Berkenalan, pendekatan, saling jatuh cinta ! Ya, itulah fase dalam kisah percintaan. Bila berjalan lancar, tak menutup kemungkinan kisah cinta akan berbuah manis dalam artian behubungan. Saat diterima, hati pun tentu saja akan terasa berbunga-bunga. Begitupun sebaliknya, bila cinta ditolak, hati akan terasa hancur dan pada kondisi tersebut seseorang biasanya akan larut dalam kesedihan.
Bicara penolakan cinta, peneliti ternyata menemukan keterkaitannya dengan masalah kesehatan. Dilansir Surat Kabar Daily Mail, patah hati diklaim dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, seperti depresi, makan berlebihan, serta menyebabkan bintik-bintik merah pada kulit.
Baca Artikel Lainnya
- Apa Bahaya Balita Sering Ngupil ?
- Inilah Kebiasaan Hidup Yang Bikin Kulit Tubuh Cepat Rusak
- Apa Bedanya Jatuh Cinta Pria Saat Remaja dan Dewasa?
- Uang, Faktor Penyebab Perceraian & Selingkuh Terbanyak Di Indonesia
- Apa Yang Sebaiknya Dilakukan Ketika Jomblo ?
- Fobia Jatuh Cinta, Tanda Terkena Philophobia
- Ciri & Tanda Cowok Yang Belum Pantas Dijadikan Suami?
- Apa Dampak Efek Meniup Makanan & Minuman Panas Bagi Kesehatan?
- Apa Efek Jarang Minum Air Putih Bagi Darah?
- Kenapa El Nino Membuat Nyamuk Agresif & Sering Menggigit?
- Dampak Efek Tubuh Yang Terlalu Banyak Makan Daging
- Alasan Pria Selingkuh
- Apa Dampak Negatif Asap Rokok Pada Kulit & Rambut?
- Berapa Lama Rambut Akan Panjang ?
- Apa Dampak Negatif Tidur Kurang dari 4 Jam Per Hari?
- Kenapa Pipi Jadi Tembem?
- Bagaimana Mata Air Terbentuk?
- Dampak Negatif Sumur Bor Bagi Lingkungan
- Apa Dampak Negatif Sering Stress ?
Dr. Linda Papadopoulos mengatakan, reaksi yang timbul karena stres pada dasarnya akan meningkatkan hormon kortisol dan testosteron dalam tubuh. “Peningkatan kortisol sejatinya akan memengaruhi nafsu makan serta dapat mengikat reseptor hipotalamus di otak. Sementara peningkatan testosteron sendiri akan merangsang sebaceous yang pada akhirnya memicu timbulnya bintik-bintik merah pada kulit” ungkap psikolog ini.
Selain sederet masalah tadi, Linda juga menuturkan bahwa penolakan cinta yang dialami seseorang berpotensi besar menurunkan imunitasnya. Kata dia,”Saat patah hati, seseorang biasanya sangat mudah terserang flu dan tubuhnya pun jadi mudah lemas”.
Lebih lanjut, Linda menyampaikan, kondisi psikologis seseorang memainkan peran penting dalam sebuah kencan. Sebelum kencan berlangsung, tutur Linda, seseorang biasanya akan merasa grogi dan cemas. Begitupun saat kencan usai. Menurut hasil riset, setelah kencan, 23 persen orang diketahui merasa cemas dan memiliki ketakutan yang berlebihan.
references by okezone
Selain sederet masalah tadi, Linda juga menuturkan bahwa penolakan cinta yang dialami seseorang berpotensi besar menurunkan imunitasnya. Kata dia,”Saat patah hati, seseorang biasanya sangat mudah terserang flu dan tubuhnya pun jadi mudah lemas”.
Lebih lanjut, Linda menyampaikan, kondisi psikologis seseorang memainkan peran penting dalam sebuah kencan. Sebelum kencan berlangsung, tutur Linda, seseorang biasanya akan merasa grogi dan cemas. Begitupun saat kencan usai. Menurut hasil riset, setelah kencan, 23 persen orang diketahui merasa cemas dan memiliki ketakutan yang berlebihan.
references by okezone
