Seorang wanita yang terbiasa minum teh hijau, sebaiknya mulai mengurangi kebiasaan tersebut bila ia sedang hamil.
Sebuah penelitian terbaru mengatakan bahwa beberapa kandungan zat dalam
teh hijau ternyata berpengaruh tak sehat untuk janin dan kandungan sang
ibu.
Dilansir oleh Boldsky, walau saat kondisi normal teh hijau baik dikonsumsi sebab antioksidannya tinggi, namun bagi wanita hamil sebaiknya tidak banyak meminumnya.
Berikut alasan-alasannya:
Baca Artikel Lainnya
- Kelemahan Ban Tubeless Motor
- Penyebab Reflektor Lampu Motor Meleleh Rusak
- Inilah Kebiasaan Hidup Yang Bikin Kulit Tubuh Cepat Rusak
- Apa Dampak Negatif Asap Rokok Pada Kulit & Rambut?
- Berapa Lama Rambut Akan Panjang ?
- Apa Dampak Negatif Tidur Kurang dari 4 Jam Per Hari?
- Fobia Jatuh Cinta, Tanda Terkena Philophobia
- Apa Dampak Efek Meniup Makanan & Minuman Panas Bagi Kesehatan?
- Apa Efek Jarang Minum Air Putih Bagi Darah?
- Kenapa El Nino Membuat Nyamuk Agresif & Sering Menggigit?
- Dampak Efek Tubuh Yang Terlalu Banyak Makan Daging
- Alasan Pria Selingkuh
- Apa Efek Pakai Laher Bearing Roda Murah KW?
- Penyebab Korsleting Listrik
- Kelemahan dan Kekurangan Motor Matic Metik Yamaha
- Kafein. Jumlah kafein yang ada dalam teh hijau lumayan tinggi. Sebaiknya ibu hamil mengurangi konsumsi kafein, sebab tak begitu baik untuk janinnya.
- Mengurangi kadar folat. Teh hijau ternyata bisa mempengaruhi jumlah asam folat pada tubuh wanita hamil. Ini berbahaya, sebab asam folat diperlukan untuk pertumbuhan bayi, mencegahnya dari beberapa jenis cacat.
- Penyerapan zat besi terganggu. Ternyata konsumsi teh hijau dapat membuat penyerapan zat besi dalam tubuh menjadi terganggu. Akibatnya ibu hamil bisa mengalami anemia.
- Berat lahir kurang. Resiko janin lahir dengan berat badan kurang dapat terjadi, sebab teh hijau mengandung kafein.
- Dehidrasi. Minum teh hijau secara berlebih menyebabkan Anda sering BAK sebab memiliki efek diuretik. Ini bisa menyebabkan dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh.
- Keguguran. Dalam jumlah berlebih, kafein dapat masuk melalui placenta dan menyebabkan keguguran. Ini memang jarang terjadi, namun sebaiknya Anda hindari.
references by http://adf.ly/ONRad
