January 4, 2015

Daftar Lengkap Korban Air Asia Teridentifkasi

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri menemui kesulitan dalam proses identifikasi jenazah penumpang pesawat AirAsia QZ8501.

DVI Polri pun berpacu dengan waktu terhadap proses pembusukan jenazah penumpang. Mengingat, proses pembusukan jenazah akan menyulitkan pengidentifikasian jenazah.

"Kesulitan itu bertahap. Kita berlomba dengan waktu mengikuti proses pembusukan," ujar Direktur Eksekutif DVI Polri Komisaris Besar Jenderal Pol Anton Castelani di Posko Utama Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Sabtu (3/1/2015).

Ada 155 penumpang di dalam pesawat yang terdiri dari 138 orang dewasa, 16 anak-anak, dan 1 bayi. Selain itu juga terdapat 2 pilot dan 5 kru kabin," tulis pernyataan yang di-retweet bos AirAsia Tony Fernandes, Minggu (28/12/2014).




Kata Anton, DVI akan lebih mudah melakukan identifikasi jika mendapatkan jenazah yang masih belum terjadi proses pembusukan. Pihaknya juga tentu lebih mudah mengidentifikasi jenazah jika mendapatkan data antemortem yang cukup yang diberikan oleh pihak keluarga korban, seperti data atau informasi berupa sampel DNA, data gigi geligi, dan data sidik jari.

Anton mengatakan, DVI juga menggunakan alat khusus untuk mempercepat pengidentifikasian pada sidik jari. Alat itu terintegrasi dengan database e-KTP, sehingga dengan mudah mendapatkan informasi identitas jenazah yang bersangkutan.

"Dengan hanya menempelkan jempol ke alat itu sudah langsung ke luar identitas dari yang bersangkutan, di mana kita bisa akses melalui database di e-KTP," ucap Anton.

Anton menyatakan tidak ingin menjelaskan secara detail proses pembusukan yang sudah terjadi pada jenazah‎ yang teridentifikasi awal oleh DVI. Namun yang pasti, proses pembusukan dimulai dari organ-organ dalam.

"Kemudian setelah itu ada jaringan lunak lain, di mana pembusukan akan mengubah kontur maupun konsistensi dari jaringan itu sendiri," ucap Anton.


Maasalah yang dihadapi adalah cuaca ekstrim disekitar lokasi pencarian

Halaman ini akan saya update jika ada informasi terbaru


Daftar nama penumpang:
  1. Choi, Zoe Man Suen IB
  2. Choi, Chi Man 1C
  3. Sia, Soetikno  3A
  4. Yuanita, Jou Christine 3B
  5. Yongki, Jou 3C
  6. Lee, Kyung Hwa 3F
  7. Go, Feilensia Sularmo 4A
  8. Youvita, Elisabeth 4B
  9. Youvita, Brian 4C
  10. Fei, Joe Jeng 4D
  11. Anggraini, Monica 4E
  12. Park, Seongbeom with infant Park, Yuna 4F
  13. Alain Oktavianus, Siauw 5A
  14. Angelina, Ong 5B
  15. Febriantus, Edward 5C
  16. Haripin, Sukiatna 5D
  17. Noventus, Andrian 5E
  18. Oktavianus, Denny 6F
  19. Soetjipto, Kevin Alexander 6A
  20. Soetjipto, Rudy 6B
  21. Soetjipto, Cindy Clarissa 6C
  22. Anggara, Lindawati 6D
  23. Abraham, Viona Florensa 6E
  24. Wuntarjo, Natalina 6F
  25. Wijaya, William 7A
  26. Wijaya, Alfred 7B
  27. Wijaya, Marylin 7C
  28. Widjaja, Eko 7D
  29. Liman, Susandhini 7E
  30. Indri, Jo 7F
  31. Hutama, Christanto Leoma 8A
  32. Yani, Indri 8B
  33. Santoso, Fandi 8C
  34. Djomi, Martinus 8D
  35. Ratna Sari, Ria 8E
  36. Djomi, Kaylee C 8F
  37. Wijaya Kwee, Indar Prasetyo 9A
  38. Wijaya, Bob Hartanto 9B
  39. Puspitasari, Ruth Natalia M 9C
  40. Widodo, Florentina Maria 9D
  41. Gunawan, Jie Stevie  9E
  42. Gunawan, Jie Charly 9F
  43. Gunawan, Kayla Audrey 10A
  44. Gunawan, Kennethe Matthew 10B
  45. Ho, Juliana 10C
  46. Gunawan, David 10D
  47. Thejakusuma, The Meiji 10E
  48. Andriani, Ratri Sri 10F
  49. Giovanni, Nico 11A
  50. Sentoso, Samuel Joyo 11B
  51. Darmaji, The 11C
  52. Sukianto, Kartika Dewi 11D
  53. Jauw, Monita Wahyuni 11E
  54. Sebastian, Yonatan 11F
  55. Muttaqin, Abdullah  12A
  56. Wicaksana, Bhima Aly 12B
  57. Jessica, Jessica 12C
  58. Kho, Vera Chandra 12D
  59. Susiyah, Susiyah 12E
  60. Astutik, Yunni 12F
  61. Yuni, Indah 14A
  62. Gani, Susilo 14E
  63. Suryaatmadja, Hanny 14F
  64. Biantoro, Djarot 15F
  65. Emmanel, Angeline Esther 16A
  66. Fernando, Adrian 16B
  67. Sari, Lia 16C
  68. Ranuwidjojo, Mulyahadikusum 16D
  69. Ernawati, Ernawati 16E
  70. Biantoro, Kevin 16F
  71. Yulianto, Albertus Eka Sury 17A
  72. Yulianto, Stephanie 17B
  73. Andrijany, Vincencia Sri 17C
  74. Yulianto, Indra 17D
  75. Liew, Fransisca Lanny Winat 17E
  76. Oei, Jimmy Sentosa Winata 17F
  77. Harja Subagio, Prawira 18A
  78. Chandra, Gani 18B
  79. Winata, Boby Hartanto 18C
  80. Widodo, Nanang Priyo 18D
  81. Winata, Ingrid Jessica 18E
  82. Ardhi, Reggy 18F
  83. Gunawan Syawal, Hendra 19A
  84. Hartono, David 19B
  85. Ardhi, Jayden Cruz 19C
  86. Claudia Ardhi, Marianne 19D
  87. Clemency Ardhi, Michelle 19E
  88. Harwon Lioe, Caroline 19F
  89. Sidartha, Gusti Made Bobi 20A
  90. Nurwatie, Donna Indah 20B
  91. Permata, Gusti Atu Putriyan 20C
  92. Putri, Gusti Ayu Made Keish 20D
  93. Widjaja, Djoko Satryo Tanoe 20E
  94. Sii, Chung Huei 20F
  95. Wahyuni, Eny 21A
  96. Widjaja, Andreas 21B
  97. Linaksita, Grayson Herbert 21C
  98. Linaksita, Kathleen Fulvia 21D
  99. Megawati, Megawati 21E
  100. Linaksita, Tony 21F
  101. Krisiyono, Kritiyono 22A
  102. Sulastri, Sulastri 22B
  103. Krisputra, Sesha Aldi 22C
  104. Krisputra, Felicia Sabrina 22D
  105. Gunawan, Jie Steven 22E
  106. Ligo, Ekawati 22F
  107. Suseno, Djoko 23A
  108. Hamid, Hayati Lutfiah  23B
  109. Rai, Soemamik Saeran 23C
  110. Suseno, Naura Kanita Rosada 23D
  111. Su, Bundi 23E
  112. Ang, Steven Michael 23F
  113. Kusumo, Wirantono 24A
  114. Kusuma, Nelson 24B
  115. Widyawati, Anna 24C
  116. Gunawan, Jie Stephanie 24D
  117. Soewono, Yenni 24E
  118. Ang, Sharon Michelle 24F
  119. Poo, Andri Wijaya 25B
  120. Merry, Merry 25C
  121. Tanus, Herumanto 25D
  122. Liangsih, Indahju 25E
  123. Giovanni, Justin 25F
  124. Limantara, Juanita 26B
  125. Lim, Yan Koen 26C
  126. Halim, Hindarto 26D
  127. Linggarwati, Sri 26E
  128. Santoso, Karina 26F
  129. Josal, Shiane 27A
  130. Pornomo, Ferny Yufina 27B
  131. Pornomo, Christien Aulia 27C
  132. Octaviani, Lanny 27D
  133. Diani, Indra 27E
  134. Santoso, Nikolas Theo 27F
  135. Theodoros, Hendra 28A
  136. Theodoros, Raynaldi 28B
  137. Theodoros, Winoya 28C
  138. Aurelia, Thirza 28D
  139. Jong, Ang Mie 28E
  140. Soetanto, Lina 28F
  141. Evientri Wahab, Musaba 29A
  142. Romlah, Siti 29B
  143. Ann Santiago, Jasmine Rose 29C
  144. Utomo, Soesilo 29D
  145. Usin, Suriani 29E
  146. Soesilo, Elbert 29F
  147. Sholeh, Marwin 30A
  148. Handayani, Finna  30B
  149. Handoyo, Rony 30C
  150. Kho, Kosuma Chandra 30D
  151. Ong, Sherlly 30E
  152. Soetanto, Aris 30F
  153. Anggreni, Linda 31A
  154. Wen, Oktaria 31F
Awak Pesawat 
  1. Khairunisa Haidar Fauzi (Pramugari)
  2. Wismoyo Ari Prambudi (Pramugara)
  3. Oscar Desano (Pramugara) 
  4. Wanti Setiawati (Pramugari) 
  5. Saiful Rakhmad (Teknisi) 
  6. Remi Plesel (Co-Pilot)


http://cdn.seatguru.com/en_US/img/508/seatguru/airlines_new/Air_Asia/Air_Asia_Airbus_320.jpg

Details POSISI TEMPAT DUDUK YG DIGUNAKAN: CLICK HERE


Daftar lengkap Booking /Posisi Tempat Duduk Pesawat Pesawat Air Asia QZ8501








UPDATE 07 MARET 2015

-Jumlah Total teridentifikasi adalah 94 jenazah
-Jumlah Jenazah ditemukan 111

-1 non-human
dari 162 orang yang berada di pesawat.





Basarnas: Pencarian Korban AirAsia Tidak Berhenti


Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya FH Bambang Soelistyo dalam jumpa pers di kantornya, Selasa (27/1), memastikan proses pencarian korban pesawat AirAsia QZ8501 akan tetap terus dilanjutkan meski pasukan TNI telah ditarik dari lokasi pencarian pesawat.

Sebelum pencarian dilanjutkan, kata Bambang, ia akan memberikan jeda dua hari terlebih dahulu untuk timnya beristirahat karena telah melakukan pencarian selama sebulan.
Selain itu, tambahnya, jeda dua hari itu juga bertujuan agar kapal-kapal Basarnas yang telah melakukan pencarian selama sebulan terakhir, dapat mengisi logistik kapal, bahan bakar dan keperluan lain.

Menurutnya, pencarian korban pesawat Air Asia QZ 8501 akan mulai dilanjutkan selambatnya mulai Sabtu. Dia mengatakan langkah selanjutnya akan dilakukan berdasarkan hasil operasi selama tujuh hari itu.
Dalam operasi beberapa hari mendatang, kata Bambang, fokus pencarian akan dititikberatkan pada 25 mil laut persegi di sembilan titik koordinat yang sudah dideteksi. Titik-titik lain di area prioritas amat mungkin ditambah, ujarnya.

Tim masih akan mencari 92 orang korban pesawat AirAsia yang belum ditemukan, tambahnya.
Hingga saat ini tim SAR gabungan TNI dan Basarnas berhasil mengevakuasi 70 penumpang.
"Kemarin unsur TNI kembali ke homebase, beberapa kapal kembali ke Jakarta, kapal Basarnas kembali ke pantai Teluk Puma. Saya berikan jeda dua hari bukan berhenti operasinya tetapi untuk anak buah kita sudah satu bulan mereka melakukan tugas di laut dan perlu beristirahat kembali ke daratan," ujarnya.

Lebih lanjut, Bambang menegaskan, penarikan pasukan TNI dari misi area pencarian tidak mengurangi kekuatan Basarnas. Basarnas masih memiliki kekuatan yang cukup untuk mencari korban yang hingga saat ini belum ditemukan, ujarnya.
Basarnas akan menggunakan dua helikopter dan satu pesawat bantuan AirAsia, serta mengerahkan empat kapal dan dua kapal bantuan dari pemerintah Kotawaringin Barat lengkap dengan tim penyelam tradisional, ujarnya.

Adapun dari unsur penyelam, Basarnas memiliki 25 penyelam dari Basarnas Special Group, 20 penyelam dari SKK Migas, 15 penyelam tradisional dari Kotawaringin Barat, dan 8 ahli penyelamatan dari Batam beserta perlengkapan, ujar Bambang.

"Masih ada dugaan-dugaan untuk memperkuat optimisme kita melakukan tugas operasi yaitu mencari dan mengkonfirm kembali pada sembilan titik itu utamanya adalah untuk mencari korban," ujarnya.
Di tempat yang sama, perwakilan keluarga korban pesawat AirAsia QZ8501 mengucapkan terima kasih kepada Badan SAR Nasional setelah Basarnas memutuskan tetap melanjutkan proses pencarian dan pertolongan korban meski unsur dari TNI sudah menarik diri dari proses tersebut.

Lukas Joko, salah satu keluarga korban, mengatakan beberapa hari ini para keluarga bingung karena adanya informasi simpang siur terkait akan adanya penghentian proses pencarian dan pertolongan korban pesawat Air Asia QZ8501 pasca penarikan TNI dari misi area pencarian.

Dia merasa senang bahwa informasi tersebut tidak benar dan sudah diklarifikasi oleh Kepala Basarnas. Hingga sekarang ini, keluarga korban masih sangat berharap semua korban pesawat Air Asia itu dapat ditemukan, meski dia tahu banyaknya tantangan dan kendala yang harus dihadapi dalam upaya proses pencarian.
"Syukur Alhamdullilah bahwa operasi ini masih akan terus berlanjut meski ada jeda dua hari karena apapun bentuknya kita sebagai manusia perlu istirahat," ujarnya.

Hingga hari ke-30 korban pesawat AirAsia yang berhasil ditemukan berjumlah 70 orang. Dari total tersebut 56 telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Jawa Timur.







 
Like us on Facebook