Distro Astro 3.0 adalah distribusi sistem operasi Linux yang dikembangkan khusus untuk astronom atau mereka yang menyukai ilmu astronomi. Distro Astro 3.0 ini dikembangkan dengan basis sistem operasi Ubuntu Linux yang didalamnya terdapat aplikasi khusus untuk mempelajari astronomi. Ini sangat menarik dan unik karena jarang ada Linux yang dikembangkan untuk astronomi.
Seorang astronom atau siapa saja yang menyukai ilmu astronomi dapat mencoba sistem operasi Distro Astro 3.0. Puluhan aplikasi mengenai astronomi dari yang populer hingga yang kurang populer disematkan dalam Distro Astro 3.0 untuk menghadirkan pengalaman belajar ilmu perbintangan dengan lebih mudah dan menyenangkan.
Seorang astronom atau siapa saja yang menyukai ilmu astronomi dapat mencoba sistem operasi Distro Astro 3.0. Puluhan aplikasi mengenai astronomi dari yang populer hingga yang kurang populer disematkan dalam Distro Astro 3.0 untuk menghadirkan pengalaman belajar ilmu perbintangan dengan lebih mudah dan menyenangkan.
Baca Artikel Lainnya
- Jual LINUX MANJARO 24
- Bukalapak TutupLapak Karena Kalah Saing, Akankah Tokopedia Menyusul?
- ARTI CONSIGNEE REFUSE TO PAY COD SHIPMENT/SHIPMENT FEE JNE
- Windows 10 Pensiun 2025, Bersiap Beli PC/Laptop Baru Untuk Windows 11
- Penyebab Jumlah Penonton Live Shopee Menurun?
- Ilmuwan Ramal Bumi Akan Jadi Planet Plastik
- Penyebab Akun Ini Tidak Dapat Lagi Menggunakan Whatsapp Karena Spam
- Facebook Meta Ramai-Ramai Jadi "Lapangan Kerja Baru", Data Apa Yang Sebenarnya Mereka Kumpulkan?
- JUAL LINUX MINT 22.1
- Jual KALI LINUX 2025
- Jual Ubuntu 24.10
- ZORIN 17.2 PRO Flash disk iNSTALLER Bootable USB
Sistem operasi Distro Astro 3.0 ini cukup ringan dengan menggunakan lingkungan desktop MATE yang terkenal hemat konsumsi resource sistem. Beberapa aplikasi astronomi yang diusung oleh Distro Astro 3.0 antara lain adalah Calestia, Stellarium, dan banyak lagi. Bahkan Distro Astro 3.0 memiliki semua kemampuan untuk menjalankan planetarium atau observatorium virtual.
“Library INDI dibangun ke Distro Astro untuk menyediakan kontrol teleskop umum dari Meade, CELESTRON, Orion, dan merek teleskop besar lainnya. Ini juga menyediakan kontrol kubah observatorium untuk kubah komersial seperti Sirius Observatorium, dan dukungan untuk perangkat seperti focusers, roda penyaring , dan sensor awan.”
“Ini juga termasuk dukungan untuk set besar pencitra dari SBIG, Apogee, Starlight Xpress and Finger Lakes, dan astronomi amatir umum seperti Philips ToUCam, Mead LPI, dan CELESTRON NexImage. Akses ke library INDI disediakan oleh klien didukung seperti Kstars, Cartes du Ciel, dan XEphem, yang semuanya dibangun ke distribusi,” tulis para pengembang di website resmi Distro Astro.
Seperti yang dilansir dari Softpedia (17/11/2014), kemampuan dan fitur yang dimiliki oleh Distro Astro 3.0 ini membuatnya layak disebut sebagai distro Linux untuk Astronomer. Penasaran? Download Distro Astro 3.0 di sini.
references by sidomi
“Library INDI dibangun ke Distro Astro untuk menyediakan kontrol teleskop umum dari Meade, CELESTRON, Orion, dan merek teleskop besar lainnya. Ini juga menyediakan kontrol kubah observatorium untuk kubah komersial seperti Sirius Observatorium, dan dukungan untuk perangkat seperti focusers, roda penyaring , dan sensor awan.”
“Ini juga termasuk dukungan untuk set besar pencitra dari SBIG, Apogee, Starlight Xpress and Finger Lakes, dan astronomi amatir umum seperti Philips ToUCam, Mead LPI, dan CELESTRON NexImage. Akses ke library INDI disediakan oleh klien didukung seperti Kstars, Cartes du Ciel, dan XEphem, yang semuanya dibangun ke distribusi,” tulis para pengembang di website resmi Distro Astro.
Seperti yang dilansir dari Softpedia (17/11/2014), kemampuan dan fitur yang dimiliki oleh Distro Astro 3.0 ini membuatnya layak disebut sebagai distro Linux untuk Astronomer. Penasaran? Download Distro Astro 3.0 di sini.
references by sidomi
