Google akhirnya menjual secara bebas salah
satu produk canggihnya, yakni Google Glass ke pasaran. Namun tidak
mudah untuk mendapatkan kacamatan cerdas ini. Penyebabnya, Google Glass
dijual dengan harga mahal, yakni senilai USD 1.500 atau sekitar kisaran Rp 17
juta.
Google kembali berusaha menggaet lebih banyak pengguna untuk Google Glass. Setelah sebelumnya dijual secara eksklusif, Google memperluas pemasaran perangkat wearable ini agar lebih mudah dibeli.
Dilansir Tech Radar, Kamis (15/5/2014), Google mengumumkan bahwa Google Glass kini dijual untuk semua orang yang menginginkannya di Amerika Serikat (AS). Bagi yang tertarik bisa membelinya langsung di situs ritel Glass.
"Mulai hari ini, semua orang bisa membeli Glass di situs ritelnya. Kami terbuka dengan Explores baru yang akan memainkan peran penting dalam membuat Glass menjadi lebih baik, jelang peluncuran yang lebih luas," jelas juru bicara Google.
Namun sebagai catatan, konsumen bisa membeli produk ini selama persediaan masih ada. Merujuk pada penjualan sebelumnya, versi putih Google Glass diklaim laris manis saat dijual selama satu hari pada bulan lalu.
Sedangkan varian warna merah, biru, abu-abu, dan hitam masih tersedia. Penjualan online selama satu hari itu dimulai pukul 09.00 waktu New York. Sayangnya, saat itu Google tidak merinci angka penjualan.
Selain itu, Google secara diam-diam ternyata juga sempat menjual Google Glass di sebuah turnamen golf untuk membidik para pegolf kaya dan penggemar olahraga. Menurut pekerja Google di booth, ini merupakan pameran penjualan publik pertama Google Glass.
Google kembali berusaha menggaet lebih banyak pengguna untuk Google Glass. Setelah sebelumnya dijual secara eksklusif, Google memperluas pemasaran perangkat wearable ini agar lebih mudah dibeli.
Dilansir Tech Radar, Kamis (15/5/2014), Google mengumumkan bahwa Google Glass kini dijual untuk semua orang yang menginginkannya di Amerika Serikat (AS). Bagi yang tertarik bisa membelinya langsung di situs ritel Glass.
"Mulai hari ini, semua orang bisa membeli Glass di situs ritelnya. Kami terbuka dengan Explores baru yang akan memainkan peran penting dalam membuat Glass menjadi lebih baik, jelang peluncuran yang lebih luas," jelas juru bicara Google.
Namun sebagai catatan, konsumen bisa membeli produk ini selama persediaan masih ada. Merujuk pada penjualan sebelumnya, versi putih Google Glass diklaim laris manis saat dijual selama satu hari pada bulan lalu.
Sedangkan varian warna merah, biru, abu-abu, dan hitam masih tersedia. Penjualan online selama satu hari itu dimulai pukul 09.00 waktu New York. Sayangnya, saat itu Google tidak merinci angka penjualan.

Selain itu, Google secara diam-diam ternyata juga sempat menjual Google Glass di sebuah turnamen golf untuk membidik para pegolf kaya dan penggemar olahraga. Menurut pekerja Google di booth, ini merupakan pameran penjualan publik pertama Google Glass.
Baca Artikel Lainnya
- Penyebab Jumlah Penonton Live Shopee Menurun?
- Ilmuwan Ramal Bumi Akan Jadi Planet Plastik
- Penyebab Akun Ini Tidak Dapat Lagi Menggunakan Whatsapp Karena Spam
- Facebook Meta Ramai-Ramai Jadi "Lapangan Kerja Baru", Data Apa Yang Sebenarnya Mereka Kumpulkan?
- Ridwan Kamil Difitnah Lisa Mariana Jadi Selingkuhannya
- Kronologi TNI Tembaki Polisi Lampung
- Jadwal Libur Panjang Idul Fitri 2025
- Sejak Kapan Gas Elpiji LPG 3KG Diberi Label Hanya Untuk Masyarakat Miskin?
- Data Angka Bunuh Diri Indonesia Terus Meningkat
- Android KitKat Dihentikan Oleh Google, Beberapa Aplikasi Tak Bisa Dipakai Lagi
- Jutaan Pengguna Windows Jadul Diblokir Untuk Update Google Chrome
- Terlalu Banyak Aturan, Mesin Pencari Google Mulai Ditinggalkan
- Download Google Chrome 83 OFFLINE INSTALLER FINAL 2020
- Download Google Chrome 80 OFFLINE INSTALLER FINAL 2020
- Bukalapak TutupLapak Karena Kalah Saing, Akankah Tokopedia Menyusul?
- ARTI CONSIGNEE REFUSE TO PAY COD SHIPMENT/SHIPMENT FEE JNE
- Windows 10 Pensiun 2025, Bersiap Beli PC/Laptop Baru Untuk Windows 11
Seperti dilansir di blog resmi Google,
kacamata yang mulai digunakan untuk sports science ini dirilis dalam
lima buah pilihan warna. Selain itu, Google juga memberikan frame kuston
senilai USD 225 dan USD 150.
Laman CNET melansir hasil survei yang
dilakukan Toluna, sebuah perusahaan periset pasar yang menyebutkan 72
persen responden tidak mengingikan keberadaan Google Glass.
Sayangnya, perangkat kacamata pintar ini belum dijual resmi di Indonesia. Untuk dapat membeli Google Glass, Anda bisa meminta bantuan teman yang tinggal di Negeri Paman Sam untuk membeli perangkat tersebut dan mengirimkannya ke negara Anda.
Tidak hanya itu, ada alternatif lain apabila Anda sudah tidak sabar ingin memiliki Google Glass, yakni melalui layanan impor seperti bundlebox.
Informasi sebelumnya menyebutkan, Glass yang dijual pada pertengahan April lalu dalam satu hari telah habis terjual. Ketika itu, device portabel ini dijual seharga Rp17 juta.
Pihak Google mengungkapkan, penjualan kepada publik ini masih bagian dari Explorer Program. Program ini pun ditujukan untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.
Untuk menjangkau konsumen lebih luas, diharapkan perangkat Google Glass akan dijual dengan harga lebih terjangkau.
references by jpnn, liputan6, okezone
