MASUKAN KATA DI KOTAK BAWAH INI UNTUK MENCARI.. LALU KLIK TOMBOL "SEARCH"

February 26, 2014

Kenapa Menstruasi Wanita Tidak Lancar ?

Baca Artikel Lainnya

Wanita yang normal kesehatannya akan mengalami menstruasi setiap bulannya. Ini menandakan proses ovulasi masih berjalan dengan baik. Namun kadangkala sebagian wanita mengalami siklus yang tidak teratur. Hal tersebut acapkali membingungkan mereka.
http://www.healthofchildren.com/photos/menstruation-2180.jpg Dikutip dari She Knows, berikut beberapa alasan tidak lancarnya menstruasi:
  1. Mendapatkan kehamilan. Wanita yang hamil akan memroduksi hormon yang menyebabkan berhentinya menstruasi. Dalam banyak kasus ditemui wanita akan terlambat datang bulan dan baru disadari setelah melakukan tes kehamilan atau muncul gejala hamil sepeti morning sickness.
  2. Terlalu stres. Stres kerap menjadi penyebab mundurnya menstruasi. Ini terjadi ketika hormon kortisol yang membuat stres memengaruhi kadar estrogen dan progesteron. Kedua hormon seks ini menjadikan datangnya menstruasi terlambat seiring dengan peningkatan kortisol.
  3. Mengikuti program diet. Pada saat wanita ingin menurunkan berat badan dengan pengaturan makanan, ada yang melakukannya dengan sembarangan. Kadang wanita berasumsi untuk tidak banyak makan, tapi tidak memerhatikan asupan nutrisi yang semestinya tetap harus dicukupi. Hal tersebut bisamemicu perubahan hormonal yang menyebabkan pergeseran jadwal menstruasi.
  4. Berlebihan dalam berolahraga. Proses menstruasi memerlukan energi yang cukup. Jika wanita terlalu mengeluarkan banyak tenaga, maka ada kemungkinan menstruasi bisa mundur waktunya. Pasalnya, tubuh kurang mendukung untuk dilakukannya proses ovulasi pada waktu tersebut.
  5. Pemakaian pil KB. Pil antihamil yang bisa menyebabkan efek samping serius ini, juga akan membuat menstruasi tidak teratur hingga beberapa bulan. Dalam pil KB berisi hormon estrogen yang memengaruhi hal itu.
  6. Berlebihan minum alkohol. Alkohol membuat kerusakan pada jaringan liver. Jika liver mulai menurun fungsinya, maka kemampuannya untuk melakukan metabolisme estrogen dan progesteron ikut berkurang.
  7. Sindrom ovarium polikistik. Kondisi ini mengisyaratkan adanya kista pada ovarium. Sindrom tersebut memengaruhi ovulasi dan bisa komplikasi ke penyakit endometriosis, kanker ovarium, dan penyakit jantung .
  8. Menopause. Pada usia tertentu, wanita akan mengalami masa menopause. Siklus menstruasi tidak lagi terjadi. Di waktu tersebut tidak terjadi lagi proses ovulasi.
 http://iheartguts.com/wp-content/uploads/2009/10/menstrual-cycle-iheartguts2.jpg




















references by aktual post

 
Like us on Facebook