Setelah mengumumkan Office 2016 IT Pro and Developer Preview Maret lalu, Microsoft akhirnya resmi merilis Office 2016. Update dari Office 2013 ini menjanjikan peningkatan produktivitas yang mulus di semua perangkat bagi penggunanya.
Dikatakan General Manager Applications & Services Microsoft Asia Pacific Byron Rader, update ini berupaya memenuhi kebutuhan tren para pekerja masa kini.
"Kami mensurvei 5.000 karyawan di lingkup Asia Pasifik. Hal pertama yang kami tahu adalah, orang-orang membawa perangkat mereka sendiri. Sekitar 50% orang menggunakan perangkat sendiri untuk melakukan pekerjaan mereka," sebutnya dalam media briefing di kantor Microsoft Singapura, pekan lalu.
Selain itu, para pekerja perlu merespons dan berinteraksi melalui email dengan efisien. Selain itu, mereka harus bisa berkolaborasi, memperkaya konten dan mengelola konten dengan mudah dari perangkat apapun. Rader menyebutkan tiga area utama yang menjadi fokus Microsoft dalam Office 2016. Aplikasi Office 2016, dikatakan pria yang berdomisili di Singapura ini mendukung kerja tim, sempurna berintegrasi dengan Windows 10, dan dirancang layaknya asisten pribadi yang bekerja bagi penggunanya.
"Untuk mendukung kerja tim kami hadirkan co-authoring, update Skype Meetings, berbagi lebih mudah dengan One Note shared notebooks dan Office Anywhere," ujarnya.
Aplikasi Office 2016 juga diklaim pintar dan lebih powerful ketika dikombinasikan dengan Windows 10. Fitur Cortana + Office, Single Sign On, Office Mobile Apps dan Continuum menjadi andalan Microsoft untuk urusan ini. Tak ketinggalan, Microsoft juga menghadirkan fitur-fitur pintar yang memudahkan pengguna mengerjakan tugas mereka seperti Powerful Analysis, Tell Me, Smart Lookup, Recently Used Documents dan Modern Attachment.
"Sebanyak 71% para pekerja menghabiskan lebih dari 20% waktu bekerja mereka di luar kantor dan 72% merasa perlu bisa dikontak di luar jam kerja agar efektif melakukan tugas. Sederet aplikasi Office ini akan mendukung produktivitas Anda," sebut Rader berpromosi.
Microsoft juga berupaya mengakomodasi kebutuhan pengguna multiplatform. Pengguna bisa mengakses dan mengedit dokumen Office di perangkat dengan platform Windows, Android dan Apple.
Bagi pengguna Office 365 Personal dan Office 365 Home, bisa mulai menginstal aplikasi Office 2016 langsung dari office.com. Update otomatis akan mulai dirilis Oktober.
Apa yang baru pada Microsoft Offic 2016?
- Improved Dark Theme and Ribbon Tab Text
- Smart Lookup, or Insights from Bing
- Tell Me – Natural Language Query
- Quick Shape Formatting
- Real-time Document Collaboration
- Improved Backstage
- Convert Handwritten Equations to Text
- Modern Attachments in Outlook
1. Co-authoring
Salah satu fitur yang dibanggakan Microsoft dari Office 2016 adalah
fitur co-authoring yang ada pada Word, PowerPoint dan OneNote versi
desktop. Dengan fitur ini, beberapa orang dapat melakukan kolaborasi
dalam pembuatan sebuah dokumen. Dengan fitur ini, pengguna bahkan dapat
melihat apa yang sedang diketikkan oleh pengguna lainnya secara
real-time.
Lucky Gani, Business Group Head Microsoft Indonesia, menjelaskan, fitur kolaborasi ini dapat digunakan baik secara
offline maupun
online. Untuk mengerjakan sebuah dokumen kolaborasi secara
offline, seseorang pertama-tama harus mengunduh dokumen tersebut. Mereka lalu dapat membuat perubahan pada dokumen tersebut secara
offline. Saat mereka kembali
online, maka perubahan yang mereka buat akan terlihat pada dokumen yang dibuka oleh kolega mereka.
2. Built-in Skype
Fitur lainnya yang Microsoft banggakan adalah integrasi Skype. Microsoft
berusaha untuk membantu pengguna Office untuk berkomunikasi saat mereka
sedang mengerjakan sebuah dokumen secara bersama-sama. Dengan fitur
ini, Lucky menjelaskan, para kolaborator tidak perlu lagi membuka
aplikasi lain untuk saling berkomunikasi karena mereka dapat menggunakan
Skype. Kolom chat lalu akan muncul dalam aplikasi Office yang sedang
digunakan.
3. Smart Lookup
Microsoft tampaknya ingin memanjakan penggunanya, memastikan mereka
tidak perlu membuka aplikasi lain saat mereka sedang bekerja. Karena
itulah, pada Office 2016, Microsoft menambahkan fitur bernama Smart
Lookup.
Dengan fitur ini, Anda dapat melakukan pencarian dari kata tertentu yang
ada pada dokumen tanpa harus membuka peramban. Hasil pencarian akan
secara otomatis ditampilkan di dalam aplikasi Office yang sedang
dibuka.
Microsft bahkan membuat fungsi penerjemah. Masih belum diketahui apakah
fitur penerjemah ini akan bekerja dengan benar saat digunakan untuk
menerjemahkan kalimat. Seperti yang sudah pasti Anda tahu, aplikasi
penerjemah, seperti Google Translate, misalnya, biasanya akan mengalami
masalah saat digunakan untuk menerjemahkan kalimat.
4. Tell Me
Satu fitur baru lainnya adalah fitur "Tell Me". Pada dasarnya, fitur ini
merupakan fitur help alias bantuan. Fitur ini berupa sebuah bar di mana
Anda dapat mengetikkan kata kunci dari sesuatu yang ingin Anda cari.
Lucky mencontohkan jika seseorang tidak tahu cara untuk mencetak dokumen
mereka, mereka dapat mengetik kata "print" pada bar Tell Me.
Fitur ini akan langsung menampilkan hasil pencarian. Dalam kasus
pencarian "print", ia akan menampilkan tombol print yang dapat langsung
di-klik.
Dengan berbagai fitur baru yang dihadirkan, Anda mungkin khawatir bahwa
Office 2016 akan memerlukan persyaratan hardware yang tinggi. Tetapi,
Lucky menyebutkan, komputer yang sudah dapat menggunakan Windows 7 XP 1
atau OS X 10.1 sudah dapat menggunakan Office 2016.
Tapilan/screenshoots:
KLIK DISINI (Tunggu 5 detik, klim tulisan "SKIP AD" di pojok kanan atas)
Spesifkasi Minimun Microsoft Office 2016 Windows:

Komputer dan prosesor
- Prosesor: x86-bit atau x64-bit 1 gigahertz (Ghz) atau yang lebih cepat dengan perangkat instruksi SSE2
- Memori RAM: 2 GB RAM (Bisa diinstal di RAM 1 GB, tapi tutup semua program ketika mau menggunakan Office 16 ini, kalau tidak mau PC/Laptop jadi lemot/nge-lag)
- Hard disk: 3,0 GB ruang disk yang tersedia
- Tampilan Resolusi layar 1280 x 800
- VGA/Grafis Akselerasi perangkat keras grafis memerlukan kartu grafis DirectX 10.
-
Sistem operasi: Windows
10, Windows 8.1, Windows 8, Windows 7 Service Pack 1, Windows 10
Server, Windows Server 2012 R2, Windows Server 2012, atau Windows Server
2008 R2
Untuk pengalaman terbaik, gunakan versi terbaru sistem operasi mana saja.
- Browser: Versi Internet Explorer, Safari, Chrome, Firefox, atau Microsoft Edge saat ini atau yang sebelumnya.
- Versi .NET Framework : Diperlukan .NET 3.5. Beberapa fitur mungkin memerlukan instalasi .NET 4.0 atau 4.5 CLR juga.
Lainnya
Fungsi internet memerlukan sambungan internet. Dapat dikenakan biaya.
Perangkat
yang diaktifkan dengan sentuhan diperlukan untuk menggunakan setiap
fungsionalitas multi sentuh. Namun, semua fitur dan fungsionalitas
selalu tersedia dengan menggunakan keyboard, mouse, atau perangkat input
standar atau yang dapat diakses lainnya. Ingatlah fitur sentuh yang
dioptimalkan untuk digunakan dengan Windows 8, Windows 8.1 atau Windows
10
Fungsionalitas tingkat lanjut tertentu mungkin memerlukan konektivitas ke:
- Microsoft Exchange Server 2016, Exchange Server 2013, Exchange Server 2010, atau Exchange Online
- Microsoft
SharePoint Server 2013, SharePoint Server 2010, atau SharePoint Online;
dan/atau Microsoft SharePoint Foundation 2013 atau SharePoint
Foundation 2010.
- Untuk integrasi dengan Skype for
Business/Microsoft Lync (opsional): Skype for Business Online, Lync
2013, dan Lync 2010 Office Communicator 2007 R2, Office Communicator
2005 dan Office Communicator 2007 tidak didukung.
- OneDrive atau OneDrive for Business
Exchange
Online, SharePoint Online, Skype for Business Online, dan OneDrive for
Business tersedia dengan langganan Office 365 yang memenuhi syarat.
Fitur penintaan tertentu memerlukan Windows 10, Windows 8.1, Windows 8, atau Windows 7.
Fungsi pengenalan suara memerlukan mikrofon close-talk dan perangkat output audio.
Fitur Manajemen Hak Informasi memerlukan akses ke komputer yang
menjalankan Windows Server 2012, Windows Server 2008 R2, atau Windows
Server 2008 dan Layanan Manajemen Hak Windows.
Kalender Dinamis memerlukan konektivitas server.
Program Apa saja yang ada di Office 2016 ? klik gambar dibawah. Microsoft Visio dan Project 2016 kasetnya dijual secara terpisah
Office 2016 bisa diakses melalui platform PC/desktop atau mobile, dengan
platform yang berbeda-beda. Sementara, aplikasi produktivitas selain
Office 2016 juga banyak tersedia di platform Windows Phone, Android dan iOS, seperti Google Drive
Office 2016 ditawarkan mulai dari USD 119,99 untuk versi Home and Student dan USD 289,99 untuk versi Home and Business. Bisa dibeli di toko retail partner resmi Microsoft di Indonesia atau di Toko Online terpercaya.
KLIK DISINI (Tunggu 5 detik, klik tulisan "SKIP AD" di pojok kanan atas)
(contoh tampilan box resmi Office 2016.photo by Reska K Nistanto/Kompas)
Info lebih lanjut atau kalau mau tanya-tanya, bisa kunjungi facebook resminya.
KLIK DISINI
references by
http://adfoc.us/30410156455207