July 9, 2018

Jurusan Kuliah Paling Diminati SBMPTN 2018

Baca Artikel Lainnya

Jurusan ilmu komputer dan ilmu komunikasi paling diminati calon mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di SBMPTN 2018. Keduanya berasal dari program studi Sainstek dan Sosial Humaniora.

"Paling diminati prodi saintek itu ilmu komputer, sementara dari prodi soshum itu ilmu komunikasi," ujar Kepala Humas UNJ, Asep Sugiarto, Kamis (5/7/2018).


Total sebanyak 4.989 calon mahasiswa mendaftar untuk jurusan ilmu komputer, sedangan jurusan ilmu komunikasi ada 2.364 pendaftar.

"Total keseluruhan yang mendaftar ke UNJ melalui jalur SBMPTN ada 62.044 orang, sementara yang kami terima dari jalur tersebut hanya sebanyak 1.711 mahasiswa," ucap dia saat dihubungi TribunJakarta.com.

Angka itu diperoleh dengan perincian, 19.118 calon mahasiswa yang menjadikan UNJ sebagai pilihan pertama, dan 21.484 sebagai pilihan kedua, serta sebanyak 21.086 siswa yang memilih universitas tersebut sebagai pilihan ketiga.

"Ada kenaikan jumlah pemilih UNJ dibanding tahun sebelumnya, tahun lalu itu sebanyak 56.300 pendaftar, sementara tahun ini meningkat menjadi 62.044," kata dia.

Pengumuman hasil SBMPTN 2018 sendiri telah diumumkan pada hari Selasa (3/7/2018) lalu dan registrasi ulang calon mahasiswa bari melalui jalur tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus sampai 8 Agustus 2018.




Program studi pendidikan (Prodi) kedokteran Universitas Indonesia (UI) menjadi jurusan yang paling diminati peserta Saintek, sedangkan Ilmu Hukum UI menjadi jurusan paling diminati peserta Soshum peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2018.

"UI menyediakan kuota sebanyak 70 persen kursi S1 Reguler atau 3.679 kursi bagi calon mahasiswa baru UI yang lulus melalui SBMPTN 2018," kata Kepala Humas SBMPTN 2018 Panitia Lokal Jakarta Rifelly Dewi Astuti di kampus Universitas Indonesia di Kota Depok, Selasa 8 Mei 2018.

Dilaporkan Antara, Rifelly juga mengatakan UI menjadi Perguruan Tinggi yang paling diminati oleh peserta SBMPTN 2018. Sebanyak 97.382 pendaftar memilih UI pada pilihan pertama, kedua dan ketiga (atau sebanyak 52.591 peserta yang memilih UI pada pilihan pertamanya) sebagai kampus menuntut ilmu ke jenjang yang lebih tinggi.

SBMPTN 2018 diselenggarakan serentak di seluruh wilayah di Indonesia pada Selasa, Rabu dan Jumat, 8, 9 dan 11 Mei 2018. UI masuk ke dalam Panitia Lokal (Panlok) 30 Jakarta bersama dengan tiga perguruan tinggi negeri lainnya yaitu Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPN).

Dikatakannya setidaknya 8.155 peserta SBMPTN 2018 melaksanakan ujian di kampus UI. UI memfasilitasi 301 ruangan ujian yang tersebar di 14 fakultas dan 2 unit kerja. Selain itu UI juga menyediakan satu ruang di FHUI diperuntukkan bagi sebelas peserta berkebutuhan khusus yang merupakan peserta SBMPTN 2018.




Sebanyak 4.161 calon mahasiwa dinyatakan lolos ujian Seleksi Bersama Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Universitas Padjadjaran (Unpad) tahun 2018.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Arry Bainus mengatakan kuota jalur SBMPTN lebih banyak ketimbang SNMPTN. Dimana Unpad menerima mahasiswa sarjana dari jalur SBMPTN sebanyak 62% dan SNMPTN 38%.

“Dari 4.161 peserta yang lulus SBMPTN, 211 orang di antaranya merupakan peserta bidikmisi atau jalur nilai akademik,” jelas Arry dalam siaran persnya, Rabu (4/7/2018).

Menurut Arry, tahun ini program studi Teknik Informatika (TI) kembali memiliki angka keketatan yang tertinggi di Unpad atau paling diminati. Perbandingan pendaftar dan peserta yang diterima adalah 1 banding 74. Program studi selanjutnya yang memiliki angka keketatan tertinggi adalah Bisnis Digital, yaitu 1:56, dan Ilmu Komunikasi, yaitu 1:51.

“Pengumuman hasil kelulusan sudah dapat diakses di http://pengumuman.sbmptn.ac.id dan http://pengumuman.unpad.ac.id. Kami mengimbau kepada para peserta yang lulus untuk mencermati setiap pengumuman yang dilakukan panitia SBMPTN dan  Unpad,” timpal dia.

Peserta, selanjutnya akan mengikuti tahapan yang harus dilakukan yaitu mengisi biodata dalam jaringan (online), mengisi kuesioner Unpad, tes kesehatan, membayar Uang Kuliah Tunggal, dan registrasi administratif. Prosesi Penerimaan Mahasiswa Baru Unpad sendiri akan dilaksanakan pada akhir Agustus 2018 mendatang.



references by pikiranrakyat, tribunnews, 

 
Like us on Facebook