August 9, 2018

Fitur & Kelebihan Android PIE

Baca Artikel Lainnya

Generasi terbaru Android telah datang, yakni Android 9 atau Android Pie. Sistem operasi tersebut merupakan sistem terbaru dari Android P, yang hadir pertama kali dalam smartphone Pixel.


Untuk pembaruan sistem ini, Google menyatakan jika pihaknya juga akan bekerja sama dengan mitra lain untuk meluncurkan dan meningkatkan perangkat dengan Android Pie tahun ini. Meskipun Google belum memberikan kepastian tentan kapan pembaruan tersebut akan muncul. Namun yang pasti para pengguna ponsel Sony Mobile, Xiaomi, HMD Global, Oppo , Vivo, OnePlus, dan Esensial akan merasakannya.

Dilansir dari laman CNET, Selasa (7/8/2018) Android Pie kabarnya berfokus pada perbaikan di belakang layar yang dirancang untuk membuat ponsel Android bekerja lebih cepat sambil menghemat masa pakai baterai yang berharga. Selain itu, sistem ini juga mendukung Artificial Inteligent (AI), serta ponsel poni atau notch.

Demikian juga, Android Pie mengikuti jejak iPhone X dengan dukungan untuk gaya navigasi yang lebih sederhana yang hanya menggunakan satu tombol sentral. Membuka aplikasi terbaru dan memanggil Google Assitant, plus tombol kembali ketika Anda perlu menggunakannya. Android Pie juga menambahkan pengaturan baterai yang disebut baterai adaptif yang menjanjikan untuk membuat ponsel Android lebih efisien serta banyak lagi fitur terbaru.

Untuk informasi, Google mengumumkan versi pratinjau dari perangkat lunak tersebut pada bulan Maret. Kemudian mendemonstrasikan beberapa fitur pada konferensi pengembang I / O tahunan pada bulan Mei. Seperti diketahui, Google memang kerap menamai sistem operasinya dengan nama makanan yang manis. Misalnya, versi Android sebelumnya disebut Oreo. Sebelum itu adalah Nougat, didahului oleh Marshmallow dan Lollipop.

9 fakta terkait Android Pie atau yang juga dikenal Android 9 ini, seperti dilansir dari laman CNET, Selasa (7/8/2018):

1.Tampilan dan Notifikasi yang Baru


Dengan menggunakan Android Pie, Google mengunakan tampilan sudut yang berbentuk bulat. Jika Anda ingin melihat tampilan notifikasi, cukup menggulirnya ke bawah dan pengaturan cepat akan memberi Anda ide mengenai tujuan Android secara estetis.

Notifikasi dalam Android Pie sudah memimpin cara penanganan notifikasi jika dibandingkan dengan iOS. Android pie memiliki kesenjangan dengan menambahkan banyak fitur bayangan pemberitahuannya, dalam aplikasi perpesanan akan menampilkan fitur balasan cepat dan lebih banyak menampilkan informasi di setiap pemberitahuan.

2. Terdapat Mode Gelap

Google telah resmi menambahkan opsi mode gelap di aplikasi pengaturan. Saat ini, pengguna dapat memutuskan apakah akan selalu menggunakan mode gelap, ringan atau membiarkan ponsel mengubahnya sendiri. Mode ini adalah permintaan pengguna Android selama bertahun-tahun, dan baru dapat diwujudkan dalam tampilan ponsel Android Pie oleh Google.

3. Mendukung Poni Ponsel

Sekarang ini banyak sekali ponsel terbaru yang mengusung bingkai ponsel tanpa bezel atau notch. Tidak terkecuali, beberapa ponsel Android mengadopsi takik atau poni di bagian atas layar untuk mengatur sensor, seperti pada iPhone X, Huawei P20, Asus Zenfone 5 dan OnePlus 6 yang memiliki tampilan yang baik.

Dalam hal ini, Android Pie mengantisipasinya dengan cara memberikan pratinjau tentang bagaimana tampilan ini setelah Anda mengaktifkan mode pengembang. Anda dapat menggulirkan ke bawah pada bagian menggambar di bawah opsi pengembang lalu ketuk simulasikan tampilan dengan potongan dan setelahnya Anda dapat memilih ukuran.

4. Pengambilan Tangkapan Layar yang Lebih Mudah

Mengambil tangkapan layar atau screenshot sekarang semudah menekan dan menahan tombol daya lalu ketuk screenshot. Pada tampilan lama, ketika ingin mengambil screenshoot, pengguna harus menekan tombol power dan volume secara bersamaan yang dapat dikatakan itu sangat merepotkan.

Namun, pada Android Pie saat ini memiliki pintasan screenshoot dan fitur pengeditan baru. Dan pada saat tangkapan layar disimpan, pemberitahuan pratinjau akan menampilkan tombol edit yang nantinya akan membuka alat mark up bagi Anda untuk menggambar, memotong ataupun menyorot screenshot sebelum dibagikan.

5. Membatasi Kecanduan Ponsel

Google berencana untuk membatasi kecanduan pada ponsel melalui program wellbeing-nya. Program tersebut dikabarkan masih belum cukup siap untuk peluncuran secara luas, tetapi pemilik Pixel berniat untuk mendaftarkan dalam bentuk beta digital wellbeing. Untuk itu, pengguna harus memiliki perangkat Pixel yang menjalankan Android 9 Pie agar dapat mengambil bagian.

6. Mode Penguncian Keamanan Extra

Google melakukan banyak hal untuk meningkatkan keamanan keseluruhan informasi Anda di Android Pie. Pasalnya, terdapat fitur baru yang dapat menjaga perangkat Anda tetap aman, yaitu dengan menekan tombol yang saat diaktifkan akan memungkinkan Anda untuk menonaktifkan sensor sidik jari atau pin maupun pola.

Cara untuk menggunakan fitur keamanan pada perangkat Anda adalah dengan membuka Pengaturan> Keamanan dan Lokasi> Preferensi Layar Kunci dan alihkan opsi Tampilkan kuncian. Setelah Anda mengaktifkannya, Anda sekarang dapat menekan tombol daya, lalu ketuk Lockdown.

7. Gerakan Navigasi yang Lebih Mudah

Dengan Android Pie, kini Anda memiliki opsi untuk mengabaikan navigasi tiga tombol terdahulu pada Android dan beralih dengan suatu gerakan. Ketuk tombol untuk kembali ke home, geser ke kanan untuk kembali, geser ke kiri untuk beralih di antara aplikasi terbaru, atau geser ke atas untuk melihat aplikasi terbaru Anda.

8. Tombol Rotasi

Alih alih menggunakan mode vertical atau potret pada ponsel Anda, Android Pie akan menampilkan tombol untuk mengubah rotasi layar jika mendeteksi orientasi ponsel Anda telah diubah. Saat Anda mengubah tampilan layar menjadi landscape, ketuk ikon yang muncul di bagian bawah untuk mengubah orientasi. Dan ketika Anda sudah mengubahnya kembali ke portrait. Itu akan tetap dalam tampilan landscape kecuali jika Anda menekan tombol yang sama lagi untuk memutar kembali.

9. Status Baterai

Jika Anda memiliki ponsel Google Pixel, Anda akan melihat persentase baterai di bagian bawah layar. Dan ini bukan merupakan hal baru, fitur tersebut sudah ada di beberapa ponsel Samsung, Motorola, LG, dan OnePlus.

Kenapa Google Pilih Nama Android Pie?

Andrei Popescu selaku Engineering Director Google, membeberkan alasan mengapa raksasa teknologi yang dipimpin Sundar Pichai memilih Android Pie sebagai nama sistem operasi Android 9.0 tak lain karena menilai kesederhanaan dari kue pie.

“Pemilihan nama ini adalah tujuan yang sama kami usung bersama Android,” kata Andre, sebagaimana dikutip dari BBC, Rabu (8/8/2018).

“Android Pie adalah tentang kecerdasan buatan dan User Interface (UI) yang lebih sederhana dan intuitif, kami pikir itu sesuai dengan karakteristik kue pie yang sederhana dan tidak repot membuatnya,” lanjut dia.

Sebagaimana diketahui, Google selalu menggunakan nama kudapan manis atau hidangan penutup sebagai nama sistem operasi Android-nya.

Sebelumnya diketahui, alasan Google memilih nama camilan untuk sistem operasinya semata-mata karena ketidaksengajaan.

"Ini terjadi secara random, bagaimana ya menjelaskannya, pokoknya kami tiba-tiba saja spontan mencetuskan nama camilan. Jadi, setiap sistem operasi dirilis kami selalu mencari nama camilan secara alfabetis," kata juru bicara Google, Randall Sarafa.







reerences by okezone
post on. agunkzscreamo.blogspot.com

 
Like us on Facebook