November 4, 2018

Kisah Hijrah Fenita Arie & Arie Untung

Baca Artikel Lainnya

Fenita Arie akhirnya mengungkapkan alasan dibalik keputusannya berhijab. Pada wawancara eksklutif Insert (18/5/2018) istri Arie Untung ini berbagi pengalamannya. Hal ini bermula saat Fenita mulai merasa suaminya berubah setelah Arie Untung memilh berhijrah.



Fenita menceritakan keinginan suaminya yang mengharapkan istri berhijab.Sejak saat itu, mereka sering terlibat debat dan pertentangan yang sempat membuat Fenita merasa tak cocok lagi dengan suaminya.Sampai akhirnya ia mengalami kejadian yang membuat dirinya tersadar. Fenita secara tidak sengaja terkena air panas di bagian pahanya.

Sejak saat itu ia terpikir bahwa panas air yang ia rasakan tidak sebanding dengan panas api neraka. Selain itu, sambil menangis Fenita menirukan ucapan suaminya, "aku tuh pengen banget punya istri yang berhijab, karena aku pengen masuk surga bareng istri dan anak aku. Aku gak pengen nanti kamu sendirian dan menyeret aku dan anak anak. kamu gak sayang aku? gak sayang anak anak kamu?"


Mendengar pernyataan suaminya, akhirnya ia mulai memikirkan untuk berhijab. Ditengah kebimbangannya Fenita juga merasa tertekan saat harus memutuskan untuk meninggalkan Insert, acara yang membesarkan namanya selama 8 tahun.

Fenita menceritakan pergolakan batin sebelum ia akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Insert dan berhijab. Hampir setiap hari dirinya berpikir dan menangis karena takut akan keputusannya.


Hingga akhirnya dia mantap memutuskan untuk berhijab. Ternyata kerisuan yang dia takutkan tidak terjadi.Bahkan menurutnya ia sangat merasa nyaman dengan penampilan barunya itu.

Diakhir wawancara dengan menitihkan air mata Fenita meminta maaf atas segala kesalahan yang ia lakukan selama ini.



Hampir dua windu lalu Arie Untung diajak memperdalam kitab agama lain. Kala itu, dia hampir saja terjebak arus. Ruangan itu terus bergemuruh. Tawa membahana sejak pria berbatik cokelat mulai bersuara. Tak hanya sekali. Rentetan joke datang bergulung, seperti bah yang turun dari lereng gunung. Datang silih berganti. Kalimat-kalimat jenaka sukses mengocok perut.

“ Dari zaman dulu sudah ingat sholat. Sholat, ingat. Sholatnya enggak,” pria itu berkisah tentang masa lalu.

Mendengar pria ini bercerita, kita seolah berada di depan panggung stand up comedy. Benar-benar lucu. Dia pintar melempar banyolan. Tapi ketahuilah, siang itu dia bukan sedang open mic. Tidak pula menjadi presenter, seperti hari yang sudah-sudah.

Pengakuan itu memang disampaikan dengan kocak. Ringan. Tapi dengarlah. Topik ini sungguh berat. Dia berbicara soal jalan hidup. Tentang pencarian jati diri sebelum mengerti isi Alquran. “ Dulu saya bahkan hampir dimurtadkan,” tambah pria itu, mulai serius.

Kisah itu hampir dua windu lalu. Kala itu, dia diajak mempelajari ajaran lain. Tapi beruntung, pikiran masih jernih menimbang. Kitab-kitab suci itu dibandingkan. Saat itulah dia melihat kebenaran Alquran. Pengalaman penting ini telah mengubah hidupnya. Menjadi lebih dekat dengan Tuhan.

Pria yang sedang bertutur itu adalah Arie Untung. Siang itu, bersama sang istri yang juga belum lama berhijrah, Fenita Arie, dia juga berbagi kisah hijrahnya. Tema berat itu sesekali diselipi humor. Jadilah majelis ilmu itu jadi ladang belajar, sekaligus membuat orang terpingkal.


Aria Untung bukan orang baru di dunia hiburan. Dia mengawali karier sebagai Video Jockey (VJ) MTV. Selama lima tahun, sejak 2000 hinga 2005. Nama Arie makin berkibar lewat acara itu.

Sukses menjadi VJ, pria 42 tahun kelahiran Jakarta ini merambah dunia akting. Dia terlibat dalam sejumlah film layar lebar, mulai horor hingga komedi. Kariernya terus moncer.

Pria bernama asli Arie Kuncoro Untung ini juga cemerlang di atas panggung. Menjadi presenter kondang. Berbagai acara televisi dia bawakan. Nama Arie terus gemilang di jagat hiburan tanah air.

Seperti kariernya, kehidupan Arie juga berubah. Di tengah popularitas itu, bapak tiga anak ini berhijrah. Namun tak mudah. Penuh liku. Tak jarang pula menerima hujatan di dunia maya.

Tapi dia tak puduli. Sebab, dia merasa tak harus memuaskan semua orang. Terutama di jagat maya. “ Terserah sih, yang kita cari rida Allah saja,” tutur Arie dalam wawancara dengan Dream.

Kini dia rajin mengikuti berbagai pengajian. Termasuk bersama teman-teman sesama selebriti. Berbagai ustaz dia buru. Haus mencecap ilmu. Hingga kini, dia mencoba terus istikamah di jalan hijrah.








references by tribunnews, kumparan, dream

 
Like us on Facebook