MASUKAN KATA DI KOTAK BAWAH INI UNTUK MENCARI.. LALU KLIK TOMBOL "SEARCH"

JUAL Berbagai Sistem Operasi dan Software PC/Laptop Murah

Jual murah OS/Software Terbaru atau Lama

Showing posts with label indonesia. Show all posts
Showing posts with label indonesia. Show all posts

June 7, 2026

Kenapa Tahun 2026 Akan Terjadi Kemarau Ekstrim?

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026 yang diprediksi lebih kering dibandingkan kondisi normal. Kmarau diprediksi akan merata pada awal bulan Juli 2026


 

Peringatan tersebut disampaikan Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam Rapat Koordinasi Penanganan Persampahan serta Mitigasi Dampak Kemarau Panjang di wilayah Jawa Barat yang digelar di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Rabu 4 Juni 2026.

Dalam paparannya, Faisal menjelaskan bahwa Indonesia berpotensi mengalami fenomena El Nino pada tahun 2026. Menurutnya, BMKG telah menyampaikan prediksi tersebut sejak Maret 2026 dan diperkuat oleh rilis Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) pada 2 Juni 2026.

“Kami telah menyampaikan sejak bulan Maret bahwa tahun ini akan terjadi fenomena El Nino. Kemudian pada tanggal 2 Juni kemarin, WMO juga telah merilis bahwa El Nino akan terjadi pada tahun 2026,” ujar Faisal.

Ia menegaskan bahwa El Nino dan musim kemarau merupakan dua fenomena yang berbeda. Namun, keduanya sama-sama dapat memengaruhi curah hujan di Indonesia dan meningkatkan risiko kekeringan di berbagai daerah.

Berdasarkan hasil pemantauan BMKG hingga akhir Mei 2026, indeks El Nino Southern Oscillation (ENSO) telah mencapai angka +1,0 yang menunjukkan kondisi El Nino. Sementara itu, sekitar 28 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau.

BMKG juga memperkirakan durasi musim kemarau tahun ini berlangsung antara tiga hingga tujuh bulan, tergantung karakteristik masing-masing wilayah. Kondisi tersebut membuat sejumlah daerah perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi berkurangnya ketersediaan air bersih, gangguan sektor pertanian, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan.

Untuk mendukung upaya mitigasi, BMKG akan terus memperbarui informasi iklim, kondisi hari tanpa hujan, serta potensi kekeringan yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah sebagai dasar penyusunan kebijakan dan langkah antisipatif.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meminta seluruh jajaran TNI AD, mulai dari Kodim hingga Koramil, melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan serta menyiapkan langkah penanganan sejak dini.

“Kalau dulu kita punya data bencana, sekarang kita harus punya data antisipasi kemarau. Daerah mana saja yang selama ini terjadi kekeringan dan juga berdasarkan hasil penjelasan BMKG, daerah mana yang terancam kekeringan. Kira-kira apa yang harus kita lakukan,” kata Maruli.

Kasad menegaskan program penyediaan air bersih melalui pengeboran sumur akan terus dilanjutkan sebagai salah satu upaya membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau.

Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko krisis air bersih di daerah-daerah yang selama ini kerap terdampak kekeringan saat musim kemarau berlangsung, sekaligus memperkuat kesiapan pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi ancaman kemarau panjang tahun 2026.

 


 

Puncak musim kemarau di wilayah Jawa Barat diprediksi terjadi pada bulan Agustus. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat tengah menerapkan kesiapsiagaan untuk memitigasi terjadinya kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi terjadi pada musim tersebut.

Pranata Humas Ahli Muda BPBD, Hadi Rahmat, mengatakan, berdasarkan data BMKG beberapa wilayah di Jawa Barat telah memasuki periode musim kemarau sejak Mei, dengan kecenderungan kondisi lebih kering dibanding normal akibat pengaruh El Nino.

Kondisi serupa pernah terjadi pada 2023, yang tercatat sebagai tahun dengan dampak kekeringan relatif ekstrem. Sejumlah daerah bahkan masuk dalam kategori wilayah terdampak tertinggi kekurangan air bersih, di antaranya Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung, Ciamis, Bekasi, dan Garut.

"Kalau kita mengacu ke 2023, itu cukup ekstrem. Dan pola yang sama masih berpotensi terjadi jika El Nino kembali menguat," ujar Hadi, Sabtu (6/6/2026).


1. Kebakaran bisa terjadi di wilayah tutupan hutan produksi 

 Catatan BPBD Jabar menunjukkan sedikitnya 710 kejadian karhutla terjadi selama musim kemarau pada tahun sebelumnya. Adapun wilayah yang kerap menjadi titik rawan antara lain Majalengka, Sumedang, Subang, Sukabumi, Kabupaten Bandung, hingga Kuningan.

Peristiwa kebakaran hutan sebagian besar kejadian terjadi pada kawasan hutan produksi yang masih memiliki vegetasi mudah terbakar saat kemarau panjang.

"Rata-rata memang di wilayah dengan tutupan hutan produksi. Hutan alami di Jawa Barat sudah sangat berkurang," kata Hadi. 

 

2. Jabar belum tetapkan status darurat 

 

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Jawa Barat menyiagakan mobil tangki air bersih hingga peralatan pemadam kebakaran seperti, mesin pompa (alkon) yang dapat digunakan saat terjadi karhutla.

Kemudian, koordinasi lintas sektor juga telah dilakukan sejak April melalui rapat koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota, perangkat daerah, hingga pihak swasta untuk memperkuat dukungan personel dan peralatan di lapangan.

"Kita tidak bisa bekerja sendiri dalam penanganan bencana. Semua stakeholder harus terlibat," hadi.

Namun saat ini BPBD Jawa Barat memastikan belum menetapkan status siaga kekeringan secara resmi. Pemerintah provinsi masih memantau kondisi cuaca yang dinilai belum sepenuhnya stabil.

Hadi menyebut, kondisi cuaca di Jawa Barat masih menunjukkan anomali, di mana sebagian wilayah masih diguyur hujan dan bahkan terjadi banjir di beberapa daerah.

"Secara siklus memang sudah kemarau, tapi kondisi di lapangan masih dinamis. Jadi kita masih wait and see," katanya.

 

3. Kemarau diprediksi disertai El Nino

 

 

Terpisah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, memprediksi puncak musim kemarau di wilayah Jawa Barat, termasuk Bandung Raya pada Agustus 2026.

Fungsional Pengamat Meteorologi dan Geofisika Muda BMKG Bandung, Yuni Yulianti, mengatakan, puncak musim kemarau diperkirakan dipengaruhi fenomena El Nino yang berdampak pada penurunan curah hujan secara signifikan.

"Untuk tahun 2026 ini memang sudah musim kemarau, dan BMKG memprediksi akan disertai El Nino. Puncak kemarau diprediksi terjadi pada Agustus, termasuk wilayah Bandung Raya. Secara umum, curah hujan lebih rendah dan durasi musim kemarau di beberapa wilayah bisa lebih panjang dari normal," katanya.

El Nino, kata Yuni, merupakan anomali suhu permukaan laut di wilayah Pasifik ekuator yang berdampak pada berkurangnya pembentukan awan hujan di Indonesia. Kondisi ini, berpotensi menurunkan curah hujan di berbagai daerah, termasuk Jawa Barat.

"Untuk tahun ini diprediksi El Nino moderat, dengan peluang kecil menuju kuat, tetapi dominan tetap moderat," ucapnya.

Mengenai istilah El Nino Godzilla yang kerap muncul di publik, BMKG menegaskan istilah tersebut tidak digunakan secara resmi dalam klasifikasi meteorologi. "BMKG sendiri tidak pernah merilis adanya El Nino Godzilla. Kami mengkategorikan El Nino itu menjadi tiga, yaitu El Nino lemah, moderat, dan kuat," katanya.



Pakar menyebut sejumlah indikator oseanografi dan atmosfer menunjukkan kecenderungan berkembangnya fenomena El Niño pada paruh kedua hingga akhir tahun 2026.

"Berbagai data observasi dan model iklim menunjukkan perubahan kondisi laut di Samudra Pasifik yang mengarah pada pembentukan El Niño. Salah satu indikator utama adalah meningkatnya cadangan panas di bawah permukaan laut Pasifik yang berpotensi mendorong perpindahan massa air hangat ke arah timur," ujar R. Dwi Susanto, Profesor di University of Maryland dalam keterangannya, Selasa (2/6).

 

"Data observasi dan model menunjukkan adanya akumulasi panas di bawah permukaan Samudra Pasifik. Bersamaan dengan itu, gelombang Kelvin mulai mendorong massa air hangat dari Pasifik barat menuju Pasifik timur, yang merupakan salah satu ciri perkembangan El Niño," tambahnya.

Dwi menjelaskan perubahan ini dapat diamati melalui suhu bawah permukaan laut, tinggi muka laut, hingga pola angin di kawasan tropis Pasifik.

Menurutnya, berbagai model prediksi iklim internasional juga memperlihatkan kecenderungan yang sama.

"Indonesia memiliki posisi penting dalam sistem iklim global karena berada di kawasan western Pacific warm pool, wilayah dengan suhu permukaan laut tropis terhangat di dunia," terangnya.

Selain itu, Indonesia adalah jalur Indonesian Throughflow (Arlindo) yang menghubungkan Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Oleh karena itu, perubahan kondisi laut di wilayah Indonesia dapat menjadi indikator penting untuk memahami perkembangan El Niño.

Dwi menyebut pemantauan suhu laut, dinamika Arlindo, maupun pergeseran pusat konveksi atmosfer di kawasan maritim Indonesia dapat membantu mendeteksi perubahan iklim sejak dini.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa dampak El Niño terhadap Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kondisi di Samudra Pasifik.

Interaksi dengan Indian Ocean Dipole (IOD) di Samudra Hindia juga berperan besar dalam menentukan tingkat keparahan dampaknya.

"Kita tidak bisa hanya melihat indeks El Niño. Kondisi Indian Ocean Dipole juga harus dipantau karena kombinasi keduanya dapat menghasilkan dampak yang jauh lebih besar dibandingkan jika hanya salah satu fenomena yang terjadi," katanya.

Ia mencontohkan peristiwa 1997-1998 ketika El Niño kuat terjadi bersamaan dengan IOD positif. Kombinasi kedua fenomena tersebut menyebabkan penurunan curah hujan yang signifikan serta meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah Indonesia.

Menurutnya, perkembangan IOD positif dapat dipantau melalui perubahan suhu permukaan laut di perairan selatan Jawa dan Sumatra. Pendinginan yang semakin kuat di kawasan tersebut umumnya berkaitan dengan meningkatnya risiko kekeringan.

Dwi mengatakan sejumlah model prediksi saat ini menunjukkan peluang berkembangnya El Niño pada akhir 2026 dengan kecenderungan berada pada kategori kuat hingga sangat kuat.

Maka karena itu, berbagai langkah mitigasi perlu dipersiapkan sejak dini, antara lain melalui pengelolaan sumber daya air, penyesuaian pola tanam, serta penguatan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

"Persiapan harus dilakukan tanpa menimbulkan kepanikan. Yang penting adalah memastikan informasi iklim dapat dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan dan mitigasi," ujar dia.



 




EFEK KEMARAU

  • Harga pangan/makanan akan naik
  • Krisis air atau Harus membeli air tiap hari yang akan membuat dompte dan saldo tekor
  • Banyak kasus Kebakaran di Perkotaan dan Hutan, Pastikan mengcek dan mengganti kabel listrik dengan kualitas SNI jika sudah puluhan tahun tidak pernah diganti

 

 

Penyakit yang Menyerang di Musim Kemarau

 

Demam berdarah

Tak hanya saat musim hujan, demam berdarah juga berisiko muncul di musim kemarau. Ini karena nyamuk-nyamuk dewasa mulai berkembang.

 

"Saat musim hujan, banyak terjadi genangan. Saat itulah nyamuk-nyamuk ini berkembang biak. Nah, saat memasuki musim kemarau saat ini, nyamuk dewasa itu semakin banyak," ujar dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter.


Ancaman dehidrasi

Saat musim kemarau di mana cuaca sangat panas, Anda juga akan lebih rentan mengalami dehidrasi. Karena itu, selalu cukupi kebutuhan air minimal 8 gelas sehari, terlebih bagi Anda yang lebih banyak beraktivitas di luar ruangan.
Dermatitis atopik

Dermatitis atopik adalah penyakit kulit kronis yang membuat kulit meradang, gatal, kering, dan pecah-pecah. Biasanya, kondisi ini disebut juga sebagai penyakit eksim.

"Musim kemarau itu cuacanya sedang kering. Bagi beberapa orang, kondisi itu bisa memicu gangguan kulit seperti dermatitis atopik," ujar dr. Nadia Octavia dari KlikDokter.

Cuaca panas juga bisa membuat kulit Anda alergi. Sebab, cuaca panas membuat kulit kering dan membuat lapisan kulit menipis. Pada akhirnya, kuman mudah masuk dan membuat Anda alergi.


Diare

Diare sering menyerang di musim hujan dan kemarau. Berkurangnya pasokan air bersih di beberapa tempat, bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk dalam proses pencucian makanan dan peralatan makan. Akibatnya, kondisi makanan dan peralatan makan yang kotor berpotensi menyebabkan diare.

"Selain itu, kondisi musim kemarau membuat makanan lebih mudah terkontaminasi oleh udara yang berdebu. Kondisi hidangan yang kurang higienis itu berisiko menimbulkan diare," ujar dr. Andika Widyatama dari KlikDokter.

 
Tifus

"Tifus merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhii. Penyakit ini sering ditularkan melalui konsumsi makanan yang tercemar bakteri Salmonella," kata dr. Andika.

Pencemaran makanan dapat terjadi akibat ada binatang seperti lalat yang hinggap di makanan. Lalat tersebut sangat mungkin membawa bakteri Salmonella saat hinggap di makanan, jika sebelumnya menempel di feses.


Heatsroke

Heatstroke sangat mungkin terjadi saat musim kemarau di mana cuaca sangat panas. Ini merupakan kondisi kegawatdaruratan yang terjadi ketika suhu tubuh terlalu panas akibat paparan suhu panas di luar tubuh dalam jangka waktu yang lama. Suhu tubuh bisa mencapai 40 derajat Celsius.

"Kondisi ini harus segera mendapat pertolongan medis karena dapat dengan cepat merusak fungsi berbagai organ dalam tubuh, seperti otak, jantung, ginjal, dan organ vital lainnya hingga mengancam jiwa," ucap dr. Andika.


Infeksi saluran pernapasan atas

Musim kemarau identik dengan udara menjadi lebih berdebu. Debu-debu yang bertebaran di udara berpotensi mengiritasi saluran pernapasan. Dalam kondisi demikian, Anda menjadi lebih rentan mengalami infeksi saluran pernapasan atas.


Mata kering

Mata kering atau dry eyes bisa terjadi ketika udara sangat kering. Udara yang kering saat musim kemarau dapat meningkatkan penguapan air mata. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan masalah dry eyes.

"Gejala-gejala dry eyes biasanya dirasakan pada kedua mata, yang meliputi perih, sensasi terbakar, dan gatal di mata. Adapun yang dirasakan seperti mata memerah, mata mengganjal, mata belekan, sensitif terhadap cahaya, pandangan kabur, dan air mata keluar terus-menerus," kata dr. Andika.

Itulah beberapa penyakit yang rentan berjangkit di musim kemarau. Untuk menghindarinya, jaga selalu daya tahan tubuh Anda agar tetap prima. Caranya, selalu konsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, serta cukup tidur. Selanjutnya, pastikan Anda mencukupi kebutuhan minum air putih setidaknya 8 gelas sehari.

 

Wilayah Indonesia yang Paling Terdampak

 

Paling Rentan (Jawa, Bali, & Nusa Tenggara): Pulau Jawa (Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur), Bali, NTB, dan NTT. Wilayah ini berisiko tinggi mengalami kekeringan yang mengganggu masa tanam padi

Potensi Kebakaran Hutan & Lahan: Titik rawan kebakaran meningkat pesat di wilayah dengan lahan gambut seperti Sumatra (khususnya Riau) dan Kalimantan (seperti Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan)

 

apa itu El Nino? Apa juga dampak atau akibat yang ditimbulkan oleh El Nino yang berdampak pada masyarakat? 

El Nino merupakan kondisi dimana adanya arus panas yang terjadi di muka bumi. Akibatnya, akan timbul musim kemarau yang cukup lama dan cuaca yang cukup panas.

 

Kondisi yang terjadi di Samudera Pasifik bagian tengah, pemanasan SML atau juga suhu muka laut karena adanya potensi pertumbuhan awan yang berada di Samudera Pasifik tengah yang mengurangi curah hujan.

Singkatnya, fenomena ini merupakan pemicu terjadinya kondisi kekeringan di wilayah Indonesia secara umum atau keseluruhan.

Di masa awal kemunculannya, fenomena ini membuat banyak para nelayan beristirahat tak melakukan aktivitas melaut. Karena memang fenomena ini selain menyebabkan kemarau ekstrim, juga membuat jumlah ikan yang berada di lautan menurun drastis.

Kemunculan El Nino tidak terjadi setiap tahun, namun perlu diketahui jika frekuensinya dapat dipastikan. Dan pada umumnya muncul dengan rata-rata 2-7 tahun.

Mengapa harus diwaspadai, karena jika sekali terjadi sekali bisa berlangsung selama 9-12 bulan dan selain itu fenomena ini juga memunculkan proses yang akan lebih dilalui terlebih dulu.

 

Bagaimana proses El Nino bisa terjadi?

Fenomena, ini menjadi salah satu gejala yang terjadi pada iklim dan sudah dinyatakan muncul jika adanya kenaikan suhu rata-rata air laut di Samudera Pasifik dengan minimal 0,5 derajat celcius.

El Nino merupakan gejala gangguan iklim global yang diakibatkan oleh adanya hubungan antara samudera dan atmosfer secara masif yang menghasilkan suhu lebih hangat tersebut.

Sementara kenaikan suhu secara lebih spesifik muncul pada bagian pusat dan timur Samudera Pasifik Ekuatorial.

Kenaikan tersebut menjadi penyebab adanya peningkatan kelembapan pada atmosfer yang terdapat di atas Samudera Pasifik. Peningkatan pembentukan awan di samudera, hal ini memunculkan tekanan udara di Samudera Pasifik yang juga akan meningkat. 

 

El Nino menyebabkan musim kemarau dan membuat adanya kekurangan curah hujan, hal ini biasanya juga dialami di Indonesia.

Sementara di Amerika Latin, munculnya fenomena ini justru membuat adanya kenaikan curah hujan di wilayah tersebut. Meskipun beberapa tahun terakhir, kemunculan arus panas melanda dan terjadi pada bulan Mei

 

 

 

 

PBB: 3 Bulan ke Depan, Bumi Mungkin akan Panas Luar Biasa

 

Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) memperingatkan dunia harus bersiap menghadap kembalinya El Niño dan cuaca ekstrem yang diakibatkannya.

Pola cuaca alami yang kuat ini, yang meningkatkan suhu global dan memperburuk curah hujan, memiliki kemungkinan 80% terbentuk sebelum September dan 90% sebelum November, demikian pernyataan badan PBB tersebut dalam rilis resmi, Selasa, 2 Juni 2026. 

WMO mengungkap, sebagian besar model penelitian ilmiah memproyeksikan kembalinya fenomena siklus di lautan dan atmosfer dengan kekuatan setidaknya sedang dan kemungkinan kuat. 

Para ilmuwan sebelumnya telah memperingatkan bahwa ini bisa menjadi yang terkuat di abad ini. Namun, WMO tidak memberikan dukungan terhadap proyeksi tersebut dan mengatakan para peramal cuaca masih berada dalam ketidakpastian.

“Penyebarannya besar. Ada model yang tidak memberikan indikasi El Niño yang kuat, sementara model lainnya memberikan indikasi yang sama," kata Sekretaris Jenderal WMO Celeste Saulo. 

Meski demikian, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengatakan, dunia harus memperlakukan hal ini sebagai peringatan iklim yang mendesak. 

“Kondisi El Niño akan memicu pemanasan dunia. Dampaknya akan lebih parah, menyebar lebih jauh, dan melintasi perbatasan dengan kecepatan yang sangat dahsyat,” kata Guterres. 

El Niño terbaru, yang terjadi pada tahun 2023-2024, adalah salah satu dari lima El Niño terkuat yang pernah tercatat dan berkontribusi pada tahun yang sangat panas pada 2024 yang memecahkan rekor suhu global.

WMO mengatakan suhu yang luar biasa tinggi diperkirakan terjadi di hampir seluruh wilayah bumi selama tiga bulan ke depan, dan memperingatkan kemungkinan lebih besar terjadinya hujan ekstrem dan kekeringan.

Meskipun setiap peristiwa El Niño bersifat unik, para ilmuwan biasanya mengasosiasikannya dengan hujan lebat di beberapa bagian Amerika Selatan, Amerika Serikat bagian selatan, Tanduk Afrika, dan Asia Tengah. Kondisi yang lebih kering biasanya melanda Amerika Tengah, Amerika Selatan bagian utara, Karibia, Australia, Indonesia, dan sebagian Asia Selatan.

Perairan hangat dapat memicu badai di Samudera Pasifik tengah dan timur, namun menghambat pembentukannya di cekungan Atlantik.

Temuan ini muncul ketika Eropa Barat sedang menghadapi cuaca panas yang luar biasa Mei lalu, dimana rekor suhu pada bulan tersebut dipecahkan di Inggris dan Irlandia. Pekan lalu, WMO dan UK Met Office memperingatkan bahwa tahun panas yang memecahkan rekor bagi bumi hampir pasti akan terjadi sebelum akhir dekade ini, dan El Niño diperkirakan akan kembali terjadi pada 2027.

Gareth Redmond-King, dari Energy & Climate Intelligence Unit, sebuah lembaga pemikir Inggris, mengatakan temuan ini adalah berita buruk bagi pasokan makanan lantaran sudah berada di bawah tekanan akibat kerusakan iklim dan pembatasan aliran pupuk akibat perang AS di Iran.

“Kerusakan yang akan terjadi akibat El Niño karena kemungkinan besar akan kembali menghadirkan tahun terpanas, pada 2027, yang akan berdampak buruk bagi banyak petani, dan menjadi pertanyaan tentang hidup atau mati bagi banyak orang,” katanya.

Kondisi El Niño terjadi setiap beberapa tahun sekali dan berlangsung sekitar sembilan hingga 12 bulan. Selama tahun-tahun tersebut, angin yang mendorong air hangat ke barat melunak atau berubah arah, sehingga permukaan air di bagian Pasifik tersebut menjadi hangat.

WMO mengatakan suhu permukaan laut di beberapa wilayah Pasifik yang digunakan para ilmuwan sebagai referensi mendekati ambang batas El Niño pada akhir April hingga pertengahan Mei, dipicu oleh kondisi bawah permukaan yang luar biasa hangat. Dikatakan bahwa komponen atmosfer El Niño juga konsisten dengan perkembangannya.

Mereka menolak istilah “super El Niño”, yang digunakan beberapa ilmuwan dalam beberapa bulan terakhir untuk mengantisipasi peristiwa yang sangat kuat, karena istilah tersebut berada di luar sistem klasifikasi resmi.

Saulo mengatakan, sistem peringatan dini yang mengingatkan masyarakat akan bahaya dan memungkinkan evakuasi sebelum terjadinya bencana telah menyelamatkan banyak nyawa. Namun tahun lalu, beberapa negara donor asing, termasuk Inggris dan AS, memotong anggaran bantuan mereka. 

"Pendanaan iklim belum mencapai puncaknya, menurut saya, namun sistem peringatan dini telah dan masih menjadi prioritas. Tentu saja, kita masih memerlukan lebih banyak mobilisasi sumber daya, dalam hal mendanai negara-negara yang membutuhkan dukungan tersebut. Menurut saya kita perlu meningkatkannya, namun itu bukan satu-satunya batasan dalam kasus ini. Penerapannya juga merupakan tantangan bagi dunia," kata Saulo.

Sementara itu Guterres mengatakan hanya ada satu solusi yang efektif untuk mengatasi dampak krisis iklim. 

“Satu-satunya respons yang efektif adalah tindakan iklim yang setara dengan krisis ini – mengakhiri kecanduan terhadap bahan bakar fosil, mempercepat peralihan ke energi terbarukan, melindungi kelompok yang paling rentan, dan memberikan sistem peringatan dini untuk semua,” katanya.


 


 UPDATE JUNI 2026 EFEK EL NINO

El Nino Mengeringkan Sungai Cisadane

 


Bebatuan tampak bermunculan di dasar Sungai Cisadane seiring menurunnya permukaan air akibat musim kemarau yang diperparah fenomena El Nino di Tangerang, Banten, Jumat (17/7/2026).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah memperingatkan bahwa musim kemarau tahun ini berpotensi berlangsung lebih intens dan lebih lama dibandingkan kondisi normal.

Fenomena El Nino turut memperkuat risiko kekeringan, penurunan debit air, serta meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan.

Kemarau berkepanjangan tidak hanya memengaruhi ketersediaan air, tetapi juga mengancam sektor pertanian akibat berkurangnya pasokan air irigasi. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di berbagai daerah apabila kekeringan terus berlanjut.

 

 

Fase Awal El Nino, Curah Hujan Juni Terendah dalam 30 Tahun

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut bulan Juni 2026 menjadi salah satu Juni dengan curah hujan terendah dalam lebih dari 30 tahun terakhir.

"Data pengamatan BMKG menunjukkan, Juni tahun ini termasuk salah satu Juni dengan curah hujan terendah dalam lebih dari 3 dekade terakhir," kata BMKG dalam unggahannya di Instagram, Rabu (15/7).

Menurut BMKG, curah hujan rata-rata pada Juni 2026 adalah sebesar 153 mm. Angka tersebut membuat bulan ini menjadi peringkat ke-8 curah hujan terendah sejak 1991.

 Catatan BMKG menyebut Juni dengan curah hujan terendah terjadi pada 1997 dengan curah hujan rata-rata nasional sebesar 66 mm. Kondisi tersebut dipicu oleh fenomena El Nino kuat yang menyebabkan musim kemarau semakin kering.

"Juni dengan curah hujan terendah terjadi pada tahun 1997, saat Indonesia mengalami El Niño kuat yang menyebabkan musim kemarau semakin kering," jelas BMKG.

Lebih lanjut, BMKG mengatakan kondisi Juni 2026 menjadi indikasi awal meningkatknya risiko kekeringan akibat El Nino 2026.

Berikut daftar Juni terkering selama 35 tahun terakhir beserta jumlah curah hujan rata-rata bulanannya:
 

  • 1997: 66 mm
  • 1991: 108 mm
  • 2004: 118 mm
  • 2003: 121 mm
  • 2015: 148 mm
  • 2009: 151 mm
  • 1992: 152 mm
  • 2026: 153 mm


Lebih lanjut, musim kemarau di Indonesia terpantau semakin dominan dan mulai mencapai periode puncaknya di sejumlah wilayah. BMKG mencatat sebanyak 432 Zona Musim atau sekitar 60,5 persen wilayah Indonesia telah mengalami musim kemarau pada dasarian I Juli 2026.

"Pada Dasarian II Juli 2026, sekitar 91,45 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan kategori rendah, sedangkan 8,52 persen wilayah berada pada kategori menengah, dan hanya sekitar 0,03 persen wilayah yang diprakirakan mengalami curah hujan kategori tinggi," tulis BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 14-20 Juli.

Curah hujan kategori rendah, yakni kurang dari 50 mm per dasarian, diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, dan Sulawesi. Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Maluku Utara, Maluku, serta sebagian wilayah Papua.

 

Super El Nino 2026 Diprediksi Akan Terus Menguat Hingga 2027 Awal, Akan Picu Kebakaran, Krisis Air & Pangan

Fenomena El Nino 2026 terus menunjukkan tanda-tanda penguatan dan diperkirakan menjadi salah satu yang terkuat dalam beberapa dekade terakhir. Sejumlah lembaga cuaca, termasuk National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) Amerika Serikat, memperkirakan El Nino akan terus menguat hingga akhir 2026 dan bertahan sampai awal 2027.

Dikutip dari Surfer, Senin (27/7/2026) NOAA menyatakan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur kini berada di atas normal, disertai perubahan pola sirkulasi atmosfer yang menjadi ciri khas El Nino.

"Suhu permukaan laut di wilayah ekuator Samudra Pasifik bagian tengah dan timur berada di atas rata-rata. Anomali sirkulasi atmosfer di wilayah ekuator Pasifik juga konsisten dengan kondisi El Nino," tulis NOAA.

Lembaga tersebut memperkirakan peluang El Nino bertahan hingga awal musim semi 2027 mencapai 97%. Salah satu dampak awal yang mulai terlihat adalah meningkatnya aktivitas badai tropis di Samudra Pasifik.

Badai Tropis Elida menjadi badai pertama yang terbentuk di bawah kondisi El Nino pada pertengahan Juli. Beberapa hari kemudian, Badai Fausto berkembang menjadi badai yang lebih kuat dan menghasilkan gelombang laut panjang menuju Hawaii serta pesisir Meksiko.

Laporan Surfer menyebutkan, El Nino mengurangi wind shear atau perbedaan kecepatan angin di atmosfer bagian timur Pasifik. Kondisi tersebut membuat badai tropis lebih mudah terbentuk dan berkembang menjadi lebih kuat.

Sejumlah analisis terbaru bahkan memperkirakan El Nino kali ini berpotensi memecahkan rekor. Analisis ilmuwan iklim Zeke Hausfather menunjukkan suhu di kawasan Niño 3.4 berpotensi meningkat hingga 3,6 derajat Celsius di atas kondisi normal. Jika terwujud, angkanya akan melampaui rekor El Nino 2015-2016 dan menjadi salah satu yang terkuat dalam sejarah pencatatan modern.

NOAA juga menyebut terdapat peluang sekitar 81% bahwa El Nino berkembang menjadi kategori sangat kuat pada periode Oktober hingga Desember 2026. Meski identik dengan cuaca ekstrem, dampak El Nino berbeda-beda di setiap wilayah.

Di Amerika Serikat bagian selatan, fenomena ini umumnya meningkatkan peluang musim dingin yang lebih basah. Sebaliknya, sejumlah wilayah lain dapat mengalami kekeringan berkepanjangan, gelombang panas, atau peningkatan risiko kebakaran hutan.

Di kawasan Pasifik Timur, El Nino juga memengaruhi kondisi laut dan aktivitas perikanan karena suhu laut yang lebih hangat mengurangi pasokan nutrisi dari dasar laut. Meski demikian, para ilmuwan mengingatkan bahwa masih ada ketidakpastian mengenai seberapa kuat El Nino akan berkembang.

Intensitas akhirnya bergantung pada interaksi antara lautan dan atmosfer dalam beberapa bulan ke depan. Namun, tren saat ini menunjukkan fenomena tersebut terus menguat dan berpotensi membawa dampak cuaca ekstrem di berbagai belahan dunia.

 

Dampak yang Berpotensi Terjadi di Indonesia

Jika El Niño berkembang menjadi sangat kuat, sejumlah dampak yang berpotensi dirasakan Indonesia antara lain:

  • Musim kemarau berlangsung lebih lama dari tahun tahun sebelumnya.
  • Curah hujan menurun di berbagai wilayah.
  • Risiko kekeringan meluas
  • Ancaman kebakaran hutan dan lahan bertambah.
  • Produksi pertanian berpotensi menurun akibat keterbatasan air. Akan picu inflasi
  • Pasokan air baku untuk rumah tangga dan irigasi dapat terganggu.

Namun, tingkat keparahan dampak akan berbeda di setiap daerah dan bergantung pada intensitas El Niño yang benar-benar terjadi.

Rekor El Nino 2015 Pecah, Baru Juli BMKG Catat Sudah 5.019 Titik Karhutla di Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat jumlah titik panas indikator kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia baru pertengahan Juli 2026 telah mencapai 5.019 titik.

Angka ini melampaui laju peningkatan pada periode El Nino sebelumnya, termasuk tahun 2015, 2019, dan 2023. Tiga provinsi tercatat sebagai penyumbang terbesar sebaran titik panas: 

Lonjakan Hotspot Lebih Cepat, Puncaknya Diprediksi Agustus–September

Kepada media, Kamis (30/7), Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menyampaikan grafik akumulasi titik panas sejak Januari menunjukkan peningkatan signifikan.

BMKG memprediksi puncak risiko karhutla akan berlangsung pada Agustus–September 2026, seiring meningkatnya potensi kekeringan.

Jumlah hotspot dari Januari hingga pertengahan Juli 2026 mengalami peningkatan lebih cepat dibandingkan kondisi tahun-tahun El Nino terdahulu,

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan

Daerah prioritas dengan risiko tinggi mencakup Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Papua Selatan.

 

BMKG juga memproyeksikan peningkatan risiko karhutla secara gradual di Sulawesi pada September–Oktober 2026.

Saat ini, BMKG melaporkan sebaran partikulat asap karhutla telah menyelimuti sebagian wilayah Kalimantan Barat dalam beberapa hari terakhir.

“Bulan-bulan kritis adalah Juli hingga akhir September 2026. Intensifikasi pemantauan dan pengawasan di daerah-daerah ini krusial untuk mencegah eskalasi titik api,” tandas Ardhasena.

El Nino 2026 Bisa Lebih Dahsyat

Sementara itu, Direktorat Klimatologi BMKG menegaskan fenomena El Nino diperkirakan bertahan hingga Desember 2026–Januari 2027.

Prediksi terbaru menunjukkan peluang signifikan El Nino berkembang melampaui kategori kuat, sehingga dampaknya terhadap iklim Indonesia perlu terus diantisipasi.

Pemantauan iklim pada dasarian terakhir Juli 2026 menunjukkan 509 Zona Musim (ZOM) atau 54,5% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau. Dilansir dari Antara, wilayah hujan tersisa di tanah air hanya 77 ZOM.

 


 

 

 


 

Sedimentasi kali/sungai oleh sampah/lumpur/tanah jadi penyebab krisis air bersih saat kemarau dan banjir saat musim hujan, 

Tak ada gerakan pemerintah pusat dan daerah melakukan pengerukan kali/sungai dari sedimentasi sampah+lumpur yang sudah terjadi puluhan tahun. Sedimen ini akan membuat air hujan tak akan meresap kedalam tanah saat musim hujan tiba dan meluap saat musim hujan tiba

PADAHAL RAKYAT SUDAH DITEKAN dan BAYAR BERBAGAI JENIS MACAM PAJAK ! 

 

 

 

references by

https://sinpo.id/detail/121804/bmkg-peringatkan-kemarau-2026-lebih-kering-el-nino-diprediksi-picu-risiko-kekeringan-di-sejumlah-wilayah

https://www.detik.com/jabar/berita/d-8520672/waspada-el-nino-moderat-kemarau-di-jabar-bakal-lebih-panjang

 https://puskesmassesela-dikes.lombokbaratkab.go.id/artikel/8-penyakit-yang-rentan-menyerang-di-musim-kemarau/

 https://jabar.idntimes.com/news/jawa-barat/siap-siap-jabar-diprediksi-hadapi-kemarau-dan-el-nino-pada-agustus-00-nqtvm-zddr7q

https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260605175146-641-1365868/pakar-ungkap-tanda-tanda-kemunculan-el-nino-kuat-akhir-2026 

https://kumparan.com/kumparannews/foto-el-nino-mengeringkan-sungai-cisadane-27o2XqK8UQ3/full 

https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260716154057-641-1381513/bmkg-juni-2026-salah-satu-juni-terkering-dalam-30-tahun 

https://inet.detik.com/science/d-8591948/bencana-super-el-nino-2026-akan-terus-menguat-hingga-2027 

https://www.merahputih.com/post/read/rekor-el-nino-5019-titik-kebakaran-hutan 

May 23, 2026

Rute Konvoi Persib Bandung Juara 2026

Konvoi bobotoh rayakan Persib Bandung juara Super League 2025/2026 berlangsung pada Minggu, 24 Mei 2026. Klub sepak bola asal Bandung, Persib baru saja memenangkan laga akhir Super League musim 2025/2026 melawan Persijap Jepara.




Kemenangan ini membawa tim berjulukan Maung Bandung itu hattrick cetak sejarah menjadi juara Super League selama tiga musim berturut-turut.  Kemenangan dan keberhasilan Persib Bandung itu juga mengundang kebahagian para Bobotoh dari luar daerah/ Luar pulau untuk datang ke Kota Bandung untuk merasakan atmosfer perayaan juara/konvoi Persib


Borneo FC menang mudah karena menurunkan lapis keduanya, sementara Persib Bandung kesulitan cetak gol karena Persijap Jepara menumpuk para pemainnya di belakang kiper
 

Untuk merayakan kemenangan itu, Bobotoh dijadwalkan meramaikan jalan protokol pada akhir pekan.

Rangkaian parade kemenangan ini diprediksi berlangsung sejak pagi dan menempuh perjalanan selama kurang lebih 3–4 jam.

Rombongan bergerak dari utara menuju Kota Kembang dengan konvoi di titik start Parkir Barat Gedung Sate dan berakhir di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan menyampaikan rute tersebut dipilih bukan sekadar seremonial. 

Namun, rute tersebut memiliki pesan kultural serta dirancang untuk mendekatkan publik dengan sejarah Bandung.

"Karena kami melihat konvoi ini harus dijadikan sebagai momentum untuk mengenalkan budaya Kota Bandung." ujar Adhitya.

Ia juga menyampaikan rute tersebut akan melewati tiga titik bersejarah di Kota Bandung seperti kawasan Patung Bola di Jalan Lembong, Titik Nol Kilometer Bandung di Jalan Asia Afrika, dan Gedung Merdeka.


Rute Konvoi Bobotoh akan dimulai pada 24 AGUSTUS 2026 PUKUL 08.00 WIB PAGI HARI DI GEDUNG SATE KOTA BANDUNG


JADWAL DIRENCANAKAN DIMULAI PUKUL 08.00 WIB-HINGGA PUKUL 12.00 WIB 

 

Berikut rute yang disiapkan untuk konvoi Bobotoh rayakan Persib Bandung juara Super League 2026.

  •     Jalan Banda
  •     Jalan Riau
  •     Jalan Merdeka
  •     Perintis Kemerdekaan
  •     Jalan Lembong
  •     Jalan Veteran
  •     Simpang Lima
  •     Jalan Asia Afrika
  •     Finish di depan Gedung Merdeka

 

 

 LINK LIVE STREAMING Konvoi Juara Persib Bandung  2026

 PASTIKAN MONEKSI INTERENET STABIL / TIDAK LEMOT AGAR GAMBAR TIDAK BURAM ATAU TERPUTUS-PUTUS

INGIN ABADIKAN MOMEN BERSEJARAH, SETIAP KELUARGA DATANG KE ACARA KONVOI UNTUK BERFOTO ATAU MENGABADIKAN MOMEN MOMEN JUARA DAN ADA DI KERAMAIAN YANG BISA DICERITAKAN DI GENERASI MENDATANG

 https://www.youtube.com/watch?app=desktop&v=qviXjLszyXk

 

https://www.youtube.com/watch?v=LLAU8O9q7AQ

 

https://www.vidio.com/live/205-indosiar

 

Apakah Konvoi Persib Juara Super League 2026 Tayang di TV Indosiar?

Apakah konvoi Persib juara Super League 2026 ini akan tayang secara live di TV Indosiar? Jawabannya, benar. Dalam unggahan di akun Instagram resmi Sports Indosiar, disebutkan bahwa stasiun televisi tersebut akan menyiarkan pawai Persib juara hari ini Minggu (24/5) mulai pukul 07.00 WIB dan melalui akun Youtube Resmi PERSIB BANDUNG dan Youtube Resmi INDOSIAR

 

Tidak hanya melalui siaran langsung Indosiar, penggemar juga bisa menyaksikan konvoi ini via live streaming Vidio dan media sosial Indosiar. Dengan demikian, bobotoh yang tidak dapat mengikuti konvoi secara langsung di lokasi, atau tak dapat mengakses TV digital pada saat itu, masih bisa turut merayakan gelar Persib via ponsel. 

 

VIDEO Rute Konvoi Persib Bandung Juara 2026 

 

 

 

 

SEJUMLAH BOBOTOH KECEWA PADA PANPEL KONVOI JUARA 2026

Usai bermain lawan Persijap Jepara, esoknya langsung dilakukan konvoi, hal tersebut tentu menguras stamina dan emosi para pemain akibat kelelahan.

Kekacaun dimulai ketika para pemain diminta berjalan kaki usai menempuh rute panjang, dimana para Bobooth datang mengerubuni dan kaum ibu ibu / wanita yang memegang anggota tubuh para pemain  

Sejumlah pemain asing yang baru pertama kali/semusim bermain di Indonesia merasa tak senang anggota badannya disentuh oleh kerumunan masa, berbeda budaya sunda dan asing menjadikan mereka terlihat emosi. Bobotoh menganggap hal tersebut sebagai kecintaan/gemas, dan candaan namun ditanggapi berbeda oleh sejumlah pemain asing baru

  •  Mobil konvoi terlalu pendek, pemain eawan terjatuh, harusnya menggunakan bus dua tingkat atapterbuka
  • Rute konvoi terlalu panjang dan lama, hal tersebut tentu membuat pemain kelelahan dan  akhirnya yaitu mudah emosi
  • Pola pengamanan Panpel terhadap pemain terlalu dekat,
  • Beda budaya dan miss komunikasi jadi penyebab para pemain asing Persib emosi pada momemn tertentu dimana di kultur sunda hal tersebut sebagai candaan namun dianggap serius para pemain dan pelatih. 
  • Para Bobotoh memegang anggota tubuh para pemain Persib sebagai bentuk rasa cinta & hal biasa, namun  para pemain merasa risih
  • Hilangya Handphoen Frans Putros diduga jatuh atau sengaja dicuri dari saku celananya 

 

Berikut adalah sejumlah para pemain Persib

 

Tom Haye emosi ketika telinganya ditarik-tarik

 https://www.facebook.com/reel/2265683254260804/

 

 

Bojan Hodak kesal  dirinya disiram air oleh Damkar, Maksud nya mungkin untuk mendinginkan badan di para pemain karena cuaca panas, namun dianggap sebagai hal yang tak sopan oleh Bojan hodak

https://x.com/AzharSirojudeen/status/2058537066661851388

 

https://x.com/egifebrians/status/2058724213255815587 

 

Kaca mata Andrew Jung ditarik

https://www.facebook.com/reel/1480356743878386

 

Federico Barba pada beberapa momen terlihat tempramen +  kesal ketika kepalanya tak sengaja terkena bambu/kayu bendera, dan yang langsung memeluknya ketika berjalan, menarik-narik badannya minta foto

 

 https://www.facebook.com/reel/977911214827188

 

https://www.facebook.com/reel/2169319183832368

 



 

 

Sejumlah pemain seoerti Tom Haye, Andrew Jung dan Barba terpisah dan harus kembali sendiri minta bonceng bobotoh naik motor yang ada di jalan dan minta ke hotel dimana hal tersebut pasti sangat melelahkan bagi para pemain yg berada konvoi dijalanan dari pagi hingga malam hari

 https://x.com/wearepersibfans/status/2058324042730590570

 

 https://x.com/rijarontex/status/2058410296121921634

 

Handhpone Frans Putros diduga terjatuh dari sakunya atau ada yang sengaja mengambilnya

Bagi yang mengambil atau menemukannya sebaiknya dikembalikan, IPHONE 17 tersebut tidak bisa dibuka dan bisa diremote dari jarak jauh dan juga bisa dilacak posisi peta/mapsnya oleh kepolisian meski HP dimatikan dan tak bisa dijual karena akan berurusan hukum kedepannya dengan pihak kepolisian bagi penjual+pembelinya

https://www.facebook.com/jefrytaluna/posts/pfbid02GYs8bLshRT19XgWaxkoqXvgv1nZgXZufVVqm132bHt94ER95NSYfvnYZKqQTt2y4l

https://www.youtube.com/shorts/rT9nGOL_kIo

 

https://www.facebook.com/reel/1000983849146213

 

HP Frans Putros yg hilang sempat membuat malu nama Bobotoh + Persib Bandung di media nasional dan Internasional karena ia pemain Pildun. Hp Putros akhirnya ditemukan dalam kondisi retak, Diduga memang terjatuh dan ditemukan Bobotoh yg akhirnya dikembalikan. 

Melihat dari kerusakan layarnya, kemungkinan terjatuh dari atas mobil kemudian terlindas dan ditemukan seseorang yg ikut konvoi Persib.  Ditemukan dalam kondisi retak, lalu HP tersebut diamankan oleh pengamanan yang bertugas pada saat sweep area. Hal ini sudah dikonfirmasi langsung pada Putros, melalui pesan singkat bahwa benar yang ditemukan merupakan HP miliknya 

Ditemukan dalam kondisi retak, lalu HP tersebut diamankan oleh pengamanan yang bertugas pada saat sweep area. Hal ini sudah dikonfirmasi langsung pada Putros, melalui pesan singkat. https://www.facebook.com/100065602115498/posts/1335830191947039


 

Dari semua para pemain asing baru Persib Bandung, Layvin Kurzawa adalah salah satu pemain asing yang baik, ramah, mudah diajak bercanda diluar maupun di dalam lapangan dan cocok dengan kultur + budaya orang sunda yang ramah dan senang bercanda  

https://www.facebook.com/reel/868028126339406

 

 

 

Panpel konvoi juara Persib Bandung tahun ini gagal, 

Sejumlah pemain merasa tak aman dan nyaman saat turun ke jalanan bersama kerumunan bobotoh. 

Semoga bisa mengambil perlajaran dan jadi bahan evaluasi di tahun tahun berikutnya demi kenyamanan para pemain dan juga mengedukasi Bobotoh yang ikut konvoi Juara

 

 

 

 

May 21, 2026

Penyebab Harga Oli dan Onderdil Naik

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) yang menembus angka Rp 17.650 turut berdampak pada meroketnya harga suku cadang kendaraan. Lonjakan harga ini memaksa para pemilik bengkel untuk menaikkan harga jual produk mereka terutama oli yang mengalami peningkatan harga paling besar.



Anto (48), seorang pemilik bengkel motor di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, mengungkapkan bahwa lonjakan harga ini dipicu oleh melemahnya rupiah terhadap dolar saat persediaannya mayoritas merupakan barang impor.

 

 "Iya (naik karena dolar) soalnya kan mereka itu spare part rata-rata pada impor ya," ujar Anto saat ditemui Kompas.com di bengkelnya, Rabu (20/5/2026).

Anto menjelaskan, dalam beberapa minggu terakhir, harga berbagai kebutuhan pokok bengkel naik berkisar antara 20 hingga 30 persen.

Jenis barang yang paling terasa melonjak adalah oli mesin, yang menjadi kebutuhan paling rutin bagi pemilik kendaraan bermotor.

 "Terutama oli ya, yang banyak naik tuh oli. Banyak naiknya. Naiknya itu bisa 30 persen. Ada yang 20 persen, ada yang 30 persen, merk Shell itu dari Rp 55.000 sekarang Rp 75.000," kata Anto.

Bahkan, sejumlah merk oli juga sempat mengalami kelangkaan stok saat impor barang tengah dibatasi.

Selain oli, angka kenaikan harga juga terjadi pada berbagai komponen suku cadang lainnya, mulai dari ban hingga komponen kecil seperti baut.

 

"Untuk suku cadang lainnya juga naik. Ya ban luar, ban dalam juga, terus untuk baut-baut, tapi semuanya sih hampir semua ya, tapi nggak begitu banyak ya naiknya," ucap Anto.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Anto dari para agen grosir, kenaikan harga yang terjadi sejak satu hingga dua bulan lalu ini bermula dari hambatan rantai pasok global dan melonjaknya biaya produksi bahan baku pembungkus, seperti plastik.

Hal ini kemudian diperparah oleh tekanan nilai tukar dolar AS yang makin melonjak seiring melemahnya rupiah.

 

"Katanya sih alasannya salah satunya juga plastik naik, gitu. Terus kalau yang barang-barang yang impor itu pengiriman agak terhambat, stok enggak ada, akhirnya kan barang dibagi-bagi, akhirnya ya mau enggak mau mereka naikkan. Dolar juga lagi naik juga gitu kayak sekarang, rata-rata pada impor. Dari sebelum dolar naik kayak sekarang, perlahan dia," ucap dia.

Sebelum lonjakan harga ini resmi diberlakukan, Anto sempat menghadapi situasi sulit akibat kelangkaan barang di tingkat grosir selama beberapa minggu.

Senada dengan Anto, Zuhri (50) pemilik bengkel lainnya juga membenarkan adanya kenaikan harga, salah satunya suku cadang vanbelt sebesar kurang lebih Rp 15.000. 

 Pembeli Berkurang

Kenaikan harga tersebut, kata Anto, mulai memengaruhi perilaku konsumen. 

Pelanggan yang biasanya rutin mengganti oli setiap bulan kini mulai menunda servis demi menghemat pengeluaran.

“Seharusnya dia ganti tuh agak ditahan gitu. Agak diundurin, misalnya sebulan sekali jadi sebulan setengah,” jelasnya.

Selain oli, sejumlah suku cadang lain seperti ban luar, ban dalam, hingga spare part juga mengalami kenaikan harga, meski tidak sebesar oli.

 


Ucapan Prabowo soal Dolar Dibantah Warga Desa karena Harga Onderdil & Kedelai Meroket

 

Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) melemah dan mulai berdampak hingga ke pelaku usaha di desa-desa.

Mengutip laman Bank Mandiri, per hari ini, Rabu (20/5/2026), nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS mencapai Rp17.750.

Dampak naiknya rumah juga sudah terjadi sejak beberapa waktu lalu dan kini mulai berdampak ke masyarakat.

Seorang pelaku usaha bengkel Cahaya Motor Blora, Andika Putra Wijaya mengatakan, anjloknya Rupiah ini berdampak pada kenaikan harga oli, ban, hingga onderdil sepeda motor.

Bahkan ia mengatakan, kenaikan tersebut sudah terjadi sejak tiga bulan terakhir.

Kepada TribunJateng.com, ia menuturkan kenaikan tersebut karena barang dagangannya adalah barang impor.

"Semua barang besi-besi, barang cairan dari minyak semua naik. Bahan oli, logam-logam naik semua karena minyak bumi naik," ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Kenaikannya beragam, mulai dari 10 hingga 30 persen.

Produk oli dan onderdil motor, lanjut Andika, menjadi barang dengan lonjakan tertinggi.

"Kenaikan sampai 20 persen, 25 persen bahkan ada yang 30 persen. Kalau ban itu naiknya 10 persen," katanya.

Ia menuturkan, bengkelnya menjual oli, ban motor, dan onderdil motor.

Hampir semua produk yang dijualnya tersebut mengalami kenaikan harga.

"Kalau ban mungkin sekitar 10 persen, tapi rata-rata barang lain naik 20 sampai 30 persen," terangnya.

Atas kenaikan harga tersebut berdampak pada turunnya daya beli masyarakat.

Dalam beberapa waktu terakhir, pelanggan yang datang ke tokonya turun drastis.

 

"Jauh lebih sepi. Penurunan konsumen bisa 30 sampai 40 persen setiap harinya," jelasnya.

Ia menilai, daya beli masyarakat melemah karena harga barang yang makin mahal.

Andhika berharap, situasi ini bisa segera berakhir dan harga-harga kembali normal.

"Daya beli lagi lemah. Kita sebagai masyarakat biasa ya cuma berharap harga bisa kembali normal," jelasnya.

Pengusaha Tempe Terdampak Kenaikan Harga Kedelai Impor

Efek dari melemahnya Rupiah terhadap Dollar AS juga berdampak terhadap usaha pembuatan tempe di Desa Pliken, Kembaran, Banyumas, Jateng.

 

Tempe sendiri dibuat dari bahan baku kedelai yang harus impor dari Amerika.

Isti, salah satu perajin tempe pun mengatakan bahwa usahanya bergantung terhadap nilai tukar dollar AS.

"Pak Prabowo apa tahu harga kedelai mahal?" kata Isti saat ditemui, Rabu (20/5/2026).

Ia menuturkan, harga kedelai terus mengalami kenaikan dalam beberapa minggu ini.

Semula, harga kedelai Rp10 ribu per kilogram, kini menjadi Rp10.600 per kilogram.

 

 


Selain merugikan konsumen, Kenaikan ini juga membuat bengkel sepi dan tunda melakukan pergantian sarepart atau oli karena kenaikan harga dirasa tak cocok dengan dompet pelanggan  

Pengguna motor yang dikenal vampir oli kini benar-benar pusing kepala,,,,

jIKA DIPAKSA MENUNDA OLI ATAU MENGGUNAKAN OLI KW ATAU OLI MURAH RESIKONYA ADALAH KELUAR JUTAAN KARENA HARUS TURUN MESIN 

 

 

references by

https://jakarta.tribunnews.com/jakarta/435545/harga-oli-dan-suku-cadang-motor-naik-imbas-dolar-bengkel-di-palmerah-akui-pembeli-berkurang

https://megapolitan.kompas.com/read/2026/05/20/18325781/dollar-as-tembus-rp-17650-harga-oli-melonjak-30-persen 


 https://video.tribunnews.com/news/937113/realita-pahit-ucapan-prabowo-soal-dolar-dibantah-warga-desa-karena-harga-onderdil-kedelai-meroket

 
Like us on Facebook