawat satu ke pesawat lain, juga transit dari kota yang satu ke kota lain. Hal ini dipastikan berpengaruh terhadap kebugaran para pemain sesampainya di Kepulauan Yapen.

Meski demikian, Herrie Setyawan selaku caretaker pelatih Persib Bandung menyebut, tim asuhannya siap 100% menghadapi kondisi demikian. “Perjalanan jauh pasti membuat lelah. Tapi Insyaallah pemain pun tidak masalah. Kita harus ikhlas. Kalau kita ikhlas, lelah itu pasti akan bisa dilawan,” ujar Herrie.

Selain faktor kebugaran, perjalanan panjang juga berpengaruh pada jadwal keberangkatan dan agenda latihan Persib Bandung. Jelang menghadapi Perseru, tim Pangeran Biru harus rela memangkas waktu persiapan di Bandung. Atep dan kawan-kawan harus meninggalkan Bandung lebih awal dibandingkan dengan saat tandang ke tim-tim lain. Namun para pelatih sudah menyiasatinya. Materi latihan, kata Herrie, sudah dipadatkan.

“Kami sudah antisipasi perjalanan jauh, jadi (di hari keberangkatan, Rabu) tidak akan ada aktivitas latihan. Semua menu latihan sudah kami masukkan, dari anaerob sampai kombinasi dengan game. Kami sudah persiapan melawan Serui, Insyaallah sudah cukup,” kata pemain Persib akhir dekade 1990-an tersebut.


Biasanya tur persib di Jayapura akan disiarkan lewat Radio, dan berikut Streaming radio-radio yg biasa menyiarkannya

  • Bandung 96,4 bobotoh fm
  • Bandung RRI Pro 2 96 Fm
  • Tasik 97,8 fm
  • Subang -Purwakarta 97 fm
  • Garut 103,3 fm
  • Sukabumi 88,3 fm
  • Cilegon-Banten 103,6 fm / 98 fm
  • Bekasi Sturades 193,3 fm


Semoga kelak tim-tim dari Papua memiliki infrastruktu, transportasi  murahr dan juga Pemerintah bisa memecahkan solusi karena kontur geografisnya Sehingga memudahkan akses menuju lokasi tersebut dan bisa siaran Live di TV berbagai pertandingan tim-tim asala Indonesia lainnya


references by fourfourtwo, goal, trubunnews

 
Like us on Facebook