Polri berencana untuk merekrut hacker, atau peretas remaja, Sultan Haikal untuk membantu tim penegak hukum. Rencana itu direspons positif Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara.
"Bagus itu. Bagus," kata dia, usai deklarasi Asosiasi Media Siber di Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa 18 April 2017.
"Bagus itu. Bagus," kata dia, usai deklarasi Asosiasi Media Siber di Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa 18 April 2017.
Baca Artikel Lainnya
- Kronologi TNI Tembaki Polisi Lampung
- Kronologi Pertamax Dioplos PERTAMINA
- Data Angka Bunuh Diri Indonesia Terus Meningkat
- Asal Usul Pagar Laut Yang Buat Rakyat Indonesia Marah
- Bukalapak TutupLapak Karena Kalah Saing, Akankah Tokopedia Menyusul?
- ARTI CONSIGNEE REFUSE TO PAY COD SHIPMENT/SHIPMENT FEE JNE
- Velg Mutakin Buatan Mana?
- Terlalu Banyak Aturan, Penjual Seller Memilih Tak Berjualan Di Tokopedia
- Kenapa Shopee Tidak Bisa Ubah atau Ganti Jasa Kurir Ekspedisi?
- Windows 10 Pensiun 2025, Bersiap Beli PC/Laptop Baru Untuk Windows 11
- Penyebab Jumlah Penonton Live Shopee Menurun?
- Penyebab Akun Ini Tidak Dapat Lagi Menggunakan Whatsapp Karena Spam
- Facebook Meta Ramai-Ramai Jadi "Lapangan Kerja Baru", Data Apa Yang Sebenarnya Mereka Kumpulkan?
- Jual KALI LINUX 2025
- Jasa Hack MyBCA di Dark Web, Modal Nomor Rekening dan Nama Pemilik
- Kembali Lagi, Bjorka Jual Jutaan Paspor WNI di Dark Web
- Ransomware LockBit Akui Berhasil Meretas Data Perusahaan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC)
- Mengenal Phising dan Scamming Yang Bisa Buat Saldo Berkurang dan Hilang
- Data Pengguna Nasabah Bank BSI Dijual Di Darkweb
- Ridwan Kamil Difitnah Lisa Mariana Jadi Selingkuhannya
Rudiantara menuturkan, pelibatan peretas untuk melindungi sebuah sistem institusi, atau perusahaan sudah menjadi hal yang lumrah. Namun, umumnya, pelibatan ini tidak diumbar secara luas ke publik. Untuk di lingkungan pemerintahan dunia, dia yakin pelibatan peretas adalah dalam rangka perlindungan sistem.
"Kalau di pemerintahan, kalau ditanya melibatkan hacker, ya mereka tak akan bicara. Hacker kan bicara soal dunia underground ya," kata dia.
Biasanya, peretas dilibatkan kalangan pemerintah untuk menjaga situs miliknya. Sementara itu, untuk pemerintahan di dunia, memakai jasa peretas untuk melindungi ancaman dari luar.
Sedangkan Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Fadil Imran mengatakan, Haikal akan direkrut, namun bukan menjadi anggota Kepolisian. Peretas yang tak sempat tamat SMP ini akan dimanfaatkan keahliannya untuk membantu polisi.
"Dia dibina, supaya tidak direbut organisasi kejahatan. Dia diarahkan ke jalan yang benar, supaya tidak jatuh ke Nigeria, Eropa Timur, atau Taiwan," jelasnya.
Sultan Haikal merupakan peretas asal Tangerang, Banten, yang tertangkap atas peretasan akses situs milik Tiket.com. Remaja ini dianggap merugikan hingga Rp4,1 miliar. Sejumlah barang bukti diamankan dari Sultan Haikal di antaranya, router wifi, sepeda motor, dan buku tabungan dengan saldo Rp212 juta.
references by viva
"Kalau di pemerintahan, kalau ditanya melibatkan hacker, ya mereka tak akan bicara. Hacker kan bicara soal dunia underground ya," kata dia.
Biasanya, peretas dilibatkan kalangan pemerintah untuk menjaga situs miliknya. Sementara itu, untuk pemerintahan di dunia, memakai jasa peretas untuk melindungi ancaman dari luar.
Sedangkan Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Fadil Imran mengatakan, Haikal akan direkrut, namun bukan menjadi anggota Kepolisian. Peretas yang tak sempat tamat SMP ini akan dimanfaatkan keahliannya untuk membantu polisi.
"Dia dibina, supaya tidak direbut organisasi kejahatan. Dia diarahkan ke jalan yang benar, supaya tidak jatuh ke Nigeria, Eropa Timur, atau Taiwan," jelasnya.
Sultan Haikal merupakan peretas asal Tangerang, Banten, yang tertangkap atas peretasan akses situs milik Tiket.com. Remaja ini dianggap merugikan hingga Rp4,1 miliar. Sejumlah barang bukti diamankan dari Sultan Haikal di antaranya, router wifi, sepeda motor, dan buku tabungan dengan saldo Rp212 juta.
references by viva
