MASUKAN KATA DI KOTAK BAWAH INI UNTUK MENCARI.. LALU KLIK TOMBOL "SEARCH"

JUAL Berbagai Sistem Operasi dan Software PC/Laptop Murah

Jual murah OS/Software Terbaru atau Lama

Showing posts with label pendidikan. Show all posts
Showing posts with label pendidikan. Show all posts

March 16, 2025

Jadwal Libur Panjang Idul Fitri 2025

Perubahan terjadi pada jadwal libur sekolah dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025. Awalnya, libur sekolah dijadwalkan mulai 26 Maret 2025, namun berdasarkan keputusan terbaru diputuskan bahwa liburan panjang tersebut dimajukan menjadi 21 Maret 2025.

 


Keputusan ini diambil setelah adanya pertemuan antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Menteri Perhubungan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (MenPAN), serta arahan dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

Sebelum memasuki masa liburan, kegiatan sekolah akan tetap berlangsung normal hingga 20 Maret 2025.

Setelah itu, siswa-siswi di seluruh Indonesia akan menikmati liburan yang lebih awal, memberi mereka kesempatan lebih lama untuk berkumpul dengan keluarga dan merayakan Hari Raya Idul Fitri.

 

berikut ini adalah jadwal libur sekolah pada bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1446 Hihriah atau Lebaran 2025, yang menyesuaikan aturan terbaru pemerintah.

Ada 30 hari total libur.

Namun, untuk Lebaran, ada 19 hari libur sekolah.

Libur puasa 2025 

  1. Kamis, 27 Februari 2025: Libur awal puasa 
  2. Jumat, 28 Februari 2025: Libur awal puasa 
  3. Sabtu, 1 Maret 2025: Libur awal puasa 
  4. Minggu, 2 Maret 2025: Libur akhir pekan 
  5. Senin, 3 Maret 2025: Libur awal puasa 
  6. Selasa, 4 Maret 2025: Libur awal puasa 
  7. Rabu, 5 Maret 2025: Libur awal puasa
  8. Sabtu, 8 Maret 2025: Libur akhir pekan 
  9. Minggu, 9 Maret 2025: Libur akhir pekan 
  10. Sabtu, 15 Maret 2025: Libur akhir pekan
  11. Minggu, 16 Maret 2025: Libur akhir pekan Libur Idul Fitri 2025 
  12. Jumat, 21 Maret 2025: Libur Idul Fitri 2025 
  13. Sabtu, 22 Maret 2025: Libur idul fitri 
  14. Minggu, 23 Maret 2025: Libur akhir pekan 
  15. Senin, 24  Maret 2025: Libur Lebaran 
  16. Selasa, 25 Maret 2025: Libur Lebaran
  17. Rabu, 26 Maret 2025: Libur Idul Fitri 
  18. Kamis, 27 Maret 2025: Libur Idul Fitri 
  19. Jumat, 28 Maret 2025: Libur Idul Fitri 
  20. Sabtu, 29 Maret 2025: Libur Idul Fitri 
  21. Minggu, 30 Maret 2025: Libur Idul Fitri 
  22. Senin, 31 Maret 2025: Idul Fitri 
  23. Selasa, 1 April 2025: Idul Fitri
  24. Rabu, 2 April 2025: Libur Idul Fitri 
  25. Kamis, 3 April 2025: Libur Idul Fitri
  26. Jumat, 4 April 2025: Libur Idul Fitri 
  27. Sabtu, 5 April 2025: Libur Idul Fitri 
  28. Minggu, 6 April 2025: Libur akhir pekan 
  29. Senin, 7 April 2025: Libur Idul Fitri 
  30. Selasa, 8 April 2025: Libur Idul fitri

 

Jadwal masuk sekolah 2025 

  • Jadwal masuk sekolah selama Ramadhan 2025 mulai 6 hingga 20 Maret, berlaku untuk semua jenjang pendidikan dan madrasah.
  • Jadwal masuk sekolah setelah Idul Fitri 1446 hijriyah adalah 9 April 2025.

 

 

 

July 1, 2019

Diajari Mata Pelajaran Coding Komputer, Mungkinkah Siswa Jadi Hacker?

Indonesia akan segera memiliki mata pelajaran teknologi dan informatika yang pengertiannya sama saja seperti mengajarkan coding kepada anak didik. Mata pelajaran ini disebut bisa berpotensi menjadikan siswa sebagai seorang peretas atau hacker.



Namun, menurut Pembina IGTIK PGRI, Indra Charismiadji, kemampuan meretas bisa dilihat dari dua sudut pandang. "Masalah meretas bisa dilihat dari sisi positif dan negatif. Tergantung dari sudut pandang mana kita melihat," katanya di Jakarta, Jumat, 28 Juni 2019.

Indra mengatakan, suatu saat jika anak didik sudah bisa berpikir kritis, mereka akan tahu hal baik apa yang harus mereka lakukan. Namun, di sini masalah utamanya bukan meretas tapi bagaimana siswa bisa berpikir kritis, kolaboratif, inovatif, kreatif, dan memiliki nalar yang tinggi.

Sementara itu, Ketua Smart Learning Center PGRI, Eko Indrajit, mengatakan mata pelajaran informatika tidak akan menjadikan anak didik sebagai hacker. Malah kemungkinan terbesarnya mereka akan melindungi suatu program dari peretas.



Mata pelajaran teknologi dan informatika akan dimulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Namun, setiap tingkatannya memiliki cara komunikasi yang berbeda. Untuk sekolah dasar, isi kurikulumnya tentu berbeda dengan tingkat menengah dan atas.

"Informatika akan melatih otak untuk berpikir logis, algoritmis, sistematis, dan holistik. Itu nilainya kalau kita belajar programming, itu yang kita tanamkan. Jadi kalau mereka sudah besar, tidak akan cepat-cepat mengambil keputusan, lebih dulu dipikirkan," ujar dia.


references by  viva



March 22, 2019

Pengumuman SNMPTN 2019

Pengumuman hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019 akan dipublikasikan Jumat (22/3), pukul 13.00 WIB. Ketua LTMPT Ravik Karsidi mengatakan bahwa para pendaftar SNMPTN 2019 bisa mengakses melalui website https:// pengumuman.snmptn.ac.id. 



"Akses terhadap pengumuman hasil SNMPTN dapat diketahui di laman https:// pengumuman.snmptn.ac.id. dengan cara memasukkan nomor pendaftaran dan tanggal lahir peserta SNMPTN," kata Ravik, di gedung D Kemenristekdikti, Jumat(22/3). 


Ravik juga mengatakan bahwa pengumuman hasil seleksi juga dapat dilihat pada laman 12 PTN mirror lainnya. 


Untuk mengantisipasi padatnya akses siswa yang ingin mengetahui pengumuman hasil SNMPTN 2019, panitia LTMPT juga memberikan tautan resmi (mirror link) lain melalui 12 PTN (Perguruan Tinggi Negeri) peserta SNMPTN, yaitu: 


  1. UI: http://snmptn.ui.ac.id  
  2. Undip: http://snmptn.undip.ac.id 
  3. UGM: http://snmptn.ugm.ac.id  
  4. Unair: http://snmptn.unair.ac.id  
  5. Unsri: http://snmptn.unsri.ac.id  
  6. Untan: http://snmptn.untan.ac.id 
  7. ITB: http://snmptn.itb.ac.id  
  8. ITS: http://snmptn.its.ac.id 
  9. IPB: http://snmptn.ipb.ac.id 
  10.  Unand: http://snmptn.unand.ac.id 
  11. Unhas: http://snmptn.unhas.ac.id 
  12. Unsyiah: http://snmptn.unsyiah.ac.id


Atau kunjungi situs resminya http://pengumuman.snmptn.ac.id

1. Masuk ke laman http://pengumuman.snmptn.ac.id/ di perangkat mobile atau pc

2. Masukkan nomor pendaftaran atau NISN (nomor induk siswa nasional)

3. Masukkan tanggal lahir pada kolom yang tersedia

4. Klik tombol "Lihat Hasil Seleksi"





Bagi peserta yang lolos akan diminta mengisi formulir pendaftaran ulang secara online sesuai kampus yang menerimanya.

Peserta harus mengisi biodata dan mencetak kartu tanda peserta SNMPTN di situs resmi.

Selanjutnya peserta akan mendapatkan tagihan biaya pendidikan (UKT) yang harus dibayarkan.

Peserta lalu diminta melakukan pembayaran UKT melalui bank mitra yang ditunjuk pihak kampus.

Informasi selanjutnya peserta bisa memantau melalui situs kampus yang dituju.

Kampus akan mengumumkan syarat dan ketentuan, jadwal, serta tempat di mana harus melakukan daftar ulang.

Bagi peserta yang tidak lolos, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menyarankan agar siswa mendaftar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Pendaftaran Gelombang 1 UTBK ditutup pada Minggu (24/3/2019) pukul 22.00 WIB.

Pendaftaran UTBK Gelombang 1 sudah dibuka sejak Senin (4/3/2019).




Jika tidak sempat, masih ada Gelombang 2 UTBK yang dibuka pada Senin (25/3/2019).

"Pembukaan pendaftaran UTBK Gelombang 2 akan dimulai pada Senin, tanggal 25 Maret 2019, pukul 10.00 WIB dan akan ditutup pada hari Senin, tanggal 1 April pukul 22.00 WIB," tulis Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Budi Prasetyo Widyobroto dalam keterangan resminya.


Jadwal Penting Penerimaan Mahasiswa Baru PTN 2019:

*SNMPTN

4 Januari 2019
Launching SNMPTN

4 - 25 Januari 2019
Pengisian dan Verifikasi PDSS

4 - 14 Februari 2019
Pendaftaran SNMPTN

22 Maret 2019
Pengumuman Hasil SNMPTN

*UTBK

1 Maret- 1 April 2019
Pendaftaran UTBK

13 April - 26 Mei 2019
Pelaksanaan UTBK (12 kali - 24 sesi)

23 April - 2 Juni 2019
Pengumuman Hasil UTBK

*SBMPTN 2019

10 - 24 Juni 2019
Pendaftaran SBMPTN 2019

9 Juli 2019
Pengumuman Hasil SBMPTN 2019




http://pengumuman.snmptn.ac.id/pengumuman2019.pdf






November 25, 2018

Angka & Data Pengangguran 2018

Jika ditinjau dari sisi Provinsi, Banten menjadi daerah dengan angka pengangguran tertinggi. Tingkat pengangguran di Banten mencapai 8,52%. Sementara Bali, menjadi daerah dengan angka pengangguran terendah, yakni 1,37%. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto di Gedung BPS, Senin (5/11/2018).  "TPT [Tingkat Pengangguran Terbuka] tertinggi di Banten, 8,52%, sementara terendah di Bali 1,37%", ujar Suhariyanto.



Menurut data Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) ditinjau dari provinsi pada Bulan Agustus 2018, yang dirilis oleh BPS, selain Banten, terdapat 9 provinsi lainnya yang termasuk 10 besar dengan angka pengangguran tertinggi.



Berikut daftar 10 provinsi dengan angka pengangguran 2018 terbanyak:
  • 1. Banten (8,52%)
  • 2. Jawa Barat (8,17%)
  • 3. Maluku (7,27%)
  • 4. Kepulauan Riau (7,12%)
  • 5. Sulawesi Utara (6,86%)
  • 6. Kalimantan Timur (6,60%)
  • 7. Aceh (6,36%)
  • 8. Papua Barat (6,30%)
  • 9. DKI Jakarta (6,24%)
  • 10. Riau (6,20%).

Jika dilihat, sebagai ibukota negara, DKI Jakarta menduduki posisi ke-9 dari 10 provinsi dengan angka pengangguran tertinggi. Namun, menurut data TPT BPS ini, jika dibandingkan dengan Agustus tahun lalu, DKI Jakarta justru menunjukkan penurunan angka tingkat pengangguran tertinggi, yakni 0,9%.


Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah pengangguran di Indonesia per Agustus 2018 mencapai 7 juta orang. Pengangguran paling banyak merupakan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Prosentasenya mencapai 11,24 persen. Angka ini naik dari data yang dihimpun BPS pada Februari 2018, sebesar 8,92 persen.

Menyikapi hal tersebut, Kemendikbud akan bertindak. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen), Hamid Muhammad, menyampaikan tahun depan target siswa dan sekolah yang mendapatkan dukungan program SMK Pencetak Wirausaha akan ditambah.

Jika tahun ini sekitar dua ribu SMK, tahun depan diharapkan dapat meningkat dua kali lipat. Sekolah ditantang mengirimkan proposal dukungan, bukan lagi ditunjuk oleh pusat.

“Kriteria utamanya adalah orisinal, unik, dan usefulness atau kegunaan,” ujarnya melansir dari kemdikbud.go.id.

Program ini, juga merupakan salah satu upaya Kemendikbud menjawab kritik dan pandangan negatif mengenai lulusan SMK yang menjadi pengangguran. Pengembangan minat kewirausahaan untuk siswa SMK ini melatih siswa membuka atau menciptakan lapangan pekerjaan.

“Kita ingin menjawab, bahwa SMK ini bukan menciptakan pengangguran, tetapi menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Hamid.

Menurutnya kesesuaian antara bidang keahlian yang dipelajari di sekolah dengan usaha yang dijalankan tidak menjadi persoalan. “Ukurannya itu omzet. Pokoknya omzetnya sudah bisa lima juta ke atas. Kita apresiasi. Ini ‘kan baru tahap awal, kita tetapkan lima juta. Tapi sudah ada yang omzetnya mencapai lima puluh sampai seratusan juta. Itu ‘kan luar biasa untuk seusia mereka,” katanya.

Pengembangan pembelajaran kewirausahaan di dalam kurikulum SMK telah diakomodir ke dalam mata pelajaran kompetensi keahlian dan penambahan jam pelajaran yang signifikan. Program “Sekolah Pencetak Wirausaha” merupakan kerja sama Direktorat Pembinaan SMK dengan The Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO).

Di sisi lain, Mendikbud Muhadjir Effendy menyerahkan hadiah berupa beasiswa modal wirausaha sebesar Rp 1 juta kepada 17 siswa perwakilan dari sekolah peserta SMK Pencetak Wirausaha.

M. Fajrul Falah, siswa kelas XII SMK Negeri 1 Pekalongan, Jawa Tengah mampu meraih omzet sebesar Rp 143 juta dalam 3 bulan. Usaha yang dijalaninya adalah jasa pengelolaan pernikahan (wedding service organizer).

Selain jasa katering, Fajrul juga menyediakan jasa tata rias dan sewa baju pengantin. “Omzet paling banyak dari jasa kateringnya,” kata siswa yang menekuni Tata Boga di SMK tersebut.

Muhadjir  mengapresiasi penumbuhan minat kewirausahaan siswa SMK. Mendikbud berharap agar kegiatan “SMK Pencetak Wirausaha” yang dilaksanakan Ditjen Dikdasmen dapat diperkuat dan dikembangkan lagi.

“Pembelajaran kewirausahaan itu bukan sekadar mengajari teori-teori saja. Tetapi harus dicoba, dilakukan, dipraktikkan. Yang penting itu menciptakan iklim yang mendukung tumbuhnya jiwa kewirausahaan,” tandasnya.

Menurut Muhadjir, modal utama seorang wirausahawan adalah keberanian mengambil risiko, cermat melihat dan menangkap peluang, serta kemampuan menghadirkan sesuatu yang berbeda. “Kalau berhasil, tidak mudah puas. Dan kalau gagal, tidak kapok,” katanya.

Setelah SMK, Lulusan SMA

Sementara itu melansir dari tirto.id, pengangguran yang mencapai 7 juta orang seperti disebut di atas, angka tersebut setara dengan 5,34 persen dari jumlah angkatan kerja di Indonesia yang tercatat sebesar 131,01 juta orang. Artinya mereka yang bekerja ada sebanyak 124,01 juta orang.

Dari jumlah orang yang bekerja itu, 88,43 juta orang di antaranya merupakan pekerja penuh, 27,37 juta orang tergolong pekerja paruh waktu, dan 8,21 juta orang lagi merupakan setengah pengangguran. “Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) ini adalah indikator yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat penawaran tenaga kerja yang tidak digunakan, atau tidak terserap oleh pasar kerja,” kata Kepala BPS Suhariyanto.


Di samping oleh lulus SMK, pengangguran juga terjadi pada lulusan SMA, dengan persentase sebesar 7,95 persen. “Ada penawaran tenaga kerja yang tidak terserap, terutama pada tingkat pendidikan SMK dan SMA,” ucap Suhariyanto.

Sementara itu, masih menurut BPS, mereka yang berpendidikan di bawah SMK dan SMA lebih mau menerima pekerjaan apa saja. Analisis tersebut bisa dilihat dari jumlah pengangguran lulusan SD yang hanya 2,43 persen, sedangkan untuk lulusan SMP yang menganggur ada sebanyak 4,8 persen.

“Dibandingkan kondisi setahun lalu, peningkatan pengangguran hanya terjadi pada tingkat pendidikan universitas dari 5,18 persen menjadi 5,89 persen secara year-on-year. Sedangkan tingkat pengangguran terbuka pada tingkat pendidikan lainnya menurun,” jelas Suhariyanto


Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi mencatat sekitar 8,8% dari total 7 juta pengangguran di Indonesia adalah sarjana. Kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan mengingat persaingan untuk mendapatkan pekerjaan akan semakin ketat dengan datangnya Revolusi Industri 4.0.

Selain bersaingan dengan mesin berbasis teknologi canggih, sekitar 630.000 sarjana pengangguran tersebut juga harus beradu kompetensi dan keahlian tertentu dengan pekerja asing yang datang dari terbukanya pasar bebas. Perguruan tinggi sebagai lembaga pencetak sumber daya manusia yang unggul diharapkan dapat memberi kontribusi besar terhadap upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan, Indonesia memiliki banyak potensi yang dapat dijadikan sumber penguatan ekonomi nasional. Membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya yang terus diupayakan pemerintah harus didukung dengan kompetensi lulusan kampus yang berdaya saing global. Keahlian para sarjana harus sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Ia menyatakan, Kemenristekdikti terus berupaya mendorong peningkatan daya saing bangsa, seperti merevitalisasi pendidikan tinggi vokasi. Menurut dia, perguruan tinggi berperan strategis dalam mempersiapkan tenaga kerja yang terampil dan berpendidikan tinggi serta berwawasan global. "Perguruan tinggi harus mampu menghasilkan sumberdaya yang mampu bersaing secara global," ujar Nasir di Kantor Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta, Senin 26 Maret 2018.

Tantangan baru
Nasir menuturkan, perguruan tinggi dan para mahasiswa harus bisa beradaptasi dengan disrupsi teknologi jika ingin bertahan dalam persaingan. Menurut dia, jumlah sarjana yang lulus setiap tahun tak sebanding dengan serapan tenaga kerja. Lapangan kerja yang terbatas membuat persaingan semakin ketat.

Untuk itu, pemerintah terus berupaya memperluas lapangan kerja dan meningkatkan produktivitas merupakan agenda utama pemerintah kedepan dalam membuat kebijakan. Kita telah memasuki era revolusi industri 4.0, yaitu era disrupsi teknologi, era berbasis cyber physical system. Ini merupakan tantangan baru yang dihadapi oleh negara-negara di ASEAN untuk mempersiapkan SDM-nya," ucapnya.

Kesulitannya sarjana menembus dunia kerja karena relevansi antara mutu perguruan tinggi dan kebutuhan dunia industri masih rendah. Kemenristekdikti mendata, tahun lalu, jumlah tenaga kerja lulusan perguruan tinggi hanya sebesar 17,5%. Persentase tersebut jauh lebih kecil ketimbang tenaga kerja lulusan SMK/SMA yang mencapai 82%, sedangkan lulusan SD mencapai 60%.

Pemetaan serapan tenaga kerja tersebut hampir tak akan berubah setidaknya dalam kurun 5 tahun ke depan. Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristekdikti, Ali Ghufron Mukti, mengatakan bahwa saat ini lulusan perguruan tinggi turut menyumbang pengangguran yang menjadi beban negara. Ia menjelaskan, relevansi lulusan perguruan tinggi terhadap kebutuhan tenaga kerja menjadi faktor penting dalam upaya mencegah sarjana menganggur.

Peningkatan sarana
Rektor Universitas Gunadharma, Margianti, menyatakan bahwa peningkatan sarana teknologi menjadi fondasi dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi. Pasalnya, lapangan perkerjaan dan dunia usaha ke depan akan sangat mengandalkan inovasi yang bergerak sangat cepat dan dinamis.

"Universitas Gunadharma sudah menjadi universitas berbasis teknologi dengan akreditasi A di Kopertis Wilayah III. Kami unggul dalam jumlah sertifikasi dosen terbanyak dan jumlah dosen doktor terbanyak. Saat ini, kami sudah memiliki rumah sakit dan sudah terencana dibangun 18 lantai yang nantinya akan menjadi rumah sakit pendidikan. Kami juga tengah menyiapkan akreditasi internasional untuk program studi teknik," kata Margianti.







references by cnbc, siedoo, pikiran rakyat

July 9, 2018

Inilah Jurusan Kuliah Yang Diprediksi Akan Punah & Sepi Peminat

Seiring dengan berjalannya waktu, kemajuan teknologi dan perkembangan zaman, berbagai hal pun akan berubah, termasuk pada jurusan kuliah yang ditawarkan. Di antara banyaknya jurusan kuliah yang saat ini ditawarkan, ada beberapa jurusan kuliah yang akan punah di masa depan.




Ketika masuk SMA, siswa/siswi menghadapi pilihan masuk jurusan IPA atau IPS. Penjurusan ini biasanya berdasarkan minat dan pilihan siswa, walaupun ada yang masuk jurusan tertentu karena nilainya bagus atau atas saran orangtua dan guru. Bagi siswa, apa pun jurusan yang mereka pilih harus sesuai dengan minat mereka. Alasannya, jika sesuai dengan minat, mereka akan lebih mudah mempelajari materi pelajaran. Sekalipun nilai mereka cukup dan bagus untuk masuk jurusan tertentu, tetapi jika jurusan itu bertentangan dengan minat, mereka pun bakal kesulitan.

Umumnya penjurusan pada SMA diberlakukan pada tahun kedua atau kelas XI. Pada semester kedua atau semester genap tahun pertama, siswa kian memahami pelajaran-pelajaran di SMA dan konsekuensinya ketika memilih jurusan.

Seiring dengan berkembangnya teknologi, maka sebagian tenaga manusia akan tergantikan oleh sistem komputer demi efisiensi Perusahaan. berikut ini daftar jurusan kuliah yang diprediksi akan punah dan sepi peminat di masa depan. Apa saja?

Akuntansi

Dengan kemajuan teknologi, perusahaan-perusahaan nantinya lebih membutuhkan adanya pajak online dan membutuhkan sedikit saja pegawai. Sehingga jurusan di bidang akuntansi pun akan menurun atau punah. Prediksi mengatakan, kalau Quickbooks – software akunting untuk bisnis kecil – bisa melakukan pekerjaan akuntan, maka gak dibutuhkan lagi nih jasa akuntan. Di Amerika, misalnya, perusahaan yang menghitung pajaknya secara online makin banyak. Akuntansi hanya benar-benar diperlukan untuk perusahaan besar, dan akuntansi pajak untuk kebanyakan individu dapat dilakukan secara online.

Perhotelan dan Pariwisata

Banyak industri yang mulai menggantikan pekerja dengan teknologi, dan membutuhkan sedikit saja pegawai. Termasuk dalam bidang perhotelan, agen travel sampai pariwisata.

Paralegal

Kebanyakan saat ini tugas dari seorang paralegal bisa dikerjakan menggunakan komputer. Bahkan bisa dilakukan secara mudah dengan menggunakan online tanpa bantuan manusia.

Broadcast dan Komunikasi

Jurusan broadcast adalah hal yang bisa berubah. Seperti halnya TV yang menjadi outlet berita. Namun kini, semua komunikasi berfokus pada teknologi dan online. Namun jika mau berinvoasi maka kemungkilan kecil jurusan ini akan punah menjadi kecil

Farmasi

Resep yang biasanya diberikan oleh mereka yang bekerja di bidang farmasi, bisa tergantikan dengan kehadiran robot. Di masa depan pekerjaan ini, nantinya bisa tergantikan.


Perbankan
Demi efisiensi perusahaan, maka diprediksi semua pekerjaan yang berhubungan langsung dengan Nasabah akan digantikan dengan sistem kompuier. dan membutuhkan sedikit saja pegawai untuk mengoprasikannya

Jurusan Kuliah Paling Diminati SBMPTN 2018

Jurusan ilmu komputer dan ilmu komunikasi paling diminati calon mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di SBMPTN 2018. Keduanya berasal dari program studi Sainstek dan Sosial Humaniora.

"Paling diminati prodi saintek itu ilmu komputer, sementara dari prodi soshum itu ilmu komunikasi," ujar Kepala Humas UNJ, Asep Sugiarto, Kamis (5/7/2018).


Total sebanyak 4.989 calon mahasiswa mendaftar untuk jurusan ilmu komputer, sedangan jurusan ilmu komunikasi ada 2.364 pendaftar.

"Total keseluruhan yang mendaftar ke UNJ melalui jalur SBMPTN ada 62.044 orang, sementara yang kami terima dari jalur tersebut hanya sebanyak 1.711 mahasiswa," ucap dia saat dihubungi TribunJakarta.com.

Angka itu diperoleh dengan perincian, 19.118 calon mahasiswa yang menjadikan UNJ sebagai pilihan pertama, dan 21.484 sebagai pilihan kedua, serta sebanyak 21.086 siswa yang memilih universitas tersebut sebagai pilihan ketiga.

"Ada kenaikan jumlah pemilih UNJ dibanding tahun sebelumnya, tahun lalu itu sebanyak 56.300 pendaftar, sementara tahun ini meningkat menjadi 62.044," kata dia.

Pengumuman hasil SBMPTN 2018 sendiri telah diumumkan pada hari Selasa (3/7/2018) lalu dan registrasi ulang calon mahasiswa bari melalui jalur tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus sampai 8 Agustus 2018.




Program studi pendidikan (Prodi) kedokteran Universitas Indonesia (UI) menjadi jurusan yang paling diminati peserta Saintek, sedangkan Ilmu Hukum UI menjadi jurusan paling diminati peserta Soshum peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2018.

"UI menyediakan kuota sebanyak 70 persen kursi S1 Reguler atau 3.679 kursi bagi calon mahasiswa baru UI yang lulus melalui SBMPTN 2018," kata Kepala Humas SBMPTN 2018 Panitia Lokal Jakarta Rifelly Dewi Astuti di kampus Universitas Indonesia di Kota Depok, Selasa 8 Mei 2018.

Dilaporkan Antara, Rifelly juga mengatakan UI menjadi Perguruan Tinggi yang paling diminati oleh peserta SBMPTN 2018. Sebanyak 97.382 pendaftar memilih UI pada pilihan pertama, kedua dan ketiga (atau sebanyak 52.591 peserta yang memilih UI pada pilihan pertamanya) sebagai kampus menuntut ilmu ke jenjang yang lebih tinggi.

SBMPTN 2018 diselenggarakan serentak di seluruh wilayah di Indonesia pada Selasa, Rabu dan Jumat, 8, 9 dan 11 Mei 2018. UI masuk ke dalam Panitia Lokal (Panlok) 30 Jakarta bersama dengan tiga perguruan tinggi negeri lainnya yaitu Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPN).

Dikatakannya setidaknya 8.155 peserta SBMPTN 2018 melaksanakan ujian di kampus UI. UI memfasilitasi 301 ruangan ujian yang tersebar di 14 fakultas dan 2 unit kerja. Selain itu UI juga menyediakan satu ruang di FHUI diperuntukkan bagi sebelas peserta berkebutuhan khusus yang merupakan peserta SBMPTN 2018.




Sebanyak 4.161 calon mahasiwa dinyatakan lolos ujian Seleksi Bersama Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Universitas Padjadjaran (Unpad) tahun 2018.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Arry Bainus mengatakan kuota jalur SBMPTN lebih banyak ketimbang SNMPTN. Dimana Unpad menerima mahasiswa sarjana dari jalur SBMPTN sebanyak 62% dan SNMPTN 38%.

“Dari 4.161 peserta yang lulus SBMPTN, 211 orang di antaranya merupakan peserta bidikmisi atau jalur nilai akademik,” jelas Arry dalam siaran persnya, Rabu (4/7/2018).

Menurut Arry, tahun ini program studi Teknik Informatika (TI) kembali memiliki angka keketatan yang tertinggi di Unpad atau paling diminati. Perbandingan pendaftar dan peserta yang diterima adalah 1 banding 74. Program studi selanjutnya yang memiliki angka keketatan tertinggi adalah Bisnis Digital, yaitu 1:56, dan Ilmu Komunikasi, yaitu 1:51.

“Pengumuman hasil kelulusan sudah dapat diakses di http://pengumuman.sbmptn.ac.id dan http://pengumuman.unpad.ac.id. Kami mengimbau kepada para peserta yang lulus untuk mencermati setiap pengumuman yang dilakukan panitia SBMPTN dan  Unpad,” timpal dia.

Peserta, selanjutnya akan mengikuti tahapan yang harus dilakukan yaitu mengisi biodata dalam jaringan (online), mengisi kuesioner Unpad, tes kesehatan, membayar Uang Kuliah Tunggal, dan registrasi administratif. Prosesi Penerimaan Mahasiswa Baru Unpad sendiri akan dilaksanakan pada akhir Agustus 2018 mendatang.



references by pikiranrakyat, tribunnews, 

May 13, 2018

Jadwal Ujian Perbaikan Nasional 2018

Ujian Nasional Perbaikan (UNP) tahun 2018 akan diselenggarakan pada bulan Juli dengan dua pilihan jadwal, yaitu pada Selasa-Kamis, 24-26 Juli 2018, atau Jumat-Minggu, 27-29 Juli 2018. UNP hanya berlaku untuk jenjang SMA/SMK/MA/MAK, dan tidak untuk jenjang SMP/sederajat. Peserta UNP adalah peserta UN yang nilai mata pelajaran UNnya belum mencapai standar kompetensi yang ditetapkan, yakni 55,0.

Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi mengatakan, BSNP tengah mempertimbangkan kemungkinan UNP juga dapat diikuti oleh siswa yang nilainya sudah mencapai standar, namun tetap ingin memperbaikinya. Hal itu dilakukan untuk mengakomodasi siswa yang ingin memperbaiki nilai UN karena ada standar nilai khusus dari perguruan tinggi yang ditujunya.

“Misalnya untuk standar perguruan tinggi seperti Akmil (Akademi Militer)  atau Akpol (Akademi Kepolisian), kita memberikan kesempatan untuk siswa melakukan perbaikan berapapun nilainya,” tutur Bambang usai Taklimat Media tentang Hasil UN SMA/SMK Tahun 2018 di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Selasa (8/5/2018).

Bambang mengatakan, setidaknya ada dua jenis peserta UNP yang berasal dari peserta UN tahun 2018, yaitu mereka belum mencapai standar (nilai), dan mereka yang sudah mencapai standar, namun memiliki jiwa pembelajar atau ingin belajar sungguh-sungguh, atau karena perguruan tinggi yang ditujunya menuntut nilai tertentu. “Akan kita pertimbangkan untuk memberi kesempatan (UNP),” katanya.

UNP 2018 juga dapat diikuti lulusan SMA/SMA/MA/MAK dua tahun terakhir, yakni lulusan tahun 2017 dan tahun 2018. UNP hanya diberlakukan untuk jenjang SMA/sederajat, dan tidak untuk SMP/sederajat. Bambang mengatakan, di jenjang SMP tidak ada UNP karena terkait dengan wajib belajar, sehingga UN tidak menjadi kendala wajib belajar.

“Lulusan SMP disiapkan untuk lanjut studi, tidak untuk bekerja. Sedangkan di SMA/sederajat diselenggarakan UNP karena lulusannya disiapkan untuk lanjut studi ke perguruan tinggi atau bekerja yang menuntut kompetensi tertentu yang dibuktikan dengan capaian hasil UN,” ujar Bambang.

Berdasarkan POS UN Tahun 2018, UNP tahun ini juga berfungsi sebagai UN Susulan bagi peserta UN SMA/SMK/sederajat yang belum mengikuti UN pada bulan April 2018 karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah. Pelaksanaan UNP akan dilakukan dengan berbasis komputer (UNBK). Calon peserta UNP dapat mengakses informasi tentang UNP dan melakukan pendaftaran di laman http://unp.kemdikbud.go.id , yang dapat diakses menjelang pendaftaran dibuka.

Hasil UN Perbaikan dilaporkan dalam bentuk Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN). Bagi peserta yang memperbaiki nilai, SHUN Perbaikan memuat nilai yang lebih tinggi dari nilai UN sebelumnya. Kemudian bagi peserta yang tidak lengkap mata ujiannya (UN Susulan), SHUN hanya memuat nilai dari mata pelajaran yang diikuti.


TIPS Sukses Hadapi Ujian Perbaikan Nasional

berikut 5 persiapan yang dilakukan para siswa untuk mencapai hasil optimal. Jajak pendapat Litbang SINDO mencoba merangkumnya dalam sebuah survei yang dilakukan terhadap 200 calon peserta UN 2018 asal Jabodetabek.

1. Les tambahan di luar jam sekolah
Bagi 46% responden, aktivitas ini dirasa perlu demi meningkatkan pemahaman dan pendalaman terhadap materi mata pelajaran. Bisa dilakukan di sekolah atau dengan mengikuti bimbingan belajar di luar sekolah. Siswa bisa mendapat banyak manfaat positif dengan mengikuti kegiatan ini.

Mereka akan lebih memahami materi pelajaran dan juga terampil dalam mengerjakan soal-soal ujian. Dengan demikian saat berhadapan dengan UN sesungguhnya, siswa tidak lagi mengalami kebingungan.

2. Latihan soal di rumah
Rajin mengerjakan latihan soal di rumah juga membantu melatih kelancaran. Cara ini dianggap 12% responden sebagai cara yang efektif untuk belajar karena bisa mengetahui sampai sejauh mana pemahaman akan suatu materi. Semakin sering mengerjakan soal, maka siswa akan semakin paham dan menguasai jenis soal tersebut.

3. Membentuk kelompok belajar dengan teman
Belajar secara berkelompok dianggap lebih efektif dibandingkan dengan belajar secara mandiri. Bagi 10% responden survei, sistem belajar cara ini bisa menghadirkan proses pertukaran ide dan adanya kemungkinan diskusi dalam sudut pandang yang berbeda atas suatu persoalan tertentu. Berkumpul bersama teman-teman senasib juga secara langsung bisa mengurangi tingkat stres yang menyerang jelang UN.

4. Meningkatkan ibadah
Berbagai bentuk ikhtiar yang dilakukan dengan keras serta semangat yang tinggi, akan mencapai hasil yang sempurna dengan memperbanyak ibadah kepada Tuhan. Melalui doa, ketenangan dan keiklasan akan tercipta sehingga siswa bisa lebih berkonsentrasi saat menghadapi UN. Oleh karena itu, di tengah aneka persiapan akademis, para siswa tak lupa untuk mendekatkan diri pada Tuhan.

5. Menjaga kesehatan
Segala persiapan yang dilakukan akan sia-sia jika kondisi badan tidak memungkinkan saat menghadapi UN. Serangan penyakit dapat membuat siswa menjadi tidak fokus yang bisa berpengaruh terhadap hasil ujian.

Sadar akan hal ini, maka menjaga kesehatan juga masuk dalam daftar persiapan yang harus dilakukan. Apalagi dalam kondisi jelang UN, anak-anak kerap berada dalam kondisi stres yang bisa berpengaruh terhadap kesehatan fisik mereka.


April 30, 2018

Jadwal Resmi Pengumuman Kelulusan UNBK 2018

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menetapkan jadwal resmi pengumuman hasil UN. Untuk jenjang SMA/SMK atau sederajat akan diadakan serentak pada tanggal 2 Mei 2018. Sedangkan untuk jenjang SMP atau sederajat akan dilakukan pada 23 Mei 2018.  Berikut jadwal resmi pengumuman hasil UN 2018: 



  • Pengumuman UN jenjang SMA/SMK sederajat: 2 Mei 2018 
  • Pengumuman UN jenjang SMP/MTs: 23 Mei 2018 
  • Pengumuman UN Pendidikan Kesetaraan: 7 Juni 2018 
  • Pengumuman UN Kesetaraan di Luar Negeri: 7 Juni 2018 
  • Pengumuman UN Perbaikan: 4 Agustus 2018 
Peserta UN terbesar tahun ini datang dari tingkat SMP yakni sebesar 4.296.557 peserta. Sedangkan dari tingkat SMA dan SMK masing-masing diikuti oleh 1.983.568 dan 1.485.302 peserta. Selain mengikuti Ujian Nasional, baik berbasis komputer maupun berbasis cetak, peserta dari tingkat SMP maupun SMA juga melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang jadwal pelaksanaannya diserahkan kepada pihak sekolah masing-masing. 


Materi USBN ini meliputi seluruh mata pelajaran di mana persentasi pembuatan soalnya sebagian besar, 75 - 80% diserahkan kepada pihak guru atau sekolah. Komposisi soal terdiri dari 90% pilihan ganda dan sisanya uraian. UN susulan bagi tingkat SMA/SMK telah dilakukan pada 17-18 April. 


  • Sedangkan UN susulan bagi SMP dan sederjat akan digelar pada 8-9 Mei 2018.  
  • Jadwal UN Pendidikan Kesetaraan "program paket C" digelar pada 27-30 April dan 2 Mei. 


Sedangkan UN susulan bagi "program paket B dan C" akan dilaksanakan pada 11-14 Mei. Mengacu Permendikbud Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan dan Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah, hasil UN kini tidak lagi menjadi syarat mutlak dari kelulusan untuk tingkat SD, SMP maupun SMA.



Surat Keterangan Kelulusan Bisa Dipakai untuk Berbagai Keperluan

Surat keputusan pengumunan hasil UNBK ini bisa dipakai untuk melamar pekerjaan atau syarat untuk melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi atau perguruan tinggi (PT).

Jadi surat keterangan kelulusan dari sekolah bisa dipakai untuk berbagai macam keperluan.

Dipaparkannya, lulusan SMA memang disiapkan untuk meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi yakni PT.

Meski lulusan SMA, namun banyak juga mereka bisa cari kerja seperti di retail modern, ramayana dan Duta Mall.




March 28, 2018

Universitas Komputer Terbaik Di Amerika

Amerika Serikat memang menjadi salah satu negara destinasi para mahasiswa yang ingin kuliah di luar negeri. Sangat banyak pilihan universitas dan juga keilmuan yang tersedia di Amerika tentunya dengan kualitas yang mumpuni juga. Salah satunya, ilmu komputer yang memiliki cukup banyak peminat.

Dilansir dari Top Universities, berikut ini 5 universitas terbaik untuk mempelajari ilmu komputer di Amerika. Apa saja, sih?

1. Massachusetts Institute of Technology (MIT)

Massachusetts Institute of Technology (MIT) sukses mempertahankan peringkat pertamanya untuk ilmu komputer selama enam tahun berturut-turut. Tahun ini bahkan MIT mencapai skor tertinggi untuk reputasi pengajar.

2. Stanford University


Peringkat kedua diduduki salah satu universitas terkemuka di Amerika Serikat dan dunia, Stanford University mencapai skor sempurna berkat dampak penelitiannya. Departemen ilmu komputer Stanford telah memberi banyak kontribusi untuk kemajuan daerah tempat berdirinya, di pusat Silicon Valley. Banyak alumni yang juga telah mendirikan perusahaan-perusahaan sukses dan ternama di dunia, seperti Netflix, Mozilla Firefox, YouTube, Whatsapp, dan Google.

3. Carnegie Mellon University


Carnegie Mellon University yang berlokasi di Pittsburgh, Pennsylvania, secara konsisten mencapai skor tinggi di QS World University Rankings untuk ilmu komputer dan mencapai skor sempurna untuk kategori reputasi akademis.

Peneliti dari Carnegie Mellon telah banyak memberi sumbangsih dalam perkembangan berbagai aspek ilmu komputer, seperti jaringan komputer, pemrosesan paralel, bahasa pemrograman, robotika, rekayasa perangkat lunak, dan penemuan emoticon wajah tersenyum.

4. University of California, Berkeley (UCB)


University of California, Berkeley (UCB) mempertahankan posisinya sebagai yang keempat di dunia untuk ilmu komputer. Departemen Ilmu Komputer UCB menawarkan dua program sarjana yang sangat banyak diminati, salah satunya EECS Bachelor of Science, yang menggabungkan dasar-dasar ilmu komputer dan teknik elektro dalam satu bidang dan menjadi jurusan dengan kurikulum yang fleksibel dan perkuliahan yang praktis juga intensif.

5. Universitas Harvard


Berada di peringkat kelima di antara universitas terkemuka di dunia, Universitas Harvard menerima skor sempurna untuk reuptasi pengajarannya. Para ilmuwan komputer di universitas ini banyak melakukan penelitian yang sangat inovatif untuk teori komputasi, sistem & jaringan, privasi & keamanan, kecerdasan buatan, pencitraan, linguistik, dan banyak lagi. Departemen komputer Harvard telah mengumumkan rencana untuk memperluas gedung fasilitas ke Allston pada tahun 2020.


references by okezone

November 7, 2017

Santri Mojokerto Raih Emas di Osaka Robotik Games 2017

Rumor Pondok Pesantren (Ponpes) merupakan tempat pendidikan konvensional, kuno dan ketinggalan zaman, mampu ditepis Nur Amalina Nejihat (17). Santriwati Ponpes Dar El Hikam Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, ini mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.


Bagaimana tidak, Nur yang masih duduk di bangku kelas 12 SMA Unggulan Harapan Ummat ini mampu menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Osaka Robotik Games 2017. Pada event yang berlangsung sejak 28 Oktober hingga 2 November 2017 itu, Nur menyabet medali emas di kategori Sumo Race Champions (RC).


"Saya ikut tiga kategori, Sumo RC, Soocer dan Mazesolving, Alhamdulilah bisa mendapatkan juara 1 kategori robot Sumo RC. Saya sangat bersyukur atas prestasi ini," ungkapnya saat ditemui awak media, Senin (6/11/2017).

Anak pasangan Masruhan dan Nur Faizah asal Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto ini mengaku tidak mudah untuk dapat mendulang emas dalam event ini. Sebab, mereka yang ikut berlomba merupakan lawan-lawan yang tangguh dan berasal dari berbagai negara.

"Pesertanya selain dari Indonesia, juga diikuti beberapa negara lain seperti Singapura, Jepang Cina, Filiphina, Vietnam dan Malayasia," tuturnya.

Menurutnya, ada lima kategori yang dilombakan dalam event tersebut. Salah satunya kategori Sumo RC dan kategori Mazesolving. Kategori Sumo RC dititikberatkan pada kekuatan robot. sedangkan Mazesolving yang dinilai kecepatan, waktu dan ketepatan robot melaju dalam trek.

Butuh waktu yang sedikit lama untuk persiapan guna mengikuti lomba tersebut. Bahkan, ia harus memeras otak untuk bisa menjadi yang terbaik. Dan benar saja, jerih payah itu terbayar lunas saat Indonesia Raya bergema di ajang robotik dunia itu.

"Sekitar enam bulan persiapannya. Kesulitan yang dihadapi yakni robot sering eror. Jadi harus benar-benar di setting sesuai yang diinginkan," imbuhnya.

Kendati mampu mengantongi emas, namun Jihan tak ingin terhenti sampai disitu. Anak kedua dari tujuh bersaudara ini mengaku ingin mendalami lebih dalam ilmu Information and Technology (IT) ini. Nur memiliki tekad untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi di Singapura.

"Saya juga ingin menunjukan jika di pesantren, para santri tidak hanya diajarkan tentang agama saja namun juga belajar sains. Kalau memang robot yang menang ini bisa dikembangkan, dipersilakan dan secara pribadi ingin yang lain juga belajar," tandasnya .

Selain Jihan, satu lagi santriwati ponpes Dar El Hikam yang ikut dalam event Osaka Robotik Games 2017, juga meraih prestasi. Yakni Masyita Attahirah (14) siswi SMP Unggulan Harapan Bangsa kelas III meraih juara dua kategori Sumo CR dan juara 4 kategori Mazesolving.


references by okezone

July 8, 2017

Sejumlah PPDB Online 2017 Sekolah Bermasalah

PPDB "Online" Kota Bekasi pada Jalur Zonasi Banyak yang Bermasalah


Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzi mengatakan banyak siswa yang bermasalah pada jalur zonasi dalam pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online di Kota Bekasi.

“Warga yang di sini (datang ke Disdik) yang memang menggunakan jalur zonasi. Tidak lepas dari masalah NIK (Nomor Induk Kependudukan). NIK kadang bermasalah saat mau daftar,” ujar Ali saat diwawancarai di Gedung Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Kamis (6/7/2017).

Ia melanjutkan dalam PPDB online tahun 2017/2018 mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) bahwa 60 persen siswa dari setiap sekolah, siswanya berasal dari lingkungan tersebut melalui jalur zonasi.

Ali menjelaskan, karena diprioritaskan untuk jalur zonasi kepada warga sekitar lingkungan sekolah, tentu saja warga harus sudah menyiapkan KK (Kartu Keluarga) dan NIK.

Baca: Kata Kadisdik Bekasi soal Nem yang Berubah Saat Daftar PPDB Online

Namun, ada beberapa data siswa yang masih bermasalah. Sementara, siswa yang mendaftar melalui jalur zonasi dipengaruhi oleh NIK yang menunjukkan domisili siswa berada di lingkungan sekolah atau tidak, dalam artian masih dalam satu kelurahan atau satu kecamatan.

“Saya kira sebetulnya ada juga beberapa warga yang kebetulan sudah punya NIK tapi pindah. Ketika dia pindah ke suatu daerah, ke kecamatan lain, atau kelurahan lain sehingga tidak melapor. Sehingga akhirnya tidak terdeteksi NIK-nya,” kata Ali.

Karena banyaknya NIK dan PIN siswa yang bermasalah, maka pendaftaran PPDB online di Kota Bekasi diperpanjang. Sehingga bagi siswa yang bermasalah pada NIK dan PIN dapat memperbaiki data ke Disdik Kota Bekasi.



Dewan Kritik Dinas Pendidikan Terkait Kisruh PPDB 2017 di Nunukan



Anggota DPRD Nunukan Kalimantan Utara meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan menyelesaikan kisruh penerimaan peserta didik baru ( PPDB) SMA tahun ajaran 2017.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Nunukan Niko Hartono mengatakan, Kadisdik Kabupaten Nunukan seharusnya berkoordinasi dengan Diknas Provinsi untuk menyelesaikan permasalahan ratusan lulusan SMP yang tidak tertampung di SMA Negeri Nunukan.

"Seharusnya berkoordinasi dengan provinsi terkait masalah banyaknya siswa yang tidak tertampung di SMA Negeri. Bukan solusi jika memaksakan semua siswa SMP negeri masuk ke SMA Negeri dengan membuka kelas tambahan,” ujarnya Jumat (7/7/2017).

Saat ini, banyak lulusan SMP yang gagal mendaftar karena kurangnya sosialisasi sistem zonasi yang diberlakukan. Parahnya, Dinas Pendidikan Nunukan tidak memiliki data jumlah kelulusan siswa SMP tahun 2017.



Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Dinas Pendidikan meminta sekolah negeri menambah kelas tambahan. Namun hal tersebut dinilai bukan solusi.

Kadisdik, sambung dia, kurang mengantisipasi membludaknya lulusan SMP yang mendaftar pada PPDB tahun 2017. “Seharunya Dinas Pendidikan sudah mengantisipasi berapa lulusan SMP yang bisa ditampung di SMA negeri. Mereka malah tidak punya data,” imbuhnya.

Sebelumnya, puluhan orangtua siswa di Kabupaten Nunukan menggelar demo memprotes pemberlakuan sistem zonasi pada PPDB tahun ajaran 2017 yang membuat anak mereka tidak diterima di SMA negeri.

Mereka menuntut pihak SMA negeri membuka kelas baru agar anak mereka bisa tertampung. Puluhan orangtua siswa tersebut enggan mendaftarkan anak mereka ke sekolah swasta karena minimnya guru serta tidak adanya peralatan laboratorium komputer dan perpustakaan.


Penolakan orangtua siswa mendaftarkan anaknya ke sekolah swasta, sambung Niko, harusnya menjadi tantangan Dinas Pendidikan untuk membantu sekolah swasta berkembang dan memiliki peralatan penunjang yang lengkap.

”Ini menjadi tantangan Dinas Pendidikan baik Kabupaten maupun provinsi untuk membantu sekolah swasta di Nunukan berkembang. Kalau memakasakan sekolah negeri, kapasitasnya sudah tidak mampu,” ucapnya.

Selain meningkatkan kualitas sekolah SMA swasta, Niko Hartono berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan dan Provinsi membangun ruang kelas baru untuk menambah daya tampung SMA negeri.






Puluhan orangtua calon siswa SMA mengadu ke Lembaga Ombudsman (LO) DIY pada Kamis (6/7/2017) siang ini.

Mereka mengadukan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA yang dinilai tak adil.
Salah satu orang tua siswa, Wiwik Widayati mengaku kecewa lantaran anaknya tidak mendapat kuota di SMA negeri.

Ia mempermasalahkan pendaftaran yang bersamaan antara pendaftar reguler dengan pendaftar melalui jalur Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
Dituturkannya, dengan sistem kuota 20 persen untuk siswa miskin, tiap sekolah telah mengunci.


Ia menilai, sistem kuota 20 persen untuk siswa miskin tidak melihat pada kualitas siswa namun seolah hanya memaksakan kuota sehingga merugikan siswa reguler yang memiliki nilai UN tinggi karena tereliminasi.
"Anak saya nilai NEM UN-nya 354 tapi tidak bisa diterima di SMA 7, 11, dan 10, sedang siswa yang punya kartu sakti SKTM dengan nilai 263 bisa diterima di SMA 10, ini kan tidak adil," ungkapnya pada Kamis (6/7/2017).
Para orangtua saat ini panik, lantaran sebanyak 419 calon siswa tereliminasi dan tidak diterima di SMA Negeri Kota Yogyakarta.



Sedang bila mereka mencabut berkas secara online, mereka tidak bisa mendaftar SMA Negeri di daerah lain.

"Saya sudah coba ke SMA negeri di Sewon, Bantul tapi ternyata karena anak saya sudah daftar dan verifikasi di SMA Kota Yogyakarta, kami ditolak mendaftar ke sistem online di daerah," tutur orang tua siswa lainnya.

Puluhan orangtua siswa ini telah mencoba mengadu dan komplain ke Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY namun hasilnya nihil.
Mereka berharap bisa mendapat kejelasan dari dinas terkait karena mereka hanya mendapat kesempatan hingga sore ini.

Sementara itu Kepala LO DIY Sutrisnowait yang menerima aduan para orang tua siswa menyebut sedang mengkomunikasikan dnegan kepala Disdikpora DIY.

Dalam jangka pendek, LO DIY akan meminta klarifikasi terkait sistem PPDB online yang baru kali ini dipertanggung jawabkan oleh pemerintah tingkat provinsi.


Dugaan Kecurangan PPDB Dilaporkan Terjadi di 14 SMP di Bantul


Jumlah kasus dugaan kecurangan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kabupaten Bantul bertambah. Hingga Jumat (7/7/2017) Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY mendapatkan informasi dugaan kecurangan di PPDB 14 SMP di Bantul.
Menurut Kepala ORI Perwakilan DIY, Budhi Masthuri,pihaknya mendapatkan tambahan informasi tersebut dari sumber yang digali di lapangan dan tidak terdeteksi sejak awal, seperti diketahui ORI Perwakilan DIY melakukan pemantauan rutin PPDB dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya kecurangan yang terjadi hampir sama.

"14 sekolah itu mengalami problem yang sama soal akurasi zonasi yang tidak sama pada surat keterangan lurah," kata Budhi, Jumat (7/7/2017).
Data jarak antara sekolah dengan tempat tinggal siswa atau rumah diduga disunat atau diperdekat. Ada dugaan hal ini dilakukan agar calon siswa bisa diterima melalui jalur zonasi yang akan memprioritaskan siswa yang paling dekat dengan sekolah. Meskipun ada kemungkinan juga karena ada kesalahan pengisian.

Adapun kuota untuk zonasi atau yang juga disebut jalur lingkungan sekolah ini adalah 30 persen dari daya tampung SMP tersebut.
14 sekolah itu menurut Budhi Masthuri antara lain berasal dari SMP di wilayah Banguntapan, Imogiri, Bantul dan Pandak. Dan belum diketahui berapa calon siswa yang melakukan kecurangan dan hal ini akan dilakukan penelusuran lebih lanjut.

ORI Perwakilan DIY juga akan berencana untuk menjadwalkan pertemuan dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul pada Rabu pekan depan. Sementara itu pada Jumat (7/7/2017) tim dari ORI Perwakilan DIY melakukan pengumpulan data dan informasi pendalaman terkait dugaan manipulasi data zonasi di SMP N 1 Pandak.

Budhi Masthuri mengatakan tim meminta copy dari dokumen surat keterangan lurah mengenai jarak zonasi seluruh calon siswa jalur ini yakni 60 siswa. Pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap dokumen tersebut secara sampling.

"Nanti kita bisa ambil sampel dari 60 dengan metode sederhana melalui maps google maps bis di cek," kata Budhi.


Website PPDB Jabar Lelet, Hari Terakhir Pendaftar SMA Negeri Panik


Hari keenam pada Sabtu (8/7/2017) adalah  hari terakhir pendaftaran online calon siswa SMA Negeri dan SMK Negeri di wilayah Jawa Barat.

Banyak pendaftar (calon siswa)  yang panik dan kalang kabut, terutama yang tergusur di pilihan pertama pada kemarin pagi, sementara  di sekolah pilihan kedua namanya belum muncul di website PPDB Jabar.

Mereka mencoba mengadu ke 10 nomor di call center, namun sulit. 10 nomor itu bisa menyambung, tapi tidak ada yang mengangkat, sedang di luar area, ada pemberitahuan layanan yang menyatakan nomor sedang melayani, dan lainnya.

Alhasil, para siswa dan orang tua mereka buru-buru ke sekolah dan mengadukan nomornya yang ‘ketendhang’ di pilihan pertama, namun tidak muncul di SMA Negeri pilihan kedua.

Hal itu di antaranya diakui oleh Aya, yang mendaftar di SMAN 3 Depok. Dia Jumat menjelang siang, namanya sudah menghilang di sekolah pilihan pertama itu. Namun, ditunggu-tunggu, sampai malam, hingga pagi dan siang ini, belum juga muncul di SMAN 5 sebagai pilihan kedua. “Iya, nih, gimana. Ini kan hari terakhir, masak kayak gini, ya paniklah,” katanya.

Menurutnya, ternyata banyak juga calon siswa pendaftar yang mengalami seperti dirinya dan mengadu ke sekolahan. Sementara, pihak SMAN 3 Depok sebagai tempat mendaftar hanya menampung dan akan meneruskan pengaduan.

Dwi, salah seorang tua siswa mengaku heran dengan sistem online sekarang, bertele-tele, lelet, dan membuat resah para orang tua murid. Menurutnya, banyak orang tua mengadu ke sekolah itu, soalnya website PPDB Jabar sering error, dan data yang dikeluarkan lambat.

“Dari petugas di sekolah, dijelaskan bahwa kejadian ini bukan hanya di SMAN 3 Depok, tapi juga di SMA-SMAN Negeri lainnya. Kami minta ini pengelola pendaftaran bekerja yang bener. Dulu saja, waktu masih dikelola di tingkat Depok, semua lancar, ini dikelola Provinsi kok berantakan, dan dimana-mana banyak protes,” katanya.

Kondisi seperti ini juga membuat ketar-ketir para calon siswa yang namanya masih bertengger di SMAN yang nilainya di bawah SMAN 3, SMAN2,  dan SMAN 8. Sebab, sekolah-sekolah yang NEM-nya lebih rendah akan jadi limpahan dari para pendaftran di sekolah-sekolah favorit tersebut.

Nama-nama yang masih bertengger di urutan bawah pada SMAN 11, SMAN 5, SMAN 12, SMAN 13, SMAN 10, dan lainnya, masih rawan tergusur oleh limpahan pendaftar yang tergusur dari sekolah favorit dengan NEM tinggi.

Sebab, kondisi keluaran data dari situs PPDB Jabar yang lelet itu, bisa jadi pada saat jam penutupan nanti nama-nama mereka masih terpampang, namun, saat pengumuman jangan-jangan dinyatakan sudah tidak ada, akibat leletnya sistem kerja situs PPDB Jabar

PPDB Kacau dengan Sistem Zonasi hingga Dugaan "Jual Beli" Bangku

ebijakan zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017 yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 17 Tahun 2017 menimbulkan permasalahan baru.

Salah satunya adalah permasalahan yang terjadi di Pekanbaru di mana sebuah sekolah disegel karena anak-anak yang tinggal di sekitar sekolah tidak diterima. Sedangkan yang jaraknya jauh diterima. Selain di Pekanbaru, di sejumlah tempat juga terjadi hal serupa.


Dari kasus ini, seorang pengamat pendidikan sekaligus penulis, Doni Koesoema menduga ada kesalahpahaman pemerintah daerah dalam menafsirkan Permendikbud tersebut.

"Kalau ada anak-anak di sekitar sekolah yang tidak diterima, ini pasti kesalahan dalam memahami Permendikbud tentang zonasi," katanya saat dihubungi Okezone, Selasa (11/7/2017).

Menurut dia, kesalahan dalam menafsirkan aturan PPDB membuat kriteria jarak hanya menjadi salah satu tolak ukur. "Makanya ada anak-anak yang jarak tinggalnya dekat sekolah tetap tidak diterima. Padahal aturannya jelas, zona dulu kriterianya, baru hal lain seperti rapor dan bakat siswa," imbuhnya.

Akibatnya, dugaan adanya permainan jual beli bangku tetap santer terdengar dalam PPDB 2017 ini. "Dugaan permainan menurut saya bisa saja ada, tapi tak bisa digeneralisir," ungkapnya.

Sementara itu, menurut Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemdikbud Hamid Muhammad, sistem zonasi yang tertuang Permendikbud bertujuan untuk menjamin para siswa yang kurang mampu.

"Kita akan pantau terus yang bermasalah itu. Kami juga menerjunkan asisten dari Kemdikbud untuk menyelesaikan segala persoalan PPDB," pungkasnya.

references by
kompas, tribun, pokotanews, okezone

June 13, 2017

Pengumuman Hasil Kelulusan SBMPTN 2017

Pengumuman bisa disimak di situs resmi SNMPTN. Selain itu, panitia SBMPTN menyediakan 12 laman mirror untuk menayangkan pengumuman. Dalam konferensi pers pada siang tadi, menyatakan ada 148.066 peserta SBPMTN yang dinyatakan lulus. Para calon mahasiswa ini diterima di 85 perguruan tinggi negeri.

"Telah ditetapkan, dari 797.739 pendaftar SBMPTN 2017, yang dinyatakan lulus sebanyak 148.066 peserta atau sekitar 14,36 persen sebagai calon mahasiswa di 85 PTN," kata Ketua Panitia SBMPTN Ravik Karsidi dalam konferensi pers di Kemenristek Dikti, Senin (12/6)..




CEK KELULUSAN ONLINE




Pengumuman SBMPTN 2017 dapat mulai diakses pada hari Rabu, 26 April 2017 pukul 14.00 WIB melalui 12 laman berikut:

Cara Melihat Pengumuman SNMPTN

    1. Silahkan masukkan nomor pendaftaran / NISN seperti yang diperintahkan. [Nomer dan Tanggal lahir bisa dilihat di Kartu Peserta]
    2. Kemudian masukkan tanggal lahir anda pada kolom yang ada.
    3. Lalu klik tombol "Lihat Hasil Seleksi"
    4. Setelah itu muncul keterangan kelulusan peserta SBMPTN
    5. Silahkan baca keterangan tersebut, apakah anda dinyatakan lulus SBMPTN atau tidak
    6. Ingat! baca dengan teliti keterangan tersebut.
    Contoh:

    No Pendaftaran: 0123456789
    Tanggal Lahir : 31 / 12 / 2013

    May 20, 2017

    Tipa Agar Tak Nganggur Usai Lulus Kuliah

    Setelah lulus kuliah, tentunya kamu ingin segera mendapatkan pekerjaan. Namun persaingan mencari kerja saat ini semakin ketat. Ternyata mencari kerja ada triknya, lho. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan supaya cepat mencapat kerja, dilansir dari Business Insider.


    1. Jangan cepat putus asa

    Biasanya fresh graduate akan melamar ke berbagai perusahaan. Di sisi lain, setiap perusahaan menerima ratusan lamaran, dan harus menyeleksinya. Oleh sebab itu, jangan menyerah jika kamu gagal di beberapa wawancara.

    2. Mengasah keterampilan wawancara

    Asah terus kemampuan wawancara dengan cara membaca berbagai panduan atau tips. Sebelum datang ke wawancara kerja, pelajari dahulu latar belakang perusahaan dan cari tahu kandidat seperti apa yang membuat mereka tertarik.

    3. Berkomunikasi secara efektif

    Memiliki IPK bagus dan berbagai pengalaman akan sia-sia jika kamu tak bisa berkomunikasi dengan baik. Meski dalam wawancara kamu harus menggunakan bahasa formal, namun jangan terlalu terlihat kaku di depan pewawancara.

    4. Mulai cari kerja secepatnya

    Jangan menunda dalam mencari pekerjaan setelah lulus. Untuk itu, buat rencana karier sejak masih kuliah sehingga ketika lulus, kamu tak bingung lagi dalam menentukan pekerjaan yang akan dilamar.

    5. Jangan bergantung pada gelar yang dimiliki

    Dibandingkan hanya mengandalkan kemampuan akademis, perusahaan akan lebih memilih calon karyawan yang sudah punya pengalaman di bidang terkait. Jadi jangan bangga dulu jika kamu punya segudang prestasi karena belum tentu menjamin.

    6. Maksimalkan tahun terakhir kuliah

    Manfaatkan pusat pengembangan karier di kampus. Kamu bisa mulai mencari tahu dari sebelum lulus. Perkuat jaringan dengan alumni di tahun terakhir kuliah.

    7. Jaga sopan santun dan perilaku

    Terakhir, kandidat harus menjaga sopan santu dan perilaku, terutama ketika menjalani wawancara kerja. Misalnya, jangan lupa berterima kasih begitu wawancara berakhir.


    Memang kalau kuliah di kampus ternama, masa depan bakalan cerah dan gemilang? Ternyata belum tentu lho, gaes. Ini alasannya.

    1. Banyak lulusan kampus ternama yang jadi orang biasa aja
    Banyak, sih, lulusan kampus ternama bisa langsung dapat pekerjaan mapan, punya jabatan strategis, dan jadi orang sukses. Tapi banyak juga, tuh, lulusan kampus favorit jadi orang biasa-biasa aja, bahkan cenderung madesu. Masa depan suram.

    Jangan kira lulusan kampus ternama nggak mungkin jadi penganguran, lho. Apalagi zaman sekarang, perusahaan semakin cenderung memilih calon pegawai BUKAN berdasarkan kampus almamaternya.
    Malah, berdasarkan hasil studi Willis Towers Watson tentang Talent Management and Rewards, sejak tahun 2014, 8 dari 10 perusahaan di Indonesia kesulitan mendapat lulusan perguruan tinggi yang siap pakai, meski dari kampus ternama sekalipun.


    2. Sebaliknya, banyak juga lulusan kampus "biasa" yang lebih sukses

    Lulusan kampus “ecek-ecek” bukan berarti nggak punya kemampuan bersaing dengan lulusan kampus favorit, lho.

    Kenyataannya, banyak lulusan kampus nggak terkenal yang bisa sesukses lulusan ITB atau UI. Bahkan jauh lebih sukses.

    Coba, deh, cek perusahaan-perusahaan ternama dalam negeri maupun multinasional. Nggak semuanya diisi oleh lulusan UGM, UI, dan ITB 'kan? Kampus-kampus yang namanya nggak pernah terdengar pun sering menyumbangkan lulusannya untuk berkarya di sana.

    3. IPK tinggi aja nggak menjamin kesuksesan, apalagi kalau cuma mengandalkan gelar kampus ternama
    Lulusan kampus terkemuka dengan IPK cumlaude.
    Kayaknya, itulah status impian semua anak muda, karena dianggap akan menjamin kesuksesan.
    Tapi ternyata nggak, lho! Apalagi kalau status tersebut nggak dibarengi pengalaman organisasi dan magang yang mumpuni. Bakal keok, deh, di dunia luar sana yang kejam. Serius, lho. Kalau kamu nggak punya sesuatu yang beda atau kreativitas yang tinggi, dunia kerja bakalan menggilas kamu dengan kejam. Serem!

    4. Bukan masalah tempat kuliahnya, tapi karakter orangnya
    Kesuksesan itu tergantung karakter kamu, bukan (cuma) tempat kuliahmu. Mau kuliah di kampus paling joss sedunia pun, kalau pribadi kamu kamu nggak mau maju, ya kamu nggak akan aja.
    Karakter kuat kamu lah yang menentukan kesuksesan kamu di kehidupan mendatang, bukan tempat kamu menuntut ilmu.


    5. Percuma kuliah di kampus ternama, kalau tujuan hidup aja nggak punya
    Mau lulusan PTN terkenal, atau STIE nggak terkenal di pelosok pun, kamu nggak bakalan sukses kalau kamu nggak punya tujuan dan cita-cita yang jelas setelah lulus, apalagi kalau pola pikir kamu adalah, “Lulus ya lulus aja, trus nanti cari kerja. Belum tau, ah, mau jadi apa dan gimana cara meraih kesuksesan!”

    Dengan kata lain, buat kamu, kuliah cuma sekedar formalitas aja, tanpa tahu arah dan tujuan.
    Waduh, pemikiran yang bahaya, tuh, gaes.
    Soalnya, kalau dari awal kamu udah punya tujuan, dimana pun kamu menuntut ilmu, kemungkinan besar kamu bakal meraih kesuksesan.




    references by okezone, youthmanual


    May 7, 2017

    Ikut SBMPTN, Jangan Lupa Cetak Kartu Peserta Ujian

    Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggri Negeri (SBMPTN) 2017 atau jalur tes akan segera ditutup. Hingga Kamis 4 Mei pukul 16.09 WIB, tercatat 688.748 peserta sudah melakukan log in dan menyimpan datanya secara permanen dalam sistem. Perlu kamu ketahui, tahapan pendaftaran tidak cukup sampai mengisi dan menyimpan data pada sistem. Para peserta harus melanjutkan sampai pada proses pencetakan kartu peserta.

    Dengan mencetak kartu peserta, akan terlihat lokasi di mana kamu akan melaksanakan ujian pada 16 Mei mendatang. Berdasarkan data yang sama, dari total jumlah peserta yang sudah mengisi data, sementara baru 686.828 peserta telah mencetak kartu.

    Selain untuk mengetahui lokasi ujian, kartu peserta merupakan salah satu persyaratan yang wajib dibawa ketika mengikuti tes SBMPTN. Jadi, jika peserta tidak memiliki kartu peserta karena belum mencetak, maka peserta tersebut tidak dapat mengikuti ujian SBMPTN.

    Meski tidak ada ketentuan khusus, para peserta diminta mencetak kartu secara berwarna sehingga foto dan tulisan dapat terbaca dengan jelas. Simpan kartu dengan baik agar tidak hilang. Jika perlu, simpan data kartu pesertanya dalam bentuk hardcopy dan softcopy untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.


    Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir mengungkapkan alasan perpanjangan pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 dari 5 sampai dengan 9 Mei pukul 16.00 WIB.

    Menurut Nasir, banyak calon mahasiswa, terutama di daerah pelosok, tidak tersedia teknologi informasi yang memadai untuk mendaftar SBMPTN.

    "Karenanya, diberikan waktu tambahan. Tujuannya, menjaring mereka yang punya potensi untuk bisa masuk PTN. Di daerah-daerah ini (3T), banyak yang belum terakses (internet)," kata Nasir usai menyampaikan kuliah umum di Universitas Negeri Semarang, Sabtu (6/5/2017).

    "Kita harus merawat Indonesia secara baik, dari Sabang sampai Merauke," kata dia lagi.

    Meski pendaftaran diperpanjang, tes tertulis SBMPTN tetap dilaksanakan pada 16 Mei 2017, sedangkan pada 17 Mei 2017 ujian praktik untuk program studi tertentu.

    Sebelumnya, Ketua Panitia SBMPTN Ravik Karsidi mengatakan perpanjangan pendaftaran itu untuk memberi kesempatan calon mahasiswa dari daerah pelosok yang memiliki keterbatasan akses internet guna mengikuti seleksi masuk PTN.

    "Untuk waktu pembayaran diperpanjang hingga Senin, 8 Mei, pukul 16.00 WIB. Sementara untuk pendaftaran diperpanjang hingga Selasa, 9 Mei, pukul 16.00 WIB," kata dia seraya meminta peserta SBMPTN mengecek lokasi ujian minimal sehari sebelum ujian.

    Peserta yang lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), kata dia, bisa melakukan registrasi ulang di PTN yang menerima mereka pada 16 Mei 2017, bersamaan dengan tes tertulis SBMPTN.



    references by okezone, tirto

    April 26, 2017

    Info Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2017

    Perguruan Tinggi Negeri (PTN) selalu menjadi pilihan utama bagi lulusan SMA sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan pada jenjang universitas. Untuk masuk di PTN yang diinginkan maka calon mahasiswa baru harus bersaing dengan ratusan ribu pendaftar pada jalur SNMPTN dan SBMPTN setiap tahunnya.


    Jika tidak lulus pada jalur SNMPTN, masih ada kesempatan mendaftar pada PTN yang diinginkan dan program studi yang diinginkan pula yaitu melalui jalur SBMPTN 2017.

    Jalur SBMPTN merupakan jalur tes tertulis yang proses seleksinya juga digelar secara nasional sehingga bisa dikatakan jalur tersebut cukup ketat.

    Cara Pendaftaran Jalur SBMPTN 2017:

    1. Calon peserta membaca informasi lengkap mengenai SBMPTN 2017 yang dimuat dalam Panduan SBMPTN yang dapat diakses di laman http://www.sbmptn.ac.id.

    2. Calon peserta mengisikan data nama dan tanggal lahir pada laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id untuk mendapatkan Kode Akses Pendaftaran (KAP), Personal Identification Number (PIN), dan Slip Pembayaran. Slip Pembayaran memuat Kode Pembayaran yang diperlukan untuk melakukan pembayaran biaya seleksi.

    3. Calon peserta melakukan pembayaran biaya seleksi sebesar Rp.200.000,00 (Dua Ratus Ribu Rupiah) di salah satu bank mitra (Bank Mandiri, Bank BNI atau Bank BTN) dengan membawa Slip Pembayaran. Pembayaran biaya seleksi ini harus dilakukan dalam waktu 3 x 24 jam sejak pencetakan Slip Pembayaran.

    4. Setelah melakukan pembayaran, peserta dapat melanjutkan proses pendaftaran di laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id

    a. Calon peserta mengunggah file pasfoto terbaru (berwarna) yang sesuai dengan ketentuan
    b. Calon peserta mengisikan data induk pada borang yang ditampilkan
    c. Calon peserta mengisikan informasi SMA/SMK/MA asal sekolah termasuk tahun kelulusan
    d. Calon peserta memilih Panlok tempat dimana akan mengikuti ujian, kemudian memasukkan program studi pilihan secara berurutan mulai dari program studi pilihan pertama dengan ketentuan :

    1) Apabila peserta memilih program studi dari bidang ilmu seni dan keolahragaan, peserta juga harus mengisikan informasi PTN tempat dimana peserta akan mengikuti ujian ketrampilan tersebut. Untuk hal ini, calon peserta harus terlebih dahulu membaca ketentuan yang berlaku di setiap PTN penyelenggara program studi yang akan dipilih, sehingga calon peserta dianggap sudah mengetahui tentang semua ketentuan yang berlaku di PTN yang dipilih.

    2) Apabila peserta memilih untuk mengikuti ujian CBT, maka peserta akan ditentukan lokasi ujian CBT di PTN Penyelenggara yang termasuk dalam Panlok yang dipilih, sejauh kuota peserta ujian CBT di lokasi tersebut masih tersedia.

    3) Calon Peserta mencetak Kartu Tanda Peserta sebagai tanda bukti sebagai peserta SBMPTN 2017



    1. Pendaftaran online untuk PBT dan CBT dibuka mulai tanggal 11 April 2017 pukul 08.00 WIB sampai dengan 05 Mei 2017 pukul 22.00 WIB. Khusus pendaftar CBT waktu pendaftar akan dibagi menjadi 2 tahap yaitu tahap pertama mulai tanggal 11 April pukul 08.00 WIB sampai dengan 25 April pukul 23.59 WIB atau tanggal sebelumnya sampai kuota tahap pertama habis dan tahap kedua mulai tanggal 26 April pukul 08.00 WIB sampai dengan 05 Mei pukul 23.59 WIB

    2. Ujian Tertulis (PBT dan CBT) : Selasa, 16 Mei 2017
    3. Ujian Keterampilan : Rabu, 17 Mei 2017 dan/atau Kamis, 18 Mei 2017.
    4. Pengumuman SBMPTN : Selasa, 13 Juni 2017

    Pilihan PTN dan Program Studi
    1. Peserta dapat memilih program studi sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dengan ketentuan :

    a. Peserta ujian yang hanya memilih 1 (satu) program studi dapat memilih program studi di PTN manapun.
    b. Peserta ujian yang memilih 2 (dua) program studi atau lebih, salah satu pilihan program studi tersebut harus di PTN yang berada dalam satu wilayah pendaftaran dengan tempat peserta mengikuti ujian. Pilihan program studi yang lain dapat di PTN di luar wilayah pendaftaran tempat peserta mengikuti ujian

    2. Urutan pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan.











    Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 akan segera ditutup pada 5 Mei 2017. Peserta yang ingin mendaftar diharapkan segera melakukan registrasi sebelum penutupan



    Prosedur Pendaftaran


    1. Pendaftaran SBMPTN 2017 dilakukan secara online. Tata cara pendaftaran secara lengkap dapat dilihat pada laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id.
    2. Tata cara pengisian borang pendaftaran ujian tertulis dan keterampilan dapat diunduh (download) dari laman http://download.sbmptn.ac.id mulai tanggal 4 April 2017.
    3. Pendaftaran online Paper-Based Testing (PBT) dan Computer-Based Testing (CBT) dan dibuka dari tanggal 11 April 2017 pukul 08.00 WIB sampai dengan 5 Mei 2017 pukul 22.00 WIB. Pendaftaran online CBT akan ditutup apabila jumlah kuota pendaftar telah terpenuhi.

    Jenis Ujian


    1. Ujian Tertulis (PBT atau CBT)
    Materi Ujian Tertulis terdiri atas:
    1. Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA).
    2. Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek) terdiri atas mata uji Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika.
    3. Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) terdiri atas mata uji Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.
    1. Ujian Keterampilan
    Ujian Keterampilan diperuntukkan bagi peserta yang memilih program studi bidang seni dan keolahragaan terdiri dari :
    1. Ujian Keterampilan seni rupa dengan mata uji tes menggambar, tes pengetahuan dan wawasan seni rupa.
    2. Ujian Keterampilan seni tari dengan mata uji tes tari bentuk, tes kreatifitas tari, tes imitasi gerak, serta tes pengetahuan dan wawasan seni tari (dalam bentuk wawancara).
    3. Ujian Keterampilan seni musik dengan mata uji tes musikalitas, tes praktik instrumen, serta tes pengetahuan dan wawasan seni musik (dalam bentuk wawancara).
    4. Ujian Keterampilan seni drama/teater dengan mata uji tes praktik monolog, tes pantomim, serta tes pengetahuan dan wawasan seni drama/teater (dalam bentuk wawancara)
    5. Ujian Keterampilan olahraga dengan mata uji tes kesehatan dan tes keterampilan motorik.
    Peserta dapat mengikuti Ujian Keterampilan di PTN terdekat yang memiliki program studi yang sesuai dengan pilihan peserta. Daftar PTN penyelenggara ujian keterampilan secara lengkap dapat dilihat di laman http://www.sbmptn.ac.id.

    Kelompok Ujian


    Kelompok ujian SBMPTN terbagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu:
    1. Kelompok Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) dengan materi ujian TKPA dan TKD Saintek.
    2. Kelompok Ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) dengan materi ujian TKPA dan TKD Soshum.
    3. Kelompok Ujian Campuran dengan materi ujian TKPA, TKD Saintek, dan TKD Soshum.
    Setiap peserta dapat mengikuti kelompok ujian Saintek, Soshum, atau Campuran.

    Kelompok Program Studi dan Jumlah Pilihan


    1. Program Studi yang ada di PTN dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Saintek  dan kelompok Soshum.
    2. Peserta dapat memilih program studi sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dengan ketentuan sebagai berikut:
      1. Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Saintek, maka peserta mengikuti kelompok ujian Saintek.
      2. Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Soshum, maka peserta mengikuti kelompok ujian Soshum.
      3. Jika program studi yang dipilih terdiri dari kelompok Saintek dan Soshum, maka peserta mengikuti kelompok ujian Campuran.
    3. Urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan.
    4. Peserta ujian yang hanya memilih 1 (satu) program studi dapat memilih program studi di PTN manapun.
    5. Peserta ujian yang memilih 2 (dua) atau 3 (tiga) program studi, salah satu program studi pilihannya harus di PTN yang berada dalam satu wilayah pendaftaran dengan tempat peserta mengikuti ujian. Pilihan Program Studi yang lain dapat di PTN yang berada di luar wilayah pendaftaran tempat peserta mengikuti ujian.
    6. Daftar wilayah pendaftaran, program studi, daya tampung per PTN tahun 2017, dan jumlah peminat program studi per PTN tahun 2017 dapat dilihat di laman http://www.sbmptn.ac.id mulai tanggal 4 April 2017.


    Biaya Seleksi Ujian Tertulis dan Keterampilan


    1. Biaya seleksi yang ditanggung oleh peserta adalah sebesar Rp. 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah).
    2. Biaya seleksi dapat dibayarkan melalui salah satu bank berikut: Bank Mandiri atau Bank BNI atau Bank BTN.
    3. Biaya seleksi yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apa pun.

    Jadwal Ujian


    1. Ujian Tertulis (PBT dan CBT) :
      PBT dan CBT dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 16 Mei 2017
    2. Ujian Keterampilan :
      Ujian Keterampilan dilaksanakan pada hari Rabu dan/atau Kamis, tanggal 17 dan/atau 18 Mei 2017

    Pengumuman Hasil Seleksi


    Hasil ujian akan diumumkan pada tanggal 13 Juni 2017 mulai pukul 17.00 WIB dan dapat diakses di laman http://pengumuman.sbmptn.ac.id.




    Tata Cara Pembayaran


    Pembayaran biaya seleksi SBMPTN 2017 sebesar Rp 200.000 (dua ratus ribu rupiah) dapat dilakukan melalui salah satu Bank mitra SBMPTN tahun 2017: Bank Mandiri, Bank BNI/BNI SYARIAH, atau Bank BTN.


    Sebelum melakukan transaksi, pastikan Saldo mencukupi

    Cara Pembayaran Melalui Bank BNI/ BNI SYARIAH (KLIK DISINI)


    Cara Pembayaran Melalui Bank MANDIRI (KLIK DISINI)

     

    Cara Pembayaran Melalui Bank BTN (KLIK DISINI)

     

     

     

    DAFTAR JURUSAN PERGURUAN TINGGI NEGERI DAN PANITIA LOKAL





    Jadwal Penting Ujian SBMPTN 2017 (KLIK DISINI)


    Waktu Ujian


    Ujian Keterampilan SBMTPN 2017 dilaksanakan pada hari Rabu dan/atau Kamis, tanggal 17 dan/atau 18 Mei 2017 (Pkl 07:00-17:00 WIB). Jadwal pelaksanaan dapat dilihat di laman website Perguruan Tinggi Negeri yang menjadi tempat pilihan Ujian Keterampilan.

    Peserta tidak harus mengikuti Ujian Keterampilan di PTN yang menjadi pilihannya, namun peserta wajib mengikuti Ujian Keterampilan di lokasi UK yang dipilih pada saat pendaftaran.





    DOWNLOAD FILE PDF

    Informasi Ujian Keterampilan SBMPTN 2017
    Informasi Ujian Keterampilan SBMPTN 2017 dapat diunduh disini


    Tutorial Pengisian Form Pendaftaran SBMPTN 2017
    Tutorial ini dibuat dalam format MP4, anda dapat mengunduh pemutar MP4 gratis untuk MS Windows (2k/XP/2k3/2k8/Vista/7/8) di sini
    Pemutar MP4 gratis untuk Sistem Operasi lainnya dapat diunduh di sini.
    Calon Peserta Reguler (bukan pelamar Bidikmisi)
    Pendaftaran KAP dan PIN
    Login
    Upload foto
    Pengisian Biodata
    Data Pendidikan
    Pilihan PTN dan Prodi
    Konfirmasi dan Pencetakan Kartu


    Calon Peserta Pelamar Bidikmisi
    Pendaftaran KAP dan PIN
    Login untuk Bidikmisi gratis
    Login untuk Bidikmisi bayar
    Upload foto
    Pengisian Biodata
    Data Pendidikan
    Pilihan PTN dan Prodi
    Konfirmasi dan Pencetakan Kartu

     
    Like us on Facebook