January 21, 2013

Apa Dampak Negatif Memakai Behel Pada Gigi ?

Tren kawat gigi atau behel sudah tidak asing lagi bagi kita. Benda yang satu ini dikenal sebagai alat perapi gigi yang modern.
https://fairyandfunny.files.wordpress.com/2013/12/behel.jpg
Dilansir Oddity Central, kawat gigi menjadi tren karenaada alasannya. Sama halnya ketika orang menganggap gemukitu menarik karena menunjukkan kemakmuran. Begitu puladengan kawat gigi. Remaja di Asia menganggapnya sebagaitanda kekayaan, status, dan gaya.
Di Indonesia, penggunaan kawat gigi baru dimulai pada1980-an dan semakin popular pada awal 2000-an hinggasekarang. Artinya, mengenakan behel sudah menjadi tren disemua lapisan masayarakat. Baik usia tua, muda, bahkandi kalangan anak-anak.
Ironisnya, kini pemasangan kawat gigi tidak perlupersetujuan seorang profesional medis. Bagi, Anda yangingin pasang behel cukup mengunjungi salon kecantikanlokal. Atau Anda bisa membelinya dari kios-kios di pasarlokal atau secara online.
Kawat yang dijual itu beragam warnanya dan berdesainkhusus seperti Hello Kitty, Mickey Mouse, atau bunga.Untuk menggunakan kawat gigi palsu, Anda hanya menekankawat dengan ukuran yang diinginkan, masukkan ujung diantara dua geraham terakhir Anda.
Yang mengagetkan, kawat gigi palsu mempunyai sisi negatif.Memakai kawat gigi palsu dalam waktu lama bisamemunculkan risiko kesehatan serius.
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia(PB PDGI) drg Zaura Rini Anggraeni, MDS menjelaskanpemasangan kawat gigi yang dilakukan tukang gigimenimbulkan beragam efek samping. Terlebih pada gigi yangbermasalah baik untuk efek samping ringan hingga berat.
Menurut drg Zuhra pemasangan kawat gigi yang tidak benarbukan hanya dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada mulut dan gigi, melainkan juga dapat menyebabkan pasientertular penyakit mulai dari hepatitis hingga HIV/AIDS.
Nah, untuk lebih jauhnya kenali beberapa efek samping yangberbahaya akibat pemasangan kawat gigi, seperti dilansir Ehow.
Penyakit menular seksual
Kawat logam yang dipasang pada gigi Anda seringberbenturan dan dapat menyebabkan luka kecil pada bibirdan bagian dalam pipi Anda. Nah, saat Anda terlibat dalamaktivitas seksual seperti seks oral atau bahkan berciuman,luka kecil di dalam mulut Anda akan menyediakan jalanmasuk untuk penyakit, termasuk hepatitis dan HIV, memasukialiran darah Anda.
Alergi
Kawat gigi logam mengandung berbagai logam, termasuknikel, tembaga dan kromium. Sekitar 30% pasienortodontik dari semua pasien ortodontik lainnya memilikialergi terhadap logam ini yang dapat menyebabkan rasasakit dan telinga tersumbat.
Karang gigi
Karena area di bawah dan di sekitar kurung logam dan kawatyang sulit untuk dibersihkan, sisa-sisa makanan bisaterjebak di daerah-daerah yang sulit dijangkau sikat gigi,yang mengarah ke penumpukan plek.
Hal ini mengakibatkan orang dengan kawat gigi logam dapat berisiko tinggi mengalami kerusakan gigi dan penyakitgusi. Untuk menghindari masalah ini, Anda harusmenggunakan sikat khusus untuk membersihkan gigi Anda.

Sebelum anda memasang behel sebaiknya membaca beberapa tips berikut :

* Pakai Karena Kebutuhan
Ini sangat penting bila kamu ingin memakai behel pastikan bahwa gigi kamu memang rusak. Jangan hanya karena ingin ikut tren atau gaya kamu ikut-ikutan memakainya karena memakai behel tidak semudah kelihatannya. Orang yang boleh mengenakannya adalah mereka yang memiliki gigi yang letaknya tidak pada tempatnya, bertumpuk dan berjejal-jejal sehingga kekurangan tempat, tumbuh terlalu jarang sehingga ada celah di antara gigi-gigi, atau letaknya terlalu maju atau mundur. Karena fungsi behel adalah merapikan gigi.

* Dokter Khusus
Hanya dokter gigi tertentu yang bisa memasangkan behel yakni dokter spesialis orthodonti. Jadi jangan sembarangan pergi ke dokter gigi, pastikan dia merupakan ahlinya.

Jenis Behel/Kawat Gigi
Ada berbagai jenis behel ada yang terbuat dari metal, clear/transparan yang berwarna seperti warna gigi. Untuk clear, bahannya bisa terbuat dari composite, porselin, atau plastik. Atau ada juga behel dengan penahan karet/karet pengikat bracket (kotak yang ditempel di gigi) ini paling disukai oleh kaula muda karena bantalan karetnya bisa berwarna-warni.

* Tahapan Pemakaian
Sebelum mengenakan behel ada beberapa tahapan yang mesti dilakukan yakni, membuat cetakan model gigi, memotret gigi, merontgen gigi, kepala, serta wajah pasien secara keseluruhan. Ini semua agar perawatan benar-benar sempurna dan tidak asal-asalan karena biasanya ketika dipakaikan behel wajah jadi berubah. Biasanya gigi yang menumpuk-numpuk terjadi karena rahang kecil, jadi giginya harus dikurangi beberapa.

* Efek Behel
Setidaknya ada beberapa efek yang ditimbulkan bila mengenakan behel yakni, rasa sakit ketika pertama kali menggunakan behel. Lubang gigi dan karang gigi akan cepat terjadi karena tidak menyikat menyikat gigi dan menjaga kebersihan mulut. Belum lagi efek pada jariangan lunak, terutama pada gusi bibir dan pipi lebih mudah timbul radang gusi dan sariawan.

* Wajib Dilakukan
Ada beberapa hal yang wajib dilakukan bila kamu menggunakan behel yakni, rajin membersihkan gigi setiap makan, selalu sediakan tusuk gigi. Serta jangan lupa untuk membawa sikat gigi untuk bersihkan sisa-sisa makanan yang nempel di bracket. Gunakan sikat gigi khusus untuk perawatan orthodonti atau sikat gigi anak-anak, yang bulu sikatnya lembut agar tidak merusak bracket. Kontrol gigi sesuai jadwal yang ditentukan dokter. Iris kecil-kecil semua makanan yang masuk dan kunyah secara perlahan-lahan. Bila memakai karet elastik atau head gear, pasang sesuai dengan petunjuk dokter gigi.

* Hal Yang Dilarang
Mencoba melepas atau menyetel kawat gigi yang sudah dipasang karena bisa merubah susunan yang telah ditetapkan. Memakan permen karet, permen keras, daging yang liat, keripik, kerupuk yang keras. Mengutakatik sendiri bracket yang lepas atau kawat yang menusuk gigi. Ini sangat berbahaya hubungi dokter untuk penangulangannya.”
Berikut FAQ Standar dari para CALON Pengguna Behel…
A : Usia Minimal Memakai Behel???
Q : Pada umumnya usia minimal untuk Pemakaian Behel adalah 12 tahun. Salah satu alasannya adalah karena pada usia ini, gigi susu seorang remaja sudah tanggal semua.
A : Pake Behel Sakit ???
Q : Pada Pemakaian awal dan Control Awal akan sakit… dikarenakan Karet Behel Memberikan tekanan pada Gigi…

* Tips Perawatan Gigi BerBehel
Banyak yang bilang Pasang behel bisa bikin kurus, males makan, sering sariawan. Sebenarnya penderitaanya cuma 2 minggu pertama kok krn mulut ga terbiasa dengan benda asing di gigi kita, jadi bisa timbul sariawan. Tapi bisa disiasati dengan wax ortho (berupa lilin untuk menutupi bagian yang tajam). Saat sariawan juga harus siap obat sariawan seperti albothyl atau kenalog dipakai malam hari. Tapi saat ini sudah ada kok tekhnologi merapikan gigi terbaru yang tidak bikin sariawan, seperti pake behel biasa yaitu Invisalign.

* Untuk masalah males makan itu karena pada saat gigi ditarik pasti rasanya ngilu2 kalo gigit sesuatu, terutama di awal2 kontrol.
Biar Behel kita awet hindari makanan yang keras-keras seperti kacang ,wortel mentah, batu, kayu loh loh salah ya hehehe.. Kalo makan juga sebaiknya dipotong terlebih dahulu, jangan memotongnya pake gigi kita soalnya behel kita bisa lepas sebelum waktunya. Kenapa sih repot amat yah, secara behel ga bisa dipakai lagi kalo uda dicopot karena uda ada lemnya, jadi harus diganti baru. Kadang ada dokter yang baik yang ga mencharge biaya tambahan dengan copotnya behel, tapi ada juga yang mencharge biaya.

kepada masyarakat supaya tidak sembarangan mendapatkan perawatan atau pengobatan gigi yaitu:


  1. Pergilah ke tempat yang diakui yaitu di Puskesmas, rumah sakit pemerintah atau RSGM, biaya tidak mahal dan jelas bisa di pertanggungjawabkan mutu serta kualitasnya.
  2. Jangan menganggap pengobatan gigi itu mahal, karena ada yang murah dan terjamin mutunya.
  3. Peliharalah gigi yang sehat tetap sehat, apabila ada kelainan dan butuh bantuan maka datanglah sedini mungkin dan jangan tunggu sampai parah seperti gigi berlubang.
  4. Kontrol kesehatan gigi dan mulut setiap 6 bulan sekali.








references by  

 
Like us on Facebook
Follow @A_BlogWeb
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS