October 16, 2013

Dampak Negatif Marah Marah

Apakah Anda termasuk orang yang suka marah dan melampiaskan emosi pada orang lain? Percaya atau tidak, kebiasaan suka marah-marah ternyata berefek negatif pada kesehatan Anda. Apa saja efek negatif dari melampiaskan emosi negatif terlalu sering?

 http://www.tenaadam.com/wp-content/uploads/2013/03/gilfetegna-net.jpeg

Berikut seperti dilansir oleh laman Magforwomen:
  • Pusing. Marah-marah cenderung meningkatkan tekanan darah seseorang, termasuk di pembuluh darah di kepala. Akibatnya, kepala akan terasa pusing dan migrain bila Anda sedang naik darah. Ini karena aliran darah di kepala meningkat drastis.
  • Gangguan pencernaan. Bila seseorang sedang marah, maka asam lambung akan meningkat dan situasi di sistem pencernaan Anda menjadi tidak kondusif. Akibatnya kadang perut terasa mual, maag, sembelit, perut sakit, atau refluks.
  • Jantung. Orang yang hobi marah-marah mudah sekali terserang penyakit jantung. Ini karena marah memicu stres dan tekanan darah yang meningkat. Berbagai penelitian membuktikan jantung pun terkena akibat buruknya.
  • Depresi. Marah-marah berlebih sebenarnya terkait dengan stres, dan dapat berlanjut ke depresi karena banyak hal yang tak sesuai dengan apa yang ia inginkan.
  • Darah tinggi. Tekanan darah tinggi terjadi bila emosi tak stabil. Karenanya jaga emosi Anda agar tak mengalami tekanan darah tinggi.
  • Imun tubuh menurun. Marah-marah terkait dengan stres, dan itu berpengaruh terhadap sistem imun tubuh. Bila Anda sering marah, maka penyakit yang disebabkan virus mudah sekali hinggap. Misalnya flu, batuk, dan demam.
Demikian mengerikannya efek dari marah-marah, jadi ada baiknya Anda mulai mengurangi kebiasaan tersebut.










references by http://adf.ly/XcHms

 
Like us on Facebook