Google telah mengumumkan tidak akan lagi mendukung Android 4.4 KitKat dalam rilis terbaru layanan Google Play setelah Agustus 2023. Untuk itu, pengguna ponsel Android yang masih menggunakan sistem operasi Android 4.4 disarankan agar mengganti ponsel mereka dengan yang lebih baru, atau menggunakan ROM khusus agar tetap bisa mengakses aplikasi dan layanan Google terbaru.
Dilansir dari neowin, Senin (25/7/2023), KitKat, yang diluncurkan pada Oktober 2013, akan kehilangan dukungan sebelum ulang tahunnya yang ke-10. Pihak Google mengatakan kurang dari 1% perangkat Android aktif yang masih berjalan di KitKat. Melihat keuntungan yang tidak signifikan dengan jumlah pengguna yang semakin berkurang, tidak lagi memberikan dukungan kepada KitKat menjadi jalan terbaik.
Layanan Play sendiri memungkinkan Google menyediakan fitur baru dan pembaruan rutin untuk aplikasi dan layanannya di perangkat Android secara terpisah dari pembaruan OS. Dengan menghentikan dukungan untuk KitKat, rilis layanan Play mendatang setelah versi 23.30.99 pada Agustus 2023 tidak akan lagi berfungsi pada perangkat yang masih menjalankan Android 4.4.
Terakhir kali Google mengakhiri dukungan untuk Android versi lama pada 2021 untuk Jelly Bean, yang diluncurkan pada tahun 2012. Seperti KitKat, kurang dari 1% perangkat yang masih menggunakan Jelly Bean sebelum dukungan dihentikan.
Perangkat yang saat ini masih menggunakan Andrid 4.4 KitKat memang tergolong jadul, tetapi masih banyak dijumpai di counter handphone bekas. Berikut ini sebagian daftarnya dari brand yang masih eksis di Indonesia:
Samsung: Samsung Galaxy S4 Samsung Galaxy S4 Zoom Samsung Galaxy S4 Active Samsung Galaxy Note 3 Samsung Galaxy S3 Samsung Galaxy Note II Samsung Galaxy S4 Mini Samsung Galaxy Tab 3 dan Tab 2
Asus: Padfone 2 Padfone Infinity Padfone A80 New Padfone Infinity
LG: LG G2 LG G Flex LG Optimus G Pro LG Optimus G LG G Pro Lite LG Optimus L9 II LG Optimus F7, F6, F3 LG G Pad 8.3
Berbagai fitur dan kecanggihan terus dilakukan guna semakin membuat para pengguna setia android lebih nyaman dan sekaligus melawan kompetitor mereka yakni IOS.
Maka kemudian satu demi satu versi android lama yang dirilis mulai dihentikan dukungannya oleh Google guna mengoptimalkan fitur bagi android versi terbaru.
Tentunya bagi kamu para pengguna setia Kitkat selama 10 tahun terakhir mau tidak mau harus segera bersiap-siap untuk menggunakan atau membeli android dengan versi terbaru.
Sebab dengan pengumuman ini sudah dipastikan Google akan mulai melakukan penghentian dukungan terhadap seluruh gadget yang menggunakan sistem operasi Android Kitkat,
Setelah banyak kabar yang beredar tentang ponsel lipatnya, akhirnya Samsung pamerkan ponsel layar lipatnya ke publik pekan lalu. Namun belum ada kabar pasti kapan tepatnya Samsung Galaxy F akan dirilis. Seperti HP flagship lainnya, selalu terungkap bocoran-bocoran tentang ponsel lipat ini.
Menurut kabar yang beredar, Samsung akan mengumumkan perkembangan smartphone layar lipatnya pada gelaran Mobile World Congress 2019, akhir Februari tahun depan.
Seperti dirangkum \dari Yonhap, Samsung diprediksi akan merilis ponsel layar lipat tak lama setelahnya, pada bulan Maret 2019.
Serupa dengan itu, kali ini bocoran yang keluar adalah soal harga.
Harga yang dibanderol untuk sebuah smartphone lipat mencapai 2 juta won atau sekitar Rp 26 juta di Korea Selatan.
Meski harganya terkesan mahal, Samsung tetap optimis dengan Samsung Galaxy F nya akan laku di pasaran.
Bos Samsung Mobile, DJ Koh, pekan ini sempat menyatakan pihaknya bakal membuat paling tidak 1 juta unit ponsel layar lipat untuk tahap awal.
Pihaknya mengklaim bahwa bisa memproduksi lebih banyak, tapi Samsung akan menilai respon pasar dulu.
Samsung Galaxy F kabarnya tidak didukung oleh konektivitas 5G.
Sebab fitur itu diduga akan disimpan untuk salah satu varian ponsel flagship Galaxy S10
Apple memenangkan gugatan terhadap Samsung dan akan menerima kompensasi atas hak paten dengan jumlah cukup besar. Dilansir dari Mirror, Senin (28/5/2018), Apple akan menerima uang sekitar USD 539 juta atau berkisar Rp 7,6 miliar dari pesaingnya, Samsung.
Kasus ini sebenarnya bukanlah kasus baru yang mencuat ke publik. Sebab pertarungan sengit antara Samsung dan Apple di meja hijau sudah terjadi sejak 2011 silam. Apple dalam gugatannya kala itu menuding Samsung telah melanggar paten atas karya mereka.
Samsung disebut meniru serangkaian kekayaan intelektual milik vendor rintisan mendiang Steve Jobs itu dari segi fitur, juga desain produk bikinannya. Apple juga menyebut layout, desain layar datar, layar melengkung miliknya telah dicontek Samsung.
Atas kasus tersebut, hakim Pengadilan Tinggi Amerika Serikat (AS) resmi mengetuk palu bahwa Samsung bersalah. Pengadilan juga meminta Samsung segera menunaikan kewajibannya mengganti kerugian. Angka uang yang mesti dibayarkan Samsung saat ini terbilang cukup besar lantaran pada tahun 2012 silam Samsung hanya dikenakan kewajiban denda sekitar USD 399 juta saja.
Selain berhak atas sejumlah uang denda yang akan disetorkan Samsung ke rekening perusahaannya, Apple juga berujar bahwa seharusnya mereka menerima royalti atas keuntungan penjualan produk Samsung.
Sebab, menurut Apple, kesuksesan produk Samsung saat ini sedikit banyak dipengaruhi oleh serangkaian terobosan-terobosan paten yang dimiliki Apple.
Jika Samsung tidak mengajukan banding atas gugatan sejumlah uang denda ini, secara tidak langsung Samsung akan menyudahi konflik panas antar vendor raksasa selama beberapa tahun ini. Namun sayangnya, Samsung masih belum menentukan langkah selanjutnya.
Malahan dalam keterangan tertulisnya, Samsung menyebut bahwa keputusan ini bertentangan dengan kesepakatan Mahkamam Agung yang memberikan keleluasaan pada Samsung dalam kasus pelanggaran hak paten.
“Kami akan mempertimbangkan semua pilihan untuk menentukan keputusan yang tidak menghambat kreativitas dan kompetisi sehat antar semua perusahaan dan pelanggan,” tulis Samsung menanggapi tuntunan ganti rugi dari Apple.
Sementara di lain sisi, Apple justru berbesar kepala atas kemenangan yang diraihnya atas Samsung. Perusahaan berlogo buah apel tergigit itu menyebut bahwa kemenangan ini bukan soal uang semata. Lebih dari itu, Apple menilai bahwa paten-paten yang dimilikinya merupakan sebuah revolusi yang harus dijaga nilainya.
Samsung secara resmi memperkenalkan laptop generasi terbarunya yang diberi nama Samsung Odyssey Z, yang dirancang terutama untuk para gamer. Laptop gaming baru besutan Samsung ini selain memiliki desain yang tipis, ringan, juga dibekali denga spesifikasi yang sangat memadai untuk menghadirkan pengalaman gaming yang mengesankan.
Dari segi penampilan, Odyssey Z sebenarnya tidak berbeda jauh dengan desain laptop Samsung sebelumnya, termasuk tampilan, letak konektor dan keyboard yang diberi backlight dengan lampu latar. Perubahan penting adalah posisi touchpad, yang sekarang berada di sisi kanan keyboard.
Dilansir tabloidpulsa, laptop ini dilengkapi dengan layar Full HD berukuran 15,6 inci dengan resolusi layar 1,920 x 1,080 piksel. Kinerjanya didukung oleh prosesor Core i7-8750H hexa-core generasi ke-8 bersama dengan kelola grafis 6GB Nvidia Geforce GTX 1060. Sedang memorinya menggunakan RAM sebesar 16GB DDR RAM dan ROM 1TB PCI Express berbasis NVMe M.2 SSD.
Di sisi konektivitas, laptop ini dilengkapi dengan port koneksi termasuk 1 x USB-C (tidak jelas apakah mendukung Thunderbolt 3), 4 x Tipe USB-A (2 3 x .0, 2 x 2.0), 1 x HDMI, dan 1 x headphone / mic.
Samsung menyebutkan bahwa Odyssey Z akan dilengkapi dengan sistem pendingin baru yang pada dasarnya tampak seperti kipas ganda untuk memastikan perangkat tetap dingin dan stabil. Sistem pendingin mencakup tiga komponen - Dynamic Spread Vapor Chamber, Samsung’s Z Airflow Cooling Design, dan Z Blade Blowers.
Ruang uap dirancang untuk memungkinkan dua kipas laptop - satu di atas CPU dan satu di atas GPU - untuk mendorong udara dingin menyusup masuk ke bagian terpanas ke bagian atas dan di bawah motherboard. Dan semua putaran udara panas kemudian terlontar melalui ventilasi belakang laptop.
Perangkat ini juga dilengkapi dengan opsi Silent Mode, yang di mana pengguna dapat beralih ke opsi ini melalui tombol pintas pada keyboard.
Untuk mendukung performa di sektormultimedia, laptop ini dilengkapi dengan dua speaker 1,5W menghadap ke depan, yang berada tepat di atas keyboard.
Laptop ini hadir dengan baterai 54 Wh. Dengan desain slim, cukup wajar jika laptop berdimensi 376 x 255 x 18 mm memiliki bobot hanya 2.4kg.
Sayangnya, sejauh ini Samsung belum memberikan informasi terkait dengan ketersediaan laptop game Samsung Odyssey Z, termasuk juga rincian harganya. Namun kabarnya, laptop ini akan tersedia di Amerika Utara pada kuartal ketiga tahun ini.
Samsung Galaxy S9 S9 akan diluncurkan Senin 26 Februari 2018 ini, dan pada dasarnya, setiap aspek dari telefon tersebut telah bocor. Samsung Galaxy S9 adalah kelanjutan dari kesuksesan panjang Galaxy S8 tahun lalu. Dengan seri ponsel Galaxy S miliknya, Samsung biasanya memanfaatkan konferensi Mobile World Congress (MWC) tahunan di Barcelona sebagai ajang perkenalan.
Perusahaan tersebut biasanya meluncurkan telefon satu atau dua hari sebelumnya. Namun tahun ini berbeda , bos Mobile Samsung telah mengkonfirmasi bahwa debutnya akan terjadi di MWC 2018.
Tahun ini, MWC 2018 akan dimulai 26 Februari sampai 1 Maret dan konferensi pers Samsung Galaxy S9 dilaksanakan satu hari sebelum nya, pada tanggal 25 Februari.
Samsung Galaxy S9 mungkin tidak langsung tersedia di toko setelah peluncuran. Seperti Galaxy S8 tahun lalu yang belum mulai dijual sampai tiga minggu setelah diluncurkan.
The Sun menyebut, menurut sumber terpercaya dan jurnalis teknologi Evan Blass, Samsung baru akan membuka pemesanan pada 1 Maret dan tanggal rilis yang pasti adalah tanggal 16 Maret.
Spesifikasi, fitur, dan desain
Samsung Galaxy S9 akan menjadi ponsel kelas atas yang berarti akan memiliki desain apik dan fitur terkini.
Untuk desain, banyak yang berharap bisa melihat gaya yang serupa dengan Galaxy S8. Hal itu berarti layar depan dengan bezel yang lebih tipis yang Samsung sebut “Infinity Display”.
Rumor dari sumber di industrinya menunjukkan bahwa layar Super AMOLED 5,8 inci yang sama akan dipertahankan juga dengan rasio aspek 18,5: 9 yang unik untuk boot.
Hasil akhirnya bisa menjadi ponsel space-age ramping dengan rasio layar 90% yang luar biasa, naik dari 84% di Galaxy S8.
Beberapa ahli percaya Samsung bisa menggunakan teknologi baru dari Qualcomm atau Synaptics untuk menempatkan pemindai sidik jari di bawah layar.
Hal itu bisa memuaskan penggemar yang menginginkan Samsung memindahkan sensor ke bagian belakang ponsel.
Penempatan sensor yang kurang tepat membuat pengguna sering mendapati dirinya mengecap kamera dengan jari mereka.
Kamera Samsung Galaxy S9 diperkirakan akan mengalami perubahan besar-besaran seperti diumumkan dalam ajang resmi MWC 2018 di Singapura. Perusahaan tersebut mengatakan akan "mencermati ulang" fotografi smartphone.
ET News Korea melaporkan, Samsung sedang mengerjakan pengambilan video gerakan lambat yang luar biasa.
Ternyata, raksasa teknologi Korea Selatan itu sedang mengembangkan kamera yang bisa merekam video dengan kecepatan 1.000 frame per detik dan akan mengalahkan pesaingnya. Sebagai perbandingan, iPhone baru milik Apple X hanya memotret video slow-mo 240 frame per detik.
Kinerjanya mungkin akan menjadi besar juga. Ponsel ini kemungkinan menggunakan prosesor Exynos 9810 milik Samsung sendiri atau Snapdragon 845 yang juga kuat dari Qualcomm.
Snapdragon 845 adalah chip inti okta yang beroperasi di 2.8GHz dan dikatakan menawarkan dorongan kinerja 30% dari pendahulunya.
Samsung Galaxy S9 vs iPhone X, siapa menang?
Dominic Sunnebo, Global Director di Kantar Worldpanel ComTech memperkirakan pemenang dalam pertempuran para raksasa: Galaxy S9 melawan iPhone X.
Menurut Dominic Sunnebo, iPhone X "bermain mempertipis ketertinggalan" dengan Galaxy S8 tahun lalu, tetapi Samsung harus tetap berada di depan untuk bersaing dengan merek Apple yang kuat.
"Hampir pasti bahwa Galaxy S9 akan menampilkan kamera dual-lens dan prosesor Exynos in-house terbaru untuk menggabungkan kemampuan Qualcomm 845 yang baru, yang memungkinkan pengisian baterai 50% hanya dalam 15 menit," Katanya.
Harga Samsung Galaxy S9
Untuk sementara kami tidak akan tahu harga resminya, tapi cukup adil untuk mengatakan bahwa harga Samsung Galaxy S9 mungkin akan sangat mahal.
Galaxy S8 tahun lalu dijual dengan harga yang sangat tinggi yaitu 689 Poundsterling, naik drastis dari Galaxy S7. Harga Samsung Galaxy S8 lebih sesuai dengan rivalnya, iPhone 8 seharga 699 Poundsterling.
Rumor terbaru menunjukkan bahwa kita bisa membeli Galaxy S9 seharga Rp 19 juta atau mahal dari model tahun lalu. Dominic Sunnebo memperkirakan bahwa harga produk terbaru ini adalah 789 poundsterling.
Dominic Sunnebo memperkirakan harga Samsung Galaxy S9 akan jauh lebih mahal.
"Galaxy S8 menjadi penawaran premium Samsung sampai saat ini dan tersedia di Inggris dengan harga 869 Poundsterling ," kata Dominic Sunnebo.
"Rilis seri Galaxy S biasanya harganya di bawah Samsung Galaxy Note. Jadi, kita memperkirakan harga peluncurannya sekitar 829 Poundsterling ," ujarnya.
Raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut akan menghelat momen besar peluncuran dua smartphone jagoannya ini lewat gelaran bergengsi Mobile World Congress (MWC) 2018 di Barcelona, Spanyol.
Seperti diketahui, President of Mobile Communications Business Samsung Electronics DJ Koh, mengungkap Galaxy S9 dan S9 Plus menjadi smartphone pertama yang meluncur pada 2018.
ada beragam fitur terbaru yang disematkan pada kedua flagship smartphone terbaru ini.
Mengenai harga Galaxy S9 dibanderol US$ 720 atau sekitar Rp 9,6 juta, sedangkan Galaxy S9 Plus lebih mahal US$ 120 (Rp 1,6 jutaan) atau tepatnya US$ 840 (Rp 11,3 jutaan).
Keduanya bisa di pesan mulai 2 Maret 2018 di pasar Amerika Serikat dan produk akan diterima pembeli pada 16 Maret 2018.
Namun sayang, Samsung belum mengumumkan kapan Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus bisa dipesan di negara lain (di luar pasar Amerika Serikat).
Ada beberapa keunggulan kamera Samsung Galaxy S9 seperti clue yang diunggah Samsung dalam videonya di channel resmi Samsung di YouTube beberapa waktu lalu.
Pertama, kamera smartphone ini dibekali kemampuan dual aperture yang bisa mengadaptasi berbagai kondisi cahaya saat memotret. Dual aperture Galaxy S9 adalah F1.5, yang merupakan bukaan besar untuk mengakomodasi kondisi minim cahaya.
Kehadiran aperture besar (F1.5) pada Galaxy S9 ini merupakan yang pertama kalinya hadir pada smartphone. Tujuannya adalah menghadirkan fotografi low light lebih baik.
Karena kamera Galaxy S9 tidak hanya hadir untuk mengakomodasi fotografi dalam kondisi minim cahaya, Samsung menghadirkan aperture kedua yakni F2.4 pada kameranya agar tetap bisa memotret dalam kondisi cahaya normal.
Keunggulan kedua pada kamera Samsung Galaxy S9 adalah fitur perekaman super slow-motion yang menghasilkan video 960 frame per second (fps) dengan resolusi 1.080 piksel.
Dengan fitur perekaman super slow-motion ini, pengguna Galaxy S9 bisa mengakomodasi pengguna merekam momen yang terjadi cepat menjadi bisa dinikmati dan ditampilkan dengan efek dramatis.
Dengan efek super slow-motion ini, perekaman sebuah momen cepat 0,2 detik bisa menjadi 6 detik.
Selain itu, perekaman dengan efek super slow-motion pada Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus bisa dilakukan secara multi-capture hingga 12 kali.
Keunggulan kamera Samsung yang ketiga adalah adalah kemampuan Augmented Reality (AR) pada kamera yang direalisasikan menjadi AR Emojis.
Dengan AR Emojis, pengguna bisa menjadikan fotonya menjadi emoji dalam bentuk GIF atau stiker. Asyiknya lagi, emoji-emoji ini bisa dikirim ke pesan instan.
Sementara untuk kamera depan Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus sama-sama memiliki resolusi 8MP dengan bukaan f/1.6.