February 2, 2014

Korban Awan Panas Gunung Sinabung


Delapan Pelajar Jadi Korban Erupsi Gunung Sinabung

Delapan orang menjadi korban tewas akibat awan panas dari erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatra Utara (Sumut), Sabtu (1/2). Dari jumlah itu, empat korban belum berhasil diidentifikasi.


 Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Sabtu (1/2).  (AP Photo)


Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Sabtu (1/2), mengaku kemungkinan masih ada korban erupsi yang belum dievakuasi.

"Korban berada di lintasan awan panas di Desa Sukameriah di radius 3 km dari puncak kawah Gunung Sinabung," kata Sutopo.

http://images.solopos.com/2014/02/Korban-Sinabung-JIBI_Solopos_Antara_Irwansyah-Putra.jpg

Menurut info sementara, semua korban adalah pelajar SMA Brastagi dan SMK Kabanjahe yang sedang jalan-jalan melihat Gunung Sinabung di Desa Sukameriah. Korban tewas sudah dibawa di RSU Kabanjahe. Keempat orang itu adalah Alexander Sembiring (warga Simpang Korpri Kabanjahe, pelajar SMA 1 Merdeka), Daud Surbakti (17, Desa Payung, pelajar). Dipa Nusantara (17, SMA Brastagi), dan David (17, siswa 2 STP Simpang Korpri).

"Korban lain belum dapat dievakuasi karena potensi susulan awan panas lokasi TKP. Tim SAR gabungan untuk sementara belum dapat mengevakuasi korban."

PVMBG, sambung Sutopo, menyatakan potensi susulan awan panas masih berpotensi terjadi sehingga evakuasi dihentikan.

Dia mengakui, meskipun upaya pelarangan warga masuk di radius 5 km sebagai daerah terlarang sudah dilakukan melalui banyak hal seperti pemasangan rambu, sosialisasi, penempatan petugas di jalan masuk dan sebagainya, masih ada warga yang masuk di daerah berbahaya. "Untuk itu perlu kerja sama bersama bahwa di radius 5 km dari puncak kawah Gunung Sinabung

http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/20140125_005852_relokasi-pemukiman-warga-di-kaki-gunung-sinabung.jpg


Korban Awan Panas Sinabung Bertambah Jadi 11 Orang

 Jumlah korban tewas akibat awan panas dari erupsi Gunung Sinabung hingga Sabtu (1/2/2014) malam bertambah menjadi 11 orang.
Sebelumnya dilaporkan 8 orang yang tewas dan sudah teridentifikasi, yaitu:
1. Alexander Sembiring (Warga Simpang Korpi Kabanjahe, pelajar SMA 1 Merdeka).
2. Daud Surbakti (17 th, Desa Payung, Pelajar).
3. Dipa Nusantara (17 th, SMA Brastagi).
4. David (17 th, Kelas 2 SMK Simpang Korpri)
5. Mahal Sembiring, 25 th, guru honor SD Gurukinayan, asal payung.
6. Rizal Sahputra, 23 th, jl, Karya Bhakti Medan (reporter tv one medan),
7. Teken sembiring, 47 th, Ds. Gurki.
8. Santun Siregar, 25 th, GMKI kuta cane (mahasiswa)
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya mengatakan, Sementara itu dilaporkan 3 orang korban tewas sedang dalam perjalanan ke RSU Kabanjahe.
Tiga korban luka-luka adalah Sehat Sembiring (48) dan anaknya Surya Sembiring (21) warga Kabanjahe yang akan ziarah ke Desa Sukameriah di bagian atas di 2,7 km dari kawah Gunung Sinabung. Korban ketiga adalah Doni Milala (60) warga Desa Sukameriah yang sedang menengok rumahnya setelah ditinggal mengungsi. Ketiga korban saat ini dirawat intensif di RS Evarina Etatham Kabanjahe, Karo.

http://penaone.com/wp-content/uploads/2014/02/korban-awan-panas-320x190.jpg

Sebelum Tewas, Korban Awan Panas Sinabung Berfoto

 Empat orang dinyatakan tewas akibat terkena awan panas erupsi Gunung Sinabung, Sabtu 1 Februari 2014. Camat Payung Tony Sembiring mengatakan korban tewas adalah mahasiswa dan warga Sukameriah, Kecamatan Payung.

Tony mengatakan dari penjelasan warga kepadanya, ada mahasiswa dipandu warga memasuki Desa Sukameriah sebelum erupsi terjadi. "Bahkan mereka sempat berfoto," kata Camat Payung Tony Sembiring, kepada Tempo, Sabtu. (Baca juga: Korban Tewas Awan Sinabung Mahasiswa dan Warga)

Gunung Sinabung kembali memuntahkan debu panas sekitar pukul 10.30 WIB. Hujan debu panas mengguyur beberapa desa di Kecamatan Tiganderket, Kecamatan Simpang Empat. Hujan debu kali ini tergolong besar sehingga mempengaruhi jarak pandang di sekitar kaki Gunung Sinabung.

Salah seorang yang tewas di antaranya warga Desa Sukameriah yang diduga sebagai pemandu jalan.

"Jenazah sedang diotopsi di rumah sakit. Nanti akan kami sampaikan data diri korban tewas. Saat ini saya sedang di Desa Sukameriah di lokasi ditemukannya jenazah bersama musyawarah pimpinan kecamatan," ujar Sembiring.
http://www.pikirreview.com/pr-directory/uploads/2014/02/12253313546_5a83384b1a-470x319.jpg


14 Korban Sinabung Telah Diidentifikasi di RSU Kabanjahe

 Jenazah 14 korban awan panas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, hingga Sabtu malam pukul 23.00 WIB masih berada di Rumah Sakit Umum Kabanjahe.

Empat belas warga itu tewas terkena awan panas pada Sabtu siang di Desa Suka Meriah, Kecamatan Payung, yang berjarak hanya 3km dari kawah Sinabung. "....kemungkinan besok Minggu (2/2/14) akan dijemput pihak keluarga," kata Koordinator Media Center Penanggulangan Bencana Sinabung Posko Kabanjahe, Jhonson Tarigan saat dihubungi dari Medan.

Menurut dia, ke-14 korban bencana alam Gunung Sinabung sudah diidentifikasi oleh petugas RSU Kabanjahe yang bekerja sejak sore hari hingga malam ini. "Tim medis yang menangani korban awas panas itu, terus bekerja keras melakukan indentifikasi terhadap warga yang meninggal dunia," kata Jhonson.
Dia menjelaskan, seluruh korban tersebut diangkut dari lokasi kejadian ke RSU Kabanjahe dengan menggunakan beberapa mobil ambulan.  ''Tim SAR Penanggulangan Bencana dan sejumlah relawan terlibat langsung mengevakuasi korban awas panas Gunung Sinabung ke rumah sakit," kata Kabag Humas Pemkab Karo.

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana, awan panas yang keluar dari Gunung Sinabung telah menewaskan 14 orang dan tiga lainnya terluka.













references by metrotv, tribun news , tempo, republika

 
Like us on Facebook