Usai gagal lindungi perusahaan teknologi Bukalapak dan Tokopedia, kini industri belanja online Indonesia kembali suram usai terbit aturan pembatasan Gratis Ongkir. Niat belanja rakyat akan berkurang dan akan berdampak pada omset UMKM, kurir dan perusahaan logistik yang berdampak pada PHK ditengah kondisi ekonomi kelas menangah ke bawah sedang tidak baik baik saja dan daya beli yg turun dan rata-rata penghasilan mereka dari berjualan online dan sebagai kurir ekspedisi/kurir ojek online. Pekerjaan mereka kini terancam.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi membatasi fitur gratis ongkir (ongkos kirim) yang selama ini kerap digunakan e-commerce untuk menarik konsumen.
Dengan aturan baru itu maka gratis ongkir hanya boleh diberikan maksimal tiga hari dalam sebulan.
Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Permen Komdigi) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Layanan Pos Komersial.
Direktur Ekonomi Digital CELIOS, Nailul Huda, mengatakan, Permen Komdigi tersebut jelas merugikan masyarakat.
Alasannya karena tidak adanya layanan ongkos kirim gratis yang selalu tersedia di e-commerce maka nantinya biaya yang terjangkau akan hilang alias kirim paket akan lebih mahal.
"Masyarakat yang akan dirugikan karena tidak dapat tarif yang lebih murah. Aturan mengenai tarif biaya pengiriman juga menjadikan pasar dapat tidak efisien." kata Huda saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat (16/5/2025).
Huda sebenarnya khawatir dengan pejabat Komdigi tidak paham dengan model bisnis e-commerce.
Sebab, Huda menilai model bisnis ecommerce ini, ada pihak kurir yang dapat disediakan oleh pihak aplikasi ecommerce atau pihak ketiga.
"Pemberian gratis ongkos kirim berada di pihak platform ecommerce, bukan penyedia jasa logistik. Yang membakar uang adalah pelaku ecommerce bukan pelaku jasa logistik," ujar Huda.
"Jadi Komdigi bukan di ranah yang dapat mengatur perusahaan e-commerce. Saya rasa Komdigi "salah kamar" dalam mengatur diskon ongkir ini," sambungnya.
Insentif promo ongkos kirim gratis dan berbagai diskon lainnya yang ada di platform perdagangan elektronik atau e-commerce disebut menjadi daya tarik bagi konsumen.
Riset dari berbagai lembaga menyatakan kecenderungan pengguna atau konsumen belanja, salah satunya dilatarbelakangi karena adanya insentif tarif jasa kurir dari platform ecommerce.
- Pemerintah membatasi program gratis ongkos kirim (ongkir) layanan pengiriman atau kurir. Dalam aturan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Nomor 8 Tahun 2025 tentang layanan pos komersial.
Pasal 45 berisi ketentuan penerapan potongan harga. Program itu hanya bisa dilakukan terus menerus jika tarifnya di atas atau sama dengan biaya pokok layanan.
Namun, program gratis ongkir bisa dibatasi selama tiga hari dalam satu bulan jika tarif berada di bawah biaya pokok. Periode waktu itu juga dapat diperpanjang dengan permintaan dari pemilik layanan dan akan dilakukan evaluasi oleh pihak Komdigi.
Evaluasi dilakukan dengan melihat apakah potongan harga yang ditetapkan layak atau tidak diperpanjang. "Nanti seumpama 3 hari diterapkan, mereka minta perpanjangan kita evaluasi," kata Direktur Pos dan Penyiaran Ditjen Ekosistem Digital Komdigi, Gunawan Hutagalung ditemui di Gedung Komdigi, Jumat (16/5/2025
Biaya Gratis Ongkir sebenarnya dibebankan pada penjual, Jika aturan ini diberlakukan pengguna/akun hanya akan punya voucher GRATIS ONGKIR terbatas setiap bulannya
Reputasi & kepercayaan pembeli & penjual hilang pada Tokopedia usai bergabung dengan TikTok, Kini dari sisi penjual dan pembeli banyak masalah semrawut terkesan dibiarkan. Alhasil mereka kabur karena keluhan/komplain tak dipeduikan Kini Tokopedia & Tiktok Shop mulai sepi dan ditinggalkan para penjual yang kecewa, Banyak Toko tumbang usal lakukan pengabungan akun dengan TikTok Shop Dibatasi terkena penutupan, Moderasi dan Banned usai mereka lakukan integrasi akun Tokopedia dengan akun TikTok Shop. Berjualan/integrasi di Tiktok Shop berarti sudah siap segala resiko termasuk barang hilang, uang & dana ditahan/hilang. Para penjual Seller di Tiktok keluhkan akun Toko Tokopedia / Tiktok Shop mereka jadi Diblokir/Dibanned/Ditutup Permanen.
Hal ini bermula saat Pemerintah melarang TikTok berjualan karena ia adalah platform sosial media bukan situs jual beli, Entah bagaimana ceritanya mungkin ada lobi-lobi dibelakang layar dari Pemerintah China kepada Pemerintah Indonesia yang saat itu dipimpin Presiden Jokowi, akhirnya mereka diperbolehkan kembali berjualan dengan strategi lainnya yaitu membeli saham Tokopedia. Akhirnya kini yang terdampak adalah para UMKM dan para pedagang kecil yang berjualan online terdampak dengan segudang masalah saat mencoba berjualan di TikTok Shop
Untuk saat ini, kalau Toko di Tokopedia kamu sudah dintegrasikan dengan akun Tiktok Shop, maka tidak bisa dibatalkan/dilepaskan integrasi penggabungan toko tersebut.
Melakukan Penggabungan / integrasi akun toko Tokopediamu dan TikTok Shop berarti sudah siap segala konsekuensi dan resiko Toko dan data KTP mu terkena moderasi entah sesaat setelah penggabungan atau dalam waktu lainnya. Dan kamu tidak bisa berjualan lagi di Tokopedia ataupun TikTok Shop misal suatu saat mereka berpisah atau bergabung selamanya
Artinya selama peraturan Tiktok Shop yang saat ini berlaku, Data KTP dan Rekening Bank kamu tidak akan pernah bisa berjualan lagi di Tokopedia / TikTok Shop selamanya karena data kamu ada di database mereka
Barang -barang tertentu baik itu bermerk atau tak bermerk yang perlu izin dari Produsen/Distributor untuk bisa dijual, Barang-Barang bekas / Barang Second,/ Barang bekas pakai Preloved (PL), Barang Bekas Impor (Thrift/Thrifting) dilarang keras dijual di TikTok Shop,
Karena biasanya ada fitur AI dan juga tim dari TikTok Shop yang patroli diam-diam memantau produkmu dan nonton saat Live toko-toko sedang berlangsung, ketahuan maka Tokomu akan ditutup sementara bahkan tutup permanen tanpa bisa ajukan banding, karena saaf mendaftar/integrasi kamu dianggap sudah setuju dengan segambreng peraturan yang dibuat oleh TikTok Shop,
Dana / Uang Saldo penjual dan uang penghasilan toko atau produk/barang yang sedang dikirim juga bisa tertahan, dibekukan atau disita jadi hak milik pihak Tiktok Shop dan tidak bisa ditarik ke rekeningmu. BACA DISINI
Kalau Tokomu Pernah DiModerasi Permanen dan Punya Akun Tiktok Terdaftar
Kamu tidak bisa membuat akun/toko baru jika:
(1) KTP yang digunakan di Tokopedia sudah terdaftar di TikTok Shop, atau
(2) NIB (Nomor Induk Berusaha) yang digunakan di Tokopedia sudah terdaftar di lebih dari 5 toko di TikTok Shop.
Artinya kamu tidak bisa mendaftar akun Toko baru dan berjualan online Di Tokopedia / Tiktok Shop dengan satu data KTP yang sama
Untuk melihat Review Para Penjual / Seller yang sudah menggabungkan Akun Toko di Tokopedia dan TikTok Shop dan sebelum kamu memutuskan menggabungkan/integrasi Toko di Tokopediamu atau tidak, kamu bisa baca-baca dulu rata-rata review para penjual lihat disini melalui browser smartphone atau browser PC/Laptop
Scroll/geser ke bagiaan bawah, cari klik Tulisan "LIHAT SEMUA ULASAN" . Klik "Paling Relevan", Ubah menjadi "Terbaru" . Scroll ke bawah dan baca tanggapan para penjual/seller yang kesal & memberikan hujan REVIEW BINTANG 1 setelah proses penggabungan akun Toko di Tokopedia dengan akun TikTokShop
BACA SETIAP POSTINGANNYA AGAR KAMU TAU BERBAGAI MASALAH RUMIT KETIKA SUDAH INTEGRASIKAN TOKO TOKOPEDIA DENGAN TIKTOK SHOP
Biaya Admin Penjual di TikTok Shop Tokopedia Naik Jadi 6,5% Mulai Mei . Selain itu ada juga Biaya Komisi Platform TikTokShop Tokopedia Yang dirasa sangat berat dan sangat tinggi oleh para Seller / Penjual . Para penjual dianggap sebagai ATM penghasil uang otomatis bagi TikTok Shop.
Sementara bagi penjual/seller jika menaikan harga barang demi menutupi biaya-biaya Admin yang segambreng akan membuat penjualan toko mereka sepi orderan
*Semua subkategori produk dengan Tarif Komisi Marketplace sebesar 10,00% akan mendapatkan diskon komisi sebesar 20%. Dengan kata lain, Tarif Komisi efektifnya adalah 8,00%.
Untuk rincian biaya Admin per produk yang berhasil kamu jual, kamu bisa melihgat rinciannya sendiri di Rincian Penghasilan
Ekosistem atau target pangsa pasar Tokopedia adalah rata-rata kelas ekonomi menengah keatas dan berpendidikan, beda dengan pengguna atau pangsa pasar di TikTok Shop yang rata-rata adalah Bocil, Remaja dan emak-emak.
Biasanya mereka akan melakukan retur/pengembalian barang dengan beragam alasan dan pembayaran COD yang tak dibayar entah karena tak ada orang atau kurir sudah datang namun enggan membayar karena tak punya uang atau pura-pura tak membeli barang tersebut, iseng , atau memang tak niat untuk membayar
Barang/Produk jualan di Tokomu jika diretur/pengembalian barang atau tak dibayar oleh Pembeli dengan sistem COD , kebanyakan biasanya akan hilang, atau isinya ditukar oleh oknum saat paket ada di gudang dengan barang lain/sampah lalu tidak dikembalikan oleh J&T sebagai mitra utama Gratis Ongkir Tokopedia dan Tiktok saat ini atau jasa kurir lainnya yg SOP nya tidak diawasi ketat oleh manajemen jasa kurir bersangkutan dan tentunya akan merugikan Seller/penjual. Belum lagi jika ada pembeli jahat yang menukarnya dengan barang lain/barang kosong, Ongkos kirim dan ongkos retur + admin jasa kirim akan dibebankan pada penjual
Kamu juga biasanya akan menanggung Biaya komisi & biaya ongkir + biaya retur/pengembalian paket atau barang tersebut yang nantinya akan dipotong saat kamu mendapatkan pesanan baru selesai atau dari Uang saldo penghasilan, atau nantinya akun TikTok Shop kamu bisa dibuat minus saldonya. Selain itu rating produk/toko kamu juga bisa berkurang, dampaknya tokomu jadi sepi orderan
Tokopedia by TikTok Shop akan memberlakukan beberapa pembaruan penting di Tokopedia Seller. Simak infonya sampai diakhir artikel ini ya.
Untuk memastikan transisi yang lancar dan menghindari terganggunya
pengalaman berjualan, kami sangat menyarankan semua seller untuk
menyelesaikan integrasi toko di Tokopedia dengan TikTok Shop sebelum 9 Mei 2025.
Beberapa pembaruan berikut akan berlaku secara bertahap mulai bulan
April - Juni 2025 di Tokopedia Seller Dashboard sehingga kamu bisa mulai
memaksimalkan pengalaman berjualan melalui Tokopedia & TikTok Shop
Seller Center, dan tentunya agar bisnis tokomu dapat tetap berjalan
dengan lancar!
Periode Penyelesaian Pesanan & Pengembalian Barang/ Dana Efektif
9 Mei 2025, setelah pesanan diterima oleh pembeli (Tiba di tujuan),
dana akan masuk ke saldo penghasilan dalam jangka waktu 6-7 hari kalender. Artinya dana akan terkumpul/mengendap banyak di TikTok Shop, mungkin ini memang tujuannya, memanfaatkan dana penghasilan Seller untuk dibungakan dan diputar oleh pihak platform. Jika pembeli mengklik "Selesaikan Pesanan", dana akan segera otomatis
masuk ke seller. Periode ini juga berlaku bagi pembeli yang ingin
mengajukan Pengembalian Barang dan/atau Dana apabila terdapat kendala
pada barang yang diterima. Baca artikel berikut untuk info selengkapnya
Biaya Gratis Ongkir Efektif 9 Juni 2025, biaya Gratis
Ongkir akan dikenakan sebesar 6% dari nilai setiap pcs/ item/ unit
produk terjual. Batas biaya Gratis Ongkir akan tetap sama yakni maks.
Rp20.000 untuk setiap item produk terjual. Baca artikel berikut untuk info selengkapnya
Ketersediaan Fitur Operasional di Tokopedia Seller Mulai
dari bulan April - Juni 2025, beberapa fitur penjualan di Tokopedia Seller akan
tersedia dalam mode terbatas. Operasional toko
sepenuhnya tetap dapat dilakukan di Seller Center yang terintegrasi
apabila seller sudah melakukan integrasi toko dengan akun TikTok Shop.
Mulai 9 Mei 2025, terdapat penyesuaian kebijakan pada durasi Penyelesaian Pesanan dan Pengembalian Barang dan/atau Dana.
Mulai 9 Mei 2025, setelah pesanan diterima oleh pembeli, pembeli memiliki waktu untuk melakukan konfirmasi penerimaan barang maksimal 6-7 hari kalender sejak status pesanan "Tiba di Tujuan".
Catatan:
Jika pembeli tidak melakukan klik "Selesaikan Pesanan"
selama 6 hari kalender sejak status pesanan "Tiba di Tujuan, maka dana
akan otomatis masuk ke Seller pada hari ke-7. Bisa akan lebih lama lagi kalau ada tanggal merah dan Libur Nasional
Jika pembeli melakukan klik "Selesaikan Pesanan" pada
durasi 6 hari kalender sejak status pesanan "Tiba di Tujuan", maka dana
langsung otomatis masuk ke Seller.
Selama durasi 6 hari kalender tersebut, pembeli memiliki waktu untuk
mengajukan Pengembalian Barang dan/atau Dana jika terdapat kendala pada
barang yang diterima.
Simulasi pesanan diterima hingga dana diteruskan ke Seller
Seller A menerima pesanan pada 9 Mei 2025 pukul 00.01, pesanan langsung diproses dan dikirim. Pada 11 Mei 2025 pukul 10.15
pesanan telah diterima oleh pembeli dan status pesanan berubah menjadi
"Tiba di Tujuan". Sejak waktu tersebut, pembeli memiliki waktu 6 hari
kalender atau maksimal hingga 17 Mei 2025 pukul 23.59 untuk
melakukan konfirmasi penerimaan barang atau mengajukan Pengembalian
Barang dan/atau Dana jika terdapat kendala pada barang yang diterima.
Jika tidak, maka pesanan akan selesai otomatis dan dana akan diteruskan
Seller.
Mulai 10 Juni 2025, ada kenaikan biaya program Gratis Ongkir yang
akan ditanggung oleh Seller/Penjual Tokopedia maupun di TikTok Shop sebesar 6% dari nilai setiap pcs/ item/ unit
produk terjual, dengan nilai Gratis Ongkir akan dikenakan maksimum
Rp40.000 untuk setiap item produk terjual.
AMBISIUS RAIH UANG "JATAH ORMAS" DAN SURUH SELLER "KERJA RODI" DARI HASIL PENJUALAN PARA PEDAGANG TOKOPEDIA DI TIKTOK YANG DIDAPAT DARI BIAYA BIAYA SEGAMBRENG + AGAR CEPAT BALIK MODAL DAN CUAN , TIKTOK PAKSA DAN TERUS TEKAN TOKO DI TOKOPEDIA UNTUK INTEGRASIKAN AKUN TOKONYA,
SEMENTARA PARA PENJUAL HANYA DAPAT UNTUNG SEDIKIT DARI PENJUALAN PRODUK MEREKA DAN HANYA MENDAPATKAN HIKMAH DARI BERBAGAI PERMASALAHAN RUMIT BERJUALAN DI TOKOPEDIA TIKTOKSHOP
JIKA TIDAK GABUNGKAN AKUN TOKO TOKOPEDIA KE TIKTOK SHOP, TIKTOK AKAN MEMBATASI MAKSIMUM 3 PESANAN/ORDERAN SAJA YANG MASUK DAN BISA DIPROSES PERHARINYA.
ARTINYA TOKOMU DI TOKOPEDIA HANYA BISA MEMPROSES/MENERIMA MAKSIMAL 3 PESANAN YANG MASUK SAJA DALAM 1 HARI. PESANAN LAINNYA BISA DIPROSES DIHARI BERIKUTNYA/SETELAH salah satu ATAU DARI 3 PESANAN SEBELUMNYA TERSEBUT SELESAI TRANSAKSINYA atau PEMBELI KLIK PESANAN SELESAI/BARANG DITERIMA
KALAU SUDAH MENCAPAI MAKSIMAL 3 PESANAN, STATUS TOKO JADI DILIBURKAN SEPIHAK OLEH PIHAK TIKTOK . AKAN MUNCUL KETERANGAN TOKO LIBUR 26 JUNI 2025 SAMPAI 31 DESEMBER 2099
Batas terima 3 pesanan baru telah tercapai, tokomu sedang dalam mode "Menunggu Upgrade"
sistem Tokopedia Seller dashboard akan mencapai kapasitas maksimum dalam memproses pesanan pada tanggal 26 Juni 2025.
Tiktok beralasan Untuk mendukung seller yang belum melakukan upgrade Tokopedia Seller Center ke TikTok Shop, . Tokopedia Seller Center yang kamu gunakan saat ini hanya akan dapat menerima hingga 3 pesanan baru mulai dari tanggal 26 Juni 2025.
kapasitas maksimum proses pesanan yang dimaksud adalah sebagai berikut:
3 pesanan baru dihitung sejak 26 Juni 2025, pukul 00.00 WIB dan seterusnya
3 pesanan baru bukan merupakan batas harian, namun akumulasi jumlah pesanan setiap toko mulai 26 Juni 2025
Ketika batas total 3 pesanan baru tercapai, sistem akan membutuhkan waktu beberapa saat untuk mereview batas pesanan toko.
Mulai tanggal 26 Juni 2025, tokomu yang telah diupgrade juga akan
siap diaktifkan hanya dengan beberapa klik melalui Seller Center yang
baru. Kamu akan memiliki dua pilihan:
Pilih untuk upgrade ke Seller Center baru sebelum menerima 3 pesanan dan terus berjualan tanpa gangguan.
Pilih untuk mencapai batas. Dengan memilih untuk mencapai
batas, kamu mengetahui dan setuju bahwa toko kamu akan mengikuti
pengaturan default sistem dengan memasuki mode "Menunggu Upgrade"
setelah menerima 3 pesanan. Pesanan baru akan berhenti sementara hingga
kamu menyelesaikan upgrade. Setelah selesai, toko kamu dapat melanjutkan
operasional secara normal, dengan semua data tetap terjaga sepenuhnya.
Selama mode "Menunggu Upgrade", operasional toko akan:
Tidak dapat menerima pesanan baru di dashboard Tokopedia Seller yang lama
Pesanan yang diterima sebelum status "Menunggu Upgrade" masih dapat dipenuhi melalui dashboard Tokopedia Seller yang lama.
Produk tidak akan muncul dan tidak dapat dicari oleh pelanggan di Aplikasi Tokopedia
Status toko tidak aktif
Seller masih dapat menghubungi Customer Service melalui dashboard Tokopedia Seller
Mayoritas Penjual / Seller tidak setuju dengan program integrasi/penggabungan secara paksa ini,
Sebagian besar dari mereka memilih tak berjualan di Tokopedia / TikTok Shop dan pindah ke Platform e-Commerce SITUS WEB JUAL BELI lainnya.
Kaburnya para Seller dan Penujual ini akan juga berdampak pada jasa ekspedisi instan dan jasa kurir tertentu yang akan mengalami penurunan signifikan jumlah paket yg ada di gudang mereka, bahkan merembet ke sektor lainnya terutama penurunan daya beli karena tak adanya permintaan barang/bahan baku yang biasa Penjual Tokopedia beli untuik membuat/menjual produknya
SELAIN ITU,
USAI BULAN JUNI-JULI 2025, EKONOMI & DAYA BELI DIPREDIKSI AKAN MENUNJUKAN TREND PENURUNAN, KARENA SEJUMLAH ORANG PEDAGANG/SELLER ONLINE YANG BERGANTUNG PADA JUALAN DI TOKOPEDIA AKAN KENA PHK MASSAL, KEHILANGAN TOKONYA, KEHILANGAN PENGHASILAN UANG, PELANGGAN/PEMBELI, OMSET TURUN DRASTIS ATAU KARENA TOKO MEREKA KEHILANGAN PELANGGAN, TERKENA MODERASI/BANNED/SUSPEND/BLOKIR, POTONGAN BIAYA-BIAYA YANG SANGAT MEMBERATKAN DAN BARANG YANG MEREKA JUAL TERBENTUR ATURAN PAKSA INTEGRASI DENGAN TIKTOKSHOP, TENTUNYA AKAN BERDAMPAK PADA DAYA BELI TERUTAMA EKONOMI KELAS MENENGAH KE BAWAH... MEREKA AKAN BERHEMAT DULU KAREA PENGHASILAN DARI BERJUALAN ONLINE MEREKA KINI SUDAH TAK ADA...
DAMPAK LAINNYA ADALAH KURIR EKSPEDISI ATAU OJEK ONLINE YANG BIASA KERJASAMA DENGAN TOKOPEDIA AKAN MENGALAMI PENURUNAN OMSET ORDERAN JUMLAH PAKET/KIRIMAN , KARENA SEJUMLAH TOKO DI TUKOPEDIA DI MODERASI ATAU MAYORITAS SELLER TOKOPEDIA TAK ADA YANG MAU JUALAN DI TIKTOK SHOP / INTEGRASI DENGAN PERTIMBANGAN MATANG,,
KALAU KAMU GAK MAU INTEGRASI DENGAN TIKTOKSHOP, SAAT INI TOKO DI TOKOPEDIA KAMU GAK AKAN DIHAPUS/DIPINDAH PAKSA.. CUMAN ADA BEBERAPA FITUR YANG TIDAK BISA DILAKUKAN SEPERTI TAMBAH PRODUK BARU DAN SESUAI KEBIJAKAN TIKTOKSHOP
KALAU ADA YANG RAJIN MENELEPONMU SETIAP HARI UNTUK INTEGRASI/MENGGABUNGKAN AKUN TOKOPEDIA DENGAN TIKTOKSHOP. KALAU KAMU TIDAK SETUJU TUTUP AJA TELEPONNYA/BLOKIR, HINDARI KATA BAIK, IYA, OKE, SETUJU, DAN SEJENISNYA.. KARENA TELEPON TERSEBUT DIREKAM DAN SEBAGAI BUKTI KAMU SETUJU MENGINTEGRASIKAN/MENGGABUNGKAN TOKOMU MESKI KAMU TIDAK MENGKLIK LINK DI TOKOPEDIA SELLER
MENGINTEGRASIKAN / MENGGABUNGKANAKUN TOKO TOKOPEDIAMU DENGAN TIKTOKSHOP BERARTI PENJUAL SUDAH SETUJU TUNDUK PADA PERATURAN MAUPUN SEGALA BIAYA-BIAYA TIKTOKSHOP YANG DIBEBANKAN PADA PENJUAL
Dilaporkan bahwa TikTok telah resmi mengakuisisi 38.198.745 saham baru
Tokopedia, setara dengan 75,01% saham, senilai US$1,84 miliar. Nilai
tersebut terdiri dari harga total saham baru sebesar US$840 juta dan
promissory note senilai US$1 miliar.
Jadi sebagai pemegang saham terbesar, TikTok dengan bebas melakukan aturan apapun yang ia mau dan kamu sebagai penjual/pembeli tidak bisa protes,,,
SETELAH MENJUALNYA KE PIHAK ASING, PERUSAHAAN YANG DULUNYA SANGAT POPULER DI INDONESIA, KINI TOKOPEDIA SERASA JADI RUMAH HANTU..
PENJUAL DAN PEMBELI MERASA TAKUT ! TAK NYAMAN & AMAN MELAKUKAN TRANSAKSI JUAL-BELI DAN JUGA LAYANAN DARI CUSTOMER SERVICENYA..
HINDARI DULU MEMBELI/MENJUAL BARANG-BARANG MAHAL DI TOKOPEDIA APALAGI TIKTOK SHOP.. KALAU ADA KENDALA/MASALAH BISA RIBET DAN BERBELIT BELIT URUSANNYA.. KARENA CHAT/CUSTOMER SERVICE DIBALAS OLEH TEMPLATE AI
HAL TESEBUT BERBANDING TERBALIK SAAT TOKOPEDIA BELUM DIBELI OLEH TIKTOK
AKANKAH TOKOPEDIA BANGKRUT DALAM WAKTU DEKAT SEPERTI BUKALAPAK ?
SAAT ARTIKEL INI DIKETIK, TERPANTAU AKUN FACEBOK RESMI TOKOPEDIA SUDAH JARANG SEKALI UPDATE POSTINGAN, SEMENTARA AKUN X TOKOPEDIA CARE JUGA SAMA TIDAK MENJAWAB DAN MEMBALAS KOMPLAIN DAN PERTANYAAN LAINNYA USAI DICAPLOK TIKTOK
HAL INI TENTU MEMBUAT PARA PENJUAL DAN PEMBELI SEMAKIN TAKUT DAN TAK NYAMAN BERBELANJA DAN BERTRANSAKSI DI TOKOPEDIA JIKA BARANG ATAU DANA MEREKA SEDANG ADA MASALAH
KITA TUNGGU BEBERAPA TAHUN KEDEPAN...
Peraturan berjualan di tiktok shop sangat ketat, salah sedikit atau melanggar, entah tidak sengaja atau disengaja... tokomu bisa di moderasi permanen dan saldo uang penghasilan toko akan tertahan bahkan hilang jadi hak milik TikTok Shop. 1 VERIFIKASI KTP HANYA UNTUK 1 TOKO. ARTINYA KAMU DILARANG BERJUALAN DI PLATFORM MEREKA JIKA SUDAH DIBANNED PERMANEN
KEMUNGKINAN TERBURUKNYA JIKA SESUDAH TANGGAL 9 JUNI KAMU TIDAK MAU MENGGABUNGKAN TOKOMU DI TOKOPEDIA DENGAN TIKTOKSHOP ATAU SAAT ADA PENGUMUMAN TOKOPEDIA AKAN TUTUP SEPERTI DULU BUKALAPAK, AKAN ADA JANGKA WAKTU TERTENTU YANG DIBERIKAN KEPADA PENJUAL/PEMBELI UNTUK MENGOSONGKAN SALDO/TRANSAKSINYA DI AKUN TOKOPEDIAMU SEBELUM DIUSIR.ADALAH HALAMAN TOKOPEDIA SELLER KAMU TIDAK BISA DIAKSES/LOGIN ,
TAPI TOKO DI TOKOPEDIAMU TIDAK AKAN DIHAPUS DAN SEBELUM PINDAH RUMAH BARU KE PLATFORM ECOMMERCE / JUAL BELI LAINNYA
KALAU KAMU TIDAK BERENCANA PINDAH KE TIKTOK SHOP KARENA BUKAN SEGMEN PASAR YANG TOKO KAMU CARI, TAK SEJALAN DENGAN SISTEM YANG DIBUAT TIKTOK SHOP DAN DENGAN ALASAN LAINNYA,
PASTIKAN SPEK HP KAMU TIDAK LEMOT, KARENA APLIKASI TIKTOK AKAN MEMAKAN BANYAK MEMORI RAM, PROCESSOR KERJA KERAS DAN MEMBUAT HP CEPAT PANAS.
LEBIH BAIK BACKUP DULU DATA -DATA PRODUKMU , Semua produk terlarismu ditokopedia dan mungkin semua produk mu bisa dihapus/hilang oleh tiktok
KALAU KAMU MEMUTUSKAN INTEGRASI/UPGRADE, KALAU ADA PEMBELI LEBIH BAIK DITOLAK/SURUH PEMBELI MEMBATALKANNYA, ATAU ADA TRANSAKSI YANG SEDANG BERJALAN/BELUM SELESAI MASUK SALDO, ATAU MASIH DALAM PENGIRIMAN/MENUNGGU SELESAI KE SALDO TOKOPEDIAMU KARENA SALDO TOKO TOKOPEDIA KAMU KEMUNGKINAN AKAN TERTAHAN DAN TIDAK BISA DICEK KECUALI KAMU MENGGABUNGKAN DENGAN AKUN TIKTOK SHOP. BANYAK PENJUAL MELAPORKAN SALDONYA BERKURANG/TERTAHAN/HILANG SETELAH INTEGRASI/UPGRADE
SETELAH INTEGRASI BIASANYA NOMOR HP MU YANG DIINTEGRASI AKAN DIHUBUNGI/DICHAT SPAM OLEH CS ATAU AI TIKTOKSHOP ENTAH PROMOSI DAN LAINNYA YANG DIRASA AKAN SANGAT MENGGANGGU DAN MENJENGKELKAN
KALAU ADA PAKET YANG SUDAH SAMPAI SEBELUM BULAN JUNI 2025, CHAT PEMBELI TERSEBUT UNTUK KLIK PESANAN SELESAI AGAR SALDOMU SEGARA MASUK SALDO TOKOPEDIA DAN BISA DICAIRKAN
KALAU MASIH NEKAT PINGIN INTEGRASIKAN DENGAN TIKTOK SHOP TARIK DULU SEMUA SALDO PENGHASILAN TOKOPEDIA KAMU SEBELUM BULAN JUNI 2025 KE REKENING DAN PASTIKAN UANG TERSEBUT SUDAH MASUK KE REKENINGMU DAN TIDAK ADA STATUS PAKET MASIH DALAM PENGIRIMAN, ATAU MENUNGGU SELESAI UNTUK HINDARI HAL-HAL TAK DIINGINKAN SEPERTI TERKENA MODERASI PERMANEN/SALDO HILANG, USAHAKAN JANGAN JUAL BARANG-BARANG MAHAL, RESIKO PAKET HILANG DAN CUSTOMER SERVICE MENGGUNAKAN AI DAN LAMBAT. TOKOMJU BISA RUGI AKIBAT ULAH PEMBELI JAHAT ATAU KURIR JAHAT YANG MENGAMBIL ATAU MENUKAR BARANG/ISI PAKET. DULU TOKOPEDIA DIPERCAYA KONSUMEN KARENA GERCEP JIKA ADA PAKET HILANG/DICURI KURIR DAN BERIKAN GANTI RUGI BAGI KEDUA BELAH PIHAK SECARA PENUH, NAMUN SAAT INI BERBALIK 180 DERAJAT SEMUA MEDIA SOSIAL RESMINYA SLOW RESPON DAN TAK MENJAWAB JIKA ADA KELUHAN. KARENA SEBAGIAN BESAR KARYAWANNYA MUNGKIN SUDAH DI PHK
HINDARI MENJUAL BARANG MAHAL DENGAN KURIR REKOMENDASI, PAKET HILANG/DICURI KURIR DI GUDANG RIBET PROSESNYA DAN TOKOPEDIA BERTELE-TELE . SELALU VIDEOKAN PROSES PACKING DAN PENEMPELAN RESI SETIAP PAKET DENGAN JELAS
Setelah diintegrasi/digabung dengan TikTik Shop kemungkinan akun Toko Tokopediamu dinonaktifkan Otomatis / di Banned/Moderasi jika ada pelanggaran produk dan lainnya. Semua rating/bintang Toko ulasan mu di Tokopedia tidak akan ada di TikTok Shop, kami harus tunduk dan ikuti aturan TikTok Shop seperti biaya-biaya potongan, aturan wajib ikut promosi-promosi yang nantinya biayanya dibebankan kepada penjual dan berbagai aturan aturan lainnya yang harus dibaca dengan teliti
Sebagai aksi balasan tindakan pengusiran toko secara paksa ini, tanpa menghargai para Seller yang diusir padahal telah membuat nama Tokopedia besar & dipercaya, Para Penjual/Seller Tokopedia enggan bergabung ke Tiktok Shop, Tak lagi belanja di Tokopedia apalagi TikTok Shop dan mengalihkan para konsumen/pelanggannya untuk berbelanja di toko mereka yang ada di eCommerce lainnya atau jika mereka sudah salng percaya akan melalui WhatsApp
BERIKUT ADALAH SEDERET PERATURAN SANGAT EKSTRA KETAT BERJUALAN DI TIKTOK SHOP. MENCOBA BERJUALAN ATAU LAKUKAN INTEGRASI PENGGABUNGAN BERARTI PENJUAL/SELLER SUDAH SETUJU DENGAN PERATURAN-PERATURAN EKSTRA KETAT DIBAWAH INI DAN SEGALA PERMASALAHAN YANG AKAN DITERIMA SEBAGAI PENJUAL. SILAHKAN DIBACA DENGAN TELITI BEBERAPA POIN PENTINGNYA
Pedoman Pendaftaran Penjual TikTok Shop by Tokopedia
Penarikan Dana/WITHDRAW/Saldo Uang Penghasilan Penjual TIKTOK SHOP
Proses pencairan/penarikan/withdraw UANG SALDO penghasilan di TikTok Shop ke rekening Bank milikmu akan memakan waktu 3-5 hari kerja. Akan semakin lebih lama jika ada tanggal merah/hari libur nasional atau tokomu terkena pelanggaran/Banned/Moderasi/Pembatasan Akun oleh TikTok bahkan uangmu akan dibekukan atau jadi milik Tiktok karena sebelum mendaftar/integrasi/penggabungan akun Tokopedia kamu dianggap sudah setuju dan tunduk segala peraturan Tiktok
Biaya layanan per penarikan ke semua jenis Bank adalah sebesar Rp 4.500.
Untuk Kamu Yang mengandalkan penghasilan dari berjualan online dan merasa diusir dari Tokopedia, Padahal sudah bertahun tahun berjualan di Tokopedia, membuat nama Tokopedia dipercaya dan besar namun balasannya sangat menyakitkan dan kamu merasa tak dihargai, hingga diusir serta "diperas"dengan segambreng biaya-biaya dan peraturan..
Kamu bisa balas dendam dengan membuat Tiktok Shop Indonesia sepi dan cepat bangkrut dengan cepat... dengan cara tak berjualan disana..
kamu bisa pindahkan Toko, Pelanggan / pembelimu ke eCommerce lainnya seperti Shopee, Lazada, BliBli atau Toco atau Whatsapp jika pembelimu sudah percaya dengan Tokomu
Pilih sesuai target pasar dari barang/produk yang kamu jual dan juga berbagai pertimbangan hal lainnya seperti biaya admin dan lain-lain
JIKA KAMU PUTUSKAN UNTUK TUTUP TOKO BERJUALAN DI TOKOPEDIA / TIKTOK SHOP DENGAN PERTIMBANGAN SANGAT MATANG..
ADA BAIKNYA KAMU MELAKUKAN PENGAHPUSAN AKUN AGAR DATA PRIBADI DAN KTP MU TIDAK DISALAHGUNAKAN
Untuk menghapus akun: 1. Di aplikasi TikTok, ketuk Profil di bagian bawah. 2. Ketuk tombol Menu ☰ di bagian atas. 3. Ketuk Pengaturan dan privasi. 4. Ketuk Akun > Nonaktifkan atau hapus akun, lalu ikuti petunjuk untuk menghapus akun Anda. Alternatif lainnya, Anda dapat memilih untuk menonaktifkan akun Anda.
Untuk mempelajari selengkapnya tentang penanganan data saat akun dihapus, tinjau Kebijakan Privasi TIKTOK
DIHADAPAN PEMERINTAH MELAUI KEMENTRIAN UMKM , PIHAK TIKTOK BERKATA MANIS SEBUT SELLER BEBAS MEMILIH INGIN BERJUALAN DI TOKOPEDIA ATAU TIKTOK, NAMUN HAL TERSEBUT BERBEDA JAUH DENGAN KONDISI FAKTA NYATA SAAT INI, SELLER DITEKAN DAN "DIUSIR PAKSA" AGAR PENJUAL BAHKAN PEMBELI TAK BETAH JUALAN DAN BERTRANSAKSI DI TOKOPEDIA
SAMPAI
SAAT INI PEDAGANG SELLER TOKOPEDIA MASIH MENCARI SOSOK ORANG DI TIKTOK YANG PUNYA IDE MENGGABUNGKAN TOKOPEDIA SELLER DENGAN TIKTOK SHOP SELLER YANG MENGHANCURKAN DAGANGAN & OMSET PENJUALAN MEREKA
DAN PEMERINTAH INDONESIA TAMPAK HANYA DIAM MENYAKSIKANNYA, PADAHAL SALAH SATU PENYEBAB DAYA BELI INDONESIA MENURUN DAN UANG TAK BERPUTAR DIKALANGAN MENENGAH KE BAWAH ADALAH KARENA MASALAH INI
YANG MEREKA MAU DARI PEMAKSAAN INTEGRASI ADALAH SEGAMBRENG BIAYA-BIAYA YANG AKAN DIAMBIL DARI PENJUALAN TOKOMU. DAN KAMU ADALAH KARYAWAN MEREKA. APAKAH KALIAN MASIH RELA JADI PEKERJA RODI DAN DIPALAK "PREMAN ONLINE" DARI HASIL DAGANGAN & JUALANMU YANG UNTUNG TAK SEBERAPA?
SEMENTARA PARA SELLER / PEDAGANG MENANGGUN BIAYA ADMIN SEGAMBRENG, NAMUN TETEP PEMBELI YANG DIPRIORITASKAN JIKA ADA KENDALA..
PADAHAL SELLER / PEDAGANG SUDAH MEMBAYARA MAHAL BIAYA-BIAYA TERSEBUT