JUAL Berbagai Sistem Operasi dan Software PC/Laptop Murah

Jual murah OS/Software Terbaru atau Lama

April 29, 2016

Akibat Sering Kurang Tidur Dapat Picu Virus Flu, Stress & Kanker


Sebuah penelitian mengungkapkan, kurang tidur memicu seseorang lebih rentan terkena influenza. Orang yang tidur kurang dari enam jam tiap malamnya, memiliki risiko empat kali lebih mungkin terkena influenza, ketimbang mereka yang jam tidurnya lebih panjang. "Menggunakan ukuran jumlah waktu tidur untuk mengkaitkan kebiasaan tidur alami orang-orang dan risiko terkena penyakit," papar peneliti tidur di Universitas San Francisco, Aric Prather yang dilansir dari VOA.

Penelitian ini dilakukan pada 164 responden dari tahun 2007 hingga 2011. Responden tersebut menjalani pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan beberapa pertanyaan. Seperti tingkat stres, kebiasaan mengonsumsi alkohol dan tembakau/rokok untuk menetapkan dasar kesehatan umum.

Pola tidur dan kualitas tidur para responden akan diukur selama seminggu sebelum diberikan virus influenza. Hasilnya, responden yang tidur kurang dari enam jam setiap malamnya lebih rentan terkena influenza 4,2 kali lipat.

"Bukan hanya merasa pusing atau mudah kesal, kurang tidur juga mempengaruhi kesehatan fisik seseorang," ujarnya.

Sementara, seorang professor psikiatri dan perilaku manusia jurusan kedokteran Alpert Medical School, Brown University di Providence Rhode Island, Mary Carskadon mengungkapkan, kurang tidur juga memicu berbagai macam penyakit lainnya.

"Tidur yang singkat dikaitkan dengan resiko kanker lebih besar dan kondisi kronis lainnya. Tidur singkat terus-menerus dikaitkan dengan kemungkinan terkena penyakit yang lebih besar," ungkap Mary.

Di Amerika Serikat (AS), kurang tidur disebut sebagai epidemi kesehatan publik. Bahkan berdasarkan data Pusat Pengendalian Penyakit, dan menurut survei yang dilakukan tahun 2013 oleh National Sleep Foundation, 20% warga AS rata-rata tidur kurang dari enam jam di hari kerja.

Untuk itu, National Sleep Foundation menyarankan untuk mencukupi kebutuhan istirahat. Untuk orang dewasa diharuskan tidur selama tujuh jam setiap malamnya.

Kenapa Rata - Rata Orang Jepang Panjang Umur?


Orang-orang Jepang terkenal memiliki harapan hidup yang tinggi. Umumnya, masyarakat Jepang memiliki harapan hidup mencapai usia 80 hingga lebih dari 100 tahun.

Dari 10 daftar wanita berusia paling panjang, empat di antaranya berasal dari Jepang. Sementara, untuk pria berusia paling panjang di dunia, dipegang oleh pria asal Jepang yang berusia 111 dan 112 tahun.

Lantas apa rahasia mereka panjang umur? Berikut rahasia panjang umur masyarakat Jepang yang dilansir dari Boldsky.

1. Gabungan pengobatan modern dan alami

Selain memiliki pengobatan modern yang canggih, masyarakat Jepang juga terkenal masih mengandalkan pengobatan secara alami. Hal ini dinilai dapat membantu kesehatan masyarakat Jepang.

2. Konsumsi ikan segar

Jika dibandingkan mengonsumsi daging merah, masyarakat Jepang lebih gemar mengonsumsi ikan segar. Pasalnya, ikan kaya akan nutrisi serta vitamin dan memiliki lemak jenuh yang lebih sedikit dibandingkan daging merah.

3. Suka kebersihan

Jepang termasuk negara paling bersih di dunia. Bahkan, buku pinjaman di perpustakaan Jepang akan disterilisasi dengan teknik sinar UV untuk mematikan segala bentuk kuman yang menempel setelah dipinjam.

4. Gemar sayuran

Setiap makan, masyarakat Jepang selalu mengonsumsi sayuran. Sayuran memiliki antioksidan dan phytochemicals yang dapat mencegah kanker serta penyakit berbahaya lainnya.

5. Kerap Olahraga 

Kehidupan masyarakat Jepang, tak lepas dari olahraga. Bersepeda/berjalan kaki untuk setiap aktifitasnya Bahkan, budaya Jepang memiliki unsur gerakan olahraga, seperti karate dan sumo.

6. Makan secukupnya

Penelitian mengungkapkan, kebiasaan makan orang Jepang yang tak makan sampai perut penuh ternyata berpengaruh pada harapan hidupnya.

7. Menikmati hidup

Meski sibuk, masyarakat Jepang tetap dapat menikmati hidup. Mereka juga aktif dalam kegiatan komunitas dan melakukan banyak aktivitas sosial.

8. Sadar kesehatan 

Masyarakat Jepang sadar akan kesehatan. Mereka rutin memeriksakan kesehatan secara berkala. Menurut mereka, menunda ke dokter bisa membuat penyakit menjadi lebih parah.


references by sindonews
images by .burpple.com/

April 28, 2016

HIjab Fest 2016 Akan Digelar Di Sabuga Bandung

Gelaran Indonesia Hijab Fest 2016 kali ini akan diselenggarakan di Sasana Budaya Ganesha Bandung, dari tanggal 28 April – 1 Mei 2016. Acara keenam ini pastinya acara yang sangat luar biasa dimana disini tidak hanya muslimah tanah air yang ikut berapresiasi melainkan juga muslimah negara tetangga yang juga turut hadir.

(images of hijab fest 2015 by @ranihatta)

“Ini adalah acara kali keenam yang kita selenggarakan di kota Bandung. Acara ini diselenggrakan selama empat hari dengan menampilkan dua bintang tamu besar” jelas Sheena krisnawati, selaku Founder Indonesia Hijab Fest kepada wartawan, Rabu (27/4/2016).

Indonesia Hijab Fest kali ini akan dihadiri oleh penyanyi Tulus dan Kahitna pada tanggal 28 April 2016 dan 29 April 2016. Selain Tulus dan Kahitna kamu juga bisa menikmati beberapa pameran lainnya yang tersedia hingga fashion show. Juga akan ada talkshow dengan Inneke Koesherawati, serta akan kedatangan para pemain film Surat Untuk Kartini seperti Chico Jerikho, Rania Putrisari dan Ence Bagus.


Bisnis busana muslim di Jabar relatif terus meningkat. Founder Indonesia Hijab Fest Sheena Krisnawati mengatakan itu dilihat dari makin maraknya para perajin busana muslim. Menurutnya, para pelaku usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) ini setiap tahun bertambah secara signifikan. Pada 2015 lalu, pelaku UMKM fesyen busana muslim ini terhitung sebanyak 60 unit.

"Tahun ini, Indonesian Hijab Fest 2016 diikuti 108 UMKM. Pertumbuhan pelaku UMKM bisnis fesyen muslim ini tiap tahun meningkat," kata Sheena di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Kota Bandung, Rabu (27/4).

Untuk gelaran tahun ini, dia memasang target realistis. Ini dikarenakan pertumbuhan ekonomi di Tanah Air relatif belum stabil. Selama pameran yang berlangsung di Sabuga pada Kamis-Minggu (28/4-1/5) mendatang, total transaksi yang terjadi sekitar Rp3 miliar.

"Target ini sama dengan tahun lalu. Semoga di masa perekonomian yang masih melambat ini, pasar bisa tetap berminat," ucapnya.

Sheena pun mengharapkan setiap gelaran fesyen busana muslim ini membawa peran positif bagi industri hijab. Dengan karya kreatif dan orisinal serta didukung kualitas dan kesanggupan para kreator, dia berkeyakinan Indonesia menjadi kiblat fasyen hijab dunia pada 2020 mendatang.

Sejak pertama digelar pada 2012 lali, Indonesian Hijab Fest ini mendapat respons positif. Tak hanya menarik minat pelaku bisnis domestik, apresiasi pun diberikan dari muslimah negeri jiran. Ini tampak dari tingginya animo muslimah dari negara tetangga untuk hadir berkunjung.

Beberapa brand hijab yang akan mengikuti pameran ini, di antaranya Maima Indonesia, Monel, GDA'S by Ghaida, KIMI, RGZ, Hijabchic, Malana Indonesia, Deenay, Dress Up For Faith, Nadjani Indonesia, Rashawl, Abame, Julies Look, Legan, Zaya, Zysku Xena, Ridcoll, DNC Shoes & Apparel, Mexitalia, Juniperlane, dan masih banyak lagi.


Tak mau muluk-muluk, Indonesia Hijab Fest 2016 yang diselenggarakan selama empat hari, mulai dari 28 April hingga 1 Mei. Ini menargetkan transaksi sama dengan gelaran tahun sebelumnya yaitu, Rp 3 miliar. 

Menurut Founder Indonesia Hijab Fest 2016, Sheena Krisnawati ditengah melemahnya daya beli saat ini. Pihaknya berupaya lebih realistis dan tidak memasang target transaksi yang tinggi. "Ini sama seperti tahun lalu, tahun ini pun kami memasang target yang sama. Ya syukur-syukur bisa lebih besar tentunya," kata dia saat jumpa wartawan di Sabuga, Rabu (27/4). 

Diharapkan dengan target transaksi tersebut bisa mencapai angka yang sama, asalkan tak ada penurunan. Dengan hadirnya merek-merek anyar dalam hajatan ini diharapkan mampu menjadi acuan peningkatan tersebut. 

"Banyak merek baru dan juga merek lama yang tentunya sudah memiliki pelanggan sendiri. Mereka pedagang online kan setidaknya bisa bertemu langsung dengan konsumennya dalam acara ini," ujar dia. 

Untuk target pengunjung sendiri, Sheena memasang target 20 pengunjung selama empat hari. Di mana hari terakhir diharapkan bisa membuat pengunjung semakin banyak berdatangan karena tepat di akhir pekan.



reeferences by fokusjabar, inilahkoran, merdeka

Subsidi Listrik Daya 900 Va Akan Dicabut Juni 2016


Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam waktu dekat akan menerbitkan peraturan menteri tentang penghapusan subsidi listrik bagi konsumen 900 Volt Ampere (VA). Isi dari aturan tersebut adalah akan ada kenaikan tarif setrum bagi konsumen 900 VA secara bertahap sebanyak empat kali.

Berdasarkan pencatatan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) ada sebanyak 22 juta pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) golongan rumah tangga 900 VA.

Nah dari jumlah itu hanya 4 juta pelanggan dianggap benar-benar berhak mendapatkan subsidi. Artinya ada 18 juta pelanggan yang akan merasakan kenaikan tarif setrum.

Kementerian ESDM telah menyiapkan skema kenaikan tarif bagi 18 juta pelanggan tersebut. Pertama akan ada kenaikan tarif listrik sebesar 23%, dari Rp 586 per kWh menjadi Rp 722 per kwh. Pada tahap kedua kenaikan 23% dari Rp 722 per kWh menjadi Rp 890 per kWh.

Kemudian tahap ketiga kenaikan sebesar 23% dari Rp 890 per kWh menjadi Rp 1.097 per kWh. Tahap keempat atau terakhir, kenaikan sebesar 23% dari Rp 1.097 per kWh menjadi Rp 1.352 per kWh.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman mengatakan, penerapan kenaikan tarif listrik secara bertahap ini diharap bisa mulai dilakukan pada pertengahan 2016 ini.

"Kapan tepatnya, nanti kami harus melihat terlebih dulu efek yang paling kecil bagi masyarakat," terang Jarman saat diskusi Harian KOMPAS dengan PLN dengan tema Subsidi Listrik Tepat Sasaran pada Rabu (27/4) di Hotel Dharmawangsa, Jakarta.

Pemerintah akan memilih waktu yang tepat agar tidak menyebabkan inflasi tinggi. Misalnya bertepatan dengan   lebaran, tahun ajaran baru atau pas harga pangan naik. Karena itu kenaikan tarif setrum bagi pelanggan 900 VA ini akan menunggu masukan dari otoritas moneter seperti Bank Indonesia, otoritas fiskal Kementerian Keuangan.

Tak hanya itu, Kementerian ESDM juga harus mendengarkan masukan dari instansi lain seperti Badan Pusat Statistik, Kementerian Perdagangan bahkan Pertanian. Hasil masukan ini akan dibawa ke sidang kabinet untuk mengambil keputusan  "Makanya perlu dibahas bersama," katanya.



Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman, mengungkapkan arus kas PLN akan lebih baik bila subsidi dikurangi. Sebab, PLN mendapatkan pembayaran listrik sepenuhnya langsung dari pelanggan.

Bila ada subsidi, selisih antara harga keekonomian dengan tarif listrik yang dibayar pelanggan baru akan dibayar oleh pemerintah di akhir tahun. Sedangkan kalau subsidi dicabut, seluruh harga keekonomian listrik langsung dibayar pelanggan, PLN tak perlu menunggu sampai akhir tahun.

"PLN dapat arus kas di depan. Kalau sistem subsidi, dia dibayar di belakang. Kalau subsidi dicabut, dia dapat uang di depan, baik buat arus kas dia," kata Jarman, usai diskusi listrik di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (27/4/2016).

Jarman menambahkan, meski belum diputuskan subsidi akan dicabut atau tidak, pihaknya telah menyiapkan skema kenaikan tarif listrik 900 VA. Subsidi tidak akan langsung dicabut sekaligus, kenaikan tarif listrik akan dilakukan secara bertahap. Kenaikan tarif dibagi dalam 4 tahap, tarif listrik naik sebesar 23% dalam setiap tahap.

Kenaikan dilakukan secara bertahap agar tidak memberatkan masyarakat, meminimalkan dampak kenaikan tarif listrik, dan menjaga daya beli masyarakat.

"Skema itu mengacu pada pengalaman kita waktu kenaikan tarif listrik tahun 2014, kan bertahap juga. Itu juga hasil kajian tim yang terdiri dari berbagai universitas. Usulannya, mekanismenya memang dilakukan bertahap," dia menjelaskan.

Tarif listrik untuk pelanggan 900 VA saat ini adalah Rp 586/kWh, rata-rata rekening per bulan sebesar Rp 74.000. Dengan kenaikan tahap I sebesar 23%, tarif listrik akan menjadi Rp 732/kWh sehingga tagihan listrik menjadi Rp 91.000/bulan.

Kemudian tarif akan kembali naik 23% dari Rp 732/kWh menjadi Rp 850/kWh, sehingga rekening listrik menjadi Rp 112.000/bulan. Pada kenaikan tahap III, tarif listrik 900 VA menjadi Rp 1.097/kWh, rata-rata tagihan listrik per bulan akan naik menjadi Rp 138.000/bulan.

Di tahap IV, tarif listrik 900 VA sudah menyentuh tingkat keekonomian menjadi Rp 1.352/kWh, tagihan listrik pun bakal naik dari Rp 138.000/bulan menjadi Rp 170.000/bulan.

Bila kenaikan tarif listrik 900 VA disetujui, ESDM akan membahas lebih lanjut periode kenaikan sebesar 23% sebanyak 4 kali tersebut, apakah per bulan, per 3 bulan, dan sebagainya.

"Nanti diputuskan di ratas (rapat terbatas kabinet). Usulan kita bertahap, tapi periodenya bagaimana nanti kita lapor dulu. Kita harapkan bisa diterapkan di pertengahan tahun. Tapi kapannya harus dilihat yang dampaknya paling sedikit bagi masyarakat," tutupnya.






references by kontan

 
Like us on Facebook