February 9, 2015

Ciri & Tanda Makhluk Halus Ada Disekitar Kita

Tidak semua orang diberkahi dengan indera ke tujuh yang katanya bisa mendengar, melihat kehadiran makhluk yang tak kasat mata. Tetapi, banyak orang yang cukup sensitif dan bisa merasakan adanya makhluk gaib yang sedang mengamati atau lewat di sekitarnya.

Bentuk Fisik Jin

Kita tidaklah bisa memastikan bentuk fisik jin kecuali berdasarkan dalil. Di antara dalil menyebutkan bahwa jin memiliki qolbun (jantung, hati)
 
 
Di dalam ayat ini disebutkan pula bahwa jin di samping memiliki hati (jantung), juga memiliki mata dan telinga. Bahkan setan memiliki suara sebagaimana disebutkan dalam ayat,

وَاسْتَفْزِزْ مَنِ اسْتَطَعْتَ مِنْهُمْ بِصَوْتِكَ
Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan suaramu (ajakanmu)” 
(QS. Al Isra’: 64).

Ayat di atas membicarakan tentang setan (iblis).

Bahkan dalam berbagai hadits juga disebutkan bahwa setan memiliki lisan (bisa berbahasa manusia sesuai daerah yg mereka tinggali), jin itu makan, minum, dan tertawa, juga disebutkan berbagai sifat lainnya.

Berbagai Sebutan untuk Jin

Ada berbagai macam penyebutan jin:
  1. Untuk jin murni, maka disebut jinni
  2. Untuk  yang tinggal bersama manusia disebut ‘aamir, bentuk pluralnya adalah ‘ammaar
  3. Jin yang mengganggu anak kecil disebut arwah
  4. Yang jahat dan sering mengganggu adalah syaithon (setan)
  5. Yang lebih jahat lagi adalah maarid
  6. Yang paling jahat dan begitu garang adalah ifriit, bentuk pluralnya adalah ‘afaarit.
Disebutkan dalam hadits riwayat Ath Thobroni dan Al Hakim dengan sanad shahih, jin itu ada tiga kelompok:
  1. Jin yang bisa terbang di udara
  2. Jin yang berbentuk ular, anjing dan hewan lainnya
  3. Jin yang lepas dan berjalan layaknya bisa menyerupai manusia

Umur bangsa jin/siluman ini ada yang ratusan bahkan ribuan tahun, sehingga ia mengetahui kejadian yg ia tinggali/diami tersebut


Nah, ternyata ada tanda-tanda yang menunjukkan kehadiran makhluk halus, walaupun Anda tak dapat melihatnya. Apa sajakah tanda itu?

Tanda 1:
Tiba-tiba ada angin dingin yang lewat dan semilir disekitar tubuh/ruangan, padahal Anda tahu benar ruangan tersebut tak memiliki akses keluar masuk angin. Tak berapa lama, tengkuk, bulu kuduk  atau bagian tubuh lain jadi merinding.

Tanda 2:
Aroma wewangian bunga, yang dibakar, amis, atau bau tak sedap (apek) yang menunjukkan ada makhluk halus sedang lewat atau berdiam di tempat tersebut.

Tanda 3:
Bila aromanya seperti amis darah, konon ada bangsa sejenis Sundel Bolong, kuntilanak yang sedang lewat.

Tanda 4:
Lolongan anjing, suara ayam, kucing, burung di malam hari, menunjukkan ada makhluk halus yang sedang lewat. Dan apabila suara/bunyi  tersebut ternyata berada di tempat yang agak jauh, artinya si hewan itu yang telah melihatnya lewat.

Tanda 5:
Apabila ada aroma menyengat seperti bekas pembakaran, artinya ada mahluk/roh yang tubuhnya sudah rusak tak sempurna. Biasanya ada bangsa jin yang ingin memberitahukan bahwa disekitar situ ada manusia yg mati akibat luka bakar/kecelakaan.

Tanda 6:
Tiba-tiba benda yang diam bergerak sendiri, padahal tidak diangkat, dan tidak ada gempa. Biasanya mahluk halus tersebut yang usil senang memainkan barang-barang, memberikan info bahwa ia ada disitu dan mengganggu manusia yang ada di tempat tertentu.

Tanda 7:
Masuk ke sebuah ruangan, Anda merasakan ruangan itu terkesan suram dan lusuh. Ruangan ini seringkali dijadikan tempat yang ditunggu/didiami oleh makhluk halus. Rumah yg tidak pernah digunakan sholat maupun dibacakan ayat-ayat Al-Quran, sering digunakan sebagai tempat mabuk-mabukan, berzinah dan perliaku maksiat lainnya.
Bangsa syaitan/jin kafir menyukai tempat tersebut, jadi jangan heran jika ia akan membisikan perilaku/hal-hal negatif ke pikira/ hati kamu hingga tidak mau beribadah, selalu pesimis, lalai mengingat Allah bahwa ada kehidupan setelah mati kelak.

Tanda 8:
Terkadang ada aroma tembakau yang kering dan siap dilinting pada kertas. Dan bau itu muncul di tengah-tengah ruangan yang tak ada akses tembakau apapun

Tanda 9:
Saat lewat di persimpangan jalan, tempat sepi/jalan gelap atau di pekuburan tiba-tiba motor atau mobil yang Anda bawa terasa berat. Jangan berteriak dan berhenti. Santai saja, dan terus berjalan sampai melewati jembatan atau pekuburan selanjutnya. Biasanya, ada kuntilanak, bangsa siluman/mahluk halus yang iseng numpang di kendaraan Anda. Tetap berdzikir/berdoa minta perlindungan Allah Azza Wa Jalla

Tanda 10:
Anak bayi biasanya masih suci dari perbuatan dosa, sehingga ia bisa menangis keras jika melihat sesuatu dihadapannya.

Tanda 11
Mereka menyukai/akan tertarik pada cahaya yg berada ditempat gelap, hindari berfoto-foto dimalam hari, biasanya jika kamu beruntung maka pada hasil foto akan muncul kilatan putih atau bahkan ada bangsa jin, siluman yg bisa menyerupai bentuk manusia/hewan. padahal kamu tau pada saat mengambil foto tersebut tidak ada

Tanda 12

Coba matikan alat elektornik, musik, tv dan lampu, rasakan suara angin dan kesunyian di tengah malam disekitar rumah kamu. Tunggu beberapa saat..,
kalau hati kamu merasa takut, artinya ada bangsa jin/siluman yg sedang memperhatikan kamu..

Tanda 13

Mereka bisa datang (diundang) dan pergi jika segelintir manusia bersekutu dengan bangsa mereka dengan menyediakan hal-hal tertentu, sesajen, maupun ritual syirik yg dilarang Allah SWT,  

Tanda 14

Bangsa Jin dan Siluman menyukai tempat yg terdapat jenis patung, lukisan, foto berbentuk manusia, pohon yang dikeramatkan manusia, tempat gelap atau tempat yg biasa digunakan manusia untuk bermaksiat, menyembah benda/patung/lukisan, kuburan, dll, Kehadiran mereka biasanya akan diawali dengan suhu udara yg dingin atau suhu panas yang membuat tubuh kita tidak nyaman saat berada disana.

Tanda 16

Jika merasa ada bangsa jin yang mengikuti.menempel selama kamu beranjak dewasa, coba tanyakan pada Kakek/Nenek buyut apakah dahulu di silsilah keluarga kalian ada yang pernah mempelajari ilmu hitam, mendatangi dukun/paranormal, menyimpan benda-benda yang disakralkan (media berbuat syirik dan musryik meyekutukan Allah SWT) atau bahkan melakukan perjanjian dengan bangsa Jin/Syitan/iblis untuk tujuan tertentu. Jika ada yang pernah melakukannya, mintalah pada beberapa Ustadz yang sholeh yang diberi kelebihan ilmu, bisa me ruqyah agar Jin tersebut keluar dalam tubuh kamu.
Orang yang tertempeli bangsaJin/Syaitan biasanya akan melanggar berbagai perintah Allah SWT, meninggalkan Shalat, Tidak mau mempelajari Al-Quran, dan melanggar larangan lainnya..dan akan dianggap biasa dosa tersebut, padahal balasannya diancam tinggal di neraka yang kekal..

Tanda 17
Di setiap tempat/daerah itu ada penghuninya entah dari kalangan bangsa Jin/Syaitan/Iblis, jaga perilaku, tata krama, etika. Bayangkan kalau rumah kalian tiba-tiba ada yang berisik, kencing sembarangan, atau merusak rumah kalian. Baik sengaja atau tidak sengaja, Tentunya kalian akan marah bukan ?


Biasanya manusia-manusia yang bersekutu dengan Bangngsa Jin, Iblis atau syaitan menggunakan ilmu yang mereka miliki untuk tujuan duniawi, merugikan, mencelakakan orang lain

Padahal jika mereka mengatahui dosanya, maka ia sudah memastikan memesan tiket e neraka

Dari Abu Hurairah Ra., Nabi Saw. bersabda,
“Barangsiapa mendatangi dukun, kemudian membenarkan apa yang dikatakannya, maka sungguh dia telah kafir de­­ngan apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw.” (HR Abu Dawud).


Sekitar Laut Adalah Letak Kerajaan Bangsa Jin/Iblis/Syaitan?
Allah SWT berfirman agar iblis keluar dari Surga-Nya. Nah, sejak Iblis terusir dari Surga, Iblis membangun singgasana dan istana di lautan. Hal itu dimaksudkan untuk menandingi Arsy Allah SWT,

Dalam sebuah riwayat Imam Ahmad ra, Rasulullah SAW bersabda,"Apa yang kamu lihat?"
"Saya melihat singgasana di atas lautan yang dikelilingi oleh beberapa ular," jawab Ibnu Sayyad. "Dia telah melihat singgasana iblis," sabda Rasulullah SAW. (H.R. Ahmad).


Sedangkan menurut Ibnu Katsir dalam bukunya yang berjudul "Al-Bidayah Wanniyah" menjelaskan bahwa Iblis mempunyai banyak tentara dan memilih lautan sebagai istana.

Seperti diketahui bahwa luas lautan mencapai tiga perempat dari bumi. Oleh karena itulah bangsa mereka menempatkan kerajaannya di lautan agar ia lebih leluasa memerintah bala tentaranya yang jumlahnya sangat banyak untuk menjerumuskan bangsa jin dan manusia sebanyak-banyaknya agar berbuat musrik/syirik, untuk menemani kelak di neraka sehingga memerlukan pusat kerajaan yang luas. Sedangkan lautan adalah daerah yang sangat luas. Jadi berhati-hatilah ketika bermain disekitar laut.. Jangan lupa minta perlindungan Allah SWT untuk menghindari perbuatan musrik/syirik disana

 “Sesungguhnya singgasananya iblis berada di atas laut. Dia mengutus para pasukannya. Setan yang paling dekat kedudukannya adalah yang paling besar godaannya. Di antara mereka ada yang melapor, ‘Saya telah melakukan godaan ini.’ Iblis berkomentar, ‘Kamu belum melakukan apa-apa.’ Datang yang lain melaporkan, ‘Saya menggoda seseorang, sehingga ketika saya meninggalkannya, dia telah bepisah (talak) dengan istrinya.’ Kemudian iblis mengajaknya untuk duduk di dekatnya dan berkata, ‘Sebaik-baik setan adalah kamu.’” (HR. Muslim 2813).



Cara agar tidak diganggu/tubuh dimasuki bangsa Siluman, Jin, Mahluk Halus

  • Setiap manusia itu dijaga oleh malaikat, tergantung orang tersebut selalu ingat pada Allah atau tidak setiap harinya didalam hatinya (tidak pernah meninggalkan sholat, membaca Al-Quran dengan memaknai tafsirnya, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari), jika Allah mengizinkan, maka Malaikat tersebut akan menjaganya  dari kecelakaan serta gangguan bangsa mahluk halus
  • Bangsa Jin ada yg melakukan ibadah sholat maupun semua perintah Allah SWT dan ada juga yg kafir tidak percaya kepada Allah SWT beserta Rasul-Nya, maka ia akan menyesatkan manusia dengan bersekutu dengan mereka agar menyembah pohon, makam, batu, patung, dan benda pusaka lainnya meyuruh manusia mengikuti apa yang bangsa mereka perintahkan, percaya pada mitos, serta agar takut pada bangsa mereka dengan menyuruh menumbalkan hewan , sesaji, dan perilaku syirik lainnya, menyesatkan agar bukan hanya takut kepada Allah Azza Wa Jalla, itulah mengapa bangsa mereka bisa merasa bersalah/takut jika dibacakan ayat-ayat Quran oleh orang yg sholeh/sholehah saat mereka menganggu kita.
  • Bangsa Jin/siluman menyukai tempat-tempat kotor dan jarang dibersihkan, apalagi jarang ditempati oleh bangsa manusia, jadi jangan salahkan kalau di rumah kalian suasananya terasa mencekam, atau sunyi. Bisa jadi tempat itu kotor, jarang dibersihkan, apalagi jarang digunakan untuk sholat + membaca Al-Quran
  • hati-hati jangan buang air kecil/besar sembarangan, jika mereka merasa terganggu bangsa merekapun akan menganggu kita 
  • Jaga sholat agar khusyuk, sholat bisa menghindari gangguan ilmu sihir dan gangguan mahluk Allah lainnya
  • Jika kamu merasa ada mahluk halus yang menganggu, baca berulang-ulang surat Al-Fatihah, Al-Ikhlas dan An-Naas, Ayat kursi dengan baik benar, tidak perlu tergesa/ terburu-buru membacanya yang penting tajwidnya benar, inshaa allah bangsa mereka tidak akan berani masuk, mendekati tubuh kamu apalagi merasuki jasad milik kamu, biasanya mereka hanya berani menganggu dari jarak jauh seperti melempar benda, penampakan, menggerak-gerakan sesuatu, suara-suara,  kilatan cahaya. Tapi ingat tetap jangan ada sedikitpun rasa sombong dihati , tujuan kamu membacakannya adalah untuk meminta perlindungan Allah SWT dari gangguan mahluk halus tersebut

setiap manusia selalui diikuti/didampingi seorang jin dan malaikat. Jin yang selalu menyertai manusia namanya jin qarin. Dia mengikuti manusia kemanapun sasarannya ini pergi.Dari Ibnu Mas’ud radhiallahu’anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ، إِلَّا وَقَدْ وُكِّلَ بِهِ قَرِينُهُ مِنَ الْجِنِّ
“Setiap orang di antara kalian telah diutus untuknya seorang qorin (pendamping) dari golongan jin.” (HR. Muslim 2814).

  • Hilangkan rasa sombong dihati, meskipun kita sebagai umat manusia adalah mahluk yg paling sempurna dihadapan Allah, Alloh pun tidak suka dengan manusia yang sombong walaupun ukurannya kecil, merekapun akan menggangu jika kita menganggu kediaman mereka. Ketika berkunjung ke suatu tempat ucapkan assalamualaikum..jika mereka beriman kepada Allah SWT dan para Rsul-Nya, inshaa allah mereka akan menjawab salam kamu & tidak akan menganggu. mereka tau resikonya kelak di akhirat jika menganggu mahluk kesayangan Allah yg rajin beribadah kepada-Nya.
  • Aura seseorang yg ikhlas rajin beribadah, rajin shalat dengan khusyuk & ikhlas memiliki aura tersendiri pada pandangan bangsa mereka, sehingga mereka enggan menganggu karena bangsa mereka tau ia berada dalam lindungan Allah dan penjagaan malaikat
  • Orang yg bisa kerasukan bangsa mereka biasanya karena ia jarang beribadah kepada Allah apalagi mengingat Allah SWT, ada rasa sombong/kotor dihatinya untuk menantang mereka, jasadnya sering dilakukan untuk bermaksiat
  • Bangsa Jin, setan, siluman juga mahluk Allah SWT yg diciptakan diberbagai daerah dengan bahasanya masing-masing, mereka diciptakan untuk beribadah kepada-Nya, setelah hari kebangkita tiba, kita semua akan dikumpulkan kelak di Padang Mahsyar untuk mempertanggung jawabkan apa yg sudah Allah beritakan untuk menyembah hanya pada-Nya. Meskipun berbeda daerah & bahasa , namun jika dibacakan ayat-ayat suci Al-Quran mereka akan mengerti, karena bahasa Al-Quran adalah peringatan kepada seluruh mahluknya baik yg ada di langit atauun bumi
  • Jangan berkumpul dimalam hari apalagi membuat gaduh/berisik, jika bangsa Jin/siluman/mahluk halus tersebut merasa terganggu karena kediaman mereka terusik, biasanya ia akan mengikuti "menempel" orang yg berbuat kegaduhan tersebut
  • Jaga pandangan kamu dari hal-hal yg mengotori hati dan pikiran, jaga wudhu kamu agar diri kamu terjaga dari hal-hal yg tidak diinginkan dan gangguan mahluk halus lainnya dari waktu sholat, hingga kumandang adzan berikutnya, 

Turjumanul Qur’an Ibnu Abbas –radhiyallahu ‘anhuma- telah menjelaskan bahwa yang selalu mengikuti anak Adam secara bergiliran adalah malaikat-malaikat, untuk menjaga manusia dari depan dan belakang. Apabila bertepatan dengan takdir Allah yang telah ditetapkan kepadanya dari kejadian, musibah dan lain-lain, maka malaikat tersebut berlepas diri.

Mujahid berkata: “Tidaklah setiap orang kecuali ada satu malaikat yang diutus untuk menjaganya dari gangguan jin, manusia atau binatang, baik ketika tidur maupun terjaga. Tidaklah ada sesuatu yang mendatanginya kecuali malaikat penjaga akan berkata: “di belakangmu !?”. kecuali memang Allah izinkan, maka bahaya itu akan menimpanya.


Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus  sebagai Nabi penutup & Rasul terakhir oleh Allah untuk menjadi rahmat serta pemberi peringatan bagi seluruh alam.

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ
”Tidaklah aku mengutusmu, kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam” (QS. Al-Anbiya: 107).

Bentuk rahmat beliau adalah mengajarkan kebaikan kepada seluruh umat dari kalangan jin dan manusia tentang hari berbangkit, sehingga mereka mendapat ridha dari Sang Pencipta.

Labih dari itu, terdapat beberapa dalil khusus, di mana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdakwah mengajak para jin untuk masuk islam,

وَإِذْ صَرَفْنَا إِلَيْكَ نَفَرًا مِنَ الْجِنِّ يَسْتَمِعُونَ الْقُرْآنَ فَلَمَّا حَضَرُوهُ قَالُوا أَنْصِتُوا فَلَمَّا قُضِيَ وَلَّوْا إِلَى قَوْمِهِمْ مُنْذِرِين
Ingatlah ketika Kami hadapkan serombongan jin kepadamu yang mendengarkan Al Quran, maka tatkala mereka menghadiri pembacaan al-Quran, lalu mereka berkata: “Diamlah kamu (untuk mendengarkannya)”. ketika pembacaan telah selesai mereka kembali kepada kaumnya (bangsa jin) untuk memberi peringatan. (QS. Al-Ahqaf: 29)

Ibnu Katsir menukil keterangan dari Ibnu Abbas, bahwa jumlah mereka ada 7 jin yang semuanya rajin ibadah. (Tafsir Ibn Katsir, 7/289).

Pada setiap tulang hewan yang disembelih secara syar’i dan disebutkan nama Allah SWT, akan berisi penuh daging di tangan kalian. Dan setiap kotoran hewan ternak, menjadi makanan binatang kalian (jin).
Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan,
فَلَا تَسْتَنْجُوا بِهِمَا فَإِنَّهُمَا طَعَامُ إِخْوَانِكُمْ
”Janganlah kalian melakukan istinjak dengan tulang dan kotoran, karena itu makanan saudara kalian (dari jin).” (HR. Ahmad 4149, Muslim 450, Turmudzi 3258, dan yang lainnya)


Malaikat dan Setan Menghadiri Seseorang yang Hendak tidur

Banyak tipe-tipe kondisi manusia saat matanya tertutup, ada yg sebelum tidur ia mabuk/minum minuman keras, berzina, dan berbuat maksiat lainnya
Ada juga yg sebelum tidur ia mengakhirinya dengan Wudhu, Tilawah atau mendengatkan murotal Al Quran..
Termasuk kategori manakah kita ?


Dalam hadist yang berasal dari Jabir bin Abdullah, dinyatakan:
إذا أوى الرجل إلى فراشه أتاه ملك وشيطان فيقول الملك اختم بخير ويقول الشيطان اختم بشر فان ذكر الله ثم نام باتت الملائكة تكلؤه
“Apabila manusia berbaring di pembaringannya (akan tidur), malaikat dan setan segera menghampirinya. Malaikat membisikkan, “Akhiri (malam-mu) dengan kebaikan”, sedangkan setan membisikan, “Akhiri (malam-mu) dengan keburukan”. Apabila dia berdzikir menyebut nama Allah kemudian tidur, maka malaikat melindungi dia di malam itu.” (HR. Ibnu Hibban 5533, Hakim dalam al-Mustadrak 1969 dan beliau shahihkan, kemudian disepakati oleh Adz-Dzahabi).
Di saat Anda tidur, Anda sangat butuh pertolongan dan pengamanan dari Allah. Untuk mendapatkan jaminan keamanan ini, karena kita tidak tau apakah setelah tidur apakah ruh ini bisa kembali ataukah akan dijemput malaikat maut dengan mati dalam keadaan tidak berdzikir/berdoa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita berbagai doa dan dzikir sebelum tidur. Anda bisa rutinkan doa ini, setiap kali Anda hendak tidur:
Pertama, Ruqyah badan sebelum tidur
Bacaan ini telah disebutkan di pembahasan doa yang dibaca orang sakit. Namun, mengingat bacaan ini erat kaitannya dengan kegiatan tidur, maka di kesempatan ini perlu kita sebutkan ulang.
Yang dimaksud ruqyah itu adalah membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, kemudian ditiupkan ke dua tangan, lalu diusapkan ke seluruh tubuh yang bisa dijangkau, sambil berbaring.
Membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas (masing-masing 3 kali), akan dijaga dari semua marabahaya.
Rasulullah mengatakan kepada Abdullah bin Khubaib:
قل قل هو الله أحد والمعوذتين حين تمسي وحين تصبح ثلاث مرات تكفيك من كل شيء
“Bacalah Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas, di waktu pagi dan sore, sebanyak 3 kali! Itu cukup bagimu untuk mencegah semua marabahaya” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi, di-shahih-kan oleh Albani)

Peringatan Allah SWT bagi umat manusia & bangsa jin 

Jin sama seperti manusia, kapasitas iman mereka bertingkat-tingkat. Ada yang shalih ada juga yang thâlih (ahli maksiat), senang menyesatkan manusia/menganggu, ada yang mukmin ada juga yang kafir (Tidak mempercayai Nabi/Rasul terakhir untuk Manusiam maupun keesaan Allah SWT).

وَأَنَّا مِنَّا الصَّالِحُونَ وَمِنَّا دُونَ ذَٰلِكَ ۖ كُنَّا طَرَائِقَ قِدَدًا

“Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang shalih dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda.” 

(QS. Al-Jin [72]: 11)

Rasûlullâh dengan Risalah Islam yang diembannya merupakan rahmat bagi seluruh alam, begitu pula bagi bangsa jin.

وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لَا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آَذَانٌ لَا يَسْمَعُونَ بِهَا أُولَئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ 

هُمْ أَضَلُّ أُولَئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ

Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” (QS. Al A’raf: 179).

Dalam syariat Islam dikenal dua macam ruqyah, yaitu ruqyah syar'iyah dan ruqyah syirkiyah. Ruqyah syariyah yaitu ruqyah yang benar menurut syariat Islam diantaranya dengan cara membacakan ayat Al-Qur'an[11][12], sebagaimana di antara nama surat Al-Fatihah adalah Ar-Ruqyah, meminta perlindungan kepada Allah, zikir dan doa dengan maksud menyembuhkan sakit[13].

Sedangkan Ruqyah Syirkiyah adalah yang biasa dipraktekkan para dukun dan haram bagi umat muslim. Ruqyah di kalangan para dukun dikenal dengan istilah jampi-jampi, sang dukun mengeluakan syarat tertentu, sesajen, dipegang-pegang yg bukan muhrim, serta menuruti perintah bangsa jin/siluman

Ruqyah yang syar’i memiliki beberapa ketentuannya tertentu. Jika tidak memenuhi kriteria tersebut maka ruqyah tersebut tidak syar'i, yakni serupa dengan jampi-jampi yang dilakukan oleh para dukun. Kriteria ruqyah yang syar’i (yang sesuai syariat Islam) dijelaskan berikut ini:
  • Bacaan ruqyah dengan menggunakan ayat Al Qur’an, do’a yang syar’i atau yang tidak bertentangan dengan do’a yang dituntunkan.
  • Menggunakan bahasa Arab kecuali jika tidak mampu menggunakannya.
  • Tidak bergantung pada ruqyah karena ruqyah hanyalah sebab yang dapat berpengaruh atau tidak.
  • Isi ruqyah jelas maknanya.
  • Tidak mengandung do’a atau permintaan kepada selain Allah (semisal kepada jin dan setan).
  • Tidak mengandung ungkapan yang diharamkan, seperti celaan.
  • Tidak menyaratkan orang yang diruqyah mesti dalam kondisi yang aneh seperti harus dalam keadaan junub, harus berada di kuburan, atau mesti dalam keadaan bernajis.[14].
Sebagaimana dinukil dari Fathul Majid, Imam As-Suyuthi berkata, “Ruqyah itu dibolehkan jika memenuhi tiga syarat: Bacaan ruqyah dengan menggunakan ayat Al Qur’an atau nama dan sifat Allah. Menggunakan bahasa Arab atau kalimat yang mempunyai makna (diketahui artinya). Harus yakin bahwa ruqyah dapat berpengaruh dengan izin Allah, bukan dari zat ruqyah itu sendiri.”

Dari kriteria-kriteria di atas dijadikan tolok ukur untuk dapat mengkategorikan mana praktek ruqyah yang benar dan mana yang menyimpang.

Jika si pelaku/orang yg ingin menyembuhkan menggunakan mantera-mantera yang tidak jelas maknanya, menggunakan do’a yang tidak dipahami/tidak ada dalam Al-Quran/Hadist, atau menyembuhkan dengan jalan memindahkan penyakit yang diderita ke hewan, mensyaratkan membawa hewan tertentu/menyediakan uang, sesajen, maka hal seperti ini dikategorikan sebagai tindak perdukunan. Lebih terlarang lagi apabila di dalamnya menggunakan jampi-jampi yang jelas-jelas mengandung kesyirikan, meminta tolong pada jin, atau meminta agar kita menyembelih hewan tertentu untuk jin. Yang seperti ini jelas syirik. Ibnu Mas'ud radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa dia mendengar Rasulullah S.A.W bersabda,

إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ “Sesungguhnya mantera-mantera, jimat-jimat dan pelet adalah syirik” [15]
Jika ia seorang hamba Allah SWT yg sholeh ia akan ikhlas membantu orang yg terkena sihir/ilmu hitam, kerasukan bangsa Jin/Siluman, dan tidak akan bersekutu dengan bangsa mereka....
Ustad yang sesuai syariat islam tidak akan menggunakan nama ki, atau nama julukan yg aneh-aneh, apalagi menyuruh melakukan hal-hal musyrik/syirik, melakukan hal-hal aneh, berzina, minum alkohol, meminta sejumlah uang tertentu, melakukan/menyuruh/meminta memberi mantra, sesajen, tumbal binatang/hewan pada bangsa mereka, atau ritual tertentu, ... dan melakukan yang dilarang Al-Quran

http://www.somarecords.com/media/images/recordings/610-front-420.jpg

istilah ghaib mencakup banyak hal seperti kematian, rejeki, jodoh, ruh manusia, hari kiamat, Surga, dll. Beriman kepada yang ghaib adalah salah satu ciri muslim yang bertakwa.[2] Termasuk kedalam hal ghaib adalah makhluk (ciptaan) yang tidak dapat dijangkau indera manusia seperti dari bangsa Malaikat dan Jin.[3]
Di dalam keyakinan Islam dinyatakan keberadaan makhluk-makhluk ghaib tersebut, bahkan sebelum manusia pertama diciptakan, makhluk dari kalangan jin telah terlebih dahulu menghuni bumi. Akan tetapi dikarenakan perbuatannya yang merusak, sebagian besar dari golongan Jin tersebut dihancurkan oleh para Malaikat bersama Iblis (yang sebenarnya juga dari golongan Jin[4]). Kemudian Allah menciptakan manusia untuk menjadi khalifah di bumi, yang dikemudian waktu Manusia dan Jin hidup berdampingan di bumi bersama hewan, tumbuhan, dan benda.


Rajin Sholat, Istighfar, Membaca Al-Quran dan Menjaga Wudhu akan meminimalisir roh dan tubuh kamu dari gangguan Bangsa Jin, Syaitan hipnotis dan gangguan gaib lainnya baik dari Manusia calon penghuni neraka yg bersekutu dengan bangsa mereka


Kalo mimin sendiri waktu masih kecil kadang bisa lihat mahluk halus berbentuk meyerupai hewan/ binatang, salah satu pengalan dari jenis babi ngepet  dia larinya cepet banget, jarak 100 meter bisa ditempuh sekitar satu detik, pas mimin deketin dia langsung pergi ngacir cepet banget..
dan juga suara orang menangis dimalam hari, meski sekarang udah jarang bisa liat,
mungkin tubuh ini tambah banyak dosa..
tapi entah kenapa kalo lewat ditempat tertentu/rumah temen mata ini bawaannya pingin nengok ke sebuah sudut yg sebenernya gak mau nengok..
mungkin mereka pingin nyapa.. bahwa mereka ada..


Bangsa Jin dan Syaitan akan menyerupakan/menampakan diri berupa cahaya atau wujud yg mirip seperti binatang / manusia,,
Berhati-hatilah dan Jangan diikuti keiinginan mereka,
jika bangsa mereka menyuruh melakukan hal-hal seperti menyediakan sesajen, menyuruh menyediakan tumbal hewan, menyediakan darah, mengkramatkan pohon, hewan, laut, melakukan ritual-ritual yang berharap dan berdoa selain kepada Allah SWT.. melakukan zinah, minuman keras, dan ritual yang dilarang keras Allah SWT dan para rasulnya,  apalagi menyuruh keluar dari Agama Islam..

Karena itulah tujuan utama mereka..
Mencari sebanyak-banyaknya bangsa Manusia untuk menemaninya KEKAL di NERAKA
Bangsa mereka akan berjuang  hingga Ruh dalam diri manusia terlepas dari badannya sampai dijemput malaikat maut..

Siapakah Iblis? Biarlah Allah sendiri yang menjelaskan. Allah berfirman: dia adalah dari golongan Jin, Maka ia mendurhakai perintah Tuhannya (QS. Al-Kahfi ayat 50). Jadi Iblis adalah salah satu makhluk dari kalangan Jin. Sebenarnya ada perbedaan pendapat di kalangan ulama apakah Iblis itu termasuk Malaikat atau dari kalangan bangsa Jin. Namun pendapat yang kuat adalah yang menyatakan Iblis adalah dari kalangan Jin. Karena nash (teks) dalam Al-Quran jelas mengatakan seperti itu. Lalu ulama sepakat bahwa Iblis diciptakan dari api dan menurut Mujahid seorang ahli tafsir dari kalangan tabi’in bahwa bapak moyang Jin adalah Jaan.


Setelah dikabulkan permintaannnya, Iblis menjelaskan alasannya yaitu supaya bisa menyesatkan anak keturunan Adam dari masa ke masa, sehingga setiap anak keturunan Adam pasti mendapat godaan dari Iblis atau bala tentaranya yaitu para Setan dari kalangan Jin dan manusia.

Iblis berjanji di hadapan Allah bahwasannya dia akan menjerusmuskan manusia ke dalam maksiat dengan segala kemampuannya, dia akan mendatangi manusia dari arah depan, belakang, kanan dan kiri dan bawah. Semua usaha penyesatan akan Iblis lakukan supaya anak keturuan adam tidak bersyukur kepada Allah, jauh dari shalat, tidak suka mengingat Allah, terjerumus ke dalam kesyirikan dan menjadi temannya di neraka Jahannam. Namun Iblis mengakui sendiri bahwa ia tidak akan mampu mengalahkan hamba Allah yang Ikhlas, hamba-hamba yang yakin dan tawakal kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.




Semua yg ditulis diatas ini bukan cerita karangan, mitos, konon katanya, menurut leluhur, cerpen,
apalagi Hoax..

Sebagai seorang muslim mimin tau beban dosa yang harus ditanggung jika berbohong
kelak didunia maupun akhirat,,,

Ketahuilah bahwa alam/siksa kubur, padang mahsyar, hari pembalasan
itu ada...

Pernahkah bertanya kenapa saat lihat di TV, mendatangi Ruqyah bersama atau melihat/mengalami secara langsung bangsa Jin/Syaitan bisa takut/mati, berteriak keras oleh lantunan ayat-ayat suci Al-Quran ? melalui perantara para Ustdaz yg diberikan kelebihan anugrah oleh Allah SWT bisa meruqyah?

Itulah salah satu kebenaran Islam, Islam sudah memberitahukan akan kebenaran-Nya..
Tapi terkadang manusia terlalu sombong mengakui Allah SWT hanya satu-satunya Tuhan
kesombongan itu akan otomatis hilang saat roh dalam dirinya dijemput malaikat maut.
Meruntuhkan hati yang keras yang diselimuti oleh bisikan bangsa Jin/Syitan/Iblis agar tidak mau menerima Islam..

 jangan menunda-nunda untuk bertaubat, memperbaiki diri.. Sudah ada yang ,memberi pengetahuan tentang untuk mengikuti Islam tapi karena hati yang keras ia menyombongkan diri atau bahkan keluar jalur yg lurus (murtad)

 karena ajal tak mau tau...
Bangsa Iblis sangat senang & ingin kita meninggal dalam kondisi belum sempat bertaubat...,

Diantara godaannya adalah agar kita menunda-nunda taubat sehingga kita dikagetkan degan kematian yg datang tiba tiba...


Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bershaf-shaf, mereka tidak berkata-kata kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar.
Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barangsiapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.
Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata: "Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah".(Q.S. An Naba’ 38 – 40)

"Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan"
(QS. Al Jumu’ah ayat 8).

Jangan menilai/men-judge Islam dari manusianya
Karena Manusia tidaklah sempurna, yang mempunyai kekurangan dan masih bisa dibisikan oleh bangsa mereka.

Jika ingin menilai, Nilailah akhlak/kepribadian seorang muslimah/muslim yg sesuai dengan Al-Quran & Hadits..
Karena mereka yang mengamalkannya tau bahwa hidup dan mati mereka hanyalah untuk ridho Allah SWT..
dan ketahuilah..
Mungkin inilah clue dari Allah SWT untuk para manusia dan bangsa jin untuk berpikir dengan akal, hati, dan berbagai hikmah di bumi ini..
Bahwa Alam kubur, hari pembalasan dan alam akhirat kelak itu ada..



Apakah Anda ada yang pernah mengalami kejadian lainnya?
Kalau ada, yuk bagikan cerita lewat komentar artikel di bawah ini.

references by http://adf.ly/Pfihi
and pengalaman pribadi dan orang-orang sekitar

 
Like us on Facebook