February 17, 2013

Cara dan Kebiasaan Agar Mudah Bergaul Dengan Orang Baru

Apa yang membuat kita bisa menyukai orang yang baru dikenal dengan cepat? Tentu bukan sekadar karena mengetahui bahwa ia punya jabatan penting, atau karena penampilannya yang menarik. Kita akan mudah menyukai orang yang ramah dan hangat, dan menyambut kita dengan penuh perhatian. Jadi, ketika Anda ingin memberi kesan yang baik, tirulah kebiasaan-kebiasaan orang yang mudah disukai orang lain.



Mereka tidak berlagak seperti orang penting
Mungkin Anda selalu diajarkan untuk menjabat tangan orang lain dengan tekanan kuat, berdiri dengan tegak, atau melangkah maju sambil tersenyum ketika menyambut seseorang yang baru dikenal. Tetapi, jangan sampai bahasa tubuh Anda berlebihan dan menunjukkan bahwa Anda lah orang penting dalam pertemuan tersebut.

Ketika Anda bertemu seseorang, bersikaplah rileks, melangkah maju, condongkan kepala ke arah mereka sambil tersenyum, dan tunjukkan bahwa Anda lah yang merasa terhormat karena berkenalan dengannya. Jangan lupa menjabat kembali tangannya ketika Anda berpisah, dan katakan bahwa Anda senang bisa bertemu dengannya. Kalau Anda menunjukkan rasa senang yang tulus karena bisa menemuinya, orang tersebut akan segera menyukai Anda.

Mereka menunjukkan kekuatan sentuhan
Sentuhan fisik, tentunya secara nonseksual, bisa memberi makna yang kuat. Sentuhan bisa memengaruhi perilaku, memicu kepatuhan orang lain pada Anda, dan membuat Anda terlihat lebih ramah. Ketika Anda bersalaman dengan orang yang baru Anda kenal, jabat tangannya sementara tangan kiri Anda menepuk lengan atas atau pundaknya dengan cara yang kasual. Atau, ketika Anda sedang berjalan bergegas di belakang orang dan ingin mendahuluinya, sentuh ringan pundaknya. Sentuhan Anda akan menurunkan jarak yang Anda rasakan antara Anda dan orang tersebut, dan itulah kunci dalam menyukai dan disukai orang lain.


Mereka ingin mengenal Anda lebih jauh
Ada perbedaan antara orang yang mau tahu urusan orang lain, dan yang ingin mengenal orang tersebut lebih jauh. Orang yang disukai orang lain adalah tipe yang kedua. Mereka selalu menganggap bahwa setiap orang punya keunikan, dan itulah yang ingin diketahuinya.

Cobalah untuk bersikap terbuka pada orang yang baru Anda kenal. Berikan pertanyaan-pertanyaan standar, lalu biarkan ia menjawab dengan memberi penjelasan yang lebih dalam. Ketika Anda mengetahui sesuatu tentang orang ini, tanyalah bagaimana ia melakukannya, mengapa ia melakukannya, apa yang disukainya tentang hal itu, atau di mana ia memelajarinya.
Kadang-kadang, kebaikan atau prestasi seseorang tidak pernah terungkap karena orang tersebut tidak punya kesempatan untuk menunjukkannya. Atau, tidak ada orang yang bertanya. Pertanyaan Anda menunjukkan bahwa Anda menghargai dirinya. Dan ketika Anda membantu orang lain merasa hebat dengan dirinya, mereka akan menyukai Anda.

Mereka mengatakan sesuatu dengan tulus
Meskipun Anda merasa sebagai orang yang hebat, pasti ada orang lain yang lebih hebat daripada Anda. Maka, berikan pujian untuk orang ini, tunjukkan bahwa Anda terkesan dengan kemampuannya, dan akui kelemahan atau kegagalan Anda. Tentu saja, Anda tidak perlu membongkar semua rahasia Anda.

Ketika seorang teman mengatakan, "Kami baru membeli rumah yang lebih besar", katakan, "Wah, hebat. Aku jadi iri, nih. Kami sebenarnya sudah ingin melakukannya sejak beberapa tahun lalu, tapi uangnya belum ada. Bagaimana sih, kamu melakukannya?"

Tak usah takut menunjukkan sisi diri Anda yang lemah. Sesaat, orang mungkin akan terkesan oleh sikap Anda yang dibuat-buat. Namun, orang tentu lebih menyukai sikap yang tulus. Jadilah diri Anda apa adanya, karena tak ada orang yang suka dengan sikap yang penuh kepura-puraan.

Mereka melakukan sesuatu tanpa pamrih
Anda mungkin mengenal seseorang yang tidak begitu dekat, dan Anda kurang menyukainya karena gayanya yang kerap meremehkan orang lain. Sehari-hari, ia tak pernah melirik Anda. Baru ketika ada maunya, ia menegur Anda dengan gaya seolah-olah Anda sudah dikenalnya selama 100 tahun. Tentu Anda akan berpikir, hm... kita lihat saja, setelah ini apakah ia akan bersikap ramah pada Anda. Jika tidak, Anda tidak akan meladeninya lagi.
Orang tulus dalam membantu biasanya tak akan memikirkan apa yang akan didapatnya dari orang yang sudah dibantunya. Sebab, ia membantu karena memang bisa membantu, bukan karena mengharapkan imbalan atau perubahan sikap dari orang yang dibantu. Biarkan saja jika orang ini akan kembali berpura-pura tidak mengenal Anda. Anda melakukannya karena Anda mau, dan mampu kan?

Agar Anak AndaMudah Bergaul

Mungkin Anda pernah mengalami situasi berikut, Sebagai anak tunggal, anak Anda nyaris sempurna. Ia cantik, pintar dan tidak banyak tingkah. Masalahnya, anak Anda jarang bergaul. Bagaimana caranya agar ia lebih 'gaul'?

Menjadi anak tunggal memang ada untungnya, tapi ada juga ruginya. Biasanya, anak tunggal lebih individualis, karena terbiasa bermain sendiri. Tak heran, kalau ia bisa asyik sendirian, meski tak ada teman atau orang lain yang menemani. Agar ia bisa lebih menikmati pergaulan sosial dan memiliki banyak teman, coba lakukan saran berikut:
- Ajak teman-temannya bermain di rumah sesekali. Anda juga bisa meminta sepupunya untuk menginap di rumah pada akhir pekan, atau mengizinkan ia menginap di rumah nenek bersama para sepupunya ketika liburan sekolah tiba. 

- Dukung dia untuk mengikuti kegiatan sekolah yang mengasah kemampuannya berorganisasi. Kegiatan dalam organisasi tersebut akan melatih anak Anda untuk berinteraksi dengan orang lain dan mengasah kemampuannya bersosialisasi.

Bila saran-saran tersebut sudah Anda lakukan dan tampaknya ia tetap lebih senang sendiri, tak usah terlalu khawatir, Ma. Banyak pengarang berbakat justru membutuhkan banyak waktu untuk sendiri. Asalkan anak tak mengalami kesulitan saat harus bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain, terima saja ia apa adanya. 


Bergaul yang baik itu bisa dipelajari, jadi jangan berkecil hati karena itu bukan karakter bawaan dari keluarga. Karakter bisa diubah bila memang kita betul-betul mau mengubahnya. Jangan menutup diri untuk sesuatu yang wajar, dan hargailah pendapat dan karakter orang. Yang jelas, kita harus punya karakter khusus untuk bisa membuat diri kita menarik agar orang lain mau mendekat ke kita. Baik itu kecerdasan, hobby, ide, maupun keberhasilan kita. Bergaul itu pasti ada azas manfaatnya, maka taburlah manfaat ke semua orang, maka pergaulan akan tercipta tanpa ada duga sama sekali.

Tips Cara Bergaul Yang Baik
  1. Jangan suka meminjam barang teman anda kecuali terpaksa, apalagi barang – barang yang mahal.
  2. Jangan ngutang ma temen kecuali terpaksa, jangan jadikan teman anda sebagai Bank  tempat anda meminjam, apalagi ngutang anda jadi kebiasaan.
  3. Jangan terlalu banyak meminta ma temen klo bisa sering – seringlah ngasih ke temen.
  4. Hormati teman selagi dia menghormati anda, dan tinggalkan teman kalau sudah tidak menghormati eksistensi anda. palagi teman yang menjerumuskan anda ke jurang kemaksiatan dan kemelaratan tentunya.
  5. Tidak usah terlalu pilih – pilih teman, karena suatu saat temen yang awalnya anda pandang tidak bermanfaat suatu saat dia bisa jadi teman yang siap membantu kesulitan anda
  6. Bercanda itu penting tapi jangan pernah bercanda yang mengandung kata – kata hinaan apa lagi kata itu anda ucapkan berulang kali, karena jika anda lakukan maka teman yang anda hina pasti akan berkurang rasa hormatnya kepada anda , karena dia sudah menganggap anda simulut besar dan suka menghina. sebaiknya anda bisa membatasi canda anda!
  7. Jika ada temen  bertamu kerumah anda, maka terimalah dia dengan senyumman, karena hal itu akan di ingat sampai dia bertamu kembali.
  8. Buat nyamanlah teman anda, jangan sampai dia merasa tidak nyaman ketika anda berada di sampingnya.
  9. Jangan pernah berfikir jika anda sudah tidak membutuhkan bantuan seorang teman. karena datangnya masalah bisa diluar dugaan anda










 
Like us on Facebook