April 11, 2016

Alat Yang Bisa Memanggil Ikan, Mahasiswa Raih Emas Di Malaysia

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penelitian Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menjadi juara di event International Engineering Invention Innovation Exhibition (I-ENVEX) 2016 di Universiti Malaysia Perlis yang berlangsung 8-10 April 2016. Tim ini sukses mendapatkan Gold Medal atau medali emas setelah mempresentasikan alat pemanggil ikan yang mereka buat.


"Kami tidak menyangka kalau tim saya mendapat Gold Medal dalam event ini, karena participant dari acara I-ENVEX tidak hanya dari kalangan mahasiswa. Selain itu karya-karya peserta lain juga bagus-bagus”, ungkap Yanna, salah satu anggota tim kepada krjogja.com, Senin (11/04/2016).

Tim UKM Penelitian UNY ini diketuai oleh Isvi Ria Nur Afit (Pendidikan Biologi 2014) dengan anggota Astuti Lestari (Kimia 2014), Nilam Arba Wulandari (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2014), Rizal Justian Setiawan (Teknik Mesin 2014) dan Yanna Anggraini Pratiwi (Bimbingan Konseling 2014).

Penelitian mereka diberi judul 'Innovation of Fish Caller Equipment Based on EW-LED (Electromagnetic Wave and Light Emitting Diode) as an Inexpensive and Eco-Friendly Marine Technology Innovation To Improve The Traditional Fishermen Economy'.

Peserta I-ENVEX 2016 berjumlah lebih dari 200 tim dari 20 negara di dunia, seperti Korea Selatan, Taiwan, USA, UAE, China, India, Irak, Jepang, Rumania, Polandia dan Malaysia. Semua peserta saling berlomba untuk menata, memamerkan, dan menjelaskan produk inovasi yang dibawa.

Lomba diawali dengan penataan stand booth pada 8 April 2016, hari berikutnya juri melakukan penilaian karya seluruh peserta. Karya mahasiswa UNY sendiri masuk Kategori E yaitu ICT, Multimedia and Telecommunications, Electricity dan Electronic. Juri pertama dari Jepang menilai kesesuaian alat dan juri kedua dari Rumania menilai ketepatan alat.

Hari ketiga, atau 10 April dilakukan Exhibition and Award Ceremony yaitu penjurian special award dan pemberian innovation award kepada pemenang. Tim UNY menyabet Gold Medal dalam kompetisi I-ENVEX ini.

Sedangkan pada special award, tim Indonesia meraih Leading Innovation Award dari (International Intellectual Property Network Forum (IIPNF) Jepang. “Perjuangan tidak pernah mengkhianati hasil," kata Ketua Tim Isvi Ria Nur Afit menegaskan akan jargon tim. Selanjutnya hari ini, seluruh anggota tim akan bertolak pulang ke Indonesia.


references by okkezone

 
Like us on Facebook