April 5, 2018

Klub atau Tim Peserta Liga 2 2018-2019

PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi tidak kunjung merilis jadwal kick off kompetisi kelas kedua Indonesia, Liga 2. Lantas, kapan kompetisi ini bakal bergulir?



"Kemungkinan kick off-nya memang sedikit tertunda ya dari jadwal semula," ujar Chief Operation Officer (COO PT LIB), Tigor Shalomboboy ketika dihubungi wartawan.

"Persoalannya karena negoisasi dengan sponsor. Dan semoga tidak lewat dari April ini," katanya menambahkan.

Berikut daftar 24 klub/tim sepakbola yang akan bersaing di Liga 2 musim 2018 yang berjuang masuk ke Liga 1 musim 2019-2020;

1. Persis Solo
2. PSPS Riau
3. PSS Sleman
4. Cilegon United
5. Persibat Batang
6. Persita Tangerang
7. Kalteng Putra
8. Persigo Semeru FC
9. PSBS Biak Numfor
10. PS Mojokerto Putra
11. Martapura FC
12. Madura FC
13. Persiwa Wamena
14. Persiraja Banda Aceh
15. Persika Karawang
16. PSIR Rembang
17. Perserang Serang
18. PSIM Yogyakarta
19. Semen Padang
20. Persiba Balikpapan
21. Persegres Gresik United
22. Persik Kendal
23. Blitar United
24. Aceh United

Liga 2 musim 2018 akan mulai bergulir pada 21 April 2018 mendatang. Total, ada 24 tim yang akan bertarung di kasta kedua sepakbola Indonesia tersebut yang kemudian dibagi menjadi dua grup pada babak pendahuluan.

Perlu diketahui bahwa Liga 2 memiliki regulasi berbeda dengan Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Liga dua memiliki lima babak yang akan dimulai dari babak pendahuluan, perempatfinal, semifinal, playoff perebutan tempat ketiga, dan babak final.

Klub yang menang dalam final ditetapkan sebagai juara Liga 2 2018. Otomatis, sang juara tersebut akan mendapat tiket promosi ke Liga 1 pada musim berikutnya. Tiket promosi juga akan diberikan pada peringkat dua dan tiga.

Kemudian tim yang menduduki peringkat 10, 11, dan 12 di masing-masing grup babak pendahuluan akan terdegradasi ke Liga 3. Berikut ini adalah pembagian grup babak pendahuluan yang terbagi menjadi dua kelompok Timur dan Barat.

Daftar Pembagian Grup Liga 2 2018

Grup Barat
1. Persiraja
2. Aceh United
3. Semen Padang FC
4. PSPS Riau
5. Persita Tangerang
6. Cilegon United FC
7. Perserang Serang
8. Persika Karawang
9. PSIR Rembang
10. Persibat Batang
11. Persis Solo
12. Persik Kendal

Grup Timur
1. PSIM Yogyakarta
2. PSS Sleman
3. PS Mojokerto Putra
4. Madura FC
5. Blitar United
6. Persegres Gresik United
7. Persiba Balikpapan
8. Kalteng Putra FC
9. Martapura FC
10. Persigo Semeru FC
11. Persiwa Wamena
12. PSBS Biak

Laga perdana di Liga 2 musim 2018 ini akan dibuka dengan pertandingan yang mempertemukan antara Persis Solo dan Semen Padang di Stadion Manahan.

enam klub Liga 2 dipastikan terdegradasi pada akhir musim nanti. Hal itu sudah diputuskan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang menggelar Manager Meeting dengan 24 klub Liga 2 di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Senin (16/4/2018). Chief Operating Officer (COO) PT Liga Indonesia Baru (LIB), Tigorshalom Boboy, mengatakan, format kompetisi Liga 2 akan terbagi menjadi dua bagian, yakni barat dan timur. Setiap wilayah terisi oleh 12 klub yang nantinya akan bermain dengan sistem kandang tandang. Tiga klub terbawah dalam satu wilayah dipastikan turun kasta ke Liga 3 2019.

Disebabkan terbagi dua wilayah, akan ada enam klub yang degradasi pada akhir musim. "Semua pertandingan di babak penyisihan akan berjalan dengan sistem kandang dan tandang," kata Tigor, Senin (16/4/2018). "Nantinya, akan ada enam klub yang terdegradasi. Tiga dari wilayah timur dan tiga dari wilayah barat," ucap Tigor. Kompetisi kasta kedua di Indonesia itu akan dimulai sejak 23 April sampai 2 Desember 2018.

Empat tim teratas setiap wilayah akan maju ke babak delapan besar. Di babak delapan besar, juga akan digelar dengan sistem kandang tandang hingga menentukan dua tim teratas setiap wilayah. "Akan ada babak delapan besar dengan sistem kandang dan tandang hingga semifinal," kata Tigor. "Juara pertama hingga peringkat ketiga akan promosi ke Liga 1 2018. Kompetisi Liga 2 ini akan berakhir pada 2 Desember atau satu minggu sebelum Liga 1 selesai," ucap pria kelahiran Jakarta itu. Sementara itu, Direktur Utama PT LIB, Berlinton Siahaan, memastikan bahwa dalam Manager Meeting Liga 2 berjalan dengan lancar. Semua perwakilan klub menerima keputusan yang diambil oleh PT LIB.







 
Like us on Facebook