April 26, 2015

Kenapa Smartfren Tidak Bisa Menggunakan DNS ?

DNS adalah singkatan dari Domain Name Server. Fungsi DNS menerjemahkan nama Domain menjadi deretan angka IP. Contohnya bila kita akan membuka atau merequest url Domain tertentu, biasanya kita menggunakan deretan nama atau huruf karena lebih mudah dihafal seperti esc-creation.com, google.com, yahoo.com , facebook.com dan sebagainya.


Nah disinilah DNS ini bekerja. DNS ini melakukan encode atau menerjemahkan dari domain google.com ke dalam bentuk deretan angka unik yaitu berupa IP misal google.com Ip nya adalah 208.67.219.231.

Jadi bila kita masukan 208.67.219.231 pada browser maka juga akan membuka domain google.com tersebut. Deretan angka IP seperti 174.36.138.32. IP inilah yang digunakan mesin internet untuk saling berkomunikasi seperti Server Domain, Server Hosting, Server Proxy dan sebagainya.

Struktur domain ditentukan berdasarkan tingkatan kemampuan yang ada di struktur hierarki yang disebut dengan level, dan berikut adalah level hierarki dari domain tersebut :

  • Root Domain
Root Domain adalah domain teratas, dimana domain ini ditulis dalam bentuk notasi titik (.).
  • Top Level Domains
Top Level Domains yaitu semua node yang tepat berada dibawah root domain. Berikut adalah klasifikasi nama domain yang ada pada level ini :
>> gTLD (generic Top Level Domain)
Domain populer : .com, .net, .org, .gov, .edu, .int, .mil
ditambah dengan domain-domain lain seperti : aero, .bizz, .coop, dll.
>> ccTLD (country code Top Level Domain)
Seperti : .id, .jp, .sg, .ml, .us, .uk, dll.
Masing-masing dikeloa oleh seorang administrator yang ditunjuk oleh IANA.
  • Second Level Domains
Second Level Domains ini dapat berisi host atau domain lain. Seperti domain amazon, yahoo.
dibawah ini adalah contoh dari second level domain :
==> .ac            : academic
==> .co            : company
==> .or            : organization
==> .net           : network (khusus untuk ISP)
==> .go           : goverment
==> .sch          : school
==> .web        : web
  • Host Names
Domain name yang digunkan dengan host name akan menciptakan Fully Qualified Domain Name (FQDN) untuk setiap komputer. Keberadaan DNS ini bersifat terdistribusi di seluruh dunia. Dengan pendistribusian ini maka masing-masing organisasi bertanggung jawab atas database yang berisi informasi yang mengenai jaringannya sendiri.

Bagaimana DNS Bekerja?
Fungsi dari DNS adalah menerjemahkan nama komputer ke IP Addrress (memetakan nama komputer menjadi IP Address). Client DNS disebut resolvers dan DNS Server disebut dengan name servers. Resolver atau client mengirimkan permintaan ke name servers berupa queries. Name servers akan memproses dengan cara mengecek ke local database DNS, dan bila mana yang dicari tidak terdapat di local database, maka name servers tersebur akan menghubungi name servers lain atau akan mengirimkan message failure jika ternyata permintaan dari client tiidak ditemukan. Proses tersebut disebut dengan Forward Lookup Query, yaitu permintaan client diproses dengan cara memetakan nama komputer (host) ke IP Address. Berikut adalah prinsip kerja dari DNS :
  1. Resolvers mengirimkan queries ke name server
  2. Name server mencek ke local database,  atau menghubungi name server lainnya. Jika ditemukan maka akan diberitahukan ke resolvers dan jika tidak maka akan mengririmkan failure message.
  3. Resolvers menghubungi host yang dituju dengan menggunakan IP Address yang diberikan name server.
Resovers akan menjawab dengan dua cara, yaitu :
  1. Melihat isi cachenya sendiri (apabila pertanyaan tersebut perneh ditanyakan dan jawabannya disiman dalam cache miliknya).
  2. Bertanya/query kepada dns server lokal serta menginterpretasikan hasilnya.
Dibawah ini adalah yang mendukung kinerja sistem DNS :
  1. DNS Resolver, merupakan sebuah program DNS client yang dijalankan pada komputer user dan menghasilkan DNS request untuk keperluan program aplikasi. Resolver adalah bagian dari program aplikasi yang berfungsi untuk menjawab pertanyaan program aplikasi tentang domain. 
  2. Recursive DNS server, yang akan meneruskan pencarian DNS melalui respons (balasan) query dari resolver, dan mengembalikan jawaban ke resolver. 
  3. Authoritative DNS server,  adalah bagian yang menangani jawaban-jawaban keluar ke query dari recursor, pada tiap-tiap bagian jawaban, atau bagian dari penunjukan/penyerahan (contoh, penerahan ke authorithative DNS server yang lain).
DNS memiliki beberapa keunggulan, diantaranya :
  1. Mudah, karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP Address sebuah komputer cukup host name saja. 
  2. Konsisten, IP Address sebuah komputer bisa saja berubah,  tapi host name tidak harus berubah. 
  3. Simple, user hanya menggunakan satu nama untuk mencari nama domain baik di internet maupun intranet, meskipun ada banyak mirror server yang digunakan.
Dari pantaauan mimin sejak Awal April DNS sudah tidak bisa digunakan,
Nah, kenapa Smartfren tidak bisak konek/nyambung ke internet jika menggunakan DNS ?
Hal tersebut adalah peraturan dari pemerintah melalui MENKOMINFO yang baru pada April 2015.
Mau diubah-ubah menggunakan DNS apapun hasilnya tetap tidak akan bisa terkoneksi internet selain mengosongkannya ke settingan Defaultnya, resikonya yaaaa browsing/download jadi lambat..





Setelah Menkominfo berlakau semena-mena memblokir situs/blog Islam tanpa pemberitahuan dulu ke masyarakat, kini giliran DNS yang diblokir tanpa sosialisasi terlebih dahulu.

Pantauan mimin pada saat artikel ini diposting kecepatan download dan browsing turun 2x lipat semenjak DNS diblokir..
Selamat menikmati lemot. Kunjungi Faceboook resmi Smrtfren disini kalau ada yg mau ditanyakan
KLIK DISINI

Klik link, tunggu 5 detik, klik tulisan "SKIP AD" di pojok kanan atas








 
Like us on Facebook