Wajah pelaku pembunuhan Bobotoh Cilik di Pakansari Bogor tak dibuka oleh Polres Bogor saat konferensi pers Takut dikuliti Bobotoh identitasnya? Berikut alibi dan kronologinya menurut Polres Bogor
Pembacokan terhadap suporter bola remaja berinisial ARK (16), yang tewas dibacok di Jalan Raya Bogor-Jakarta, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Tersangka, berinisial MR (29), diketahui melakukan pembacokan secara random atau acak.
"Modus operandi adalah berdasarkan keterangan tersangka, tersangka sering melakukan tawuran atau mencari lawan di wilayah jembatan hitam sekitar Jalan Raya Jakarta-Bogor pada malam itu," kata Kapolres Bogor AKBP Arfan Zulkan Sipayung kepada wartawan di Polres Bogor, Kamis (29/10/2026).
Lebih mirisnya, aksi itu dilakukan tersangka MR ketika sedang makan bersama sang istri di sekitar lokasi.
"Tersangka sedang bersama istrinya membeli makan di sekitar TKP. Lalu, tersangka melihat iring-iringan sepeda motor di jalan raya sehingga tersangka spontan terpancing melakukan aksi tawuran dengan membawa celurit dan menyerang korban," bebernya.
Selalu Bawa Celurit
Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka MR mengaku selalu membawa sebilah cerulit ke mana pun dia pergi.
Cerulit itu akan digunakan oleh tersangka untuk melakukan aksi tawuran atau penyerangan di jalan.
"Jadi, sudah bisa dibilang setiap ada kejadian di daerah sana dia sudah menyiapkan sendiri senjatanya. Jadi, pada saat membawa istrinya makan, pada saat dia makan, dia melihat ada iringan tanpa sebab secara sengaja (menyerang) membabi buta," ungkapnya.
Selain itu, pihaknya memastikan bahwa MR tidak terafiliasi dengan suporter sepak bola mana pun.
Penyerangan dilakukan seorang diri secara acak kepada siapa pun untuk memancing aksi tawuran.
"Saya pastikan bahwa tersangka bukan suporter tim mana pun. Jadi, dia merupakan pemuda yang bisa dibilang untuk mengajak tawuran," pungkasnya.
Tewas Usai Pulang Saksikan Laga Persib vs Garudayaksa
Diberitakan sebelumnya, seorang remaja berinisial ARK (16) ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Raya Bogor-Jakarta, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Minggu 25 Oktober 2026 malam.
Diketahui, korban mengalami luka bacokan di bagian punggung saat hendak pulang ke rumah usai menonton pertandingan sepak bola antara Persib Bandung melawan Garudayaksa FC di Stadion Pakansari Cibinong.
Polisi yang melakukan penyelidikan dan penyidikan berhasil menangkap satu orang tersangka berinisial MR di Kaum Pandak, Karadenan, Kabupaten Bogor.
Adapun pasal yang diterapkan adalah Pasal 80 ayat 3 Undang-Undang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 307 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Usai pertandingan Garudayaksa FC vs Persib Bandung di Pakansari Boogr, diketahui sekelompok orang menyerang iring iringan kepulangan Bobotoh dengan senjata tajam , petasan, batu diberbagai lokasi
Video
https://www.facebook.com/reel/2223602798196032
Seorang sopir ambulans memberi kesaksian perihal kondisi Bobotoh yang meninggal di Bogor. Ia meyakini bahwa luka yang diderita ARK (16) bukan karena kecelakaan lalu lintas.
Arief Rahman Kusuma atau ARK remaja berusia 16 tahun tergeletak berlumur darah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Dia meninggal setelah menyaksikan pertandingan Persib Bandung vs Garudayaksa FC di Stadion Pakansari pada Minggu (24/10/2026).
Dalam video beredar, ARK tampak dalam keadaan berlumur darah.
Ia masih mengenakan jaket, celana jins, dan sepatu.
Ketua Viking Bogor, Irland membenarkan bahwa ARK merupakan Bobotoh, atau pendukung klub sepak bola Persib Bandung.
"Iya (Bobotoh). Beres pertandingan sepertinya," kata Irland saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com.
Barang bukti senjata tajam berupa celurit
Penyidik melakukan penyitaan terhadap barang bukti yang pertama adalah satu pasang sepatu, satu potong kaos lengan panjang, satu potong celana panjang merek jeans, satu potong jaket, satu potong celana pendek berwarna merah, satu buah senjata tajam jenis celurit," kata Kapolres Bogor AKBP Arfan Zulkan Sipayung, Kamis (29/10/2026).
Sebelumnya, polisi mengungkap detik-detik MR (26) membacok suporter bola yang menewaskan ARK di Jalan Raya Jakarta, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Peristiwa berawal ketika korban hendak pulang setelah menonton pertandingan di area Stadion Pakansari.
"Kurang lebih setelah pertandingan, korban dan saksi memutuskan untuk kembali pulang. Selanjutnya, menurut keterangan saksi, mereka melihat rombongan kelompok yang sedang konvoi," kata Kapolres Bogor AKBP Arfan Zulkan Sipayung.
Kemudian, dia mengatakan korban dan saksi berboncengan sepeda motor. Mereka mengikuti rombongan konvoi tersebut untuk pulang.
"Pada saat berada di Jalan Raya Jakarta-Bogor, rombongan berhenti. Saat itu korban langsung turun dari motor saksi. Jadi istilahnya si korban ini langsung ikut naik motor bersama rombongan yang berada di depannya," jelasnya.
Kemudian, saksi yang merupakan rekan korban melanjutkan perjalanan dengan sepeda motor. Saksi lalu memutar balik dan memboncengkan orang lainnya.
"Lalu saksi lainnya bertanya kepada saksi teman korban, 'di mana korban?' Teman saksi korban berkata, 'Ikut dengan temannya yang lain'," terangnya.
Kemudian, para saksi tersebut memutuskan pulang ke rumah dengan memutar balik ke arah motornya. Saat perjalanan tersebut, kemudian mereka melihat kerumunan dan berhenti.
"Saat saksi turun dari sepeda motor dan mengecek kerumunan tersebut, ternyata korban tergeletak dengan keadaan luka. Lalu saksi menghubungi pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut," ungkapnya.
Korban kemudian dibawa ke RSUD Cibinong guna mendapatkan perawatan medis. Namun nahas, nyawa korban tidak dapat terselamatkan.
references by:
https://bandung.kompas.com/read/2026/10/29/131757878/polisi-ungkap-pria-yang-bacok-suporter-bola-di-bogor-sedang-makan-dengan
https://news.detik.com/berita/d-8729497/pembacok-bobotoh-di-bogor-bawa-celurit-ke-mana-mana-ini-penampakannya









