Produsen telepon seluler atau ponsel, BlackBerry menilai Indonesia mempunyai pasar yang besar untuk memproduksi ponsel.
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi menyebutkan produsen Blackberry temui menggandeng produsen komponen ponsel asal Taiwan, Foxconn untuk membangunan pabrik di Jakarta.
"Blackberry datang ke saya kira-kira 10 hari lalu, mereka mengatakan bahwa telah berbicara serius dan detail foxconn untuk membuka fasilitasnya di indonesia," ujar Mendag Lutfi di Kalibaru, Senin (7/4/2014).
Ia juga menjelaskan tujuan produsen Blackberry untuk memperluas bisnis. "Blackeberry datang ke Indonesia itu adalah bagian dari survival mereka, bertahannya mereka menjadi industri telepon karena pangsa pasarnya besar sekali," jelasnya.
Kemendag akan membicarakan lebih lanjut dengan Kemenperin jika nantinya BlackBerry sudah membangun pabrik. Tujannya agar Indonesia bisa juga menjadi eksportir ponsel.
"Saya langsung Kemenperin untuk telepon dan masalah lainnya supaya industri kita maju. Indonesia harus menjadi ekpsortir ke depan," tuturnya
Blackberry Dipastikan Tetap Produksi di Indonesia
Blackberry Dipastikan Tetap Produksi di IndonesiaBaca Artikel Lainnya
- Ridwan Kamil Difitnah Lisa Mariana Jadi Selingkuhannya
- Kronologi TNI Tembaki Polisi Lampung
- Kronologi Pertamax Dioplos PERTAMINA
- Data Angka Bunuh Diri Indonesia Terus Meningkat
- Asal Usul Pagar Laut Yang Buat Rakyat Indonesia Marah
- Bukalapak TutupLapak Karena Kalah Saing, Akankah Tokopedia Menyusul?
- ARTI CONSIGNEE REFUSE TO PAY COD SHIPMENT/SHIPMENT FEE JNE
- Windows 10 Pensiun 2025, Bersiap Beli PC/Laptop Baru Untuk Windows 11
- Penyebab Jumlah Penonton Live Shopee Menurun?
- Ilmuwan Ramal Bumi Akan Jadi Planet Plastik
- Penyebab Akun Ini Tidak Dapat Lagi Menggunakan Whatsapp Karena Spam
- Facebook Meta Ramai-Ramai Jadi "Lapangan Kerja Baru", Data Apa Yang Sebenarnya Mereka Kumpulkan?
- BlackBerry Menghentikan Semua Produksi
- PIN BBM Kapolrestabes Surabaya Sukses Diretas Hacker
- Download BimaTri Gratis untuk Android, iOS, Blackberry, Mac, Windows, Windows Phone
- Kumpulan Autotext, Simbol BBM, Emot, Emoticon
- Blackberry Kembali Berencana Tutup Kantor, Gejala Akan Bangkrut?
Pabrikan ponsel pintar Blackberry dipastikan tetap akan memproduksi ponselnya di Indonesia. Hal ini ditegaskan oleh Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.
"Ini bagian survival atau bertahan mereka, mereka bertahan dari telepon yang sudah banyak di pasar dan pasar mereka di dunia besar sekali, termasuk di Indonesia juga," ujar Lutfi di sela-sela peninjauan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (7/4/2014).
Dia menjelaskan, dalam produksi ponsel pintar ini, Blackberry akan menggandeng Foxconn yang akan membuat pabriknya di Indonesia. "Mereka sudah berbicara serius dengan Foxconn di Indonesia," lanjutnya.
Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Lutfi akan bertemu dengan Menteri Perindustrian MS Hidayat di kantor Kementerian Perindustrian pada hari ini. Selain membahas soal Blackberry, Lutfi juga akan membicarakan rencana pengenaan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) sebesar 20% untuk ponsel dengan harga di atas Rp 5 juta.
"Berbicara dengan Pak Hidayat. Indonesia punya 220 juta pelanggan telepon seluler. Kami musti juga memberdayakan industri dalam negeri agar jalan, dengan PPnBM 20% kami musti membiarkan tumbuhnya lebih besar," jelasnya.
Selain itu, Lutfi mengatakan meskipun muncul anggapan bahwa dengan pengenaan PPnBM ini akan dikhawatirkan memicu masuknya impor ponsel ilegal, namun hal tersebut tidak akan menghalangi pemerintah untuk tetap melakukan pengenaan PPnBM tersebut.
"Kalau telepon ilegal itu kecurangan. Jangan sampai kecurangan mengorbankan industri nasional. Kalau memang itu ilegal kami harus tindak," tandasnya. - See more at: http://bisnis.liputan6.com/read/2033510/blackberry-dipastikan-tetap-produksi-di-indonesia#sthash.ADHjiQyZ.dpuf
references by inilah , liputan6,
"Ini bagian survival atau bertahan mereka, mereka bertahan dari telepon yang sudah banyak di pasar dan pasar mereka di dunia besar sekali, termasuk di Indonesia juga," ujar Lutfi di sela-sela peninjauan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (7/4/2014).
Dia menjelaskan, dalam produksi ponsel pintar ini, Blackberry akan menggandeng Foxconn yang akan membuat pabriknya di Indonesia. "Mereka sudah berbicara serius dengan Foxconn di Indonesia," lanjutnya.
Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Lutfi akan bertemu dengan Menteri Perindustrian MS Hidayat di kantor Kementerian Perindustrian pada hari ini. Selain membahas soal Blackberry, Lutfi juga akan membicarakan rencana pengenaan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) sebesar 20% untuk ponsel dengan harga di atas Rp 5 juta.
"Berbicara dengan Pak Hidayat. Indonesia punya 220 juta pelanggan telepon seluler. Kami musti juga memberdayakan industri dalam negeri agar jalan, dengan PPnBM 20% kami musti membiarkan tumbuhnya lebih besar," jelasnya.
Selain itu, Lutfi mengatakan meskipun muncul anggapan bahwa dengan pengenaan PPnBM ini akan dikhawatirkan memicu masuknya impor ponsel ilegal, namun hal tersebut tidak akan menghalangi pemerintah untuk tetap melakukan pengenaan PPnBM tersebut.
"Kalau telepon ilegal itu kecurangan. Jangan sampai kecurangan mengorbankan industri nasional. Kalau memang itu ilegal kami harus tindak," tandasnya. - See more at: http://bisnis.liputan6.com/read/2033510/blackberry-dipastikan-tetap-produksi-di-indonesia#sthash.ADHjiQyZ.dpuf
references by inilah , liputan6,
