August 10, 2017

Malas & Kurang Teliti Menggosok Gigi Bisa Tingkatkan Resiko Kanker

Cukup banyak orang yang malas menggosok gigi, khususnya di malam hari sebelum tidur. Namun, sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers, and Prevention mungkin akan membuat anda berpikir ulang untuk menyepelekan kebiasan menyikat gigi.


Dalam penelitian yang melibatkan 66 ribu wanita dengan rentang usia 54 hingga 86 tahun di Amerika Serikat ini, disebutkan bahwa wanita yang malas menggosok giginya dan memeriksakan kondisi giginya cenderung lebih sering mengalami radang gusi.

Menjadi masalah adalah, mereka yang kerap mengalami radang gusi justru meningkatkan resiko terkena kanker 14 persen lebih banyak jika dibandingkan dengan mereka yang memiliki gigi dan gusi yang sehat. Beberapa jenis kanker yang berkaitan erat dengan masalah radang gusi ini adalah kanker paru-paru, kanker kulit, dan kanker payudara.

Malas menyikat gigi akan membuat plak menempel pada gigi. Adanya plak ini membuat perkembangan bakteri pada mulut meningkat. Adanya bakteri ini bisa menyebabkan peradangan pada gusi atau yang disebut sebagai gingivitis, kondisi yang biasanya disertai dengan pendarahan pada gigi saat kita menggosok gigi atau bahkan gigi yang tanggal.

Memang, belum jelas bagaimana kaitan antara radang gusi ini dengan munculnya kanker pada tubuh. Namun, Jean Wactawski-Wende yang berasal dari State University of New York menduga jika bakteri patogen yang berkembang di dalam mulut ini akan masuk ke dalam tubuh melalui air liur dan pada akhirnya memicu kanker di dalam tubuh.

Selain itu, radang gusi bisa memicu infeksi yang akhirnya membuat bakteri patogen memasuki jaringan dan menyebar melalui aliran darah. Bakteri-bakteri inilah yang akhirnya berperan dalam pengembangan kanker dan berbagai masalah peradangan lainnya di dalam tubuh.


references by rakyatku



 
Like us on Facebook