March 28, 2015

Peringkat Kecepatan Internet Indonesia Tahun 2015

Selain jatah kuota berkurang juga harga paket internet menjadi lebih mahal, ternyata kecepatan akses internet Indonesia pada tahun 2015 merosot drastis di peringkat dunia



Kecepatan internet Indonesia dilaporkan mengalami penurunan yang sangat tajam pada kuartal empat di 2014. Hal tersebut tertuang dalam laporan per kuartal yang dirilis lembaga penyedia layanan cloud, Akamai Technologies melalui laporan State of the Internet, dikutip dari National Geographic, Rabu (25/3).

Berdasarkan laporan tersebut, pada tiga bulan terakhir 2014 kecepatan koneksi internet rata-rata di Indonesia adalah 1,9 Mbps selama kuartal empat 2014. Data tersebut menunjukkan penurunan drastis sebanyak 50 persen atau dari 3,7 Mbps pada kuartal 3 tahun 2014. 

Meski begitu, kecepatan rata-rata internet pada kuartal empat tersebut masih 16 persen lebih baik ketimbang kuartal yang sama di 2013.

Turunnya kecepatan internet tersebut membuat posisi internet Indonesia merosot tajam. Dalam peringkat, jika sebelumnya sempat merasakan posisi 77 dalam hal kecepatan internet, kini Indonesia harus hanya berada di peringkat 122 dunia.

Di wilayah Asia Pasifik, peringkat Indonesia perihal rata-rata kecepatan internet berhasil dilangkahi oleh India, Filipina, dan Vietnam. Bahkan, India berada satu peringkat di atas Indonesia untuk wilayah Asia Pasifik dengan kecepatan rata-rata internet 2 Mbps. 

India berada di posisi 116 peringkat dunia. Sementara, Filipina dan Vietnam berhasil mencapai kecepatan internet rata-rata 2,7 Mbps pada kuartal 4 tersebut.

Negara dengan kecepatan internet terbaik di Asia Pasifik sekaligus dunia masih dipegang oleh Korea Selatan di peringkat pertama, disusul Hong Kong dan Jepang. Kecepatan rata-rata yang dirasakan para pengguna internet di Korea Selatan sebesar 22.2 Mbps. Meskipun begitu, kecepatan tersebut sebenarnya mengalami penurunan 12 persen dari kuartal sebelumnya.




Kecepatan koneksi internet broadband di Indonesia merosot dratis di kuartal IV 2014. Tak tanggung-tanggung, terjadi penurunan sampai 50% dibandingkan kuartal sebelumnya. Apa kira-kira penyebabnya?

Pihak Akamai Technologies sendiri lumayan heran mengapa terjadi kemerosotan yang begitu drastis. Sebagai catatan di kuartal III 2014, kecepatan koneksi internet di Indonesia sempat tembus 3,7 Mbps. Dan dibandingkan penurunan yang terjadi di negara lain, persentase Indonesia adalah yang terbesar.

"Singapura, China dan Indonesia menurun kecepatan koneksi internet rata-ratanya masing-masing sebesar 4,3%, 9,1% dan 50%," begitu tulis Akamai.

"Indonesia, dengan kecepatan 1,9 Mbps, tertinggal sedikit dari India dengan 2 Mbps, sebagai negara yang disurvei dengan kecepatan koneksi internet rata-rata terendah di wilayah ini," tambah mereka.

Menurut Akamai, penurunan besar kecepatan koneksi internet di Indonesia itu tidak terduga. Mengenai penyebabnya, Akamai hanya bisa memberi perkiraan.

"Review dari data yang ada mengindikasikan kalau penurunan ini ada hubungannya dengan penurunan koneksi yang signifikan per kuartal dari salah satu penyedia layanan internet terbesar di negeri itu," papar Akamai.

Akamai tak menyebut penyedia layanan internet mana yang mereka maksud. Mereka juga menyatakan perlu investigasi lebih lanjut untuk menentukan secara pasti penyebab anjloknya koneksi internet rata-rata di Indonesia.

"Investigasi tambahan diperlukan untuk menentukan mengapa hal ini bisa terjadi," pungkas Akamai.










references by detik, republika

 
Like us on Facebook